MODUL AJAR Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 3 (Fase B) Topik: Dakwah Terang-terangan Nabi Muhammad saw. INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase B / Kelas 3 |
|---|
| Topik | Dakwah Terang-terangan Nabi Muhammad saw. |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menjelaskan strategi dakwah Nabi Muhammad saw. secara terang-terangan beserta tantangan dan rintangan yang dihadapi dengan benar.
- Murid dapat merumuskan sikap keteladanan dari perjuangan Nabi Muhammad saw. dalam berdakwah terang-terangan sebagai bentuk akhlak terpuji dengan benar.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Pernahkah kalian merasa takut menyampaikan kebenaran kepada orang lain? Apa yang kalian rasakan?
- Jika kalian adalah Nabi Muhammad saw. dan orang-orang di sekitar kalian menolak, bahkan memusuhi, apakah kalian akan tetap menyampaikan kebenaran? Mengapa?
- Apa perbedaan berdakwah secara sembunyi-sembunyi dan secara terang-terangan? Menurut kalian, mana yang lebih sulit?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa bersama, dan mengecek kehadiran murid (± 3 menit).
- Guru mengajak murid melakukan ice-breaking singkat: murid diminta berdiri dan mengangkat tangan jika pernah berani menyampaikan kebenaran meskipun sulit, lalu guru menghargai keberanian mereka (± 2 menit).
- Asesmen awal diagnostik: Guru menampilkan gambar/ilustrasi sederhana Nabi Muhammad saw. sedang berdakwah di hadapan banyak orang, lalu mengajukan pertanyaan lisan, 'Apa yang kalian ketahui tentang cara Nabi Muhammad saw. berdakwah?' — murid menjawab secara acak dan guru mencatat di papan tulis sebagai peta pengetahuan awal (± 5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dengan bahasa sederhana: 'Hari ini kita akan belajar bagaimana Nabi Muhammad saw. berani berdakwah terang-terangan, apa saja rintangannya, dan apa yang bisa kita contoh dari beliau.' (± 2 menit).
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk memancing rasa ingin tahu murid (± 3 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru membacakan atau memutarkan kisah singkat dakwah terang-terangan Nabi Muhammad saw. menggunakan narasi bergambar atau kartu cerita bergambar yang menarik (± 5 menit). Poin utama: turunnya perintah Allah dalam QS. Al-Hijr: 94, Nabi naik ke Bukit Shafa menyeru kerabat dan masyarakat Quraisy, reaksi kaum Quraisy (penolakan, hinaan, siksaan terhadap sahabat), hingga keteguhan Nabi saw. [Prinsip: Berkesadaran — murid fokus menyimak dengan menutup buku dan hadir sepenuhnya].
- Guru memandu diskusi kelas menggunakan teknik 'Think-Pair-Share': murid berpikir mandiri (1 menit), berdiskusi berpasangan (2 menit), lalu berbagi ke kelas (3 menit) dengan panduan pertanyaan: (a) Apa strategi dakwah Nabi saw. secara terang-terangan? (b) Tantangan dan rintangan apa saja yang dihadapi Nabi saw.? [Prinsip: Bermakna — murid mengonstruksi pemahaman dari kisah nyata].
- Guru merangkum hasil diskusi di papan tulis dalam bentuk peta konsep sederhana: 'Dakwah Terang-terangan → Strategi → Tantangan → Respons Nabi saw.' (± 3 menit). [Prinsip: Berkesadaran].
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Murid dibagi dalam kelompok kecil (3–4 orang). Setiap kelompok menerima 'Kartu Situasi' berisi skenario kehidupan sehari-hari murid kelas 3, misalnya: (a) 'Temanmu menyontek, kamu melihatnya. Apa yang akan kamu lakukan?' (b) 'Adikmu malas salat, bagaimana cara kamu mengajaknya?' (c) 'Teman sekelasmu berkata bohong kepada guru. Apa tindakanmu?' [Prinsip: Bermakna — menghubungkan keteladanan Nabi saw. dengan kehidupan nyata murid] (± 5 menit diskusi kelompok).
- Setiap kelompok merumuskan sikap keteladanan yang diambil dari perjuangan Nabi saw. dan menuliskannya pada lembar kerja sederhana: 'Sikap Nabi yang kami teladani adalah ... karena ...' (± 5 menit). [Prinsip: Bermakna].
- Setiap kelompok mempresentasikan hasil rumusan sikapnya kepada kelas secara singkat (± 1–2 menit per kelompok). Kelas lain boleh menanggapi atau menambahkan. [Prinsip: Menggembirakan — suasana apresiasi dan saling menghargai].
- Guru memberikan penguatan dan umpan balik lisan terhadap setiap presentasi kelompok, mengaitkan langsung dengan sikap sabar, percaya diri, dan gigih yang ditunjukkan Nabi Muhammad saw. (± 3 menit). [Prinsip: Bermakna].
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):- Murid mengisi 'Jurnal Refleksi Diri' secara mandiri pada lembar yang telah disiapkan guru. Terdiri dari 3 pernyataan yang diisi dengan tanda centang (Ya / Tidak / Kadang-kadang): (a) Aku berani menyampaikan kebenaran meskipun sulit. (b) Aku mau bersabar ketika menghadapi kesulitan seperti Nabi Muhammad saw. (c) Aku akan mengajak teman dan keluargaku untuk berbuat kebaikan. (± 4 menit). [Prinsip: Berkesadaran — murid mengevaluasi dirinya secara jujur].
- Guru mengajak murid berbagi satu hal yang paling berkesan dari pembelajaran hari ini secara lisan dengan teknik 'satu kalimat ajaib': 'Hal yang paling aku kagumi dari Nabi Muhammad saw. hari ini adalah ...' Beberapa murid dipanggil secara acak untuk berbagi (± 3 menit). [Prinsip: Menggembirakan].
- Guru menutup tahap inti dengan menegaskan kembali nilai keteladanan Nabi saw. yang dapat dipraktikkan murid dalam kehidupan sehari-hari, terutama keberanian menyampaikan kebenaran dan sikap sabar menghadapi rintangan (± 2 menit). [Prinsip: Bermakna].
Penutup:- Guru bersama murid membuat simpulan pembelajaran secara lisan: guru mengajukan pertanyaan lisan penutup, 'Jadi, bagaimana cara Nabi Muhammad saw. berdakwah terang-terangan, dan apa yang bisa kita contoh?' (± 3 menit).
- Asesmen akhir (sumatif): Murid mengerjakan 3 soal uraian singkat secara mandiri di lembar soal yang telah disiapkan (± 5 menit). Soal: (1) Sebutkan 2 strategi dakwah Nabi Muhammad saw. secara terang-terangan! (2) Tuliskan 2 rintangan yang dihadapi Nabi Muhammad saw. saat berdakwah terang-terangan! (3) Tuliskan 1 sikap keteladanan Nabi Muhammad saw. yang ingin kamu terapkan dalam hidupmu dan jelaskan alasannya!
- Guru memberikan apresiasi kepada seluruh murid atas partisipasi aktif dalam pembelajaran (± 1 menit).
- Guru menyampaikan pesan motivasi singkat yang berkaitan dengan tema: 'Seperti Nabi Muhammad saw. yang tidak pernah menyerah, kalian pun bisa menjadi anak yang berani dan jujur dalam kebaikan.' (± 1 menit).
- Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan salam (± 1 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang belum lancar membaca mendapatkan kartu cerita bergambar dengan teks lebih sedikit dan ilustrasi lebih dominan. Murid yang sudah mahir dapat membaca ringkasan kisah dari buku siswa secara mandiri sebelum diskusi.
- Proses: Murid yang membutuhkan dukungan tambahan bekerja dalam kelompok dengan bimbingan guru atau teman sebaya (tutor sebaya). Murid yang cepat memahami dapat langsung diminta memimpin diskusi kelompok atau membuat analogi tambahan dari kisah lain yang mereka ketahui.
- Produk: Murid yang membutuhkan dukungan cukup menjawab pertanyaan isian singkat pada lembar kerja. Murid yang sudah berkembang dapat membuat 'komik mini' 3–4 panel tentang salah satu adegan dakwah terang-terangan Nabi Muhammad saw. sebagai produk pengayaan.
ASESMENAwal:- Guru menampilkan ilustrasi Nabi Muhammad saw. berdakwah dan mengajukan pertanyaan lisan: 'Apa yang kalian ketahui tentang cara Nabi Muhammad saw. berdakwah?' — jawaban murid dicatat di papan tulis sebagai peta pengetahuan awal untuk mengetahui titik awal pemahaman murid sebelum pembelajaran dimulai.
Proses:- Observasi keterlibatan dan kualitas jawaban murid selama diskusi Think-Pair-Share (tahap Memahami): apakah murid dapat menyebutkan strategi dan tantangan dakwah terang-terangan.
- Penilaian lembar kerja kelompok 'Kartu Situasi' (tahap Mengaplikasi): kesesuaian rumusan sikap keteladanan dengan nilai-nilai perjuangan Nabi Muhammad saw.
- Pengamatan saat presentasi kelompok: kemampuan murid mengomunikasikan hasil rumusan sikap dengan jelas.
- Jurnal Refleksi Diri (tahap Merefleksi): kejujuran murid dalam menilai dirinya sendiri terhadap nilai-nilai keteladanan Nabi saw.
Akhir:- Murid mengerjakan 3 soal uraian singkat secara mandiri: (1) Sebutkan 2 strategi dakwah Nabi Muhammad saw. secara terang-terangan! (2) Tuliskan 2 rintangan yang dihadapi Nabi Muhammad saw. saat berdakwah terang-terangan! (3) Tuliskan 1 sikap keteladanan Nabi Muhammad saw. yang ingin kamu terapkan dalam hidupmu dan jelaskan alasannya!
Formatif:- Observasi partisipasi aktif murid selama diskusi Think-Pair-Share pada tahap Memahami.
- Penilaian lembar kerja kelompok pada tahap Mengaplikasi: kelengkapan dan ketepatan rumusan sikap keteladanan.
- Umpan balik lisan guru saat presentasi kelompok.
- Jurnal Refleksi Diri murid pada tahap Merefleksi sebagai asesmen sebagai pembelajaran (assessment as learning).
Sumatif:- 3 soal uraian singkat di akhir pembelajaran: (1) menyebutkan strategi dakwah terang-terangan Nabi saw., (2) menyebutkan rintangan yang dihadapi Nabi saw., (3) merumuskan sikap keteladanan yang ingin diterapkan beserta alasannya.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menjelaskan strategi dakwah terang-terangan Nabi Muhammad saw. | Murid belum dapat menyebutkan strategi dakwah terang-terangan Nabi Muhammad saw., atau jawabannya tidak relevan. | Murid dapat menyebutkan 1 strategi dakwah terang-terangan Nabi Muhammad saw. dengan bantuan guru atau teman. | Murid dapat menyebutkan 2 strategi dakwah terang-terangan Nabi Muhammad saw. secara mandiri dengan benar. | Murid dapat menjelaskan 2 atau lebih strategi dakwah terang-terangan Nabi Muhammad saw. beserta konteks dan tujuannya dengan rinci dan benar secara mandiri. | | Menyebutkan tantangan dan rintangan dakwah terang-terangan | Murid belum dapat menyebutkan tantangan atau rintangan yang dihadapi Nabi Muhammad saw., atau jawabannya tidak relevan. | Murid dapat menyebutkan 1 tantangan yang dihadapi Nabi Muhammad saw. dengan bantuan. | Murid dapat menyebutkan 2 tantangan yang dihadapi Nabi Muhammad saw. secara mandiri dengan benar. | Murid dapat menyebutkan dan menjelaskan 2 atau lebih tantangan yang dihadapi Nabi Muhammad saw. serta respons beliau menghadapinya dengan rinci dan benar. | | Merumuskan sikap keteladanan dari perjuangan Nabi Muhammad saw. | Murid belum dapat merumuskan sikap keteladanan dari perjuangan Nabi Muhammad saw., atau jawaban tidak berkaitan dengan materi. | Murid dapat menyebutkan 1 sikap keteladanan Nabi Muhammad saw. namun belum dapat menjelaskan alasan atau kaitannya dengan kehidupan sehari-hari. | Murid dapat merumuskan 1 sikap keteladanan Nabi Muhammad saw. dan menjelaskan alasan serta kaitannya dengan kehidupan sehari-hari dengan benar. | Murid dapat merumuskan 2 atau lebih sikap keteladanan Nabi Muhammad saw., menjelaskan alasannya dengan logis, dan mengaitkannya secara spesifik dengan situasi kehidupan nyata murid. | | Partisipasi aktif dalam diskusi dan presentasi kelompok | Murid tidak terlibat dalam diskusi kelompok dan tidak berkontribusi pada presentasi. | Murid terlibat dalam diskusi namun hanya sesekali, kontribusi masih sangat terbatas. | Murid aktif terlibat dalam diskusi kelompok dan ikut menyampaikan pendapat saat presentasi. | Murid sangat aktif dalam diskusi, memimpin atau mendorong keterlibatan anggota kelompok lain, dan menyampaikan gagasan dengan jelas saat presentasi. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah seluruh murid dapat memahami strategi dakwah terang-terangan Nabi Muhammad saw. melalui kegiatan yang dirancang hari ini?
- Apakah teknik Think-Pair-Share dan Kartu Situasi efektif untuk membantu murid merumuskan sikap keteladanan? Apa yang perlu diperbaiki?
- Apakah diferensiasi yang diterapkan sudah cukup menjangkau murid yang membutuhkan dukungan tambahan maupun murid yang sudah mahir?
- Bagian mana dari pembelajaran yang paling membuat murid antusias? Bagaimana cara mempertahankan atau meningkatkannya di pertemuan berikutnya?
Refleksi Murid:- Apa hal baru yang aku pelajari hari ini tentang dakwah terang-terangan Nabi Muhammad saw.?
- Sikap apa dari Nabi Muhammad saw. yang paling ingin aku tiru dalam kehidupan sehari-hariku? Mengapa?
- Apakah aku sudah berani menyampaikan kebenaran kepada orang lain? Apa yang masih sulit bagiku?
SUMBER BELAJAR- Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 3 SD/MI, Kemendikbudristek RI, 2022 (Buku Siswa).
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD/MI Kelas III, Kemendikbudristek RI, 2022.
- Kartu cerita bergambar dakwah terang-terangan Nabi Muhammad saw. (dibuat guru atau tersedia dari media pendukung).
- Papan tulis dan spidol untuk peta konsep bersama.
- Lembar Kerja Murid (Kartu Situasi dan kolom rumusan sikap keteladanan).
- Lembar Jurnal Refleksi Diri murid.
- Lembar soal asesmen akhir (3 soal uraian singkat).
- Ilustrasi atau gambar sederhana peristiwa dakwah di Bukit Shafa (dapat dicetak atau ditampilkan melalui proyektor jika tersedia).
|