Modul AjarPertemuan 5Bab 4Fase ASemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 2: Mempraktikkan Gerakan dan Bacaan Salat Fardu

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 2 dengan topik "Mempraktikkan Gerakan dan Bacaan Salat Fardu". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 2: Mempraktikkan Gerakan dan Bacaan Salat Fardu

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 2

Bab 4 - Pertemuan 5

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Mempraktikkan Gerakan dan Bacaan Salat Fardu

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMempraktikkan Gerakan dan Bacaan Salat Fardu
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui model Modeling The Way dan metode demonstrasi, murid dapat mempraktikkan gerakan salat fardu secara berurutan dan benar
  2. Melalui latihan individu dan kelompok, murid dapat melafalkan bacaan salat fardu (niat, takbiratul ihram, doa iftitah, surah al-Fatihah, rukuk, sujud, tasyahud, dan salam) dengan tartil dan benar

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Siapa di antara kalian yang sudah pernah melihat orang tua atau saudara melaksanakan salat?
  2. Apa saja gerakan yang kalian ingat saat orang salat?
  3. Mengapa kita harus belajar salat dengan benar sejak kecil?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru mengecek kehadiran dan kesiapan murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Siapa yang sudah pernah mencoba salat di rumah?' dan 'Gerakan apa saja yang kalian ingat?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan belajar mempraktikkan gerakan dan bacaan salat fardu dengan benar
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan urutan gerakan salat fardu secara berurutan: niat, takbiratul ihram, berdiri (iftitah), rukuk, i'tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, sujud kedua, duduk tasyahud awal, berdiri raka'at kedua, rukuk, i'tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, sujud kedua, duduk tasyahud akhir, dan salam
  • Guru menampilkan gambar atau poster urutan gerakan salat untuk membantu pemahaman visual murid
  • Guru mendemonstrasikan setiap gerakan salat dengan perlahan sambil menyebutkan nama gerakannya
  • Murid mengamati dengan seksama demonstrasi guru dan diajak untuk mengenali setiap gerakan
  • Guru menjelaskan bacaan yang diucapkan pada setiap gerakan: niat, takbiratul ihram, doa iftitah, al-Fatihah, bacaan rukuk, bacaan i'tidal, bacaan sujud, bacaan duduk di antara dua sujud, tasyahud awal, tasyahud akhir, dan salam
  • Guru melafalkan setiap bacaan dengan tartil dan murid menyimak dengan penuh perhatian

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru menggunakan model Modeling The Way: murid diajak untuk menirukan gerakan salat secara bertahap bersama-sama
  • Guru memandu murid mempraktikkan gerakan salat dari takbiratul ihram hingga salam secara perlahan dan berulang
  • Murid berlatih melafalkan bacaan salat sambil melakukan gerakan yang sesuai, dimulai dari bacaan pendek seperti takbiratul ihram dan salam, kemudian bertahap ke bacaan yang lebih panjang
  • Guru memberikan koreksi dan bimbingan langsung saat murid mempraktikkan gerakan dan bacaan
  • Murid dibagi menjadi kelompok kecil (3-4 orang per kelompok) untuk berlatih bersama teman sebangku
  • Dalam kelompok, murid secara bergantian mempraktikkan gerakan dan bacaan salat, sementara teman lainnya mengamati dan memberikan masukan
  • Guru berkeliling mengamati setiap kelompok dan memberikan umpan balik positif serta koreksi yang diperlukan
  • Murid berlatih secara mandiri untuk mempraktikkan gerakan dan bacaan salat sesuai kemampuan masing-masing

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan bertanya: 'Bagaimana perasaan kalian setelah belajar salat hari ini?'
  • Beberapa murid diminta menceritakan pengalaman mereka saat mempraktikkan gerakan dan bacaan salat: apa yang mudah dan apa yang masih sulit
  • Guru memfasilitasi murid untuk saling memberikan apresiasi kepada teman yang sudah berusaha dengan baik
  • Murid diminta merefleksikan: 'Gerakan atau bacaan mana yang masih perlu dilatih lagi di rumah?'
  • Guru menanamkan sikap untuk selalu mengerjakan salat meskipun masih belajar, karena salat adalah cara kita berkomunikasi dengan Allah SWT
  • Murid menuliskan atau menyampaikan komitmen sederhana untuk terus berlatih salat di rumah bersama orang tua

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 2-3 murid secara sukarela mempraktikkan gerakan dan bacaan salat di depan kelas
  • Guru memberikan penguatan dan apresiasi kepada semua murid atas usaha mereka dalam belajar
  • Guru menyampaikan kesimpulan: salat adalah ibadah penting yang harus kita pelajari dan laksanakan dengan benar dan khusyuk
  • Guru memberikan tugas rumah: berlatih mempraktikkan gerakan dan bacaan salat bersama orang tua, dan meminta orang tua memberikan tanda tangan sebagai bukti latihan
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang sudah hafal bacaan, guru memberikan tantangan untuk menghafal doa kunut. Untuk murid yang masih kesulitan, guru fokuskan pada bacaan-bacaan pendek terlebih dahulu (takbir, rukuk, sujud, salam)
  • Proses: Murid yang cepat dapat menjadi tutor sebaya untuk membantu teman yang masih kesulitan. Murid yang membutuhkan bimbingan lebih mendapat pendampingan khusus dari guru saat latihan kelompok
  • Produk: Murid yang sudah lancar dapat mempraktikkan salat lengkap 2 rakaat. Murid yang masih belajar dapat mempraktikkan gerakan dan bacaan per bagian (misal: hanya sampai rukuk terlebih dahulu)

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: 'Siapa yang sudah pernah mencoba salat?' dan 'Gerakan apa saja yang kalian ingat?'
  • Observasi pengetahuan awal murid tentang urutan gerakan salat

Proses:

  • Observasi saat murid menirukan gerakan salat bersama guru
  • Penilaian sejawat dalam kelompok: murid menggunakan checklist untuk menilai teman (sudah/belum) pada setiap gerakan dan bacaan
  • Umpan balik langsung dari guru saat berkeliling mengamati latihan kelompok
  • Catatan anekdot tentang kesulitan dan kemajuan murid selama proses pembelajaran

Akhir:

  • Praktik individu: 2-3 murid secara sukarela mempraktikkan gerakan dan bacaan salat di depan kelas
  • Penilaian menggunakan rubrik praktik salat dengan aspek ketepatan gerakan, kebenaran bacaan, dan sikap khusyuk
  • Refleksi tertulis sederhana: murid menggambar atau menuliskan satu hal yang sudah mereka kuasai dan satu hal yang masih ingin diperbaiki

Formatif:

  • Observasi selama murid mempraktikkan gerakan dan bacaan salat secara individu dan kelompok
  • Penilaian sejawat saat latihan kelompok menggunakan checklist sederhana

Sumatif:

  • Praktik demonstrasi gerakan dan bacaan salat fardu di akhir pembelajaran
  • Penilaian menggunakan rubrik dengan aspek ketepatan gerakan dan kebenaran bacaan

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan Urutan Gerakan SalatMurid belum dapat melakukan urutan gerakan salat dengan benar, masih banyak gerakan yang terlewat atau tidak urutMurid dapat melakukan sebagian urutan gerakan salat dengan benar, namun masih ada beberapa gerakan yang terlewat atau tidak urutMurid dapat melakukan sebagian besar urutan gerakan salat dengan benar dan urut, hanya sedikit kesalahanMurid dapat melakukan seluruh urutan gerakan salat dengan benar, urut, dan lancar tanpa kesalahan
Kebenaran Bacaan SalatMurid belum dapat melafalkan bacaan salat dengan benar, banyak kesalahan dalam pelafalan dan bacaan tidak lengkapMurid dapat melafalkan sebagian bacaan salat dengan benar, namun masih ada beberapa kesalahan pelafalan dan bacaan belum lengkapMurid dapat melafalkan sebagian besar bacaan salat dengan benar dan tartil, hanya sedikit kesalahan pelafalanMurid dapat melafalkan seluruh bacaan salat dengan benar, tartil, dan lengkap tanpa kesalahan
Kesesuaian Gerakan dan BacaanGerakan dan bacaan yang dilakukan murid tidak sinkron, banyak ketidaksesuaianSebagian gerakan dan bacaan yang dilakukan murid sudah sesuai, namun masih ada beberapa yang tidak sinkronSebagian besar gerakan dan bacaan yang dilakukan murid sudah sesuai dan sinkron, hanya sedikit ketidaksesuaianSeluruh gerakan dan bacaan yang dilakukan murid sesuai dan sinkron dengan sempurna
Sikap Khusyuk dan TertibMurid belum menunjukkan sikap khusyuk dan tertib saat mempraktikkan salat, masih banyak gerakan yang tidak fokusMurid mulai menunjukkan sikap khusyuk dan tertib, namun masih sesekali tidak fokusMurid menunjukkan sikap khusyuk dan tertib dengan baik, fokus selama mempraktikkan salatMurid menunjukkan sikap khusyuk dan tertib dengan sangat baik, penuh konsentrasi dan menghayati setiap gerakan dan bacaan salat

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat mengikuti demonstrasi gerakan dan bacaan salat dengan baik?
  • Metode Modeling The Way yang saya gunakan sudah efektif atau perlu penyesuaian?
  • Murid mana yang memerlukan bimbingan tambahan di pertemuan selanjutnya?
  • Apakah diferensiasi yang saya lakukan sudah mengakomodasi kebutuhan murid yang beragam?
  • Apa yang perlu saya perbaiki dalam pembelajaran praktik salat di masa mendatang?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menyenangkan dari belajar salat hari ini?
  • Gerakan atau bacaan salat mana yang sudah kamu kuasai dengan baik?
  • Apa yang masih kamu rasa sulit dan perlu dilatih lagi?
  • Bagaimana perasaanmu setelah bisa mempraktikkan salat?
  • Apa yang akan kamu lakukan agar semakin lancar dalam salat?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 2 SD, Kemendikbudristek
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 2 SD, Kemendikbudristek
  3. Poster atau gambar urutan gerakan salat fardu
  4. Video demonstrasi salat untuk anak (opsional)
  5. Sajadah atau alas untuk praktik salat
  6. Checklist penilaian sejawat untuk latihan kelompok
  7. Al-Qur'an (untuk referensi Surah al-Fatihah)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.