Modul AjarBab 4Fase ASemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 2 Bab 4: Alhamdulillah, Aku Bisa Salat

Modul Ajar ini memuat seluruh rangkaian Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 2 untuk Bab 4 "Alhamdulillah, Aku Bisa Salat", lengkap per pertemuan dalam satu dokumen.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 2 Bab 4: Alhamdulillah, Aku Bisa Salat

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 2

Bab 4

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Bab 4 — Alhamdulillah, Aku Bisa Salat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikBab 4 — Alhamdulillah, Aku Bisa Salat
Alokasi Waktu12 JP (12 x 35 menit = 420 menit)
Jumlah Pertemuan4
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP 2.4.1 Menerapkan salat fardu pada aspek ketentuan dan rukun pelaksanaan salat
  2. TP 2.4.2 Menerapkan salat fardu melalui peragaan gerakan takbiratulihram hingga iktidal
  3. TP 2.4.3 Menerapkan salat fardu melalui peragaan gerakan sujud hingga salam
  4. TP 2.4.4 Menerapkan salat fardu melalui pelafalan bacaan takbiratulihram hingga iktidal
  5. TP 2.4.5 Menerapkan salat fardu melalui pelafalan bacaan sujud hingga tasyahud akhir dan salam

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa✓
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi✓
Kemandirian✓
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Berapa kali kita melaksanakan salat fardu dalam sehari semalam?
  2. Apa saja yang harus kita lakukan sebelum dan saat melaksanakan salat agar salat kita sah?
  3. Bagaimana posisi kedua tangan kita saat melakukan takbiratulihram dan bersedekap?
  4. Apa bacaan yang kita lafalkan ketika membungkuk rukuk dan saat bangkit iktidal?
  5. Bagaimana posisi kedua tangan, dahi, dan kaki kita ketika sedang bersujud kepada Allah Swt.?
  6. Apa bacaan yang kita lafalkan saat duduk tasyahud akhir sebelum mengakhiri salat dengan salam?
  7. Bagaimanakah urutan rukun salat fardu dari awal niat hingga akhir salam?
  8. Bagaimanakah cara kita melakukan gerakan dan melafalkan bacaan salat fardu dengan tepat?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1 — Menerapkan Ketentuan dan Rukun Pelaksanaan Salat Fardu — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 2.4.1 Menerapkan salat fardu pada aspek ketentuan dan rukun pelaksanaan salat

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan memimpin doa bersama sebelum belajar (5 menit).
  • Guru mengecek kehadiran murid dan mengondisikan kelas agar nyaman dan tertib (5 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik melalui tanya jawab lisan tentang nama-nama salat fardu dan rukunnya (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu menerapkan ketentuan salat fardu (5 waktu dan jumlah rakaatnya) serta mengurutkan rukun pelaksanaan salat (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid mengamati bagan ketentuan 5 salat fardu (Subuh 2 rakaat, Zuhur 4 rakaat, Asar 4 rakaat, Magrib 3 rakaat, Isya 4 rakaat) serta rukun salat yang ditampilkan guru di papan tulis (5 menit).
  • Murid menyimak penjelasan guru tentang rukun pelaksanaan salat pokok yang harus dilakukan secara berurutan: (1) Niat, (2) Takbiratulihram, (3) Berdiri tegak bagi yang mampu, (4) Membaca Surah Al-Fatihah, (5) Rukuk dengan tumakninah, (6) Iktidal dengan tumakninah, (7) Sujud dua kali dengan tumakninah, (8) Duduk di antara dua sujud dengan tumakninah, (9) Duduk tasyahud akhir, (10) Membaca tasyahud akhir, (11) Membaca selawat nabi, (12) Membaca salam pertama, (13) Tertib (15 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid secara berpasangan memainkan aktivitas menggembirakan 'Tantangan Kartu Rukun Salat': mencocokkan 5 nama salat fardu dengan jumlah rakaatnya menggunakan 5 pasang kartu ketentuan (kartu nama: Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, Isya; kartu rakaat: 2 rakaat, 4 rakaat, 4 rakaat, 3 rakaat, 4 rakaat) (15 menit).
  • Setiap pasangan menyusun 6 kartu alur rukun salat acak menjadi urutan rukun yang tepat di meja masing-masing: Kartu A (Niat), Kartu B (Takbiratulihram), Kartu C (Membaca Al-Fatihah), Kartu D (Rukuk), Kartu E (Sujud), Kartu F (Salam); acuan urutan benar: A - B - C - D - E - F (15 menit).
  • Murid secara mandiri mengerjakan lembar latihan penerapan ketentuan dan rukun salat berisi: (a) memasangkan 5 salat fardu dengan jumlah rakaatnya, dan (b) memberi nomor urut 1 sampai 5 pada 5 rukun salat acak: [ ] Membaca Surah Al-Fatihah, [ ] Takbiratulihram, [ ] Niat, [ ] Salam, [ ] Sujud (kunci urutan: [3], [2], [1], [5], [4]) (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid bersama guru memeriksa hasil susunan kartu rukun dan lembar latihan untuk mengenali rukun salat mana yang sudah dikuasai urutannya dan mana yang masih tertukar (10 menit).

Penutup:

  • Murid bersama guru menyimpulkan nama 5 salat fardu beserta rakaatnya dan pentingnya tertib dalam urutan rukun salat (5 menit).
  • Guru memberikan penguatan, mengapresiasi keaktifan murid, menyampaikan agenda pertemuan berikutnya tentang gerakan dan bacaan takbiratulihram hingga iktidal, serta menutup dengan doa dan salam (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu bergambar visual gerakan di samping teks rukun salat, sedangkan murid yang cepat diberikan kartu teks rukun lengkap.
  • Proses: Murid yang masih kesulitan dipandu langsung oleh guru saat menyusun 6 kartu rukun; murid yang mandiri langsung bekerja menyelesaikan tantangan.
  • Produk: Murid yang cepat mengurutkan hingga 8 kartu rukun salat (menambahkan kartu Iktidal dan Duduk di antara dua sujud), murid lainnya mengurutkan 6 kartu rukun utama.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tanya jawab diagnostik lisan di awal pelajaran: (1) 'Sebutkan 5 nama salat fardu!' (acuan: Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, Isya); (2) 'Salat apakah yang dilakukan saat fajar berjumlah 2 rakaat?' (acuan: salat Subuh); (3) 'Apa rukun pertama sebelum memulai gerakan salat?' (acuan: niat).

Proses:

  • Pengamatan saat murid berpasangan menyusun 5 kartu salat fardu dan jumlah rakaatnya (acuan: Subuh = 2 rakaat, Zuhur = 4 rakaat, Asar = 4 rakaat, Magrib = 3 rakaat, Isya = 4 rakaat)
  • Pengamatan ketepatan murid menyusun 6 kartu rukun salat secara runtut (acuan alur: Niat -> Takbiratulihram -> Membaca Al-Fatihah -> Rukuk -> Sujud -> Salam)

Akhir Pertemuan:

  • Pemeriksaan lembar latihan mandiri: (1) Menjodohkan 5 salat fardu dan rakaatnya (Subuh-2, Zuhur-4, Asar-4, Magrib-3, Isya-4); (2) Mengurutkan 5 rukun acak dengan memberi nomor 1-5 pada: Niat (1), Takbiratulihram (2), Membaca Surah Al-Fatihah (3), Sujud (4), Salam (5).

Formatif:

  • Observasi unjuk kerja berpasangan saat menyusun 5 kartu ketentuan waktu/rakaat salat fardu dan 6 kartu alur rukun salat
  • Pemeriksaan lembar latihan mandiri penerapan ketentuan dan rukun salat

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penerapan Ketentuan Salat Fardu (Waktu dan Jumlah Rakaat)Memasangkan dengan tepat kurang dari 3 dari 5 pasangan nama salat fardu dan jumlah rakaatnya (acuan: Subuh-2, Zuhur-4, Asar-4, Magrib-3, Isya-4).Memasangkan dengan tepat 3 dari 5 pasangan nama salat fardu dan jumlah rakaatnya secara terbimbing.Memasangkan dengan tepat 4 dari 5 pasangan nama salat fardu dan jumlah rakaatnya secara mandiri.Memasangkan dengan tepat seluruh 5 pasangan nama salat fardu dan jumlah rakaatnya secara mandiri dan cepat.
Penerapan Urutan Rukun Pelaksanaan SalatMengurutkan dengan tepat kurang dari 3 dari 5 urutan rukun salat (acuan: 1. Niat, 2. Takbiratulihram, 3. Membaca Al-Fatihah, 4. Sujud, 5. Salam).Mengurutkan dengan tepat 3 dari 5 urutan rukun salat dengan bimbingan guru.Mengurutkan dengan tepat 4 dari 5 urutan rukun salat secara mandiri.Mengurutkan dengan tepat seluruh 5 urutan rukun salat secara runtut dan mandiri.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah penggunaan media kartu bantu berhasil mempermudah murid kelas 2 memahami urutan rukun salat fardu?
  • Bagian rukun salat mana yang masih sering tertukar urutannya oleh murid?

Murid:

  • Apakah kamu sekarang sudah hafal jumlah rakaat kelima salat fardu?
  • Rukun salat mana yang menurutmu paling mudah diingat urutannya?

Pertemuan 2 — Menerapkan Gerakan dan Pelafalan Bacaan Salat dari Takbiratulihram hingga Iktidal — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 2.4.2 Menerapkan salat fardu melalui peragaan gerakan takbiratulihram hingga iktidal
  • TP 2.4.4 Menerapkan salat fardu melalui pelafalan bacaan takbiratulihram hingga iktidal

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, memimpin doa bersama, dan mengecek kehadiran murid (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memeragakan gerakan dan melafalkan bacaan salat dari takbiratulihram hingga iktidal (5 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik dengan meminta murid menirukan lafal takbiratulihram 'Allāhu Akbar' dan melafalkan bacaan rukuk 'Subhāna rabbiyal-'azīmi wa bihamdih' untuk memetakan kesiapan awal murid (acuan: lafal takbiratulihram: Allāhu Akbar; lafal rukuk: Subhāna rabbiyal-'azīmi wa bihamdih) (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid mengamati peragaan langsung dari guru (metode Modeling the Way) mengenai 4 urutan gerakan dan pelafalan bacaan salat: (1) Gerakan Takbiratulihram (mengangkat kedua tangan sejajar telinga/bahu) dengan lafal 'Allāhu Akbar', lalu bersedekap (meletakkan tangan kanan di atas pergelangan tangan kiri di dada); (2) Membaca Surah al-Fātihah saat berdiri bersedekap (Bismillāhir-rahmānir-rahīm sampai waladdāllīn); (3) Gerakan Rukuk (membungkukkan badan, punggung lurus, tangan memegang lutut) dengan lafal 'Subhāna rabbiyal-'azīmi wa bihamdih' (dibaca 3 kali); (4) Gerakan Iktidal (bangkit berdiri tegak dari rukuk mengangkat tangan) dengan lafal 'Sami'allāhu liman hamidah', lalu tangan lurus ke bawah membaca 'Rabbanā lakal-hamdu' (acuan: 4 urutan gerakan dan lafal bacaan di atas) (15 menit).
  • Murid bersama-sama menirukan pelafalan 4 bacaan target tersebut secara klasikal dengan bimbingan guru hingga artikulasi lafal terdengar tepat dan jelas (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid bermain tantangan berpasangan 'Cermin Gerak dan Gema Doa': berpasangan dengan teman sebangku, satu murid memeragakan gerakan dan melafalkan bacaan dari takbiratulihram hingga iktidal, sedangkan pasangannya menyimak dan mencocokkan dengan 4 kartu panduan gerakan-bacaan, lalu bergantian peran secara gembira (kartu 1: Takbiratulihram & 'Allāhu Akbar' + sedekap baca Al-Fatihah; kartu 2: Rukuk & 'Subhāna rabbiyal-'azīmi wa bihamdih'; kartu 3: Bangkit iktidal & 'Sami'allāhu liman hamidah'; kartu 4: Berdiri iktidal tegak & 'Rabbanā lakal-hamdu') (25 menit).
  • Setiap murid secara bergantian maju bergiliran berpasangan atau mandiri di hadapan guru untuk menerapkan 4 urutan peragaan gerakan dan pelafalan bacaan dari takbiratulihram hingga iktidal (acuan: urutan 1-4 tepat gerakan dan lafalnya) (20 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid melakukan refleksi diri terpandu dengan menjawab pertanyaan guru tentang bagian gerakan atau bacaan antara takbiratulihram, rukuk, dan iktidal yang paling mudah atau masih memerlukan latihan di rumah (10 menit).

Penutup:

  • Guru memberikan penguatan apresiatif dan umpan balik langsung terhadap ketepatan posisi tubuh serta kelancaran bacaan takbiratulihram hingga iktidal yang telah dipraktikkan murid (acuan: ketegakan punggung saat rukuk, posisi tangan bersedekap di dada, ketepatan lafal samiallahu liman hamidah dan rabbana lakal hamd) (5 menit).
  • Guru bersama murid menyimpulkan kegiatan hari ini, menyampaikan bahwa pertemuan berikutnya akan melanjutkan gerakan dan bacaan dari sujud hingga salam, kemudian menutup pembelajaran dengan doa kafaratul majelis dan salam (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan kartu panduan bergambar urutan gerakan beserta teks lafal latin berukuran besar untuk murid yang membutuhkan visual konkret.
  • Proses: Bagi murid yang masih terbata-bata melafalkan bacaan rukuk/iktidal diberikan pendampingan bertahap kata demi kata oleh guru; bagi murid yang sudah lancar diberikan kesempatan langsung mempraktikkan doa iftitah secara lengkap tanpa kartu bantuan.
  • Produk: Murid mempraktikkan gerakan dan pelafalan bacaan takbiratulihram hingga iktidal; murid yang berkembang melafalkan bacaan wajib secara mandiri, sedangkan murid dalam bimbingan melafalkan dengan bantuan petunjuk visual kartu.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tes lisan dan peragaan singkat diagnostik di awal pembelajaran: Murid diminta memperagakan takbiratulihram dan melafalkan bacaannya, serta melafalkan bacaan rukuk (acuan jawaban: gerakan mengangkat tangan sejajar telinga/bahu mengucap 'Allāhu Akbar'; lafal rukuk: 'Subhāna rabbiyal-'azīmi wa bihamdih'). Kriteria: Murid siap jika mampu menyebutkan salah satu lafal dengan tepat.

Proses:

  • Pengamatan unjuk kerja berpasangan pada aktivitas 'Cermin Gerak dan Gema Doa' untuk memeriksa ketepatan 4 gerakan dan 4 bacaan: (1) Gerakan Takbiratulihram & bersedekap dengan lafal 'Allāhu Akbar' serta Al-Fātihah; (2) Gerakan Rukuk dengan lafal 'Subhāna rabbiyal-'azīmi wa bihamdih'; (3) Gerakan bangkit Iktidal dengan lafal 'Sami'allāhu liman hamidah'; (4) Berdiri tegak Iktidal dengan lafal 'Rabbanā lakal-hamdu' (acuan: daftar 4 gerakan dan bacaan target).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman dan unjuk kerja akhir di tahap penutup: Murid memperagakan satu rangkaian singkat dari berdiri takbiratulihram, sedekap, rukuk, hingga iktidal beserta bacaannya di hadapan guru (acuan ketercapaian: posisi tangan terangkat saat takbir 'Allāhu Akbar', punggung ditekuk memegang lutut saat rukuk membaca 'Subhāna rabbiyal-'azīmi wa bihamdih', bangkit tegak saat iktidal membaca 'Sami'allāhu liman hamidah' dilanjutkan 'Rabbanā lakal-hamdu').

Formatif:

  • Observasi unjuk kerja peragaan gerakan salat dari takbiratulihram hingga iktidal menggunakan lembar ceklis ketercapaian peragaan.
  • Tes lisan pelafalan bacaan salat dari takbiratulihram hingga iktidal (lafal takbiratulihram, al-Fatihah, tasbih rukuk, tasmi' dan tahmid iktidal).

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Peragaan Gerakan Takbiratulihram hingga Iktidal (TP 2.4.2)Belum mampu memperagakan gerakan takbiratulihram, bersedekap, rukuk, dan iktidal meskipun telah diberikan bimbingan fisik penuh.Mampu memperagakan 1 sampai 2 gerakan (antara takbiratulihram, bersedekap, rukuk, atau iktidal) dengan posisi yang tepat dengan bimbingan guru.Mampu memperagakan seluruh 4 urutan gerakan (takbiratulihram, bersedekap, rukuk, dan iktidal) dengan posisi tubuh yang tepat secara mandiri (acuan: takbir mengangkat tangan sejajar telinga/bahu, sedekap tangan kanan di atas kiri di dada, rukuk punggung lurus tangan memegang lutut, iktidal berdiri tegak).Mampu memperagakan seluruh 4 urutan gerakan (takbiratulihram, bersedekap, rukuk, dan iktidal) secara mandiri, sangat tertib, tenang (tuma'ninah), dan konsisten sesuai acuan.
Pelafalan Bacaan Takbiratulihram hingga Iktidal (TP 2.4.4)Belum mampu melafalkan bacaan takbiratulihram, rukuk, dan iktidal walaupun telah dipandu berulang kali.Mampu melafalkan 1 sampai 2 bacaan target (dari lafal takbiratulihram 'Allāhu Akbar', al-Fātihah, bacaan rukuk 'Subhāna rabbiyal-'azīmi wa bihamdih', atau iktidal 'Sami'allāhu liman hamidah' / 'Rabbanā lakal-hamdu') secara terbimbing.Mampu melafalkan seluruh 4 bacaan target dari takbiratulihram hingga iktidal secara lengkap dan lancar secara mandiri (acuan lafal: takbir 'Allāhu Akbar', Surah al-Fātihah, rukuk 'Subhāna rabbiyal-'azīmi wa bihamdih', iktidal 'Sami'allāhu liman hamidah' dan 'Rabbanā lakal-hamdu').Mampu melafalkan seluruh 4 bacaan target dari takbiratulihram hingga iktidal secara mandiri, sangat lancar, fasih, dan tepat makhraj hurufnya sesuai acuan.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah metode Modeling the Way dan latihan berpasangan efektif membantu murid menguasai gerakan rukuk dan iktidal yang lurus dan benar?
  • Bagian bacaan mana yang paling banyak membutuhkan pengulangan dan bimbingan artikulasi bagi murid kelas 2?

Murid:

  • Gerakan mana yang paling aku sukai antara takbiratulihram, rukuk, atau iktidal?
  • Apakah aku sudah hafal bacaan ketika rukuk dan bangkit iktidal?

Pertemuan 3 — Menerapkan Gerakan dan Pelafalan Bacaan Salat dari Sujud hingga Salam — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 2.4.3 Menerapkan salat fardu melalui peragaan gerakan sujud hingga salam
  • TP 2.4.5 Menerapkan salat fardu melalui pelafalan bacaan sujud hingga tasyahud akhir dan salam

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam, mengajak murid berdoa bersama, memeriksa kehadiran, dan menyiapkan perlengkapan salat (sajadah) di ruang kelas (5 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik dengan meminta 3 murid secara bergiliran memeragakan posisi sujud dan melafalkan bacaannya untuk memetakan kesiapan awal murid (10 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mendemonstrasikan peragaan gerakan sujud, duduk di antara dua sujud (iftirasy), duduk tasyahud akhir (tawarruk), dan menolehkan wajah saat salam, sembari melafalkan setiap bacaannya secara bertahap dan jelas di depan kelas (15 menit).
  • Murid menyimak dan bersama-sama menirukan pelafalan 4 bacaan salat berikut sesuai contoh guru: (1) Bacaan sujud: 'Subhāna rabbiyal-a'lā wa bihamdih' (3x); (2) Bacaan duduk di antara dua sujud: 'Rabbigfir lī warhamnī wajburnī warfa'nī warzuqnī wahdinī wa 'āfinī wa'fu 'annī'; (3) Bacaan tasyahud akhir: 'Attahiyyātul-mubārakātus-salawātut-tayyibātu lillāh, assalāmu 'alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullāhi wa barakātuh, assalāmu 'alainā wa 'alā 'ibādillāhis-sālihīn, asyhadu allā ilāha illallāh wa asyhadu anna Muhammadar rasūlullāh, Allāhumma salli 'alā sayyidinā Muhammad wa 'alā āli sayyidinā Muhammad'; (4) Bacaan salam: 'Assalāmu 'alaikum wa rahmatullāh' (15 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan):

  • Melalui aktivitas berpasangan yang menyenangkan 'Bismillah, Aku Pasti Bisa', murid secara bergantian dengan teman sebangku memeragakan rangkaian 4 gerakan salat (sujud, duduk di antara dua sujud, duduk tasyahud akhir, dan salam) sekaligus melafalkan bacaan masing-masing gerakan secara berurutan dan tertib (25 menit).
  • Guru berkeliling mengamati peragaan dan pelafalan setiap murid, memberikan bimbingan langsung pada posisi anggota sujud dan kelancaran lafal tasyahud akhir (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid duduk tenang di atas sajadah, mengamati kembali ketepatan peragaan gerakannya sendiri, lalu menyampaikan satu gerakan atau bacaan antara sujud hingga salam yang sudah berhasil diperagakan dan dihafalkan dengan lancar hari ini (10 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan urutan gerakan dan pelafalan bacaan salat fardu mulai dari sujud, duduk di antara dua sujud, tasyahud akhir, hingga salam (5 menit).
  • Guru memberikan umpan balik penguatan terhadap ketertiban peragaan murid, menginformasikan agenda pertemuan berikutnya yaitu pelaksanaan Asesmen Sumatif (penataan kartu rukun salat serta peragaan dan pelafalan bacaan salat lengkap), dan menutup pelajaran dengan doa kafaratul majelis serta salam (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan panduan gambar visual langkah sujud hingga salam berserta teks lafal latin berukuran besar, sedangkan murid yang sudah mahir melafalkan langsung tanpa teks bantuan.
  • Proses: Bagi murid yang belum lancar melafalkan bacaan tasyahud akhir diberikan latihan bertahap kalimat per kalimat dengan pengulangan terbimbing bersama guru, sedangkan murid yang cepat mempraktikkan peragaan mandiri 2 kali pengulangan gerakan penuh.
  • Produk: Semua murid memeragakan 4 gerakan dan melafalkan 4 bacaan target sujud hingga salam; tingkat kemandirian murid bervariasi dari terbimbing isyarat guru hingga mandiri sepenuhnya.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Uji petik lisan dan unjuk kerja peragaan sujud awal kepada 3 orang murid: murid diminta mempraktikkan posisi sujud dan membaca lafal sujud (acuan ketepatan: dahi, hidung, kedua telapak tangan, kedua lutut, dan ujung jari kaki menempel sajadah; lafal sujud tepat: 'Subhāna rabbiyal-a'lā wa bihamdih').

Proses:

  • Observasi unjuk kerja saat murid mempraktikkan rangkaian sujud hingga salam secara berpasangan, mengamati 4 komponen gerakan (sujud, duduk iftirasy, duduk tawarruk, menoleh salam) dan 4 komponen bacaan (lafal sujud, lafal duduk di antara dua sujud, lafal tasyahud akhir, lafal salam).

Akhir Pertemuan:

  • Cek unjuk kerja mandiri di akhir kegiatan: murid diminta memperagakan duduk tasyahud akhir dan salam sambil melafalkan bacaannya (acuan ketepatan: posisi duduk tawarruk dengan kaki kiri dimasukkan ke bawah kaki kanan, telapak kaki kanan ditegakkan, jari telunjuk kanan berisyarat saat syahadat, melafalkan tasyahud akhir dan selawat, lalu menoleh ke kanan dan kiri dengan lafal 'Assalāmu 'alaikum wa rahmatullāh').

Formatif:

  • Pengamatan unjuk kerja peragaan gerakan salat (sujud hingga salam) menggunakan lembar observasi ketepatan posisi tubuh.
  • Cek lisan kelancaran pelafalan bacaan sujud hingga salam berpasangan ('Bismillah, Aku Pasti Bisa').

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Peragaan gerakan sujud hingga salam (sujud, duduk di antara dua sujud, duduk tasyahud akhir, salam)Memeragakan kurang dari 2 gerakan sujud hingga salam dengan benar dan membutuhkan bimbingan fisik penuh.Memeragakan 2 sampai 3 gerakan sujud hingga salam dengan tepat namun masih ragu-ragu pada posisi duduk tasyahud akhir atau salam.Memeragakan seluruh 4 gerakan (sujud sempurna dengan 7 anggota sujud menempel, duduk iftirasy, duduk tawarruk tasyahud akhir, dan menoleh salam) secara tepat dan tertib.Memeragakan seluruh 4 gerakan (sujud, duduk iftirasy, duduk tawarruk, dan salam) secara tepat, tertib, tenang (tuma'ninah), dan mandiri tanpa keraguan.
Pelafalan bacaan sujud hingga tasyahud akhir dan salamMelafalkan kurang dari 2 bacaan salat (sujud, duduk antara dua sujud, tasyahud akhir, salam) secara tepat dan terbata-bata.Melafalkan 2 sampai 3 bacaan salat dengan tepat tetapi masih membutuhkan tuntunan pada bacaan tasyahud akhir.Melafalkan seluruh 4 bacaan salat (sujud, duduk antara dua sujud, tasyahud akhir hingga selawat, dan salam) dengan lancar dan makhraj yang benar.Melafalkan seluruh 4 bacaan salat secara fasih, lancar, tepat tanpa jeda ragu, dan mandiri secara konsisten.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah alokasi waktu untuk melatih peragaan gerakan dan menghafal bacaan tasyahud akhir sudah mencukupi bagi seluruh murid kelas 2?
  • Bagian gerakan atau bacaan mana dari sujud hingga salam yang paling banyak memerlukan bimbingan intensif bagi murid?

Murid:

  • Gerakan salat mana antara sujud sampai salam yang paling mudah kamu peragakan?
  • Apakah kamu sudah hafal bacaan tasyahud akhir dan salam dengan lancar?

Pertemuan 4 — Asesmen Sumatif Bab — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 2.4.1 Menerapkan salat fardu pada aspek ketentuan dan rukun pelaksanaan salat
  • TP 2.4.2 Menerapkan salat fardu melalui peragaan gerakan takbiratulihram hingga iktidal
  • TP 2.4.3 Menerapkan salat fardu melalui peragaan gerakan sujud hingga salam
  • TP 2.4.4 Menerapkan salat fardu melalui pelafalan bacaan takbiratulihram hingga iktidal
  • TP 2.4.5 Menerapkan salat fardu melalui pelafalan bacaan sujud hingga tasyahud akhir dan salam

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, berdoa bersama, dan mengecek kehadiran murid (5 menit).
  • Guru menjelaskan tata tertib dan prosedur asesmen sumatif bab 4 yang terdiri atas 2 tugas: Tugas 1 berupa penataan kartu urutan rukun salat fardu secara serentak, dan Tugas 2 berupa peragaan gerakan beserta pelafalan bacaan salat secara bergiliran (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Murid menyimak penjelasan petunjuk kerja penataan 8 kartu bergambar urutan rukun salat fardu pada lembar kerja: Kartu A (Berdiri tegak menghadap kiblat dan berniat), Kartu B (Takbiratulihram), Kartu C (Membaca Surah al-Fatihah), Kartu D (Rukuk dengan tumakninah), Kartu E (Iktidal dengan tumakninah), Kartu F (Sujud dua kali dengan tumakninah), Kartu G (Duduk tasyahud akhir), dan Kartu H (Membaca salam pertama) (5 menit).

Mengaplikasi (Bermakna):

  • Pelaksanaan Tugas 1: Seluruh murid secara serentak menempelkan/menata 8 kartu bergambar urutan rukun salat fardu pada lembar kerja bernomor 1 sampai 8 [Acuan kunci urutan rukun: 1-Kartu A (Niat/berdiri tegak), 2-Kartu B (Takbiratulihram), 3-Kartu C (Membaca Surah al-Fatihah), 4-Kartu D (Rukuk), 5-Kartu E (Iktidal), 6-Kartu F (Sujud), 7-Kartu G (Duduk tasyahud akhir), 8-Kartu H (Salam pertama)] (30 menit).
  • Pelaksanaan Tugas 2: Murid secara bergiliran satu per satu (masing-masing 2,5 menit untuk 28 murid) memperagakan gerakan takbiratulihram hingga salam disertai pelafalan bacaan salat di depan kelas [Acuan materi unjuk kerja: (1) Gerakan Takbiratulihram & lafal 'Allahu Akbar'; (2) Doa Iftitah lafal 'Allahu akbar kabira walhamdu lillahi kasira...'; (3) Gerakan Rukuk & lafal 'Subhana rabbiyal-'azimi wa bihamdih'; (4) Gerakan Iktidal & lafal 'Sami'allahu liman hamidah... Rabbana lakal-hamd'; (5) Gerakan Sujud & lafal 'Subhana rabbiyal-a'la wa bihamdih'; (6) Gerakan Duduk di antara dua sujud & lafal 'Rabbigfir li warhamni...'; (7) Gerakan Duduk Tasyahud Akhir & lafal tasyahud; (8) Gerakan Salam & lafal 'Assalamu'alaikum warahmatullah'], sementara murid yang menunggu giliran menyelesaikan lembar mewarnai adab salat di tempat duduk masing-masing (55 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid bersama guru merefleksikan pengalaman menyelesaikan seluruh rangkaian asesmen unjuk kerja penataan kartu dan praktik salat fardu secara tenang dan mandiri (3 menit).

Penutup:

  • Guru memberikan apresiasi atas kedisiplinan dan kesungguhan seluruh murid selama pelaksanaan asesmen sumatif Bab 4 (1 menit).
  • Guru menutup pertemuan dengan doa bersama dan salam penutup (1 menit).

Diferensiasi:

  • Proses: Akomodasi akses: Bagi murid dengan hambatan motorik halus diberikan kartu berperekat siap tempel tanpa lem basah, dan bagi murid yang gugup saat demonstrasi bergiliran diberikan posisi berdiri di samping meja guru tanpa mengubah materi peragaan maupun bacaan yang dinilai.

Asesmen Pertemuan:

Sumatif Bab:

  • unjuk kerja penataan kartu rukun salat dan unjuk kerja peragaan gerakan beserta pelafalan bacaan salat: hasil susunan kartu urutan rukun salat fardu secara runut serta demonstrasi peragaan gerakan takbiratulihram hingga salam yang disertai pelafalan bacaan salat secara tepat
  • unjuk kerja penataan kartu serentak: lembar kerja penempelan/penataan 8 kartu bergambar urutan rukun salat fardu dari niat hingga salam yang dikerjakan seluruh murid secara serentak (35 menit; kelompok; instrumen: kunci urutan rukun dan pedoman penskoran)
  • unjuk kerja peragaan dan pelafalan bergiliran: kinerja tiap murid memperagakan gerakan takbiratulihram hingga salam disertai pelafalan bacaan salat (takbir, doa iftitah, rukuk, iktidal, sujud, duduk di antara dua sujud, tasyahud akhir, salam) dinilai 2,5 menit per murid secara bergiliran ke depan kelas sementara murid lain menyelesaikan lembar mewarnai adab salat (70 menit / 2,5 menit = 28 murid, muat satu kelas penuh) (70 menit; individual; instrumen: rubrik unjuk kerja peragaan gerak dan pelafalan bacaan salat)

Sumatif:

  • unjuk kerja penataan kartu rukun salat dan unjuk kerja peragaan gerakan beserta pelafalan bacaan salat: hasil susunan kartu urutan rukun salat fardu secara runut serta demonstrasi peragaan gerakan takbiratulihram hingga salam yang disertai pelafalan bacaan salat secara tepat
  • unjuk kerja penataan kartu serentak: lembar kerja penempelan/penataan 8 kartu bergambar urutan rukun salat fardu dari niat hingga salam yang dikerjakan seluruh murid secara serentak (35 menit; kelompok; instrumen: kunci urutan rukun dan pedoman penskoran)
  • unjuk kerja peragaan dan pelafalan bergiliran: kinerja tiap murid memperagakan gerakan takbiratulihram hingga salam disertai pelafalan bacaan salat (takbir, doa iftitah, rukuk, iktidal, sujud, duduk di antara dua sujud, tasyahud akhir, salam) dinilai 2,5 menit per murid secara bergiliran ke depan kelas sementara murid lain menyelesaikan lembar mewarnai adab salat (70 menit / 2,5 menit = 28 murid, muat satu kelas penuh) (70 menit; individual; instrumen: rubrik unjuk kerja peragaan gerak dan pelafalan bacaan salat)

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penataan Urutan Rukun Salat Fardu (TP 2.4.1)Menata 1-2 kartu rukun salat fardu secara tepat sesuai kunci acuan (Acuan: 1-Niat/berdiri tegak, 2-Takbiratulihram, 3-Membaca Surah al-Fatihah, 4-Rukuk, 5-Iktidal, 6-Sujud, 7-Duduk tasyahud akhir, 8-Salam).Menata 3-5 kartu rukun salat fardu secara tepat sesuai kunci acuan.Menata 6-7 kartu rukun salat fardu secara tepat sesuai kunci acuan.Menata seluruh 8 kartu rukun salat fardu secara tepat dan runut sesuai kunci acuan.
Peragaan Gerakan Salat Takbiratulihram hingga Iktidal (TP 2.4.2)Memperagakan 1 gerakan dari 3 posisi gerakan (Acuan: takbiratulihram mengangkat kedua tangan sejajar telinga/bahu, rukuk membungkuk punggung lurus tangan di lutut, iktidal berdiri tegak) secara tepat.Memperagakan 2 gerakan dari 3 posisi gerakan secara tepat.Memperagakan seluruh 3 posisi gerakan (takbiratulihram, rukuk, iktidal) secara tepat dengan sedikit bimbingan guru.Memperagakan seluruh 3 posisi gerakan (takbiratulihram, rukuk, iktidal) secara tepat dan mandiri.
Peragaan Gerakan Salat Sujud hingga Salam (TP 2.4.3)Memperagakan 1 gerakan dari 4 posisi gerakan (Acuan: sujud menempelkan dahi, duduk di antara dua sujud iftirasy, duduk tasyahud akhir tawaruk, salam menoleh) secara tepat.Memperagakan 2-3 gerakan dari 4 posisi gerakan secara tepat.Memperagakan seluruh 4 posisi gerakan (sujud, duduk di antara dua sujud, duduk tasyahud akhir, salam) secara tepat dengan sedikit bimbingan guru.Memperagakan seluruh 4 posisi gerakan (sujud, duduk di antara dua sujud, duduk tasyahud akhir, salam) secara tepat dan mandiri.
Pelafalan Bacaan Salat Takbiratulihram hingga Iktidal (TP 2.4.4)Melafalkan 1 bacaan dari 4 bacaan salat (Acuan: lafal takbiratulihram 'Allahu Akbar', doa iftitah, bacaan rukuk 'Subhana rabbiyal-'azimi wa bihamdih', bacaan iktidal 'Sami'allahu liman hamidah Rabbana lakal-hamd') secara tepat.Melafalkan 2-3 bacaan dari 4 bacaan salat secara tepat.Melafalkan seluruh 4 bacaan salat dari takbiratulihram hingga iktidal secara tepat dan lancar dengan sedikit bimbingan guru.Melafalkan seluruh 4 bacaan salat dari takbiratulihram hingga iktidal secara tepat, lancar, dan mandiri.
Pelafalan Bacaan Salat Sujud hingga Salam (TP 2.4.5)Melafalkan 1 bacaan dari 4 bacaan salat (Acuan: bacaan sujud 'Subhana rabbiyal-a'la wa bihamdih', duduk di antara dua sujud 'Rabbigfir li warhamni...', tasyahud akhir, salam 'Assalamu'alaikum warahmatullah') secara tepat.Melafalkan 2-3 bacaan dari 4 bacaan salat secara tepat.Melafalkan seluruh 4 bacaan salat dari sujud hingga salam secara tepat dan lancar dengan sedikit bimbingan guru.Melafalkan seluruh 4 bacaan salat dari sujud hingga salam secara tepat, lancar, dan mandiri.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah alokasi waktu 35 menit untuk penataan kartu dan 70 menit untuk peragaan bergiliran mencukupi seluruh murid?
  • Bagaimanakah tingkat penguasaan murid pada peragaan gerakan dan pelafalan bacaan salat fardu secara keseluruhan?

Murid:

  • Bagian gerakan atau bacaan salat fardu mana yang sudah berhasil aku peragakan dengan lancar?
  • Bagian mana dari urutan rukun atau bacaan salat yang masih perlu aku latih kembali di rumah?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas II (Kemendikbudristek 2021)
  2. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas II (Kemendikbudristek 2021)
  3. Set kartu pasangan ketentuan salat fardu (nama salat dan angka rakaat)
  4. Set kartu bertuliskan alur rukun salat
  5. Lembar kerja latihan penerapan ketentuan dan rukun salat
  6. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas II, Kemendikbudristek RI, 2021
  7. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas II, Kemendikbudristek RI, 2021
  8. Kartu peraga bergambar urutan gerakan salat (takbiratulihram, sedekap, rukuk, iktidal) dan teks bacaan latin
  9. Matras/sajadah kelas untuk peragaan salat
  10. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas II (Kemendikbudristek RI, 2021).
  11. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas II (Kemendikbudristek RI, 2021), Bab 4 Subbab Salat Fardu.
  12. Poster/peraga visual langkah gerakan dan teks bacaan salat fardu.
  13. Sajadah atau matras kelas.
  14. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas II (Kemendikbudristek, 2021)
  15. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas II (Kemendikbudristek, 2021)
  16. Set kartu bergambar 8 rukun salat fardu dan lembar kerja penataan kartu
  17. Sajadah atau matras untuk peragaan salat fardu
  18. Lembar aktivitas mewarnai adab salat untuk pengiring giliran unjuk kerja

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar bab ini secara penuh.

Apa isi bab ini?

Dokumen memuat seluruh pertemuan bab ini dalam satu berkas: tujuan pembelajaran per pertemuan, urutan kegiatan inti sesuai alokasi JP, pertanyaan pemantik, asesmen formatif, asesmen sumatif bab, rubrik, dan refleksi. Cocok dipakai sebagai persiapan tatap muka sekaligus lampiran supervisi.

Cara pakai bab ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.