Modul AjarPertemuan 1Bab 2Fase ASemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 2: Mengenal Allah al-Ḥafīẓ (Maha Memelihara)

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 2 dengan topik "Mengenal Allah al-Ḥafīẓ (Maha Memelihara)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 2: Mengenal Allah al-Ḥafīẓ (Maha Memelihara)

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 2

Bab 2 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Mengenal Allah al-Ḥafīẓ (Maha Memelihara)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMengenal Allah al-Ḥafīẓ (Maha Memelihara)
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyebutkan asmaulhusna al-Ḥafīẓ beserta artinya dengan benar sebagai bagian dari iman kepada Allah Swt.
  2. Murid dapat menunjukkan perilaku tawakal dalam kehidupan sehari-hari sebagai implementasi dari pemahaman makna al-Ḥafīẓ dengan penuh tanggung jawab

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apakah kalian sudah tahu arti dan makna al-Ḥafīẓ?
  2. Apa bukti jika Allah itu al-Ḥafīẓ?
  3. Bagaimana cara kita meneladan Allah al-Ḥafīẓ dalam kehidupan sehari-hari?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru memastikan murid siap mengikuti pembelajaran dengan mengecek kesiapan fisik dan mental
  • Guru mengajak murid berdoa bersama sebelum memulai pembelajaran
  • Guru memberikan motivasi dengan menyampaikan kata mutiara tentang pentingnya meyakini sifat-sifat Allah
  • Guru mengajak murid bertepuk 'Tepuk al-Ḥafīẓ' untuk membangun semangat dan fokus
  • Guru meminta murid mengamati Gambar 2.2 pada buku siswa tentang pemeliharaan Allah
  • Guru memberikan kesempatan murid menceritakan gambar yang diamati dengan bahasa sederhana mereka
  • Guru memberikan apresiasi terhadap semua jawaban dan mengaitkannya dengan topik al-Ḥafīẓ
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan kegiatan yang akan dilakukan

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membagi murid menjadi beberapa kelompok kecil (2-4 anak per kelompok)
  • Setiap kelompok mengamati Gambar 2.2 tentang bukti pemeliharaan Allah secara lebih mendalam
  • Kelompok berdiskusi dan saling mengemukakan isi gambar tersebut secara bergantian
  • Guru memberikan penguatan terkait maksud dan isi gambar yang diamati
  • Guru menjelaskan pengertian al-Ḥafīẓ (Maha Memelihara) dengan bahasa yang mudah dipahami anak kelas 2
  • Guru menjelaskan bukti-bukti Allah al-Ḥafīẓ: memelihara langit dan bumi, memelihara hamba dari musibah, memelihara rejeki manusia, dan memelihara amal ibadah
  • Murid dalam kelompoknya saling menyebutkan dan menjelaskan asmaulhusna al-Ḥafīẓ beserta artinya secara bergantian
  • Guru mengevaluasi hasil diskusi kelompok dan memberikan penjelasan tambahan serta penguatan

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru menjelaskan cara meneladan al-Ḥafīẓ dalam kehidupan sehari-hari: memelihara hati, lisan, hubungan baik, ibadah, menjaga diri dari larangan, memelihara kedamaian, dan menjaga lingkungan
  • Murid diminta menceritakan pengalaman pribadi terkait sikap tawakal dan menjaga sesuatu dalam kehidupan sehari-hari
  • Pada rubrik 'Aktivitasku', setiap murid secara mandiri menebalkan dan mewarnai kaligrafi asmaulhusna al-Ḥafīẓ dengan sebaik mungkin
  • Pada rubrik 'Aktivitas Kelompok', murid secara berkelompok (dengan teman sebangku) menyalin kembali kaligrafi asmaulhusna al-Ḥafīẓ pada buku gambar
  • Guru memfasilitasi murid untuk berlatih menunjukkan perilaku tawakal melalui simulasi sederhana

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid membuat kesimpulan bersama tentang materi al-Ḥafīẓ yang telah dipelajari
  • Murid diminta menceritakan pengalaman dan pendapat mereka terhadap materi yang telah dipelajari
  • Murid mengisi rubrik 'Tekadku' dengan komitmen untuk selalu meyakini Allah Yang Maha Memelihara dan bertawakal hanya kepada Allah
  • Guru memberikan penguatan terhadap refleksi dan komitmen yang disampaikan murid
  • Murid menuliskan satu hal yang paling berkesan dari pembelajaran hari ini

Penutup:

  • Guru bersama murid melakukan refleksi pembelajaran dengan pertanyaan: Apa yang sudah kalian pahami hari ini? Apa yang masih membingungkan?
  • Guru memberikan penguatan terhadap pemahaman dan sikap tawakal sebagai bentuk implementasi al-Ḥafīẓ
  • Guru memberikan tindak lanjut berupa tugas untuk mengamati dan mencatat pemeliharaan Allah dalam kehidupan keluarga di rumah
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan mengajak murid untuk terus meyakini dan meneladan sifat al-Ḥafīẓ

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang belum lancar membaca, guru menyediakan gambar visual lebih banyak. Untuk murid cepat, guru memberikan bahan bacaan tambahan tentang bukti-bukti pemeliharaan Allah yang lebih kompleks
  • Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan ekstra didampingi guru/tutor sebaya saat kegiatan menebalkan kaligrafi. Murid yang sudah paham diminta membantu teman kelompoknya
  • Produk: Murid dapat memilih membuat kaligrafi al-Ḥafīẓ dengan menebalkan, mewarnai, atau menghias sesuai kreativitas mereka. Untuk yang sudah mampu, bisa langsung menyalin tanpa bantuan pola

ASESMEN

Awal:

  • Guru mengajukan pertanyaan diagnostik: Siapa yang pernah mendengar kata al-Ḥafīẓ?
  • Guru meminta murid menceritakan pengalaman tentang hal-hal yang mereka jaga/pelihara di rumah
  • Guru mengobservasi pengetahuan awal murid melalui respons terhadap Gambar 2.2

Proses:

  • Observasi aktivitas diskusi kelompok saat mengamati gambar dan menjelaskan al-Ḥafīẓ
  • Tanya jawab spontan selama penjelasan guru untuk mengecek pemahaman
  • Pengamatan keterampilan murid saat menebalkan dan mewarnai kaligrafi
  • Mendengarkan cerita pengalaman murid terkait sikap tawakal

Akhir:

  • Tes lisan: murid diminta menyebutkan asmaulhusna al-Ḥafīẓ beserta artinya
  • Penilaian produk: hasil karya kaligrafi al-Ḥafīẓ (ketepatan bentuk, kerapian, dan kreativitas)
  • Penilaian refleksi: komitmen tertulis murid pada rubrik 'Tekadku' tentang sikap tawakal
  • Observasi sikap: perilaku bertanggung jawab selama pembelajaran

Formatif:

  • Observasi sikap dan partisipasi murid dalam diskusi kelompok
  • Tanya jawab lisan tentang arti al-Ḥafīẓ dan bukti-bukti pemeliharaan Allah
  • Penilaian proses saat murid menebalkan dan mewarnai kaligrafi

Sumatif:

  • Penilaian hasil karya kaligrafi al-Ḥafīẓ
  • Penilaian kemampuan menyebutkan asmaulhusna al-Ḥafīẓ dan artinya secara lisan
  • Penilaian refleksi tertulis pada rubrik 'Tekadku' tentang komitmen bertawakal

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menyebutkan asmaulhusna al-Ḥafīẓ dan artinyaBelum dapat menyebutkan al-Ḥafīẓ dan artinya meskipun dengan bantuanDapat menyebutkan al-Ḥafīẓ atau artinya saja dengan bantuan guruDapat menyebutkan al-Ḥafīẓ dan artinya dengan sedikit bantuanDapat menyebutkan al-Ḥafīẓ beserta artinya dengan benar dan lancar tanpa bantuan
Pemahaman bukti-bukti Allah al-ḤafīẓBelum dapat menyebutkan bukti pemeliharaan AllahDapat menyebutkan 1 bukti pemeliharaan Allah dengan bantuanDapat menyebutkan 2-3 bukti pemeliharaan AllahDapat menyebutkan 4 atau lebih bukti pemeliharaan Allah dengan penjelasan sederhana
Karya kaligrafi al-ḤafīẓHasil kaligrafi tidak rapi dan banyak keluar dari garisHasil kaligrafi cukup rapi namun masih sering keluar garisHasil kaligrafi rapi, sebagian besar sesuai garis, dan diberi warnaHasil kaligrafi sangat rapi, sesuai garis, diwarnai dengan indah dan kreatif
Menunjukkan sikap tawakalBelum menunjukkan pemahaman tentang sikap tawakalMulai memahami konsep tawakal namun belum bisa mengaitkan dengan kehidupan sehari-hariDapat menjelaskan sikap tawakal dan memberikan 1 contoh penerapannyaDapat menjelaskan sikap tawakal dengan baik dan memberikan beberapa contoh penerapan dalam kehidupan sehari-hari dengan penuh kesadaran

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah tujuan pembelajaran tercapai dengan baik?
  • Apakah strategi pembelajaran yang saya gunakan efektif untuk membantu murid memahami al-Ḥafīẓ?
  • Murid mana yang membutuhkan bimbingan tambahan?
  • Apa yang perlu saya perbaiki untuk pembelajaran berikutnya?
  • Apakah alokasi waktu sudah sesuai untuk setiap tahapan pembelajaran?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menarik dari pembelajaran hari ini?
  • Apa arti al-Ḥafīẓ yang sudah kamu pahami?
  • Bagaimana kamu akan meneladan sifat al-Ḥafīẓ dalam kehidupan sehari-hari?
  • Apa yang masih membingungkan bagimu?
  • Apa yang akan kamu ceritakan kepada orang tuamu tentang pembelajaran hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 2 SD (halaman 38-42)
  2. Buku Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 2 SD (halaman 49-53)
  3. Gambar 2.2 tentang bukti pemeliharaan Allah
  4. Lembar kerja kaligrafi al-Ḥafīẓ
  5. Alat tulis: pensil, crayon/pensil warna
  6. Buku gambar untuk aktivitas kelompok
  7. Al-Quran (untuk referensi ayat tentang pemeliharaan Allah)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.