Modul AjarPertemuan 3Bab 6Fase ASemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 2: Membaca dan Menghafal Surah al-Kausar dengan Tartil

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 2 dengan topik "Membaca dan Menghafal Surah al-Kausar dengan Tartil". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 2: Membaca dan Menghafal Surah al-Kausar dengan Tartil

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 2

Bab 6 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Membaca dan Menghafal Surah al-Kausar dengan Tartil

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMembaca dan Menghafal Surah al-Kausar dengan Tartil
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui demonstrasi dan latihan berulang (drill and practice), murid dapat membaca Surah al-Kausar dengan tartil sesuai makhārijul ḥurūf
  2. Melalui model pembelajaran kaisa, murid dapat menghafal Surah al-Kausar dengan lancar menggunakan gerakan tangan sesuai terjemah ayat

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apakah kalian tahu surah terpendek di dalam Al-Qur'an?
  2. Mengapa kita perlu menghafal Surah al-Kausar?
  3. Bagaimana cara mudah menghafal surah agar tidak mudah lupa?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru mengondisikan kelas agar murid siap mengikuti pembelajaran dengan nyaman
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: membaca Surah al-Kausar dengan tartil dan menghafalnya dengan gerakan tangan
  • Guru menyampaikan langkah-langkah kegiatan yang akan berlangsung dalam pembelajaran
  • Guru melakukan asesmen awal dengan mengajukan pertanyaan pemantik tentang Surah al-Kausar dan pentingnya menghafal Al-Qur'an
  • Guru mengajak murid berwudu terlebih dahulu sebelum belajar Al-Qur'an (jika memungkinkan)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membentuk murid dalam kelompok kecil (3-4 orang per kelompok)
  • Murid diarahkan membaca ta'awwuz dan basmalah sebelum membaca Surah al-Kausar
  • Guru menayangkan poster atau slide Surah al-Kausar di layar/papan tulis
  • Murid mengamati tulisan Surah al-Kausar dan memperhatikan tanda bacaan gunnah (مَّ، أَمَّا، فَأَمَّا، ثُمَّ، كَلَّا)
  • Guru mendemonstrasikan cara membaca Surah al-Kausar dengan tartil sebanyak dua kali, dengan menekankan makhārijul ḥurūf yang benar
  • Murid menyimak dengan saksama dan memperhatikan gerakan bibir guru saat melafalkan huruf hijaiah
  • Guru menjelaskan bacaan gunnah yang terdapat dalam Surah al-Kausar dengan contoh yang jelas
  • Murid menirukan lafal bacaan gunnah bersama-sama

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membaca Surah al-Kausar ayat per ayat, murid mengikuti dengan suara lantang sebanyak dua kali untuk setiap ayat
  • Guru dan murid membaca Surah al-Kausar secara lengkap bersama-sama sebanyak dua kali
  • Murid membaca Surah al-Kausar secara berkelompok dengan tartil, sementara guru menyimak dan memberikan koreksi langsung
  • Murid secara individu bergantian membaca Surah al-Kausar di depan guru untuk dinilai ketepatan makhārijul ḥurūf dan tartilnya
  • Guru mendemonstrasikan model pembelajaran kaisa: menghafal Surah al-Kausar sambil menggerakkan kedua tangan sesuai arti setiap ayat (ayat 1: gerakan tangan menunjuk ke atas menggambarkan pemberian nikmat dari Allah, ayat 2: gerakan shalat dan berkurban, ayat 3: gerakan memotong/menolak)
  • Murid menirukan guru menghafal Surah al-Kausar dengan gerakan tangan ayat per ayat
  • Murid berlatih secara berkelompok menghafal dengan gerakan tangan, saling menyimak dan mengoreksi
  • Murid mempraktikkan hafalan Surah al-Kausar dengan gerakan tangan secara individu di depan kelompoknya

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid merefleksikan proses belajar: kesulitan yang dihadapi saat membaca dengan tartil dan menghafal dengan gerakan
  • Murid berbagi pengalaman: bagian mana yang paling mudah dan paling sulit saat menghafal Surah al-Kausar
  • Guru mengarahkan murid untuk mengucapkan kalimat afirmasi: 'Aku bisa membaca Surah al-Kausar dengan tartil' secara berulang-ulang
  • Murid merefleksikan makna Surah al-Kausar dalam kehidupan sehari-hari: bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah dengan beribadah dan berbuat baik
  • Murid mengisi rubrik 'Keterampilanku' dengan memberi tanda centang pada kemampuan yang sudah dikuasai
  • Guru memberikan apresiasi dan penguatan positif kepada semua murid atas usaha dan pencapaian mereka

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta beberapa murid membaca dan menghafal Surah al-Kausar secara individu
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: pentingnya membaca Al-Qur'an dengan tartil dan menghafal dengan cara yang menyenangkan
  • Guru memberikan penguatan tentang keutamaan membaca dan menghafal Al-Qur'an
  • Guru memberikan tindak lanjut: murid diminta mengulang hafalan Surah al-Kausar di rumah bersama orang tua dengan gerakan tangan
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa kafaratul majelis dan mengucapkan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang kesulitan fokus pada ayat per ayat terlebih dahulu, sedangkan murid yang cepat dapat langsung membaca keseluruhan surah
  • Proses: Murid yang membutuhkan bantuan lebih dapat berlatih berpasangan dengan teman yang sudah lancar (peer tutoring), sedangkan murid yang sudah lancar dapat menjadi tutor sebaya dan membantu temannya
  • Produk: Murid yang belum lancar menghafal dapat menunjukkan hafalan 1-2 ayat saja dengan gerakan tangan, sedangkan murid yang sudah lancar dapat menghafal seluruh surah dengan gerakan tangan dan menambahkan ekspresi wajah yang sesuai

ASESMEN

Awal:

  • Guru mengajukan pertanyaan lisan: 'Siapa yang sudah pernah mendengar Surah al-Kausar? Apakah kalian tahu artinya?'
  • Guru meminta murid membaca beberapa huruf hijaiah bersambung untuk mengecek kemampuan dasar membaca Al-Qur'an
  • Guru menanyakan pengalaman murid dalam menghafal surah-surah pendek sebelumnya

Proses:

  • Observasi ketepatan makhārijul ḥurūf saat murid membaca Surah al-Kausar ayat per ayat
  • Observasi kemampuan murid menerapkan bacaan gunnah dengan benar
  • Observasi partisipasi dan kerja sama murid dalam kelompok saat berlatih membaca dan menghafal
  • Penilaian kinerja saat murid mempraktikkan hafalan dengan gerakan tangan secara berkelompok
  • Catatan anekdot tentang kemajuan dan kesulitan murid selama proses pembelajaran

Akhir:

  • Tes praktik individu: murid membaca Surah al-Kausar dengan tartil di depan guru
  • Tes hafalan individu: murid menghafal Surah al-Kausar dengan gerakan tangan di depan guru
  • Penilaian rubrik untuk mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran
  • Pengisian lembar 'Keterampilanku' oleh murid sebagai bentuk penilaian diri

Formatif:

  • Observasi selama murid membaca Surah al-Kausar secara berkelompok dan individu
  • Penilaian kinerja saat murid mendemonstrasikan hafalan dengan gerakan tangan
  • Tanya jawab tentang bacaan gunnah dan tartil

Sumatif:

  • Tes praktik membaca Surah al-Kausar dengan tartil sesuai makhārijul ḥurūf
  • Tes hafalan Surah al-Kausar dengan gerakan tangan sesuai terjemah ayat
  • Penilaian dengan rubrik keterampilan membaca dan menghafal

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Membaca Surah al-Kausar dengan tartil sesuai makhārijul ḥurūfMembaca dengan banyak kesalahan makhārijul ḥurūf (lebih dari 5 kesalahan), tidak menerapkan bacaan gunnah, dan belum lancarMembaca dengan beberapa kesalahan makhārijul ḥurūf (3-5 kesalahan), kadang menerapkan bacaan gunnah, dan kurang lancarMembaca dengan sedikit kesalahan makhārijul ḥurūf (1-2 kesalahan), menerapkan bacaan gunnah dengan cukup baik, dan cukup lancarMembaca dengan tepat sesuai makhārijul ḥurūf tanpa kesalahan, menerapkan bacaan gunnah dengan benar, dan sangat lancar
Menghafal Surah al-Kausar dengan gerakan tanganBelum hafal atau hanya hafal sebagian kecil (kurang dari 1 ayat), gerakan tangan tidak sesuai, dan memerlukan bantuan terus-menerusHafal 1-2 ayat dengan sering terbata-bata, gerakan tangan kurang sesuai dengan makna, dan masih memerlukan bantuanHafal keseluruhan surah dengan sedikit terbata-bata, gerakan tangan cukup sesuai dengan makna, dan sesekali memerlukan bantuanHafal keseluruhan surah dengan lancar tanpa terbata-bata, gerakan tangan sangat sesuai dengan makna ayat, dan mandiri tanpa bantuan
Penerapan bacaan gunnahTidak menerapkan bacaan gunnah atau membaca dengan cara yang salahMenerapkan bacaan gunnah tetapi masih sering keliru dalam panjang pendeknya (kurang dari 2 harakat atau lebih dari 2 harakat)Menerapkan bacaan gunnah dengan cukup tepat (mendekati 2 harakat) pada sebagian besar lafalMenerapkan bacaan gunnah dengan tepat dan konsisten (2 harakat) pada semua lafal yang seharusnya
Partisipasi dan sikap dalam pembelajaranPasif, tidak mengikuti instruksi, dan mengganggu temanKadang aktif, sesekali mengikuti instruksi, dan cukup menghormati temanAktif berpartisipasi, mengikuti instruksi dengan baik, dan menghormati temanSangat aktif, antusias, mengikuti semua instruksi dengan baik, membantu teman, dan menunjukkan adab yang baik

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah metode drill and practice dan kaisa efektif untuk membantu murid membaca dengan tartil dan menghafal Surah al-Kausar?
  • Bagian mana dari pembelajaran yang paling menarik bagi murid dan bagian mana yang perlu diperbaiki?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid yang beragam?
  • Apakah alokasi waktu mencukupi untuk semua kegiatan, terutama untuk latihan individu?
  • Apa yang perlu saya tingkatkan dalam mendemonstrasikan bacaan tartil dan gerakan tangan agar lebih mudah ditiru murid?

Refleksi Murid:

  • Bagian mana dari Surah al-Kausar yang menurutmu paling mudah dihafal? Mengapa?
  • Bagian mana yang menurutmu paling sulit? Apa yang membuatnya sulit?
  • Apakah gerakan tangan membantumu mengingat hafalan? Bagaimana rasanya?
  • Apa yang kamu rasakan ketika berhasil membaca Surah al-Kausar dengan tartil?
  • Apa yang akan kamu lakukan di rumah agar hafalanmu semakin lancar?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas II (Kemendikbudristek, 2021)
  2. Buku Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas II (Kemendikbudristek, 2021)
  3. Al-Qur'an mushaf untuk murid atau poster Surah al-Kausar
  4. Audio murrattal Surah al-Kausar (dari Qari anak-anak atau Qari terkenal)
  5. Video pembelajaran Surah al-Kausar (jika tersedia)
  6. Laptop, LCD projector, dan speaker aktif untuk menampilkan media pembelajaran
  7. Papan tulis, spidol, dan alat tulis
  8. Kartu huruf hijaiah atau kartu ayat Surah al-Kausar untuk media pembelajaran tambahan

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.