MODUL AJAR Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 2 (Fase A) Topik: Mengenal Allah al-Khabīr (Mahateliti/Mahawaspada) INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 2 |
|---|
| Topik | Mengenal Allah al-Khabīr (Mahateliti/Mahawaspada) |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menyebutkan asmaulhusna al-Khabīr beserta artinya dengan benar sebagai bagian dari iman kepada Allah Swt.
- Murid dapat menunjukkan sikap rasa ingin tahu yang baik dalam kehidupan sehari-hari sebagai implementasi dari pemahaman makna al-Khabīr dengan penuh tanggung jawab
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Apakah kalian sudah tahu arti dan makna al-Khabīr?
- Siapa yang bisa memberitahu kita tentang hal-hal yang tersembunyi?
- Bagaimana kita bisa meneladani sifat Allah yang Mahateliti dalam kehidupan sehari-hari?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama dengan khusyuk
- Guru mengondisikan kelas agar siap mengikuti pembelajaran dengan penuh perhatian
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dengan bahasa sederhana: 'Hari ini kita akan belajar tentang Allah al-Khabīr, artinya Allah Yang Mahateliti'
- Guru menyampaikan langkah-langkah kegiatan yang akan dilakukan: bertepuk, berdiskusi kelompok, dan aktivitas menebalkan kaligrafi
- Guru melakukan asesmen awal dengan mengajukan pertanyaan pemantik: 'Apakah kalian sudah tahu arti al-Khabīr?' dan mencatat respons murid
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):- Guru mengajak seluruh murid bertepuk bersama dengan yel-yel 'Tepuk al-Khabīr' untuk membangun semangat dan fokus belajar
- Guru membagi murid menjadi beberapa kelompok kecil (4-5 anak per kelompok)
- Guru memerintahkan setiap kelompok membaca materi tentang asmaulhusna al-Khabīr dari buku siswa halaman 51-52
- Masing-masing kelompok berdiskusi dan saling mengemukakan hasil membaca tentang pengertian, bukti, dan cara meneladan Allah al-Khabīr secara bergantian
- Guru menjelaskan dengan bahasa sederhana: al-Khabīr artinya Yang Mahateliti, Allah mengetahui segala sesuatu yang tampak maupun tersembunyi
- Guru menyampaikan dalil Al-Qur'an (QS. at-Taḥrīm: 3) sebagai bukti bahwa Allah Mahateliti
- Murid dalam kelompok saling menyebutkan dan menjelaskan asmaulhusna al-Khabīr beserta artinya secara bergantian
- Guru mengevaluasi hasil diskusi tiap kelompok dan memberikan penjelasan tambahan serta penguatan
Mengaplikasi (Bermakna, Berkesadaran):- Guru mengajak murid membuat kesimpulan bersama tentang makna al-Khabīr dan bagaimana Allah mengetahui semua yang kita lakukan
- Pada rubrik 'Aktivitasku', masing-masing murid secara mandiri diminta menebalkan dan mewarnai kaligrafi asmaulhusna al-Khabīr dengan sebaik mungkin
- Pada rubrik 'Aktivitas Kelompok', murid berdiskusi dalam kelompok untuk menyebutkan contoh sikap rasa ingin tahu dalam kehidupan sehari-hari
- Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi tentang cara meneladan al-Khabīr: tidak menyombongkan diri, taat beribadah, berbaik sangka, dan bersyukur
- Guru memfasilitasi murid menghubungkan pemahaman al-Khabīr dengan perilaku rajin belajar dan bertanya hal-hal yang baik
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru meminta murid menceritakan pengalaman dan pendapat mereka tentang materi al-Khabīr yang telah dipelajari
- Murid menuliskan refleksi pribadi di buku tulis: 'Apa yang aku rasakan setelah belajar bahwa Allah Mahateliti terhadap segala yang aku lakukan?'
- Guru mengajak murid berefleksi: 'Sikap rasa ingin tahu apa yang akan kalian terapkan mulai hari ini?'
- Beberapa murid secara sukarela menyampaikan refleksi mereka di depan kelas
- Guru memberikan apresiasi dan penguatan terhadap refleksi murid
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: al-Khabīr artinya Allah Mahateliti, kita harus meneladan dengan rajin belajar dan memiliki rasa ingin tahu yang baik
- Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta beberapa murid menyebutkan kembali asmaulhusna al-Khabīr dan artinya
- Guru memberikan penguatan sikap: karena Allah Mahateliti, kita harus selalu berbuat baik bahkan saat sendirian
- Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas partisipasi aktif mereka
- Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan mengucapkan salam
Diferensiasi:- Konten: Murid yang cepat memahami diberi materi pengayaan berupa dalil Al-Qur'an tambahan tentang sifat Allah Mahateliti. Murid yang lambat memahami diberi penjelasan ulang dengan media visual gambar ilustrasi sederhana
- Proses: Murid yang cepat diminta memimpin diskusi kelompok dan membantu teman yang kesulitan. Murid yang lambat diberi waktu lebih untuk membaca materi dan pendampingan intensif dari guru saat diskusi kelompok
- Produk: Murid yang cepat diminta membuat cerita singkat tentang penerapan sikap rasa ingin tahu dalam kehidupan. Murid yang lambat cukup menyelesaikan aktivitas menebalkan kaligrafi dengan baik
ASESMENAwal:- Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Apakah kalian sudah tahu arti al-Khabīr?' untuk mengukur pengetahuan awal murid
- Guru mencatat respons dan tingkat pemahaman awal murid sebagai dasar pembelajaran
Proses:- Observasi saat murid berdiskusi dalam kelompok: kemampuan menyebutkan dan menjelaskan asmaulhusna al-Khabīr
- Tanya jawab saat kegiatan inti untuk mengecek pemahaman murid tentang pengertian, bukti, dan cara meneladan al-Khabīr
- Pengamatan sikap rasa ingin tahu murid melalui pertanyaan yang diajukan dan partisipasi dalam diskusi
Akhir:- Tes lisan individu: guru meminta 5-8 murid secara acak menyebutkan asmaulhusna al-Khabīr dan artinya
- Penilaian hasil karya: kerapian dan kesungguhan dalam menebalkan serta mewarnai kaligrafi al-Khabīr
- Penilaian refleksi tertulis di buku tulis tentang penerapan sikap rasa ingin tahu dalam kehidupan sehari-hari
Formatif:- Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelompok
- Tanya jawab lisan tentang pengertian al-Khabīr dan artinya
- Pengamatan sikap rasa ingin tahu murid selama pembelajaran
Sumatif:- Tes lisan: murid menyebutkan asmaulhusna al-Khabīr beserta artinya
- Penilaian produk: hasil menebalkan dan mewarnai kaligrafi al-Khabīr
- Penilaian sikap: kemampuan menunjukkan sikap rasa ingin tahu melalui pertanyaan atau partisipasi aktif
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kemampuan menyebutkan asmaulhusna al-Khabīr beserta artinya | Belum dapat menyebutkan asmaulhusna al-Khabīr dan artinya dengan benar | Dapat menyebutkan al-Khabīr tetapi belum tepat menyebutkan artinya (Mahateliti/Mahawaspada) | Dapat menyebutkan al-Khabīr beserta artinya dengan benar namun masih ragu-ragu | Dapat menyebutkan al-Khabīr beserta artinya dengan benar, lancar, dan penuh keyakinan | | Sikap rasa ingin tahu dalam pembelajaran | Pasif, tidak mengajukan pertanyaan, dan tidak menunjukkan antusiasme belajar | Mulai menunjukkan perhatian tetapi belum aktif bertanya atau berdiskusi | Aktif dalam diskusi kelompok dan sesekali mengajukan pertanyaan | Sangat antusias, aktif bertanya, berdiskusi, dan menunjukkan keinginan kuat untuk memahami materi | | Kemampuan meneladan al-Khabīr dalam kehidupan sehari-hari | Belum dapat menyebutkan cara meneladan al-Khabīr dalam kehidupan sehari-hari | Dapat menyebutkan 1-2 cara meneladan al-Khabīr dengan bantuan guru | Dapat menyebutkan 3-4 cara meneladan al-Khabīr dengan contoh konkret | Dapat menyebutkan dan menjelaskan berbagai cara meneladan al-Khabīr dengan contoh konkret dan komitmen untuk menerapkannya | | Kualitas hasil menebalkan dan mewarnai kaligrafi | Hasil menebalkan tidak rapi, keluar garis, dan warna tidak tertata | Hasil menebalkan cukup rapi tetapi beberapa bagian masih keluar garis atau warna belum rata | Hasil menebalkan rapi, sebagian besar dalam garis, dan pewarnaan cukup tertata | Hasil menebalkan sangat rapi, dalam garis, pewarnaan indah, dan dikerjakan dengan penuh kesungguhan |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid dapat memahami makna al-Khabīr dengan baik?
- Apakah metode diskusi kelompok efektif untuk mencapai tujuan pembelajaran?
- Bagaimana saya dapat lebih memfasilitasi murid yang masih kesulitan memahami konsep abstrak tentang sifat Allah?
- Apakah diferensiasi yang saya terapkan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
Refleksi Murid:- Apa yang aku pelajari hari ini tentang Allah al-Khabīr?
- Apa yang aku rasakan setelah tahu bahwa Allah Mahateliti terhadap semua yang aku lakukan?
- Sikap rasa ingin tahu apa yang akan aku terapkan mulai hari ini?
- Apa yang masih ingin aku ketahui lebih lanjut tentang asmaulhusna?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas II (Kemendikbudristek, 2021), halaman 51-53
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas II (Kemendikbudristek, 2021), halaman 67-68
- Al-Qur'an, QS. at-Taḥrīm ayat 3
- Papan tulis dan spidol warna
- Lembar kerja aktivitas menebalkan kaligrafi al-Khabīr
- Krayon atau pensil warna untuk mewarnai kaligrafi
- Media visual berupa poster atau gambar ilustrasi tentang sifat Allah Mahateliti (opsional)
|