MODUL AJAR Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 2 (Fase A) Topik: Dakwah Nabi Ibrahim a.s. kepada Umatnya INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 2 |
|---|
| Topik | Dakwah Nabi Ibrahim a.s. kepada Umatnya |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Melalui model pembelajaran card sort dan metode diskusi, murid dapat menjelaskan dakwah Nabi Ibrahim a.s. kepada umatnya dalam menyebarkan ajaran tauhid dengan benar
- Melalui kegiatan menyusun kartu urutan peristiwa, murid dapat menyusun urutan kisah dakwah Nabi Ibrahim a.s. secara kronologis dengan tepat
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Siapa yang disembah oleh kaum Nabi Ibrahim a.s.?
- Apa yang dilakukan Nabi Ibrahim a.s. untuk mengajak kaumnya menyembah Allah?
- Mengapa Nabi Ibrahim a.s. berani berdakwah meskipun kaumnya tidak setuju?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan membimbing murid berdoa bersama
- Guru memeriksa kehadiran dan kesiapan murid
- Guru melakukan apersepsi dengan mengajak murid mengingat kembali kisah masa kecil Nabi Ibrahim a.s. yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan belajar tentang dakwah Nabi Ibrahim a.s. kepada kaumnya
- Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan: Apa yang kalian ketahui tentang dakwah? Siapa yang pernah mendengar Nabi Ibrahim a.s. berdakwah?
- Guru menyampaikan langkah-langkah kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengelompokkan murid menjadi kelompok kecil yang terdiri dari 4-5 anak per kelompok
- Guru menayangkan gambar atau video singkat tentang Nabi Ibrahim a.s. yang berdakwah kepada kaumnya dan ayahnya yang membuat patung berhala
- Murid mengamati dengan saksama dan diminta mengidentifikasi: Siapa yang didakwahi Nabi Ibrahim? Apa yang disampaikan Nabi Ibrahim?
- Guru membagikan bacaan singkat dari buku siswa tentang dakwah Nabi Ibrahim a.s. kepada kaumnya
- Murid membaca bacaan secara berkelompok dengan bimbingan guru (membaca bersama untuk membangun pemahaman)
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik kepada setiap kelompok: Siapa yang disembah oleh kaum Nabi Ibrahim? Apa yang dilakukan Nabi Ibrahim untuk mengajak kaumnya menyembah Allah?
- Setiap kelompok berdiskusi dan mencatat poin-poin penting tentang dakwah Nabi Ibrahim a.s.
- Perwakilan kelompok menyampaikan hasil diskusi di depan kelas
- Guru memberikan penguatan dan klarifikasi tentang konsep dakwah dan ajaran tauhid yang disampaikan Nabi Ibrahim a.s.
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Guru membagikan paket kartu bergambar kisah dakwah Nabi Ibrahim a.s. kepada setiap kelompok (kartu berisi: 1) Nabi Ibrahim kecil mencari Tuhan, 2) Nabi Ibrahim berdakwah kepada ayahnya Azar, 3) Nabi Ibrahim memecahkan patung-patung berhala, 4) Nabi Ibrahim menghadapi Raja Namrud, 5) Raja Namrud dikalahkan Allah)
- Guru menjelaskan model card sort: setiap kelompok harus menyusun kartu-kartu tersebut sesuai urutan peristiwa yang benar
- Murid secara berkelompok berdiskusi dan bekerja sama menyusun urutan kartu kisah dakwah Nabi Ibrahim a.s.
- Guru berkeliling memantau dan memberikan scaffolding kepada kelompok yang mengalami kesulitan dengan pertanyaan arahan: Peristiwa mana yang terjadi lebih dulu? Apa yang terjadi setelahnya?
- Setiap kelompok menempelkan hasil susunan kartu mereka di papan atau meja
- Guru memfasilitasi gallery walk: kelompok lain mengamati dan memberikan masukan terhadap susunan kartu kelompok lain
- Setiap kelompok mempresentasikan hasil susunan kartu dan menjelaskan alasan urutan yang mereka buat
- Guru bersama murid membahas urutan yang benar dan memberikan apresiasi atas kerja sama kelompok
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajak murid duduk melingkar untuk sesi refleksi
- Guru mengajukan pertanyaan reflektif: Apa yang kalian pelajari dari dakwah Nabi Ibrahim a.s.? Sikap apa yang bisa kita teladani dari Nabi Ibrahim?
- Murid diberi waktu untuk merenung sejenak dan menuliskan satu sikap Nabi Ibrahim yang ingin mereka tiru dalam kehidupan sehari-hari
- Beberapa murid secara sukarela menyampaikan refleksi mereka di depan teman-teman
- Guru memberikan penguatan: Nabi Ibrahim a.s. berani dan sabar dalam berdakwah karena yakin kepada Allah. Kita juga bisa mengajak teman dan keluarga untuk selalu menyembah Allah dengan cara yang baik dan santun
- Murid menuliskan komitmen sederhana di buku catatan: Aku akan mengajak teman/keluargaku untuk selalu... (misalnya: salat, mengaji, berbuat baik)
- Guru mengapresiasi kejujuran dan keberanian murid dalam merefleksi pembelajaran
Penutup:- Guru bersama murid membuat kesimpulan pembelajaran: Nabi Ibrahim a.s. berdakwah kepada kaumnya untuk menyembah Allah dan meninggalkan penyembahan berhala. Nabi Ibrahim berani, sabar, dan yakin kepada Allah
- Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid mengurutkan 3-4 peristiwa dakwah Nabi Ibrahim secara tertulis di lembar kerja individu
- Guru memberikan penguatan karakter: Mari kita teladani Nabi Ibrahim dengan selalu menyembah Allah dan mengajak orang lain berbuat baik
- Guru memberikan tindak lanjut: Murid diminta menceritakan kisah dakwah Nabi Ibrahim a.s. kepada keluarga di rumah
- Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan salam
Diferensiasi:- Konten: Murid yang cepat dapat membaca sumber tambahan tentang kisah Nabi Ibrahim di buku kisah 25 Nabi. Murid yang lambat difasilitasi dengan kartu bergambar yang lebih besar dan penjelasan visual yang lebih sederhana
- Proses: Murid yang cepat dapat menjadi tutor sebaya dalam kelompok. Murid yang lambat mendapat pendampingan lebih intensif dari guru dan diberi waktu tambahan untuk memahami urutan peristiwa. Kelompok dapat dibentuk secara heterogen agar saling mendukung
- Produk: Murid yang cepat dapat membuat cerita bergambar atau komik sederhana tentang dakwah Nabi Ibrahim. Murid yang lambat cukup menyusun kartu dan menjelaskan secara lisan dengan bimbingan guru
ASESMENAwal:- Tanya jawab lisan: Apa yang kalian ketahui tentang dakwah?
- Tanya jawab lisan: Siapa yang pernah mendengar kisah Nabi Ibrahim berdakwah?
Proses:- Observasi aktivitas diskusi kelompok dalam memahami bacaan tentang dakwah Nabi Ibrahim
- Observasi kemampuan bekerja sama menyusun kartu urutan peristiwa (card sort)
- Checklist partisipasi: apakah murid aktif berdiskusi, mendengarkan teman, dan menyampaikan pendapat
- Pertanyaan lisan saat berkeliling: Mengapa Nabi Ibrahim memecahkan patung? Apa yang disampaikan Nabi Ibrahim kepada kaumnya?
Akhir:- Lembar kerja individu: Menyusun urutan 4 peristiwa dakwah Nabi Ibrahim a.s. dengan cara menuliskan nomor urut di gambar yang disediakan
- Pertanyaan lisan: Jelaskan satu sikap teladan Nabi Ibrahim yang kamu pelajari hari ini
- Penilaian refleksi tertulis: Murid menuliskan satu komitmen untuk meneladani Nabi Ibrahim dalam kehidupan sehari-hari
Formatif:- Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelompok
- Observasi kemampuan menyusun kartu urutan kisah dakwah Nabi Ibrahim a.s.
- Tanya jawab selama proses pembelajaran
- Penilaian presentasi kelompok
Sumatif:- Tes tertulis mengurutkan peristiwa dakwah Nabi Ibrahim a.s. (3-4 peristiwa)
- Penilaian hasil refleksi tertulis tentang sikap teladan Nabi Ibrahim
- Penilaian kemampuan menjelaskan dakwah Nabi Ibrahim secara lisan
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menjelaskan dakwah Nabi Ibrahim a.s. kepada umatnya | Murid belum dapat menjelaskan siapa yang didakwahi Nabi Ibrahim dan apa isi dakwahnya | Murid dapat menyebutkan bahwa Nabi Ibrahim berdakwah, tetapi belum dapat menjelaskan kepada siapa dan apa isi dakwahnya dengan lengkap | Murid dapat menjelaskan bahwa Nabi Ibrahim berdakwah kepada kaumnya (ayah dan Raja Namrud) untuk menyembah Allah, meskipun penjelasan masih sederhana | Murid dapat menjelaskan dengan rinci bahwa Nabi Ibrahim berdakwah kepada ayahnya Azar, kaumnya, dan Raja Namrud untuk meninggalkan penyembahan berhala dan menyembah Allah Yang Maha Esa (ajaran tauhid) | | Menyusun urutan kisah dakwah Nabi Ibrahim a.s. secara kronologis | Murid belum dapat menyusun urutan peristiwa dengan benar (salah semua atau acak) | Murid dapat menyusun 1-2 peristiwa dengan benar dari 4 peristiwa yang disediakan | Murid dapat menyusun 3 peristiwa dengan benar dan urutan kronologis dari 4 peristiwa yang disediakan | Murid dapat menyusun semua peristiwa (4 peristiwa) dengan benar sesuai urutan kronologis dan mampu menjelaskan alasan urutannya | | Kolaborasi dalam kelompok | Murid belum mau bekerja sama, pasif, atau mengganggu teman dalam kelompok | Murid mulai mau bekerja sama tetapi partisipasinya masih sangat terbatas, lebih banyak diam | Murid aktif bekerja sama, mendengarkan pendapat teman, dan ikut menyampaikan ide meskipun belum konsisten | Murid aktif bekerja sama, mendengarkan dengan baik, menyampaikan ide dengan santun, dan membantu teman yang kesulitan | | Refleksi dan keteladanan | Murid belum dapat menyebutkan sikap teladan Nabi Ibrahim yang dapat ditiru | Murid dapat menyebutkan satu sikap teladan Nabi Ibrahim tetapi belum dapat menghubungkan dengan kehidupan sehari-hari | Murid dapat menyebutkan sikap teladan Nabi Ibrahim (misalnya: berani, sabar, taat kepada Allah) dan mencoba menghubungkan dengan kehidupan sehari-hari meskipun masih sederhana | Murid dapat menyebutkan sikap teladan Nabi Ibrahim, menjelaskan mengapa sikap itu penting, dan membuat komitmen konkret untuk meniru dalam kehidupan sehari-hari (misalnya: berani mengajak teman salat berjamaah) |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah tujuan pembelajaran tercapai dengan baik? Indikator apa yang menunjukkan keberhasilan atau tantangan?
- Apakah model card sort efektif membantu murid memahami urutan kisah dakwah Nabi Ibrahim? Apa yang perlu diperbaiki?
- Apakah diferensiasi pembelajaran sudah mengakomodasi kebutuhan murid yang beragam? Murid mana yang perlu perhatian lebih di pertemuan selanjutnya?
- Apakah suasana pembelajaran sudah mencerminkan prinsip berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan? Bagian mana yang paling efektif?
- Apakah asesmen yang dilakukan sudah memberikan informasi yang cukup tentang pemahaman murid? Apa yang perlu ditambahkan atau diperbaiki?
Refleksi Murid:- Apa hal paling menarik yang kamu pelajari hari ini tentang Nabi Ibrahim a.s.?
- Sikap apa dari Nabi Ibrahim yang ingin kamu tiru dalam kehidupan sehari-hari?
- Apa yang paling sulit saat menyusun urutan kartu kisah Nabi Ibrahim? Bagaimana kamu mengatasinya?
- Bagaimana perasaanmu saat bekerja sama dengan teman dalam kelompok hari ini?
- Apa yang akan kamu ceritakan kepada keluargamu di rumah tentang pembelajaran hari ini?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas II, Kemendikbudristek, 2021
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas II, Kemendikbudristek, 2021
- Kartu bergambar kisah dakwah Nabi Ibrahim a.s. (dibuat guru atau diunduh dari sumber edukatif)
- Video atau gambar ilustrasi tentang Nabi Ibrahim berdakwah kepada kaumnya
- Buku Kisah 25 Nabi dan Rasul (sebagai referensi tambahan)
- Papan tulis/whiteboard dan spidol
- Lembar kerja murid untuk asesmen akhir
|