Modul AjarPertemuan 6Bab 4Fase ASemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 2: Asesmen Sumatif Bab 4: Alhamdulillah, Aku Bisa Salat

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 2 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 4: Alhamdulillah, Aku Bisa Salat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 2: Asesmen Sumatif Bab 4: Alhamdulillah, Aku Bisa Salat

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 2

Bab 4 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 4: Alhamdulillah, Aku Bisa Salat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikAsesmen Sumatif Bab 4: Alhamdulillah, Aku Bisa Salat
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui tes tertulis (pilihan ganda, isian, dan uraian), murid dapat menunjukkan pemahaman tentang ketentuan azan, ikamah, dan salat fardu dengan benar
  2. Melalui asesmen praktik, murid dapat mendemonstrasikan gerakan dan bacaan salat fardu secara lengkap dan benar sebagai bukti ketercapaian kompetensi bab ini

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang kalian rasakan setelah belajar tentang azan, ikamah, dan salat fardu selama ini?
  2. Apakah kalian sudah siap menunjukkan apa yang sudah kalian pelajari tentang salat?
  3. Bagaimana perasaan kalian jika bisa melaksanakan salat dengan benar?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan kesiapan murid mengikuti asesmen sumatif
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: menunjukkan pemahaman dan keterampilan tentang azan, ikamah, dan salat fardu melalui tes tertulis dan praktik
  • Guru memberikan motivasi bahwa asesmen ini adalah kesempatan untuk menunjukkan hasil belajar selama bab 4
  • Guru menjelaskan tahapan asesmen: bagian tertulis (30 menit) dan bagian praktik (40 menit)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membagikan lembar soal asesmen tertulis kepada setiap murid
  • Guru menjelaskan petunjuk pengerjaan: soal pilihan ganda (10 soal), isian singkat (5 soal), dan uraian (3 soal) tentang ketentuan azan, ikamah, dan salat fardu
  • Murid membaca dan memahami setiap soal dengan saksama sebelum menjawab
  • Murid mengerjakan soal tertulis secara mandiri dengan tenang dan jujur (waktu 30 menit)
  • Guru mengawasi jalannya tes tertulis dan memastikan tidak ada murid yang mengalami kesulitan memahami instruksi

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Setelah tes tertulis selesai, guru mengumpulkan lembar jawaban murid
  • Guru menjelaskan tahap asesmen praktik: setiap murid akan mendemonstrasikan gerakan dan bacaan salat fardu (salat Zuhur sebagai contoh) secara individual
  • Guru menyiapkan area praktik yang bersih dan nyaman (menggelar sajadah atau tikar)
  • Murid dipanggil satu per satu untuk mempraktikkan salat fardu di hadapan guru
  • Guru mengobservasi dan menilai menggunakan lembar observasi: ketepatan gerakan (takbiratul ihram, ruku, sujud, duduk, salam) dan kebenaran bacaan (niat, doa iftitah, Al-Fatihah, bacaan ruku dan sujud, tasyahud, salam)
  • Murid lain menunggu giliran dengan tertib, boleh membaca Al-Quran atau berdoa secara diam-diam
  • Guru memberikan apresiasi dan umpan balik singkat kepada setiap murid setelah praktik

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setelah semua murid selesai praktik, guru mengajak murid duduk melingkar untuk sesi refleksi
  • Guru mengajukan pertanyaan refleksi: Bagaimana perasaan kalian setelah mengikuti asesmen hari ini? Apa yang paling mudah dan paling sulit saat mengerjakan tes dan praktik?
  • Murid berbagi pengalaman dan perasaan mereka secara bergantian
  • Guru membimbing murid memaknai pentingnya asesmen sebagai cara mengetahui sejauh mana mereka sudah paham dan bisa melaksanakan salat
  • Murid menuliskan atau menyampaikan komitmen untuk terus berlatih salat di rumah bersama keluarga

Penutup:

  • Guru menyampaikan apresiasi kepada seluruh murid yang telah mengikuti asesmen dengan baik dan jujur
  • Guru mengingatkan bahwa hasil asesmen akan digunakan untuk mengetahui perkembangan belajar, bukan untuk membandingkan satu sama lain
  • Guru menyampaikan pesan motivasi untuk terus semangat belajar dan mempraktikkan ibadah salat dalam kehidupan sehari-hari
  • Guru menutup pembelajaran dengan membaca hamdalah bersama dan mengucapkan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang kesulitan membaca soal tertulis, guru dapat membacakan soal dengan suara jelas atau menyediakan soal dengan huruf lebih besar
  • Proses: Murid yang membutuhkan waktu lebih lama untuk tes tertulis diberikan tambahan waktu 5-10 menit. Untuk praktik, murid yang masih ragu boleh mempraktikkan gerakan lebih lambat dengan bimbingan guru
  • Produk: Murid yang sudah sangat lancar dalam praktik salat dapat diminta mendemonstrasikan salat dengan bacaan lebih lengkap (termasuk doa qunut untuk salat Subuh) sebagai pengayaan

ASESMEN

Awal:

  • Guru menanyakan kesiapan fisik dan mental murid untuk mengikuti asesmen
  • Guru melakukan tanya jawab ringan tentang materi yang sudah dipelajari untuk mengecek kesiapan murid

Proses:

  • Observasi kejujuran dan kemandirian murid saat mengerjakan tes tertulis
  • Observasi ketepatan gerakan dan bacaan saat murid mempraktikkan salat fardu
  • Catatan anekdotal tentang sikap dan respons murid selama asesmen berlangsung

Akhir:

  • Penilaian hasil tes tertulis menggunakan kunci jawaban dan rubrik penskoran
  • Penilaian praktik salat menggunakan lembar observasi dengan rubrik yang telah disiapkan
  • Refleksi diri murid tentang proses belajar dan hasil asesmen yang telah diikuti

Formatif:

  • Observasi sikap murid saat mengikuti asesmen (kejujuran, kemandirian, ketenangan)
  • Tanya jawab singkat saat sesi refleksi untuk memahami perasaan dan pemahaman murid

Sumatif:

  • Tes tertulis: soal pilihan ganda, isian singkat, dan uraian tentang ketentuan azan, ikamah, dan salat fardu (bobot 40%)
  • Asesmen praktik: demonstrasi gerakan dan bacaan salat fardu secara individual dinilai menggunakan lembar observasi (bobot 60%)

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman ketentuan azan, ikamah, dan salat fardu (tes tertulis)Menjawab benar kurang dari 50% soal, menunjukkan pemahaman yang masih sangat terbatas tentang ketentuan azan, ikamah, dan salat farduMenjawab benar 50-69% soal, menunjukkan pemahaman dasar tentang ketentuan azan, ikamah, dan salat fardu namun masih ada kekeliruan signifikanMenjawab benar 70-84% soal, menunjukkan pemahaman yang baik tentang ketentuan azan, ikamah, dan salat fardu dengan sedikit kekeliruanMenjawab benar 85-100% soal, menunjukkan pemahaman yang sangat baik dan lengkap tentang ketentuan azan, ikamah, dan salat fardu
Ketepatan gerakan salat farduMelakukan gerakan salat dengan banyak kesalahan (lebih dari 4 gerakan tidak tepat), urutan gerakan tidak teraturMelakukan gerakan salat dengan beberapa kesalahan (3-4 gerakan kurang tepat), urutan gerakan sebagian besar benarMelakukan gerakan salat dengan sedikit kesalahan (1-2 gerakan kurang sempurna), urutan gerakan benarMelakukan semua gerakan salat dengan tepat dan sempurna, urutan gerakan benar dan tertib dari takbir hingga salam
Kebenaran bacaan salat farduMelafalkan bacaan salat dengan banyak kesalahan (lebih dari 4 bacaan tidak tepat atau tidak hafal), pelafalan tidak jelasMelafalkan bacaan salat dengan beberapa kesalahan (3-4 bacaan kurang tepat atau masih terbata-bata), sebagian pelafalan jelasMelafalkan bacaan salat dengan sedikit kesalahan (1-2 bacaan kurang sempurna), pelafalan cukup jelas dan lancarMelafalkan semua bacaan salat dengan benar, jelas, dan lancar dari niat hingga salam
Sikap dan adab saat asesmenKurang menunjukkan sikap jujur, mandiri, dan khusyuk; sering meminta bantuan atau melihat pekerjaan temanMulai menunjukkan sikap jujur dan mandiri namun masih perlu diingatkan; kadang kurang fokusMenunjukkan sikap jujur, mandiri, dan cukup khusyuk selama asesmen berlangsungMenunjukkan sikap sangat jujur, mandiri, khusyuk, dan tertib selama asesmen tertulis maupun praktik

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah instrumen asesmen (soal tertulis dan lembar observasi praktik) sudah sesuai dengan tujuan pembelajaran dan mampu mengukur pemahaman serta keterampilan murid?
  • Bagaimana tingkat ketercapaian murid secara keseluruhan? Apakah ada indikator yang perlu diperbaiki dalam pembelajaran berikutnya?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah membantu murid dengan kebutuhan khusus? Apa yang perlu ditingkatkan dalam pelaksanaan asesmen di masa mendatang?

Refleksi Murid:

  • Bagaimana perasaanku setelah mengikuti asesmen hari ini? Apakah aku sudah mengerjakan dengan jujur dan maksimal?
  • Apa bagian yang paling mudah dan paling sulit bagiku? Mengapa?
  • Apa yang akan aku lakukan setelah ini agar lebih baik dalam memahami dan mempraktikkan salat?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas II (Kemendikbudristek, 2021)
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas II (Kemendikbudristek, 2021)
  3. Lembar soal asesmen tertulis (pilihan ganda, isian, uraian) tentang azan, ikamah, dan salat fardu
  4. Lembar observasi praktik salat dengan rubrik penilaian
  5. Sajadah atau tikar untuk area praktik salat
  6. Alat tulis (pensil, penghapus, pulpen)
  7. Timer atau jam dinding untuk mengatur waktu asesmen

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.