Modul AjarPertemuan 4Bab 5Fase ASemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 2: Asesmen Sumatif Bab 5: Kisah Nabi Nuh a.s.

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 2 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 5: Kisah Nabi Nuh a.s.". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 2: Asesmen Sumatif Bab 5: Kisah Nabi Nuh a.s.

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 2

Bab 5 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 5: Kisah Nabi Nuh a.s.

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikAsesmen Sumatif Bab 5: Kisah Nabi Nuh a.s.
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui asesmen tertulis dan lisan, murid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang biografi, dakwah, serta sikap sabar dan kerja keras Nabi Nuh a.s. sebagai bukti keyakinan terhadap kebenaran kisah nabi dan rasul Allah Swt.
  2. Melalui unjuk kerja menceritakan kembali, murid dapat menyampaikan sikap-sikap yang dapat diteladani dari kisah Nabi Nuh a.s. dan menghubungkannya dengan perilaku akhlak terpuji dalam kehidupan sehari-hari dengan benar.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang paling kalian ingat dari kisah Nabi Nuh a.s. yang sudah kita pelajari?
  2. Sikap apa saja yang bisa kita tiru dari Nabi Nuh a.s. dalam kehidupan sehari-hari?
  3. Mengapa Nabi Nuh a.s. terus berdakwah meskipun banyak yang menolaknya?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama.
  • Guru melakukan presensi dan mengecek kesiapan murid untuk mengikuti asesmen.
  • Guru menyampaikan tujuan asesmen: mengukur pemahaman tentang kisah Nabi Nuh a.s. dan kemampuan meneladani sikap beliau.
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik dengan tanya jawab ringan: 'Siapa yang masih ingat nama nabi yang membuat kapal besar?' dan 'Berapa lama Nabi Nuh a.s. berdakwah?'
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk mengingatkan materi: 'Apa yang paling kalian ingat dari kisah Nabi Nuh a.s.?' dan 'Sikap apa yang paling kalian kagumi dari beliau?'
  • Guru menjelaskan tahapan asesmen: bagian tertulis, lisan, dan unjuk kerja menceritakan kembali.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Kemandirian):

  • Guru membagikan lembar soal asesmen tertulis yang berisi 10 soal pilihan ganda dan 5 soal isian singkat tentang biografi, dakwah, sikap sabar, dan kerja keras Nabi Nuh a.s.
  • Murid mengerjakan soal tertulis secara mandiri dengan waktu 20 menit.
  • Guru memantau proses pengerjaan dan memberikan bantuan minimal hanya untuk memastikan murid memahami instruksi soal.
  • Setelah selesai, guru mengumpulkan lembar jawaban dan memberikan jeda singkat.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru melanjutkan dengan asesmen lisan secara acak memanggil 8-10 murid untuk menjawab pertanyaan seputar keteladanan Nabi Nuh a.s.
  • Pertanyaan lisan meliputi: 'Apa yang bisa kamu lakukan untuk meniru sikap sabar Nabi Nuh a.s. di rumah?' dan 'Bagaimana cara kamu bekerja keras dalam belajar seperti Nabi Nuh a.s. membuat kapal?'
  • Guru mencatat respons murid dan memberikan umpan balik singkat.
  • Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (3-4 orang) untuk persiapan unjuk kerja menceritakan kembali.
  • Setiap kelompok menunjuk satu perwakilan untuk menceritakan kembali kisah Nabi Nuh a.s. dengan bahasa sendiri di depan kelas.
  • Perwakilan kelompok tampil secara bergiliran (5-7 menit per kelompok) menceritakan urutan kisah: dakwah Nabi Nuh a.s., penolakan kaumnya, perintah Allah Swt. membuat kapal, banjir besar, dan keselamatan orang beriman.
  • Murid lain menyimak dan diberi kesempatan bertanya atau menambahkan.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memandu refleksi dengan meminta murid menuliskan satu komitmen pribadi untuk meneladani Nabi Nuh a.s. dalam kehidupan sehari-hari pada lembar refleksi.
  • Beberapa murid diminta membagikan komitmen mereka secara sukarela.
  • Guru memberikan apresiasi dan penguatan: 'Sikap sabar dan kerja keras Nabi Nuh a.s. bisa kita tiru dengan bersabar saat belajar sulit dan bekerja keras mengejar cita-cita.'
  • Murid merefleksikan proses asesmen: 'Bagian mana yang paling mudah? Mana yang masih perlu diperbaiki?'
  • Guru mencatat hasil refleksi sebagai bahan evaluasi pembelajaran.

Penutup:

  • Guru merangkum hasil asesmen dan memberikan apresiasi atas usaha semua murid.
  • Guru memberikan motivasi: 'Kalian sudah belajar banyak dari kisah Nabi Nuh a.s. Terus teladani sikap sabar dan kerja kerasnya dalam kehidupan sehari-hari.'
  • Guru menyampaikan rencana tindak lanjut: murid yang belum mencapai target akan mendapat bimbingan tambahan, dan yang sudah mahir diminta membantu teman sebaya.
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat memahami diberi soal pengayaan berupa esai pendek tentang penerapan sikap sabar dalam situasi konkret. Murid yang lambat diberi bantuan visual berupa gambar urutan kisah Nabi Nuh a.s. untuk membantu menceritakan kembali.
  • Proses: Murid yang belum lancar berbicara diberi waktu persiapan lebih lama dan boleh menggunakan catatan kecil saat unjuk kerja. Murid yang sudah mahir diminta menambahkan hikmah atau pelajaran moral dalam cerita mereka.
  • Produk: Murid dapat memilih bentuk unjuk kerja: menceritakan secara lisan, menggambar komik sederhana dengan narasi, atau merekam video pendek cerita (bagi yang memiliki akses teknologi).

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab diagnostik singkat untuk mengecek ingatan murid tentang tokoh utama dan fakta dasar kisah Nabi Nuh a.s.
  • Pertanyaan pemantik untuk mengaktifkan prior knowledge: 'Siapa yang masih ingat berapa lama Nabi Nuh a.s. berdakwah?' dan 'Apa yang dibuat Nabi Nuh a.s. atas perintah Allah Swt.?'

Proses:

  • Observasi kemandirian dan konsentrasi saat mengerjakan soal tertulis.
  • Penilaian lisan dengan rubrik sederhana: kemampuan menjawab pertanyaan, relevansi jawaban dengan konteks kehidupan sehari-hari, dan kepercayaan diri.
  • Catatan anekdotal selama unjuk kerja menceritakan kembali: urutan cerita, penggunaan bahasa sendiri, dan kemampuan menghubungkan dengan nilai keteladanan.
  • Penilaian sejawat: murid memberi tanggapan positif terhadap penampilan teman (opsional, dengan bimbingan guru).

Akhir:

  • Koreksi dan penilaian tes tertulis dengan kunci jawaban standar.
  • Penilaian unjuk kerja menceritakan kembali menggunakan rubrik 4 level.
  • Evaluasi lembar refleksi: kedalaman pemahaman tentang keteladanan dan kualitas komitmen pribadi.
  • Rekapitulasi nilai untuk menentukan ketercapaian tujuan pembelajaran dan tindak lanjut.

Formatif:

  • Observasi selama murid mengerjakan soal tertulis: kemandirian, konsentrasi, dan manajemen waktu.
  • Penilaian lisan melalui tanya jawab tentang penerapan keteladanan Nabi Nuh a.s. dalam kehidupan sehari-hari.
  • Catatan anekdotal saat unjuk kerja menceritakan kembali: kelancaran, urutan cerita, dan koneksi dengan nilai akhlak.

Sumatif:

  • Tes tertulis pilihan ganda dan isian singkat tentang biografi, dakwah, sikap sabar, dan kerja keras Nabi Nuh a.s.
  • Unjuk kerja menceritakan kembali kisah Nabi Nuh a.s. dengan rubrik penilaian: kelengkapan isi, urutan cerita, kejelasan penyampaian, dan koneksi dengan keteladanan.
  • Lembar refleksi tertulis tentang komitmen meneladani sikap Nabi Nuh a.s.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman biografi dan dakwah Nabi Nuh a.s. (tes tertulis)Menjawab benar kurang dari 50% soal, belum memahami fakta dasar tentang Nabi Nuh a.s.Menjawab benar 50-64% soal, memahami sebagian kecil fakta tentang biografi dan dakwah Nabi Nuh a.s.Menjawab benar 65-84% soal, memahami sebagian besar fakta tentang biografi, dakwah, sikap sabar, dan kerja keras Nabi Nuh a.s.Menjawab benar 85-100% soal, memahami secara menyeluruh biografi, dakwah, sikap sabar, dan kerja keras Nabi Nuh a.s. dengan detail tepat.
Unjuk kerja menceritakan kembali kisah Nabi Nuh a.s.Cerita tidak runtut, banyak informasi penting yang terlewat, belum menunjukkan pemahaman urutan kisah.Cerita cukup runtut tetapi masih ada informasi penting yang terlewat, menyebutkan 2-3 poin utama kisah.Cerita runtut dan lengkap, menyebutkan 4-5 poin utama (dakwah, penolakan, kapal, banjir, keselamatan), disampaikan dengan cukup jelas.Cerita sangat runtut, lengkap, dan jelas, menyebutkan semua poin utama dengan detail, disampaikan dengan percaya diri dan bahasa sendiri.
Penerapan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari (lisan dan refleksi)Belum mampu menyebutkan contoh konkret penerapan sikap sabar atau kerja keras dalam kehidupan sehari-hari.Mampu menyebutkan 1 contoh penerapan sikap sabar atau kerja keras tetapi masih umum dan belum spesifik.Mampu menyebutkan 2 contoh konkret penerapan sikap sabar dan kerja keras dalam konteks kehidupan sehari-hari dengan cukup relevan.Mampu menyebutkan 2-3 contoh konkret dan spesifik penerapan sikap sabar dan kerja keras, menunjukkan pemahaman mendalam tentang keteladanan Nabi Nuh a.s., serta berkomitmen menerapkannya.
Sikap spiritual dan sosial selama asesmenKurang fokus, belum menunjukkan kesungguhan dalam mengerjakan asesmen, sering membutuhkan peringatan.Cukup fokus tetapi masih perlu diingatkan, menunjukkan usaha namun belum optimal, sesekali kurang percaya diri.Fokus dan mandiri selama asesmen, menunjukkan kesungguhan, percaya diri saat unjuk kerja, menghormati giliran teman.Sangat fokus, mandiri, dan tekun selama asesmen, menunjukkan keyakinan dalam menjawab, percaya diri tinggi saat unjuk kerja, mendukung dan menghargai teman.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah instrumen asesmen (tertulis, lisan, unjuk kerja) sudah mampu mengukur pemahaman murid tentang kisah dan keteladanan Nabi Nuh a.s. secara menyeluruh?
  • Bagian mana dari asesmen yang paling menantang bagi murid, dan apa yang perlu diperbaiki dalam pembelajaran selanjutnya?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah membantu semua murid menunjukkan kemampuan terbaiknya?
  • Bagaimana saya bisa lebih efektif memfasilitasi asesmen yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan bagi murid?

Refleksi Murid:

  • Bagian asesmen mana yang paling mudah buatmu? Mengapa?
  • Apa yang kamu rasakan saat menceritakan kembali kisah Nabi Nuh a.s. di depan teman-teman?
  • Sikap apa dari Nabi Nuh a.s. yang akan kamu terapkan mulai hari ini?
  • Apa yang masih ingin kamu pelajari lebih lanjut tentang kisah Nabi Nuh a.s.?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas 2, Kemendikbudristek RI, 2021
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas 2, Kemendikbudristek RI, 2021
  3. Lembar soal asesmen tertulis (pilihan ganda dan isian singkat)
  4. Lembar refleksi murid
  5. Gambar atau kartu urutan kisah Nabi Nuh a.s. (untuk diferensiasi)
  6. Rubrik penilaian unjuk kerja
  7. Papan tulis dan spidol untuk mencatat poin-poin penting selama asesmen lisan

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.