Modul AjarPertemuan 6Bab 10Fase ASemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 2: Asesmen Sumatif Bab 10: Asyiknya Belajar Kisah Ayah Para Nabi

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 2 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 10: Asyiknya Belajar Kisah Ayah Para Nabi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 2: Asesmen Sumatif Bab 10: Asyiknya Belajar Kisah Ayah Para Nabi

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 2

Bab 10 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 10: Asyiknya Belajar Kisah Ayah Para Nabi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikAsesmen Sumatif Bab 10: Asyiknya Belajar Kisah Ayah Para Nabi
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui asesmen sumatif, murid dapat menunjukkan pemahaman tentang biografi, dakwah, dan sikap teladan Nabi Ibrahim a.s. sebagai ayah para nabi secara tertulis maupun lisan dengan benar
  2. Melalui asesmen sumatif, murid dapat membuktikan keyakinannya terhadap kebenaran kisah Nabi Ibrahim a.s. serta kemampuannya meneladani sikap rela berkorban, taat, dan patuh kepada Allah Swt. dengan baik

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang paling kalian ingat dari kisah Nabi Ibrahim a.s. yang telah kita pelajari?
  2. Bagaimana cara kalian meneladan sikap rela berkorban, taat, dan patuh kepada Allah Swt. seperti Nabi Ibrahim a.s.?
  3. Mengapa Nabi Ibrahim a.s. disebut sebagai ayah para nabi?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru memastikan kesiapan murid dengan mengecek kehadiran dan kerapian
  • Guru menyampaikan bahwa hari ini akan dilaksanakan asesmen sumatif untuk mengevaluasi pemahaman tentang kisah Nabi Ibrahim a.s.
  • Guru melakukan asesmen diagnostik singkat dengan bertanya: 'Siapa yang masih ingat sikap teladan Nabi Ibrahim a.s.?' dan meminta 2-3 murid menjawab secara lisan
  • Guru menjelaskan tujuan asesmen dan memberikan motivasi bahwa ini kesempatan murid menunjukkan hasil belajar mereka selama mempelajari Bab 10
  • Guru menyampaikan tata cara pengerjaan asesmen dan alokasi waktu dengan jelas

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Guru membagikan lembar asesmen sumatif kepada setiap murid
  • Guru membacakan petunjuk pengerjaan dengan jelas dan memastikan semua murid memahami
  • Guru mempersilakan murid membaca soal asesmen dengan tenang dan teliti
  • Guru berkeliling memastikan setiap murid memahami instruksi dan tidak ada pertanyaan yang membingungkan
  • Murid mengerjakan bagian pertama asesmen tertulis yang menguji pemahaman tentang biografi Nabi Ibrahim a.s. (nama ayah, urutan nabi, sebutan ayah para nabi)
  • Murid mengerjakan bagian kedua yang menguji pemahaman tentang dakwah Nabi Ibrahim a.s. di masa kanak-kanak dan kepada kaumnya

Mengaplikasi (Bermakna):

  • Murid mengerjakan bagian ketiga asesmen yang menguji kemampuan mengidentifikasi sikap teladan Nabi Ibrahim a.s. (rela berkorban, taat, patuh kepada Allah Swt.)
  • Murid mengerjakan soal aplikasi yang meminta mereka menyebutkan contoh konkret bagaimana meneladan Nabi Ibrahim a.s. dalam kehidupan sehari-hari (misalnya: salat lima waktu, berbagi dengan teman, menurut pada orang tua)
  • Guru melakukan observasi proses pengerjaan untuk menilai kemandirian dan kesungguhan murid
  • Setelah asesmen tertulis selesai, guru memanggil beberapa murid secara acak (5-7 murid) untuk asesmen lisan individual
  • Dalam asesmen lisan, murid diminta menceritakan kembali satu peristiwa dalam kisah Nabi Ibrahim a.s. dengan bahasa sendiri
  • Murid juga diminta menjelaskan bagaimana mereka akan meneladani sikap Nabi Ibrahim a.s. dalam kehidupan nyata mereka

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Setelah asesmen selesai, guru mengajak murid menarik napas dalam dan merenungkan proses belajar mereka selama mempelajari Bab 10
  • Guru meminta murid menuliskan atau menyampaikan secara lisan: 'Apa yang paling berkesan dari kisah Nabi Ibrahim a.s.?' dan 'Sikap apa yang akan kalian tiru dari beliau?'
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas usaha dan kesungguhan mereka dalam mengikuti pembelajaran dan asesmen
  • Murid diminta mengisi lembar refleksi diri sederhana tentang sikap rela berkorban, taat, dan patuh yang sudah mereka lakukan

Penutup:

  • Guru memberikan umpan balik umum tentang pelaksanaan asesmen tanpa menyebutkan nilai atau membandingkan murid
  • Guru menyampaikan bahwa hasil asesmen akan dikembalikan pada pertemuan berikutnya dengan catatan perbaikan
  • Guru mengingatkan murid untuk terus meneladani sikap Nabi Ibrahim a.s. dalam kehidupan sehari-hari
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang belum lancar membaca, guru menyediakan bantuan dengan membacakan soal secara individual atau menggunakan soal bergambar lebih banyak
  • Proses: Murid yang lebih cepat selesai diminta menggambar ilustrasi salah satu peristiwa dalam kisah Nabi Ibrahim a.s. dengan keterangan singkat. Murid yang membutuhkan waktu lebih lama diberikan perpanjangan waktu 5-10 menit dan pendampingan guru
  • Produk: Asesmen lisan bagi murid yang kesulitan menulis difokuskan pada kemampuan menceritakan kembali kisah dengan bahasa sendiri. Murid yang sudah mahir menulis diminta menambahkan refleksi tertulis tentang penerapan sikap teladan Nabi Ibrahim a.s.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan untuk mengecek ingatan murid tentang materi yang telah dipelajari
  • Observasi kesiapan mental dan emosional murid menghadapi asesmen

Proses:

  • Observasi kemandirian murid dalam mengerjakan asesmen tertulis
  • Pengamatan sikap jujur dan bertanggung jawab selama mengerjakan soal
  • Penilaian proses saat asesmen lisan individual berlangsung

Akhir:

  • Penilaian hasil asesmen tertulis berdasarkan ketepatan jawaban tentang biografi, dakwah, dan sikap teladan Nabi Ibrahim a.s.
  • Penilaian asesmen lisan berdasarkan kemampuan menceritakan kembali kisah dan menjelaskan keteladanan
  • Evaluasi lembar refleksi diri tentang penerapan sikap teladan dalam kehidupan sehari-hari

Formatif:

  • Observasi kesungguhan dan kemandirian murid saat mengerjakan asesmen
  • Tanya jawab lisan singkat di awal untuk mengecek kesiapan murid
  • Pengamatan proses pengerjaan untuk mengidentifikasi murid yang membutuhkan bantuan

Sumatif:

  • Tes tertulis yang mencakup pemahaman biografi, dakwah, dan sikap teladan Nabi Ibrahim a.s.
  • Asesmen lisan untuk menilai kemampuan menceritakan kembali kisah dan menjelaskan penerapan keteladanan
  • Penilaian refleksi diri tentang implementasi sikap rela berkorban, taat, dan patuh kepada Allah Swt.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman biografi Nabi Ibrahim a.s.Murid belum dapat menyebutkan nama ayah, urutan nabi, dan sebutan Nabi Ibrahim a.s. dengan benarMurid dapat menyebutkan 1 dari 3 informasi biografi Nabi Ibrahim a.s. dengan benarMurid dapat menyebutkan 2 dari 3 informasi biografi Nabi Ibrahim a.s. dengan benarMurid dapat menyebutkan semua informasi biografi Nabi Ibrahim a.s. (nama ayah, urutan nabi, sebutan ayah para nabi) dengan benar dan lengkap
Pemahaman dakwah Nabi Ibrahim a.s.Murid belum dapat menjelaskan peristiwa dakwah Nabi Ibrahim a.s.Murid dapat menyebutkan 1 peristiwa dakwah Nabi Ibrahim a.s. namun masih kurang jelasMurid dapat menjelaskan 1-2 peristiwa dakwah Nabi Ibrahim a.s. dengan cukup jelasMurid dapat menjelaskan peristiwa dakwah Nabi Ibrahim a.s. di masa kanak-kanak dan kepada kaumnya dengan jelas dan runtut
Pemahaman sikap teladan Nabi Ibrahim a.s.Murid belum dapat menyebutkan sikap teladan Nabi Ibrahim a.s.Murid dapat menyebutkan 1 sikap teladan Nabi Ibrahim a.s.Murid dapat menyebutkan 2 sikap teladan Nabi Ibrahim a.s. (rela berkorban, taat, atau patuh kepada Allah Swt.)Murid dapat menyebutkan dan menjelaskan 3 sikap teladan Nabi Ibrahim a.s. (rela berkorban, taat, dan patuh kepada Allah Swt.) dengan benar
Kemampuan menceritakan kembali kisahMurid belum dapat menceritakan kembali kisah Nabi Ibrahim a.s.Murid dapat menceritakan sebagian kecil kisah dengan bantuan guru dan belum runtutMurid dapat menceritakan sebagian besar kisah dengan cukup runtut meski masih memerlukan sedikit bantuanMurid dapat menceritakan kembali kisah Nabi Ibrahim a.s. dengan runtut, jelas, dan menggunakan bahasa sendiri
Kemampuan meneladani sikap Nabi Ibrahim a.s.Murid belum dapat memberikan contoh penerapan sikap teladan Nabi Ibrahim a.s. dalam kehidupan sehari-hariMurid dapat menyebutkan 1 contoh penerapan sikap teladan namun masih umum dan kurang relevanMurid dapat menyebutkan 2 contoh konkret penerapan sikap teladan Nabi Ibrahim a.s. dalam kehidupan sehari-hariMurid dapat menyebutkan 3 atau lebih contoh konkret dan relevan tentang cara meneladan sikap rela berkorban, taat, dan patuh kepada Allah Swt. dalam kehidupan sehari-hari
Keyakinan terhadap kebenaran kisahMurid belum menunjukkan keyakinan terhadap kebenaran kisah Nabi Ibrahim a.s.Murid menunjukkan keyakinan awal namun belum dapat mengungkapkannya dengan baikMurid menunjukkan keyakinan terhadap kebenaran kisah dan dapat mengungkapkannya secara sederhanaMurid menunjukkan keyakinan yang kuat terhadap kebenaran kisah Nabi Ibrahim a.s. dan dapat mengungkapkannya dengan jelas serta mengaitkannya dengan iman kepada Allah Swt.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah instrumen asesmen yang saya susun sudah mencakup seluruh tujuan pembelajaran?
  • Bagaimana saya memberikan kesempatan yang adil bagi semua murid untuk menunjukkan pemahaman mereka?
  • Apakah ada murid yang memerlukan asesmen alternatif atau pendampingan khusus?
  • Bagaimana hasil asesmen ini dapat saya gunakan untuk memperbaiki pembelajaran berikutnya?
  • Apakah suasana asesmen sudah kondusif dan tidak membuat murid tertekan?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling berkesan dari kisah Nabi Ibrahim a.s.?
  • Sikap teladan apa dari Nabi Ibrahim a.s. yang sudah kalian terapkan?
  • Apa yang kalian rasakan saat mengerjakan asesmen hari ini?
  • Bagaimana kalian akan meneladani sikap rela berkorban, taat, dan patuh kepada Allah Swt. mulai hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas II (Kemendikbudristek, 2021)
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas II (Kemendikbudristek, 2021)
  3. Lembar soal asesmen sumatif Bab 10
  4. Lembar refleksi diri murid
  5. Alat tulis (pensil, penghapus, pensil warna untuk diferensiasi)
  6. Rubrik penilaian asesmen

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.