Modul AjarPertemuan 2Bab 5Fase ASemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 2: Dakwah Nabi Nuh a.s. kepada Umatnya

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 2 dengan topik "Dakwah Nabi Nuh a.s. kepada Umatnya". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 2: Dakwah Nabi Nuh a.s. kepada Umatnya

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 2

Bab 5 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Dakwah Nabi Nuh a.s. kepada Umatnya

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikDakwah Nabi Nuh a.s. kepada Umatnya
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui pengamatan gambar dan tanya jawab (cooperative script), murid dapat menjelaskan cara dakwah Nabi Nuh a.s. kepada umatnya — termasuk seruan untuk menyembah Allah Swt. dan menjauhi kemusyrikan — dengan baik
  2. Melalui diskusi kelompok tentang dakwah Nabi Nuh a.s., murid dapat meyakini dengan sungguh-sungguh kebenaran dakwah Nabi Nuh a.s. sebagai wujud iman kepada Allah Swt. dan rasul-Nya

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana dakwah Nabi Nuh a.s. kepada kaumnya?
  2. Apa yang disampaikan Nabi Nuh a.s. kepada umatnya yang menyembah berhala?
  3. Mengapa Nabi Nuh a.s. tetap sabar walaupun dihina dan dicaci kaumnya?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama dengan khusyuk
  • Guru mengecek kehadiran dan kesiapan murid
  • Guru mengondisikan suasana belajar yang menyenangkan dengan mengajak murid bernyanyi lagu 'Nabi Nuh a.s.' dan bertepuk tangan sebagai motivasi belajar
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan kembali siapakah Nabi Nuh a.s. (mengingat pertemuan sebelumnya tentang biografi Nabi Nuh a.s.)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan langkah-langkah kegiatan yang akan berlangsung
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana dakwah Nabi Nuh a.s. kepada kaumnya yang menyembah berhala?'

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membagi murid menjadi kelompok berpasangan (2 anak per kelompok) untuk model cooperative script
  • Guru menampilkan gambar dakwah Nabi Nuh a.s. kepada kaumnya (gambar Nabi Nuh a.s. berdakwah dan dicaci maki)
  • Murid mengamati gambar dengan saksama dan penuh kesadaran
  • Guru memberikan pertanyaan penggalian: 'Apa yang kalian lihat dari gambar tersebut? Bagaimana perasaan Nabi Nuh a.s.?'
  • Murid membaca teks tentang dakwah Nabi Nuh a.s. pada buku siswa halaman 126-127 dengan pasangannya
  • Masing-masing murid dalam kelompok secara bergantian membacakan materi dakwah Nabi Nuh a.s.
  • Murid yang satu membaca, yang lainnya mendengarkan dengan penuh perhatian
  • Guru memfasilitasi murid menemukan poin-poin penting: (1) Kaum Nabi Nuh a.s. menyembah berhala, berbuat zalim, sombong, dan sewenang-wenang, (2) Nabi Nuh a.s. mengajak mereka menyembah Allah Swt. dan beramal saleh, (3) Kaumnya tidak peduli dan malah menghina, (4) Nabi Nuh a.s. tetap sabar dan terus berdakwah

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dalam kelompok berpasangan secara bergantian menjelaskan cara dakwah Nabi Nuh a.s. dengan bahasa sendiri
  • Murid yang mendengarkan memberikan koreksi dan masukan kepada pasangannya dengan sopan
  • Guru memfasilitasi tanya jawab antar pasangan: 'Apa seruan utama Nabi Nuh a.s.? Mengapa kaumnya menolak? Bagaimana sikap Nabi Nuh a.s.?'
  • Beberapa pasangan maju ke depan kelas untuk mempresentasikan hasil diskusinya tentang dakwah Nabi Nuh a.s.
  • Murid lain mendengarkan dan memberikan tanggapan atau pertanyaan
  • Guru memberikan penguatan: dakwah Nabi Nuh a.s. mengajarkan kita untuk selalu mengajak kepada kebenaran (menyembah Allah Swt.), sabar, dan tidak mudah menyerah
  • Murid mengaitkan dengan kehidupan sehari-hari: 'Bagaimana kita bisa meniru kesabaran Nabi Nuh a.s. saat mengajak teman berbuat baik?'

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membimbing murid melakukan refleksi dengan pertanyaan: 'Apa yang kalian rasakan setelah belajar tentang dakwah Nabi Nuh a.s.?'
  • Murid berbagi perasaan dan pemahaman mereka secara lisan
  • Guru mengajak murid merefleksikan: 'Apa hikmah dari kesabaran Nabi Nuh a.s. yang bisa kita terapkan?'
  • Murid menuliskan satu komitmen pribadi: sikap sabar seperti apa yang akan mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari (contoh: sabar saat mengajari adik, sabar saat teman tidak mau mendengarkan nasihat)
  • Guru memberikan apresiasi atas partisipasi dan pemahaman murid dengan penuh kehangatan

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan memberikan pertanyaan lisan atau tugas tertulis singkat (lihat bagian asesmen akhir)
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: Nabi Nuh a.s. berdakwah dengan sabar mengajak kaumnya menyembah Allah Swt. dan meninggalkan berhala, meskipun dihina dan ditolak
  • Guru memberikan penguatan nilai karakter: keyakinan kepada Allah Swt., kesabaran, dan keteguhan dalam kebenaran
  • Guru meminta murid melakukan refleksi diri (bagian refleksi murid)
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya (Sikap Sabar dan Kerja Keras Nabi Nuh a.s.)
  • Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang belum lancar membaca: guru menyediakan gambar visual lebih banyak dan guru membacakan teks dengan suara jelas. Untuk murid cepat: diberikan bacaan tambahan tentang 950 tahun dakwah Nabi Nuh a.s. atau tugas membuat pohon silsilah Nabi Nuh a.s.
  • Proses: Murid yang pemalu dapat berpasangan dengan teman yang lebih aktif untuk saling melengkapi. Murid yang cepat dapat menjadi tutor sebaya dalam kelompok. Guru memberikan scaffolding lebih intensif kepada kelompok yang kesulitan dengan pertanyaan penuntun.
  • Produk: Murid dapat memilih cara menyampaikan pemahamannya: lisan (bercerita), tulisan sederhana (poin-poin), atau gambar (menggambar dakwah Nabi Nuh a.s.). Untuk murid cepat: dapat membuat komik sederhana tentang dakwah Nabi Nuh a.s.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: 'Siapakah Nabi Nuh a.s.? Apa yang kalian ingat tentang beliau?'
  • Pertanyaan pemantik: 'Apa yang kalian ketahui tentang dakwah? Pernahkah kalian mengajak teman berbuat baik?'

Proses:

  • Observasi saat murid membaca dan menjelaskan materi kepada pasangannya (kemampuan memahami dan mengomunikasikan)
  • Penilaian keterampilan bertanya dan menjawab dalam tanya jawab
  • Catatan guru tentang keaktifan, kerjasama, dan pemahaman murid selama diskusi kelompok
  • Penilaian presentasi kelompok: kejelasan, kelengkapan, dan kepercayaan diri

Akhir:

  • Tugas tertulis individu: Beri tanda (√) pada kolom benar atau salah untuk 4-5 pernyataan tentang dakwah Nabi Nuh a.s. (contoh: 'Nabi Nuh a.s. mengajak kaumnya menyembah Allah Swt.' [Benar], 'Kaum Nabi Nuh a.s. langsung beriman.' [Salah])
  • Penilaian lisan: 2-3 murid dipilih acak untuk menjelaskan cara dakwah Nabi Nuh a.s.
  • Refleksi tertulis sederhana: murid menuliskan satu sikap sabar Nabi Nuh a.s. yang akan ditiru

Formatif:

  • Observasi aktivitas murid saat berpasangan membaca dan menjelaskan materi
  • Penilaian proses saat tanya jawab dan diskusi kelompok
  • Catatan anekdot tentang partisipasi dan pemahaman murid

Sumatif:

  • Tugas tertulis: memberikan tanda (√) pada kolom benar atau salah tentang pernyataan dakwah Nabi Nuh a.s.
  • Penilaian lisan: murid menjelaskan cara dakwah Nabi Nuh a.s. dengan bahasa sendiri
  • Penilaian sikap: keyakinan dan penghayatan terhadap dakwah Nabi Nuh a.s.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Dakwah Nabi Nuh a.s.Belum dapat menjelaskan cara dakwah Nabi Nuh a.s. atau menyebutkan seruan utamanyaDapat menyebutkan bahwa Nabi Nuh a.s. berdakwah, tetapi belum dapat menjelaskan isi dakwahnya dengan lengkapDapat menjelaskan bahwa Nabi Nuh a.s. mengajak kaumnya menyembah Allah Swt. dan meninggalkan berhala dengan cukup baikDapat menjelaskan dengan lengkap dan jelas cara dakwah Nabi Nuh a.s., termasuk seruan menyembah Allah Swt., meninggalkan berhala, sikap kaumnya, dan kesabaran Nabi Nuh a.s.
Keyakinan terhadap Kebenaran Dakwah Nabi Nuh a.s.Belum menunjukkan keyakinan atau penghayatan terhadap kebenaran dakwah Nabi Nuh a.s.Mulai meyakini dakwah Nabi Nuh a.s., tetapi masih memerlukan banyak bimbinganMeyakini dengan baik kebenaran dakwah Nabi Nuh a.s. sebagai wujud iman kepada Allah Swt. dan rasul-NyaMeyakini dengan sungguh-sungguh kebenaran dakwah Nabi Nuh a.s. dan dapat menjelaskan kaitannya dengan iman kepada Allah Swt. dan rasul-Nya serta menunjukkan komitmen untuk menerapkan nilai kesabaran
Keterampilan Berkomunikasi dan BerkolaborasiBelum dapat berkomunikasi atau bekerjasama dengan pasangan dalam kelompokMulai berkomunikasi dan bekerjasama, tetapi masih pasif atau memerlukan banyak doronganBerkomunikasi dan bekerjasama dengan cukup baik, dapat bergantian membaca dan menjelaskan materiBerkomunikasi dengan jelas dan bekerjasama dengan sangat baik, aktif bertanya, mendengarkan, memberikan masukan, dan menghargai pasangan
Sikap dan PartisipasiBelum menunjukkan antusiasme atau partisipasi dalam pembelajaranMulai berpartisipasi, tetapi masih memerlukan motivasi eksternalBerpartisipasi dengan baik, menunjukkan antusiasme dan keseriusan dalam belajarSangat antusias dan aktif berpartisipasi, menunjukkan inisiatif, rasa ingin tahu, dan sikap menghargai dalam setiap kegiatan pembelajaran

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah tujuan pembelajaran tercapai? Indikator apa yang menunjukkan murid memahami dakwah Nabi Nuh a.s.?
  • Bagaimana efektivitas model cooperative script dan tanya jawab dalam pembelajaran ini?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
  • Apa tantangan yang dihadapi dalam pembelajaran ini dan bagaimana mengatasinya di pertemuan berikutnya?
  • Bagaimana saya dapat lebih memfasilitasi penguatan keyakinan (aspek afektif) murid terhadap dakwah Nabi Nuh a.s.?

Refleksi Murid:

  • Apa yang aku pelajari hari ini tentang dakwah Nabi Nuh a.s.?
  • Bagaimana perasaanku setelah belajar tentang kesabaran Nabi Nuh a.s.?
  • Apa yang paling berkesan bagiku dari kisah dakwah Nabi Nuh a.s.?
  • Sikap sabar seperti apa yang akan aku tiru dari Nabi Nuh a.s. dalam kehidupan sehari-hari?
  • Apa yang masih ingin aku ketahui lebih lanjut tentang Nabi Nuh a.s.?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 2 SD (Kemendikbudristek, 2021), halaman 126-127
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 2 SD (Kemendikbudristek, 2021), halaman 143-144
  3. Poster atau gambar dakwah Nabi Nuh a.s. (gambar Nabi Nuh a.s. berdakwah dan dicaci kaumnya)
  4. Video dakwah Nabi Nuh a.s. (opsional, jika tersedia LCD projector dan speaker)
  5. Papan tulis, spidol, dan alat tulis murid
  6. Al-Qur'an (untuk referensi ayat tentang kisah Nabi Nuh a.s., seperti QS. Nuh)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.