MODUL AJAR Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 2 (Fase A) Topik: Bab 7 — Mari Mengenal Malaikat-Malaikat Allah INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 2 |
|---|
| Topik | Bab 7 — Mari Mengenal Malaikat-Malaikat Allah |
|---|
| Alokasi Waktu | 11 JP (11 x 35 menit = 385 menit) |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 4 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Semester | 2 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- TP 2.7.1 Menjelaskan rukun iman terkait iman kepada malaikat
- TP 2.7.2 Meyakini rukun iman melalui iman kepada malaikat
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Anak-anak, tahukah kalian apakah arti iman itu?
- Ada di urutan ke berapakah rukun iman yang berkaitan dengan percaya kepada malaikat Allah Swt.?
- Ada berapa malaikat Allah yang wajib kita ketahui namanya?
- Siapakah malaikat yang bertugas menyampaikan wahyu kepada para nabi?
- Mengapa kita harus mengenal nama dan tugas para malaikat dalam rukun iman kedua?
- Apakah malaikat ciptaan Allah Swt. dapat kita lihat dengan mata biasa?
- Mengapa kita harus tetap berbuat baik dan jujur meskipun sedang sendirian di kamar?
- Siapakah malaikat yang bertugas mencatat amal baik dan amal buruk kita?
- Bagaimana sikap kita dalam berbuat baik sehari-hari jika kita yakin ada malaikat yang selalu mengawasi?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1 — Menjelaskan Makna Rukun Iman dan Keberadaan Malaikat Allah Swt. — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 2.7.1 Menjelaskan rukun iman terkait iman kepada malaikat
Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran dengan salam dan berdoa bersama murid (3 menit).
- Guru mengondisikan kelas, mengecek kehadiran, dan menyampaikan tujuan pembelajaran mengenai rukun iman terkait keberadaan malaikat Allah Swt. (3 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik melalui tanya jawab singkat tentang rukun iman (acuan: iman artinya percaya/yakin; rukun iman ke-2 adalah iman kepada malaikat Allah) (4 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna):- Murid menyimak penjelasan guru dan mencermati materi bacaan buku tentang makna iman (percaya dalam hati, diucapkan dengan lisan, diamalkan dengan perbuatan) serta kedudukan iman kepada malaikat sebagai rukun iman kedua (10 menit).
- Murid mencermati konsep keberadaan malaikat sebagai makhluk ciptaan Allah Swt. yang diciptakan dari nur (cahaya) dan bersifat gaib (tidak tampak oleh panca indra manusia biasa) (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan):- Murid secara berpasangan mengikuti aktivitas kuis ceria 'Tebak Tepat Rukun Iman' dengan kartu pernyataan: (1) 'Arti kata iman' -> 'Percaya/yakin sepenuh hati'; (2) 'Urutan iman kepada malaikat' -> 'Rukun iman kedua'; (3) 'Asal penciptaan malaikat' -> 'Diciptakan dari nur (cahaya)'; (4) 'Sifat wujud malaikat' -> 'Gaib/tidak kasatmata' (15 menit).
- Murid berlatih menjelaskan makna rukun iman dan keberadaan malaikat secara lisan kepada pasangannya secara bergantian sesuai acuan 4 butir konsep yang dipelajari (10 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama guru merefleksikan pemahaman dengan menegaskan kembali bahwa meyakini adanya malaikat adalah bagian penting dari rukun iman setiap muslim (5 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran tentang makna iman dan rukun iman kedua terkait malaikat Allah Swt. (5 menit).
- Guru memberikan umpan balik penguatan terhadap hasil latihan murid dan menutup sesi pembelajaran dengan doa serta salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan kartu bantu bergambar/berteks tebal dengan kata kunci bagi murid yang membutuhkan scaffolding membaca.
- Proses: Bagi murid yang memerlukan bantuan, guru memberikan bimbingan langsung dalam menyebutkan 4 butir konsep; bagi murid yang cepat paham, diberikan kesempatan menjelaskan kembali seluruh 4 konsep secara mandiri dan runtut.
- Produk: Penjelasan rukun iman dan malaikat disampaikan secara lisan terstruktur sesuai tingkat kesiapan bahasa murid.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Guru menanyakan 2 pertanyaan diagnostik: (1) 'Apa arti dari kata iman?' (acuan: percaya atau yakin); (2) 'Iman kepada malaikat adalah rukun iman yang ke berapa?' (acuan: rukun iman kedua). Murid yang belum tepat dibimbing selama apersepsi.
Proses:- Pengamatan formatif saat latihan berpasangan menjelaskan rukun iman terkait malaikat dengan acuan 4 butir materi: (1) arti iman (percaya/yakin), (2) malaikat rukun iman kedua, (3) malaikat diciptakan dari nur/cahaya, (4) wujud malaikat gaib (tidak kasatmata). Target: murid mampu menjelaskan minimal 3 dari 4 butir konsep secara tepat.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan di akhir sesi: Guru meminta murid secara acak menjelaskan makna rukun iman terkait iman kepada malaikat (acuan: beriman artinya yakin sepenuh hati bahwa malaikat adalah makhluk ciptaan Allah dari cahaya yang gaib dan wajib diimani sebagai rukun iman kedua).
Formatif:- Tanya jawab diagnostik di awal pembelajaran
- Observasi unjuk kerja berpasangan menjelaskan 4 konsep rukun iman terkait malaikat
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menjelaskan rukun iman terkait iman kepada malaikat | Belum dapat menjelaskan makna rukun iman terkait malaikat (hanya tepat 0-1 dari 4 butir konsep acuan: arti iman, urutan rukun iman kedua, asal penciptaan dari cahaya/nur, dan sifat gaib malaikat). | Menjelaskan makna rukun iman terkait malaikat dengan tepat pada 2 dari 4 butir konsep acuan dengan bantuan guru. | Menjelaskan makna rukun iman terkait malaikat dengan tepat pada minimal 3 dari 4 butir konsep acuan secara mandiri. | Menjelaskan makna rukun iman terkait malaikat secara lengkap dan tepat pada seluruh 4 butir konsep acuan secara mandiri dan lancar. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh murid sudah memahami bahwa iman kepada malaikat merupakan rukun iman yang kedua?
- Apakah metode tanya jawab dan permainan kartu berpasangan efektif memotivasi keaktifan murid kelas 2?
Murid:- Apakah aku sudah tahu arti beriman kepada malaikat Allah Swt.?
- Bagian mana dari kegiatan tadi yang paling aku sukai?
Pertemuan 2 — Menjelaskan Nama-Nama Malaikat dan Tugasnya dalam Rukun Iman — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 2.7.1 Menjelaskan rukun iman terkait iman kepada malaikat
Pendahuluan:- Guru mengkondisikan kelas, mengajak murid berdoa bersama, dan menyapa dengan salam serta mengecek kehadiran (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal lisan untuk mengidentifikasi pengetahuan awal murid mengenai urutan rukun iman dan nama malaikat (pertanyaan: 'Iman kepada malaikat adalah rukun iman ke berapa?' dan 'Sebutkan 1 nama malaikat yang kamu tahu!') (acuan jawaban: rukun iman ke-2; contoh malaikat: Jibril/Mikail/lainnya) (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menjelaskan 10 nama malaikat Allah beserta tugas masing-masing sebagai bagian rukun iman kedua, serta mengajak murid menyanyikan lagu 'Sepuluh Malaikat' (nada lagu: Balonku Ada Lima) bersama-sama (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Berkesadaran):- Murid menyimak penjelasan guru melalui bagan dan membaca nyaring daftar 10 nama malaikat beserta tugasnya: (1) Jibril - menyampaikan wahyu, (2) Mikail - membagi rezeki/menurunkan hujan, (3) Israfil - meniup sangkakala, (4) Izrail - mencabut nyawa, (5) Munkar - menanyai di alam kubur, (6) Nakir - menanyai di alam kubur, (7) Raqib - mencatat amal baik, (8) Atid - mencatat amal buruk, (9) Malik - menjaga pintu neraka, (10) Ridwan - menjaga pintu surga (15 menit).
- Murid berpasangan melafalkan dan mengulang penjelasan pasangan nama malaikat dan tugasnya dengan teknik saling menyimak (peer-checking) secara bergantian (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid berpasangan memainkan permainan kartu jodoh (Index Card Match) menyenangkan: satu murid memegang kartu nama malaikat dan pasangannya memegang kartu tugas malaikat. Isi kartu pasangan: Kartu 1 (Jibril <-> Menyampaikan wahyu), Kartu 2 (Mikail <-> Membagi rezeki), Kartu 3 (Israfil <-> Meniup sangkakala), Kartu 4 (Izrail <-> Mencabut nyawa), Kartu 5 (Munkar <-> Menanyai di alam kubur bersama Nakir), Kartu 6 (Nakir <-> Menanyai di alam kubur bersama Munkar), Kartu 7 (Raqib <-> Mencatat amal baik), Kartu 8 (Atid <-> Mencatat amal buruk), Kartu 9 (Malik <-> Menjaga pintu neraka), Kartu 10 (Ridwan <-> Menjaga pintu surga) (acuan: pasangan 1 s.d. 10 di atas) (15 menit).
- Murid secara individu mengerjakan Lembar Kerja Menjelaskan Nama dan Tugas Malaikat berisi 5 butir memasangkan garis tarik: (1) Jibril -> Menyampaikan wahyu; (2) Mikail -> Membagi rezeki; (3) Raqib -> Mencatat amal baik; (4) Atid -> Mencatat amal buruk; (5) Ridwan -> Menjaga pintu surga (acuan: kunci pasangan di atas) (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid bersama guru memeriksa hasil lembar kerja dan membahas alasan pentingnya mengenal nama dan tugas malaikat sebagai bukti beriman kepada malaikat Allah Swt. (15 menit).
- Beberapa perwakilan murid menjelaskan secara lisan di tempat duduk mengenai malaikat pencatat amal (Raqib dan Atid) dan tugasnya dalam mengawasi perbuatan manusia sehari-hari (acuan: Raqib mencatat amal baik, Atid mencatat amal buruk) (10 menit).
Penutup:- Guru membimbing murid merumuskan simpulan bersama tentang 10 nama malaikat dan tugas pokoknya dalam rukun iman kedua (5 menit).
- Guru melakukan asesmen akhir/cek pemahaman singkat dengan meminta murid menjawab 2 pertanyaan lisan cepat tentang tugas Malaikat Jibril (acuan: menyampaikan wahyu) dan Malaikat Mikail (acuan: membagi rezeki) (3 menit).
- Guru memberikan apresiasi kepada seluruh murid atas kerja samanya dan menutup pelajaran dengan doa kafaratul majelis serta salam (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu panduan visual bergambar simbol tugas malaikat, sedangkan murid yang cepat diberikan kartu tantangan nama malaikat tanpa bantuan simbol.
- Proses: Pada aktivitas Index Card Match, murid yang belum lancar membaca didampingi tutor sebaya atau guru untuk membacakan isi kartu tugas.
- Produk: Murid yang memerlukan bimbingan menyelesaikan minimal 3 pasangan nama dan tugas malaikat pada lembar kerja, sedangkan murid yang cepat menyelesaikan 5 pasangan lengkap beserta penjelasannya.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab diagnostik di awal pembelajaran: 'Iman kepada malaikat termasuk rukun iman ke berapa?' (acuan: kedua) dan 'Sebutkan minimal 1 nama malaikat yang kamu ketahui beserta tugasnya!' (acuan: salah satu dari 10 nama malaikat wajib, misalnya Jibril tugasnya menyampaikan wahyu).
Proses:- Penilaian formatif saat aktivitas kelompok Index Card Match mencocokkan 10 kartu nama malaikat dan tugasnya: mengamati ketepatan pasangan kartu yang dicocokkan murid (acuan: Jibril-wahyu, Mikail-rezeki, Israfil-sangkakala, Izrail-mencabut nyawa, Munkar-menanyai kubur, Nakir-menanyai kubur, Raqib-amal baik, Atid-amal buruk, Malik-neraka, Ridwan-surga).
- Penilaian lembar kerja menjodohkan 5 butir nama malaikat dan tugasnya secara tertulis (acuan: 1-Jibril: menyampaikan wahyu; 2-Mikail: membagi rezeki; 3-Raqib: mencatat amal baik; 4-Atid: mencatat amal buruk; 5-Ridwan: menjaga pintu surga).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan penutup: Guru menunjuk murid secara acak untuk menjawab tugas dari Malaikat Jibril (acuan: menyampaikan wahyu) dan Malaikat Mikail (acuan: membagi rezeki/menurunkan hujan).
Formatif:- Observasi unjuk kerja permainan memasangkan kartu Index Card Match (ketepatan mencocokkan nama malaikat dengan tugasnya)
- Pemeriksaan Lembar Kerja menjodohkan nama malaikat dan tugasnya (5 butir)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menjelaskan nama malaikat dan tugasnya | Belum mampu memasangkan nama malaikat dengan tugasnya secara tepat (kurang dari 2 pasangan tepat dari 5 butir acuan). | Mampu memasangkan 2 hingga 3 nama malaikat dengan tugasnya secara tepat sesuai acuan dengan bimbingan guru. | Mampu memasangkan 4 nama malaikat dengan tugasnya secara tepat sesuai acuan secara mandiri. | Mampu memasangkan seluruh 5 nama malaikat dengan tugasnya secara tepat sesuai acuan (Jibril-wahyu, Mikail-rezeki, Raqib-amal baik, Atid-amal buruk, Ridwan-surga) secara mandiri dan cepat. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah penggunaan metode Index Card Match efektif membantu murid kelas 2 menghafal dan memahami 10 nama malaikat beserta tugasnya?
- Bagian tugas malaikat mana yang masih sering tertukar oleh murid, dan bagaimana strategi penguatan pada pertemuan berikutnya?
Murid:- Malaikat mana dan tugas apa yang paling mudah kamu ingat hari ini?
- Apakah kamu merasa senang belajar nama-nama malaikat sambil bernyanyi dan bermain kartu jodoh?
Pertemuan 3 — Meyakini Keberadaan Malaikat Allah Swt. dan Pengawasannya dalam Rukun Iman — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 2.7.2 Meyakini rukun iman melalui iman kepada malaikat
Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam, mengajak murid berdoa bersama, serta memeriksa kehadiran dan kesiapan belajar murid (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik lisan dengan membacakan 2 pernyataan keyakinan iman: (1) 'Malaikat itu ada walau tidak terlihat mata kita' (acuan: Benar/Yakin); (2) 'Amal perbuatan kita dicatat malaikat hanya saat dilihat orang tua/guru' (acuan: Salah/Tidak Benar karena malaikat Raqib dan Atid selalu mengawasi dan mencatat perbuatan di mana pun) (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menumbuhkan rasa meyakini rukun iman kedua (iman kepada malaikat) melalui kesadaran bahwa malaikat Allah selalu ada dan mengawasi setiap perbuatan manusia (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menyimak penjelasan guru dan mencermati Buku Siswa Gambar 7.2 mengenai pencatatan amal baik dan buruk oleh malaikat Raqib dan Atid yang senantiasa mengawasi manusia atas perintah Allah Swt. (10 menit).
- Murid secara mandiri membaca lantang kalimat ikrar sikap beriman pada rubrik 'Sikapku': 'Aku meyakini dengan sepenuh hati adanya malaikat-malaikat Allah dan pengawasannya dalam setiap perbuatanku' (10 menit).
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Murid memainkan aktivitas ceria 'Tepuk Yakin Pengawasan Malaikat': guru menyebutkan situasi, jika perbuatan tersebut diawasi dan dicatat malaikat murid bertepuk tangan 2 kali sambil menyerukan 'Yakin Diawasi!'; aturan permainan: situasi 1 'Salat sendirian di kamar', situasi 2 'Berbohong saat tidak ada yang melihat', situasi 3 'Menolong teman yang terjatuh', situasi 4 'Membaca Al-Qur'an pelan-pelan' (acuan: semua 4 situasi selalu diawasi dan dicatat malaikat Allah) (15 menit).
- Murid menerima Lembar Refleksi Keyakinan berisi 4 pernyataan perilaku pengawasan malaikat, lalu murid membubuhkan tanda centang (V) pada kolom 'Yakin' atau 'Tidak Yakin': (1) 'Malaikat selalu mengawasi dan mencatat kebaikan yang kulakukan walau tidak dipuji orang lain' (acuan: Yakin); (2) 'Ketika sendirian di rumah, malaikat tetap mencatat perbuatanku' (acuan: Yakin); (3) 'Malaikat Allah tidak tahu jika kita berbuat curang sembunyi-sembunyi' (acuan: Tidak Yakin); (4) 'Aku berhati-hati dalam berbuat karena percaya adanya malaikat pencatat amal' (acuan: Yakin) (15 menit).
- Guru berkeliling memeriksa lembar kerja murid, memberikan konfirmasi langsung serta bimbingan kepada murid yang masih ragu tentang pengawasan malaikat (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid secara bergantian duduk dengan hening sejenak merenungkan rasa kehadiran pengawasan malaikat Allah dalam kehidupan sehari-hari (10 menit).
- Perwakilan murid membacakan 1 butir sikap keyakinan yang paling berkesan dari lembar kerjanya, misalnya tekad untuk selalu jujur karena meyakini keberadaan malaikat Raqib dan Atid (5 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan intisari keyakinan rukun iman kedua: meyakini bahwa malaikat Allah itu ada, bersifat gaib, dan senantiasa mengawasi serta mencatat amal manusia (5 menit).
- Guru memberikan apresiasi atas kesungguhan murid, menyampaikan pengantar singkat bahwa pada pertemuan berikutnya akan dilaksanakan asesmen sumatif bab, lalu menutup sesi dengan doa dan salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Bagi murid yang memerlukan bantuan visual, disediakan kartu bergambar ilustrasi pencatatan amal baik dan buruk untuk membantu memahami konsep pengawasan malaikat gaib.
- Proses: Bagi murid yang masih lambat memahami konsep gaib, guru membimbing langsung pembacaan pernyataan refleksi satu per satu; bagi murid yang cepat paham, murid diminta menambahkan 1 contoh perbuatan terpuji yang ingin dilakukan karena meyakini pengawasan malaikat.
- Produk: Respons keyakinan dituangkan melalui centang pilihan 'Yakin'/'Tidak Yakin' pada format lembar refleksi yang terstruktur.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab lisan 2 butir pernyataan keyakinan: (1) 'Malaikat itu ada walau tidak terlihat mata kita' (acuan jawaban: Benar/Yakin); (2) 'Amal perbuatan kita dicatat malaikat hanya saat dilihat orang tua/guru' (acuan jawaban: Salah/Tidak Benar, karena malaikat Raqib dan Atid selalu mengawasi kapan pun dan di mana pun).
Proses:- Observasi ketepatan respons murid pada permainan 'Tepuk Yakin Pengawasan Malaikat' untuk 4 situasi: (1) Salat sendiri di kamar; (2) Berbohong sembunyi-sembunyi; (3) Menolong teman terjatuh; (4) Membaca Al-Qur'an (acuan: keempatnya diawasi malaikat).
- Pemeriksaan hasil centang Lembar Refleksi Keyakinan: Butir (1) acuan: Yakin; Butir (2) acuan: Yakin; Butir (3) acuan: Tidak Yakin; Butir (4) acuan: Yakin.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan penutup: Guru menanyakan kepada murid, 'Mengapa anak yang beriman kepada malaikat tidak berani berbuat buruk walau sendirian di tempat sepi?' (kriteria penerimaan operasional: murid menjawab bahwa di tempat sepi pun malaikat Allah tetap ada, melihat, dan mencatat perbuatannya).
Formatif:- Tanya jawab diagnostik awal keyakinan rukun iman
- Observasi partisipasi dalam permainan 'Tepuk Yakin Pengawasan Malaikat'
- Pemeriksaan Lembar Refleksi Keyakinan Pengawasan Malaikat (4 butir pernyataan)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Meyakini rukun iman melalui keberadaan dan pengawasan malaikat Allah Swt. | Belum mampu meyakini keberadaan dan pengawasan malaikat (hanya 0-1 butir tepat dari 4 pernyataan pada lembar refleksi). | Mulai meyakini keberadaan dan pengawasan malaikat dengan bimbingan guru (tepat memilih 2 butir dari 4 pernyataan pada lembar refleksi). | Mampu meyakini keberadaan dan pengawasan malaikat secara mandiri (tepat memilih 3 butir dari 4 pernyataan pada lembar refleksi). | Sangat mantap meyakini keberadaan dan pengawasan malaikat secara mandiri dan konsisten (tepat memilih seluruh 4 butir pernyataan pada lembar refleksi acuan: [1] Yakin, [2] Yakin, [3] Tidak Yakin, [4] Yakin). |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah pendekatan kontekstual dan permainan tepuk berhasil menumbuhkan rasa sadar murid bahwa mereka selalu diawasi malaikat Allah?
- Bagian mana dari langkah refleksi keyakinan yang masih memerlukan penguatan bagi murid kelas 2?
Murid:- Bagaimana perasaanmu setelah mengetahui bahwa malaikat Allah selalu melihat dan mencatat kebaikanmu?
- Apa kebaikan yang ingin kamu lakukan hari ini karena meyakini malaikat Raqib mencatatnya?
Pertemuan 4 — Asesmen Sumatif Bab — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 2.7.1 Menjelaskan rukun iman terkait iman kepada malaikat
- TP 2.7.2 Meyakini rukun iman melalui iman kepada malaikat
Pendahuluan:- Guru membuka sesi asesmen dengan salam, mengajak murid berdoa bersama, dan mengecek kehadiran murid secara tertib (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan asesmen sumatif bab, yaitu menunjukkan pemahaman tentang 10 nama malaikat beserta tugasnya serta menunjukkan keyakinan bahwa perbuatan kita selalu diawasi malaikat Allah (2 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru membagikan lembar kerja asesmen sumatif kepada seluruh murid dan menjelaskan petunjuk cara menarik garis untuk memasangkan 10 nama malaikat dengan tugas utamanya secara tenang dan berkesadaran (4 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Seluruh murid mengerjakan lembar kerja mencocokkan visual secara mandiri di meja masing-masing dengan menarik garis antara 10 nama malaikat dan tugasnya: (1) Jibril -> Menyampaikan wahyu; (2) Mikail -> Menurunkan rezeki dan hujan; (3) Israfil -> Meniup sangkakala; (4) Izrail -> Mencabut nyawa; (5) Munkar -> Menanyai manusia di alam kubur; (6) Nakir -> Menanyai manusia di alam kubur; (7) Raqib -> Mencatat amal baik; (8) Atid -> Mencatat amal buruk; (9) Malik -> Menjaga pintu neraka; (10) Ridwan -> Menjaga pintu surga (36 menit).
- Secara bergantian sambil kelas menyelesaikan penugasan visual dan aktivitas membaca mandiri, guru memanggil setiap murid ke meja guru untuk menjawab 2 pertanyaan lisan singkat mengenai keyakinan pengawasan malaikat: Pertanyaan 1: 'Sebutkan contoh perbuatan baik atau jujur yang kamu lakukan karena yakin diawasi malaikat Raqib!'; Pertanyaan 2: 'Apa yang kamu rasakan saat ingin berbuat buruk padahal ada malaikat Atid yang mengawasi dan mencatat?' (durasi 2 menit per murid x 28 murid = 56 menit) (56 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Guru mengajak murid memaknai kembali pentingnya kejujuran dan rasa diawasi malaikat dalam kehidupan sehari-hari setelah menyelesaikan rangkaian tugas asesmen (2 menit).
Penutup:- Guru mengumpulkan seluruh lembar kerja murid yang telah selesai dan memberikan apresiasi atas ketertiban dan kejujuran murid selama evaluasi (1 menit).
- Guru merangkum pembelajaran Bab 7 tentang beriman kepada malaikat dan menutup sesi dengan doa penutup serta salam (1 menit).
Diferensiasi:- Proses: Pemberian pendampingan pembacaan teks soal secara netral tanpa memberi petunjuk jawaban bagi murid yang memiliki hambatan kelancaran membaca (akomodasi akses tanpa mengubah tuntutan kompetensi).
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pengecekan kesiapan alat tulis dan konfirmasi pemahaman petunjuk teknis mencocokkan garis pada lembar kerja (acuan: murid paham format penarikan garis dari nama malaikat di kolom kiri ke deskripsi tugas di kolom kanan).
Proses:- Observasi keteraturan dan kemandirian pengerjaan lembar kerja mencocokkan nama malaikat dan tugasnya serta ketertiban antrean tanya jawab lisan.
Sumatif Bab:- penugasan memasangkan kartu gambar/simbol tugas malaikat serentak dan tanya jawab lisan bergiliran: hasil lembar kerja memasangkan nama dan tugas malaikat serta jawaban lisan singkat murid tentang rasa diawasi malaikat dalam berbuat baik
- penugasan mencocokkan visual serentak: lembar kerja murid berisi kegiatan menarik garis/menempel stiker yang memasangkan 10 nama malaikat dengan tugas utamanya yang dikerjakan seluruh kelas bersamaan (45 menit; kelompok; instrumen: kunci jawaban lembar pencocokan dan pedoman penskoran)
- tanya jawab lisan dan refleksi sikap bergiliran: jawaban lisan 2 pertanyaan singkat murid saat dipanggil ke meja guru (2 menit per murid x 28 murid = 56 menit, muat satu kelas) mengenai contoh perbuatan jujur/baik karena meyakini ada malaikat Raqib dan Atid yang mencatat perbuatan (60 menit; individual; instrumen: lembar observasi dan rubrik penilaian keyakinan sikap)
Sumatif:- penugasan memasangkan kartu gambar/simbol tugas malaikat serentak dan tanya jawab lisan bergiliran: hasil lembar kerja memasangkan nama dan tugas malaikat serta jawaban lisan singkat murid tentang rasa diawasi malaikat dalam berbuat baik
- penugasan mencocokkan visual serentak: lembar kerja murid berisi kegiatan menarik garis/menempel stiker yang memasangkan 10 nama malaikat dengan tugas utamanya yang dikerjakan seluruh kelas bersamaan (45 menit; kelompok; instrumen: kunci jawaban lembar pencocokan dan pedoman penskoran)
- tanya jawab lisan dan refleksi sikap bergiliran: jawaban lisan 2 pertanyaan singkat murid saat dipanggil ke meja guru (2 menit per murid x 28 murid = 56 menit, muat satu kelas) mengenai contoh perbuatan jujur/baik karena meyakini ada malaikat Raqib dan Atid yang mencatat perbuatan (60 menit; individual; instrumen: lembar observasi dan rubrik penilaian keyakinan sikap)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Ketepatan Memasangkan Nama Malaikat dan Tugasnya (TP 2.7.1) | Memasangkan dengan tepat 1 sampai 4 pasangan nama dan tugas malaikat dari 10 pasangan acuan (Acuan: Jibril-wahyu, Mikail-rezeki, Israfil-sangkakala, Izrail-nyawa, Munkar-tanya kubur, Nakir-tanya kubur, Raqib-amal baik, Atid-amal buruk, Malik-neraka, Ridwan-surga). | Memasangkan dengan tepat 5 sampai 6 pasangan nama dan tugas malaikat dari 10 pasangan acuan. | Memasangkan dengan tepat 7 sampai 8 pasangan nama dan tugas malaikat dari 10 pasangan acuan. | Memasangkan dengan tepat 9 sampai 10 pasangan nama dan tugas malaikat dari 10 pasangan acuan. | | Keyakinan terhadap Pengawasan Malaikat dalam Perbuatan (TP 2.7.2) | Belum mampu memberikan contoh perbuatan baik terkait pengawasan malaikat Raqib dan belum menunjukkan kesadaran rasa diawasi malaikat Atid. | Mampu memberikan 1 contoh perbuatan baik terkait pengawasan malaikat Raqib, namun belum mampu mengungkapkan rasa diawasi malaikat Atid saat ingin berbuat buruk. | Mampu memberikan 1 contoh perbuatan baik/jujur karena diawasi malaikat Raqib dan menyatakan rasa takut/malu berbuat buruk karena diawasi malaikat Atid dengan arahan pemantik guru. | Mampu menjelaskan secara mandiri dan meyakinkan contoh konkret perbuatan baik/jujur karena pengawasan malaikat Raqib serta kesadaran menahan diri dari perbuatan buruk karena keyakinan adanya malaikat Atid. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu tanya jawab lisan bergiliran (2 menit per murid) berjalan efektif dan tidak mengganggu ketertiban kelas?
- Bagaimana tingkat pemahaman dan keyakinan murid terkait keberadaan malaikat dan pengawasannya dalam kehidupan nyata?
Murid:- Apakah kamu merasa terbantu dalam berbuat baik karena tahu malaikat selalu mencatat amalmu?
- Bagian mana dari tugas memasangkan malaikat dan tugasnya yang paling mudah kamu kerjakan?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas II (Kemendikbudristek, 2021)
- Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas II (Kemendikbudristek, 2021)
- Kartu bertuliskan konsep rukun iman dan keberadaan malaikat
- Kartu nama dan tugas malaikat (Index Card Match)
- Lembar Kerja Siswa Menjodohkan Nama Malaikat dan Tugasnya
- Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas II (Kemendikbudristek 2021, Bab 7 Halaman 176-180)
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas II (Kemendikbudristek 2021)
- Gambar 7.2 Buku Siswa (Amal baik dan buruk dicatat oleh malaikat Allah)
- Lembar Kerja/Refleksi Keyakinan 4 Butir Pernyataan
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas II, Kemendikbudristek 2021
- Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas II, Kemendikbudristek 2021
- Lembar Kerja Asesmen Sumatif (Memasangkan Nama Malaikat dan Tugasnya)
- Lembar Observasi Asesmen Lisan Guru
|