Modul AjarPertemuan 3Bab 1Fase BSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 3: Menulis QS. Al-'Alaq Ayat 1-5

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 3 dengan topik "Menulis QS. Al-'Alaq Ayat 1-5". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 3: Menulis QS. Al-'Alaq Ayat 1-5

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 3

Bab 1 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Menulis QS. Al-'Alaq Ayat 1-5

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikMenulis QS. Al-'Alaq Ayat 1-5
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyalin QS. Al-'Alaq ayat 1-5 dengan tulisan yang tepat, rapi, dan lengkap.
  2. Murid dapat menulis QS. Al-'Alaq ayat 1-5 secara mandiri dengan benar.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian menulis huruf Arab sebelumnya? Apa yang terasa berbeda dibandingkan menulis huruf Latin?
  2. Mengapa kita perlu menulis Al-Qur'an dengan rapi dan benar? Apa yang terjadi kalau ada huruf yang salah atau terlewat?
  3. Kalau kalian ingin menghafal suatu surah, apakah menulis ayat-ayatnya bisa membantu? Mengapa?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid membaca basmalah bersama-sama sebelum memulai pelajaran.
  • Guru mengecek kehadiran murid dan mengondisikan kelas agar tenang dan siap belajar.
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya lisan: 'Siapa yang pernah mencoba menulis huruf Arab? Coba tunjukkan di udara satu huruf yang kalian ingat!' — respons murid dicatat guru sebagai gambaran kemampuan awal.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu dan mengaitkan pengalaman pribadi murid dengan kegiatan menulis Al-Qur'an.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini secara singkat: 'Hari ini kita akan belajar menyalin dan menulis QS. Al-'Alaq ayat 1-5 dengan benar dan rapi.'
  • Guru mengingatkan kembali secara singkat bunyi ayat 1-5 QS. Al-'Alaq yang sudah dipelajari pada pertemuan sebelumnya dengan membaca bersama satu kali.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan tulisan QS. Al-'Alaq ayat 1-5 di papan tulis atau kartu ayat yang besar dan jelas, lengkap dengan tanda baca (harakat).
  • Guru menjelaskan dan mencontohkan empat aturan menulis huruf Arab: (1) menulis dari kanan ke kiri, (2) ada huruf yang bisa disambung dan ada yang tidak, (3) ada huruf yang posisinya di atas garis dan ada yang menjulur ke bawah, (4) setiap ayat harus ditulis lengkap tidak boleh ada yang terlewat.
  • Guru mengajak murid mencermati setiap ayat satu per satu: guru membaca ayat, lalu murid menunjuk kata demi kata pada teks yang ada di buku siswa halaman 10-11.
  • Murid secara bersama-sama 'menulis di udara' mengikuti bentuk huruf yang ditunjuk guru pada contoh tulisan — kegiatan ini membantu membangun kesadaran motorik sebelum menulis di kertas.
  • Guru memberi kesempatan murid bertanya jika ada huruf atau sambungan huruf yang belum dipahami bentuknya.

Mengaplikasi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Guru membagikan lembar kerja bergaris dengan petunjuk: 'Salinlah QS. Al-'Alaq ayat 1-5 di bawah contoh yang sudah tercetak, perhatikan setiap huruf dengan seksama.' Murid menyalin ayat 1 terlebih dahulu, guru memantau dan memberi umpan balik segera.
  • Setelah murid selesai menyalin ayat 1, guru memberikan umpan balik klasikal (menunjukkan kesalahan umum di papan tulis) sebelum murid melanjutkan ke ayat 2-5.
  • Murid menyelesaikan salinan ayat 2-5 secara mandiri dengan tetap merujuk pada contoh teks di buku siswa. Guru berkeliling untuk mengamati, memberi bantuan individual, dan mencatat murid yang membutuhkan perhatian khusus.
  • Setelah menyalin selesai, murid membalik lembar kerja (menutup contoh) lalu menulis QS. Al-'Alaq ayat 1-5 secara mandiri di buku tulis masing-masing tanpa garis pemandu dari contoh — mengacu pada ingatan dan pemahaman yang baru dibangun.
  • Murid yang selesai lebih cepat diminta menghias pinggiran tulisannya atau menambahkan terjemahan ayat yang mereka ingat sebagai pengayaan.

Merefleksi (Bermakna, Berkesadaran):

  • Murid menukarkan buku tulis mereka dengan teman sebangku untuk saling memeriksa kelengkapan dan ketepatan penulisan (peer assessment) menggunakan checklist sederhana yang disediakan guru: (1) Apakah semua ayat sudah ditulis? (2) Apakah arah tulisan dari kanan ke kiri? (3) Apakah ada huruf yang kelihatan tidak lengkap atau berbeda dari contoh?
  • Beberapa murid diminta maju menunjukkan hasil tulisannya di depan kelas; kelas bersama guru memberi apresiasi dan masukan singkat.
  • Guru mengajak murid merenungkan proses belajar hari ini dengan pertanyaan: 'Bagian mana yang terasa paling sulit saat menulis? Apa yang akan kalian lakukan berbeda jika menulis lagi besok?'
  • Murid mengisi lembar refleksi diri singkat (3 pertanyaan dengan pilihan ikon: senyum/biasa/bingung) tentang kepercayaan diri dan hal yang masih perlu dilatih dalam menulis Arab.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: empat aturan menulis huruf Arab dan pentingnya menulis Al-Qur'an dengan benar sebagai bentuk memuliakan kitab suci.
  • Guru memberikan asesmen akhir berupa penugasan mandiri di rumah: 'Tulis kembali QS. Al-'Alaq ayat 1-5 di buku tulis, tanpa melihat contoh, lalu minta orang tua atau kakak untuk menyimak dan menandatangani hasilnya.'
  • Guru menyampaikan informasi pembelajaran berikutnya (Pertemuan 4: Menghafal QS. Al-'Alaq ayat 1-5) agar murid dapat mempersiapkan diri.
  • Guru mengajak murid menutup pelajaran dengan membaca hamdalah bersama-sama.
  • Guru mengucapkan salam penutup.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum mengenal huruf hijaiyah dengan baik diberikan kartu referensi huruf hijaiyah beserta namanya untuk ditempel di meja sebagai panduan selama menulis.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih (lambat) hanya diminta menyalin ayat 1-3 terlebih dahulu secara tuntas dan rapi, lalu dilanjutkan ayat 4-5 jika waktu cukup. Murid yang cepat diminta menulis mandiri lebih awal tanpa contoh dan menambahkan terjemahan ayat.
  • Produk: Murid dengan kemampuan lebih dapat menyajikan hasil tulisan dalam bentuk karya seni kaligrafi sederhana dengan memperindah garis dan bingkai, sementara murid lain cukup menghasilkan tulisan tangan yang tepat dan rapi di buku tulis.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan singkat: guru bertanya 'Siapa yang pernah mencoba menulis huruf Arab? Coba tunjukkan di udara satu huruf yang kalian ingat!' — guru mencatat siapa yang merespons dengan percaya diri, ragu-ragu, atau tidak merespons sebagai pemetaan kemampuan awal.
  • Guru meminta murid membuka buku siswa halaman 10 dan mengamati teks QS. Al-'Alaq ayat 1-5 selama 1 menit, lalu bertanya: 'Ada berapa huruf yang kalian kenali bentuknya?' — direspons dengan mengangkat tangan (banyak/sedikit/belum tahu) untuk gambaran cepat kesiapan belajar.

Proses:

  • Observasi langsung saat kegiatan menyalin: guru mencatat nama murid yang membuat kesalahan sistematis (misalnya: huruf terbalik, sambungan huruf salah, tanda baca tertinggal) pada lembar pantau.
  • Umpan balik klasikal setelah salinan ayat 1 selesai: guru menunjukkan 2-3 kesalahan umum di papan tulis untuk diperbaiki bersama sebelum melanjutkan.
  • Penilaian sejawat terstruktur saat tahap Merefleksi: murid saling periksa dengan checklist 3 poin, hasilnya disampaikan secara lisan kepada pasangannya.
  • Pengamatan hasil lembar refleksi diri murid sebagai umpan balik bagi guru untuk merencanakan tindak lanjut.

Akhir:

  • Penilaian hasil tulisan mandiri di buku tulis (tanpa contoh) menggunakan rubrik 4 level pada 3 aspek: (1) ketepatan bentuk huruf hijaiyah, (2) kelengkapan semua ayat tanpa ada yang terlewat, (3) kerapian dan konsistensi ukuran tulisan.
  • Penugasan mandiri di rumah: menulis ulang QS. Al-'Alaq ayat 1-5 di buku tulis tanpa melihat contoh, ditandatangani orang tua atau wali sebagai verifikasi kemandirian — dikumpulkan pada pertemuan berikutnya.

Formatif:

  • Observasi guru saat murid menyalin ayat: kecepatan, ketelitian, dan ketepatan bentuk huruf dicatat pada lembar pantau guru.
  • Umpan balik lisan segera (immediate feedback) setelah murid selesai menyalin ayat 1 sebelum melanjutkan.
  • Penilaian sejawat (peer assessment) menggunakan checklist 3 poin saat tahap Merefleksi.
  • Lembar refleksi diri murid (self-assessment ikon) di akhir kegiatan inti.

Sumatif:

  • Penugasan mandiri di rumah: menulis QS. Al-'Alaq ayat 1-5 tanpa melihat contoh, ditandatangani orang tua sebagai bukti kemandirian.
  • Penilaian hasil tulisan mandiri di kelas (buku tulis) menggunakan rubrik 4 level pada aspek ketepatan huruf, kelengkapan ayat, dan kerapian tulisan.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan Bentuk Huruf HijaiyahBanyak huruf tidak dapat dikenali bentuknya atau salah total; tanda baca (harakat) hampir seluruhnya tidak ada atau keliru.Sebagian huruf dapat dikenali namun masih banyak yang keliru bentuk atau sambungannya; tanda baca ada namun banyak yang salah posisi.Sebagian besar huruf ditulis dengan bentuk yang tepat dan sambungan yang benar; tanda baca mayoritas sudah tepat meski ada beberapa kesalahan kecil.Seluruh huruf ditulis dengan bentuk yang tepat, sambungan huruf benar sesuai posisi (awal/tengah/akhir/tunggal), dan tanda baca lengkap serta tepat.
Kelengkapan Ayat (Tidak Ada yang Terlewat)Banyak kata atau ayat yang terlewat; tulisan tidak mencerminkan 5 ayat yang utuh.Sebagian besar ayat ditulis namun ada 2 atau lebih kata/penggalan ayat yang terlewat atau tidak lengkap.Semua 5 ayat ditulis dengan lengkap; hanya ada 1 kata atau bagian kecil yang terlewat atau tidak sempurna.Seluruh 5 ayat ditulis secara lengkap tanpa ada satu kata pun yang terlewat atau kurang.
Kerapian dan Arah TulisanTulisan tidak mengikuti arah kanan ke kiri; ukuran huruf sangat tidak konsisten dan sulit dibaca.Arah tulisan kanan ke kiri sudah terlihat namun belum konsisten; ukuran huruf bervariasi jauh dan baris tulisan tidak teratur.Tulisan konsisten dari kanan ke kiri; ukuran huruf relatif seragam dan baris tulisan cukup teratur meski ada beberapa bagian yang kurang rapi.Tulisan rapi, konsisten dari kanan ke kiri, ukuran huruf seragam, baris teratur, dan secara keseluruhan mudah dibaca dengan jelas.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid berhasil menyalin QS. Al-'Alaq ayat 1-5 dengan benar dan rapi? Murid mana yang masih perlu pendampingan lebih lanjut?
  • Apakah metode 'menulis di udara' sebelum menulis di kertas efektif membantu murid memahami bentuk huruf? Apa yang perlu disesuaikan?
  • Apakah alokasi waktu 2x35 menit cukup untuk kegiatan menyalin dan menulis mandiri? Bagian mana yang perlu dipercepat atau diperlambat pada pembelajaran berikutnya?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah menjangkau murid dengan kemampuan rendah dan tinggi secara efektif?

Refleksi Murid:

  • Bagian mana dari menulis QS. Al-'Alaq ayat 1-5 yang terasa paling sulit bagimu hari ini? Mengapa?
  • Apa satu hal baru yang kamu pelajari tentang cara menulis huruf Arab hari ini?
  • Seberapa yakin kamu bisa menulis QS. Al-'Alaq ayat 1-5 sendiri tanpa melihat contoh? Apa yang akan kamu lakukan untuk berlatih lebih baik lagi?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas III SD/MI (Kemdikbudristek, 2022) — halaman 10-11 (bagian C: Menulis QS. Al-'Alaq Ayat 1-5)
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas III SD/MI — Moh. Ghozali & Erwin Wasti (ISBN: 978-602-244-673-6)
  3. Kartu ayat besar (flashcard) bertuliskan QS. Al-'Alaq ayat 1-5 lengkap dengan harakat untuk ditempel di papan tulis
  4. Kartu referensi huruf hijaiyah (untuk murid yang membutuhkan dukungan)
  5. Lembar kerja bergaris khusus penulisan Arab (untuk kegiatan menyalin)
  6. Lembar refleksi diri murid (checklist ikon: senyum/biasa/bingung)
  7. Lembar pantau observasi guru (untuk mencatat perkembangan tiap murid)
  8. Spidol atau kapur berwarna untuk guru saat mencontohkan di papan tulis
  9. Buku tulis murid (untuk kegiatan menulis mandiri)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.