Modul AjarPertemuan 2Bab 8Fase ASemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 2: Gaya Hidup Rapi dan Gaya Hidup Teratur sebagai Akhlak Terpuji

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 2 dengan topik "Gaya Hidup Rapi dan Gaya Hidup Teratur sebagai Akhlak Terpuji". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 2: Gaya Hidup Rapi dan Gaya Hidup Teratur sebagai Akhlak Terpuji

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 2

Bab 8 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Gaya Hidup Rapi dan Gaya Hidup Teratur sebagai Akhlak Terpuji

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikGaya Hidup Rapi dan Gaya Hidup Teratur sebagai Akhlak Terpuji
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan arti gaya hidup rapi dan gaya hidup teratur sebagai bagian dari akhlak terpuji dalam kehidupan sehari-hari dengan menggunakan bahasa sendiri
  2. Murid dapat menunjukkan sikap hidup rapi dan hidup teratur sebagai cerminan iman kepada Allah Swt. dalam perilaku sehari-hari

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana perasaan kalian jika mainan dan buku kalian tertata rapi di rak?
  2. Apa yang terjadi jika kita tidak merapikan tempat tidur setiap pagi?
  3. Mengapa Allah Swt. menyukai orang yang hidup rapi dan teratur?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama dengan penuh khusyuk
  • Guru mengecek kehadiran dan kesiapan murid dengan melihat kerapian tempat duduk dan kesiapan alat tulis
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan: 'Siapa yang tadi pagi sudah merapikan tempat tidur sendiri?' dan 'Bagaimana perasaan kalian saat kamar kalian rapi?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: belajar tentang gaya hidup rapi dan teratur sebagai akhlak terpuji yang disukai Allah Swt.
  • Guru mengajak murid bernyanyi bersama lagu 'Mari Jaga Hidup BRT' dengan nada 'Menanam Jagung' untuk menciptakan suasana belajar yang menggembirakan
  • Guru menampilkan gambar keluarga yang hidup bahagia dengan rumah yang rapi dan teratur, lalu mengajukan pertanyaan pemantik

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid mengamati gambar Boaz yang sedang menyetrika baju dan Arai yang menata mainannya dengan penuh perhatian (berkesadaran)
  • Murid diminta menceritakan apa yang mereka lihat pada gambar dengan bahasa sendiri, saling mendengarkan cerita teman (komunikasi)
  • Guru membimbing diskusi kelas tentang arti gaya hidup rapi: menyimpan barang pada tempatnya, menyusun mainan dengan teratur, memakai pakaian yang disetrika
  • Murid menghubungkan konsep hidup rapi dengan pengalaman mereka di rumah: siapa yang membantu merapikan kamar, bagaimana cara menyimpan mainan (bermakna)
  • Guru menjelaskan arti gaya hidup teratur: melakukan kegiatan sesuai jadwal, bangun pagi tepat waktu, makan dengan teratur, tidur tepat waktu
  • Murid dibagi dalam kelompok kecil (4-5 orang) untuk berdiskusi tentang manfaat hidup rapi dan teratur: mudah mencari barang, mainan tidak cepat rusak, nyaman tinggal di rumah yang rapi (kolaborasi)
  • Guru menjelaskan bahwa hidup rapi dan teratur adalah cerminan iman kepada Allah Swt. karena menunjukkan rasa syukur atas nikmat yang diberikan-Nya

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Setiap kelompok mendapat tugas membuat kreasi gambar denah sederhana lingkungan rumah yang rapi dan teratur menggunakan kertas dan pensil warna
  • Guru membimbing murid menggambar denah rumah sederhana dengan ruangan yang tertata rapi: kamar tidur dengan tempat tidur rapi, lemari tersusun, mainan di rak (kreativitas)
  • Murid dalam kelompok berdiskusi tentang kegiatan teratur yang akan mereka gambar: jadwal bangun pagi, sarapan, sekolah, bermain, mengaji, dan tidur
  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil kreasi denah rumah mereka di depan kelas dengan menjelaskan bagian mana yang menunjukkan kerapian dan keteraturan (komunikasi)
  • Murid saling memberikan apresiasi atas karya teman dengan bertepuk tangan (menggembirakan)
  • Guru memberikan penguatan dan pujian atas usaha setiap kelompok

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar untuk sesi refleksi bersama
  • Murid diminta menceritakan pengalaman dan perasaan mereka setelah belajar tentang hidup rapi dan teratur: 'Apa yang paling berkesan hari ini?'
  • Guru memfasilitasi murid untuk menuliskan refleksi sederhana di buku tulis PAI dengan bahasa sendiri tentang pentingnya hidup rapi dan teratur
  • Murid membuat komitmen pribadi (tekad) untuk membiasakan diri bergaya hidup rapi dan teratur, dituliskan di buku dengan bimbingan guru (kemandirian)
  • Guru membimbing murid menyimpulkan pembelajaran: hidup rapi dan teratur adalah akhlak terpuji yang mencerminkan iman kepada Allah Swt.
  • Murid diminta berbagi satu kebiasaan rapi atau teratur yang akan mereka mulai lakukan mulai hari ini (berkesadaran)

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 3-4 murid menyebutkan kembali arti hidup rapi dan hidup teratur serta manfaatnya
  • Guru memberikan penguatan bahwa Allah Swt. menyukai hamba-Nya yang menjaga kerapian dan keteraturan sebagai bentuk syukur
  • Murid mengerjakan lembar evaluasi sederhana: menggambar 2 kegiatan yang menunjukkan hidup rapi atau teratur yang akan mereka lakukan di rumah
  • Guru memberikan tindak lanjut: murid diminta mempraktikkan hidup rapi dan teratur di rumah selama satu minggu dan menceritakannya pada pertemuan berikutnya
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid membaca hamdalah dan doa penutup majelis bersama-sama
  • Guru mengucapkan salam penutup

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat memahami diminta menambahkan contoh hidup rapi dan teratur lainnya di sekolah atau masjid. Murid yang membutuhkan pendampingan diberikan gambar contoh yang lebih sederhana dan konkret dari kehidupan sehari-hari mereka
  • Proses: Murid yang belum lancar menulis boleh menyampaikan refleksi secara lisan kepada guru atau menggambar ekspresi perasaan mereka. Murid yang sudah lancar menulis diminta menuliskan refleksi lengkap dengan contoh konkret
  • Produk: Kelompok yang membutuhkan bantuan dapat membuat denah rumah sederhana dengan 2-3 ruangan saja. Kelompok yang lebih cepat dapat membuat denah lebih lengkap dengan jadwal kegiatan harian yang teratur

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: 'Siapa yang tadi pagi sudah merapikan tempat tidur sendiri?' dan 'Bagaimana perasaan kalian saat kamar kalian rapi?'
  • Observasi kerapian tempat duduk dan kesiapan alat tulis murid

Proses:

  • Observasi partisipasi aktif murid saat mengamati gambar dan menceritakan pengalaman
  • Penilaian diskusi kelompok: kemampuan bekerja sama, menyampaikan pendapat, dan mendengarkan teman
  • Observasi proses pembuatan kreasi denah rumah: kreativitas, kerapian, dan kelengkapan
  • Penilaian presentasi: kejelasan penjelasan dan rasa percaya diri

Akhir:

  • Tes lisan: meminta murid menyebutkan arti hidup rapi dan hidup teratur serta manfaatnya
  • Lembar evaluasi individu: menggambar 2 kegiatan yang menunjukkan hidup rapi atau teratur yang akan dilakukan di rumah
  • Penilaian refleksi tertulis atau lisan tentang pembelajaran dan komitmen pribadi
  • Observasi sikap: keseriusan, antusiasme, dan komitmen murid terhadap hidup rapi dan teratur

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelompok tentang makna hidup rapi dan teratur
  • Penilaian hasil kreasi denah rumah yang rapi dan teratur
  • Observasi kemampuan murid mempresentasikan hasil karya kelompok

Sumatif:

  • Lembar evaluasi: menggambar 2 kegiatan yang menunjukkan hidup rapi atau teratur
  • Penilaian sikap melalui pengamatan perilaku murid selama pembelajaran
  • Refleksi tertulis atau lisan tentang komitmen menerapkan hidup rapi dan teratur

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman konsep hidup rapi dan teraturMurid belum dapat menjelaskan arti hidup rapi dan teratur meskipun dengan bantuan guruMurid dapat menjelaskan salah satu arti (rapi atau teratur) dengan bantuan guruMurid dapat menjelaskan arti hidup rapi dan teratur dengan bahasa sendiri namun masih sederhanaMurid dapat menjelaskan arti hidup rapi dan teratur dengan bahasa sendiri disertai contoh konkret dari kehidupan sehari-hari
Kreativitas dalam membuat denah rumahDenah rumah belum menunjukkan konsep rapi dan teraturDenah rumah menunjukkan satu aspek kerapian atau keteraturan dengan bantuan teman dan guruDenah rumah menunjukkan kerapian dan keteraturan dengan cukup jelasDenah rumah menunjukkan kerapian dan keteraturan dengan detail, kreatif, dan rapi
Sikap dan komitmen menerapkan hidup rapi dan teraturMurid belum menunjukkan kesadaran akan pentingnya hidup rapi dan teraturMurid mulai menunjukkan kesadaran namun belum konsisten dalam menjaga kerapianMurid menunjukkan komitmen untuk membiasakan hidup rapi dan teratur di sekolahMurid menunjukkan komitmen kuat untuk membiasakan hidup rapi dan teratur di sekolah dan di rumah sebagai cerminan iman kepada Allah Swt.
Kemampuan berkomunikasi dan berkolaborasiMurid belum dapat bekerja sama dalam kelompok dan belum dapat menyampaikan pendapatMurid mulai dapat bekerja sama namun pasif dalam diskusi kelompokMurid dapat bekerja sama dan menyampaikan pendapat dalam diskusi kelompokMurid aktif bekerja sama, menyampaikan pendapat dengan jelas, dan mendengarkan pendapat teman dengan baik

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah kegiatan pembelajaran sudah menerapkan prinsip berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan secara seimbang?
  • Apakah semua murid terlibat aktif dalam kegiatan diskusi dan pembuatan kreasi denah?
  • Bagian mana dari pembelajaran yang paling efektif dalam membantu murid memahami konsep hidup rapi dan teratur?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan belajar murid?
  • Apa yang perlu diperbaiki untuk pembelajaran topik berikutnya agar lebih bermakna?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling berkesan dari pembelajaran hari ini?
  • Bagaimana perasaanmu setelah belajar tentang hidup rapi dan teratur?
  • Apa yang akan kamu lakukan mulai hari ini untuk menjadi anak yang rapi dan teratur?
  • Apa kesulitan yang kamu hadapi saat membuat denah rumah bersama kelompok?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 2 SD (Bab 8: Aku Senang Bisa Berakhlak Terpuji, halaman 198-211)
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 2 SD (Bab 8, halaman 231-250)
  3. Gambar ilustrasi keluarga bahagia dengan rumah rapi dan teratur
  4. Gambar Boaz sedang menyetrika baju dan Arai menata mainan
  5. Kertas gambar/HVS ukuran A4
  6. Pensil, penghapus, pensil warna/krayon
  7. Audio lagu 'Mari Jaga Hidup BRT' (nada lagu Menanam Jagung)
  8. Papan tulis dan spidol

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.