Modul AjarPertemuan 2Bab 1Fase ASemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 2: Membaca Surah an-Nās Secara Kelompok dan Mandiri

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 2 dengan topik "Membaca Surah an-Nās Secara Kelompok dan Mandiri". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 2: Membaca Surah an-Nās Secara Kelompok dan Mandiri

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 2

Bab 1 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Membaca Surah an-Nās Secara Kelompok dan Mandiri

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMembaca Surah an-Nās Secara Kelompok dan Mandiri
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui model drill and practice secara berkelompok, murid dapat membaca Surah an-Nās secara keseluruhan dengan tartil dan percaya diri
  2. Melalui aktivitas kerja kelompok bergantian, murid dapat menunjukkan sikap berani dan percaya diri saat membaca Surah an-Nās di depan teman

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Siapa yang suka mendengarkan bacaan Al-Qur'an? Bagaimana perasaan kalian?
  2. Apakah kalian sudah bisa membaca Surah an-Nās? Apa yang kalian rasakan saat membacanya?
  3. Mengapa kita perlu membaca Al-Qur'an dengan tartil dan lancar?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru mengecek kehadiran dan kesiapan murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: Siapa yang masih ingat Surah an-Nās? Coba bacakan satu ayat yang kalian ingat
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: Hari ini kita akan belajar membaca Surah an-Nās dengan lancar secara berkelompok dan mandiri
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangun semangat belajar murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membimbing murid membaca ta'awuz dan basmalah dengan penuh kesadaran sebagai pembuka kegiatan belajar Al-Qur'an
  • Guru menayangkan atau menunjukkan poster Surah an-Nās dan memutarkan audio murrattal untuk model bacaan yang benar
  • Murid menyimak dan mengamati tulisan Surah an-Nās sambil mendengarkan murrattal
  • Guru membacakan Surah an-Nās ayat per ayat dengan tartil, murid menyimak dengan seksama
  • Murid bersama-sama membaca Surah an-Nās secara klasikal ayat per ayat, setiap ayat dibaca 5-7 kali sambil melihat tulisan
  • Guru memberikan koreksi makhraj dan tajwid secara langsung saat murid membaca
  • Murid membaca satu Surah an-Nās lengkap secara klasikal 5-7 kali dengan melihat tulisan untuk memperkuat pemahaman bacaan

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid menjadi kelompok berpasangan (2 orang per kelompok)
  • Murid membaca Surah an-Nās secara berkelompok ayat per ayat (1 ayat dibaca 5-7 kali) tanpa melihat tulisan
  • Murid membaca satu Surah an-Nās lengkap 5-7 kali dalam kelompok tanpa melihat tulisan
  • Guru membimbing aktivitas kelompok bergantian: satu murid membaca Surah an-Nās, murid lainnya menyimak, menilai ketartilan bacaan, dan memberikan koreksi atau masukan
  • Kedua murid bertukar peran, yang tadinya menyimak kini membaca, dan sebaliknya
  • Murid saling memberikan motivasi dan masukan agar dapat membaca Surah an-Nās dengan tartil, lancar, dan percaya diri
  • Guru berkeliling memantau setiap kelompok, memberikan bimbingan, dan mencatat perkembangan keterampilan murid

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk kembali dan bertanya: Bagaimana perasaan kalian setelah berlatih membaca Surah an-Nās bersama teman?
  • Murid diminta mengisi penilaian diri dengan memberi tanda centang pada kolom Sudah atau Belum terkait kemampuan membaca Surah an-Nās
  • Murid merefleksikan pengalaman belajar: Apa yang sudah berhasil? Apa yang masih perlu diperbaiki? Strategi apa yang membantu kalian belajar lebih baik?
  • Beberapa murid diminta menyampaikan refleksinya secara sukarela untuk berbagi pengalaman belajar
  • Guru memberikan penguatan positif dan motivasi bahwa setiap usaha untuk membaca Al-Qur'an dengan baik adalah ibadah yang mulia

Penutup:

  • Guru mengajak beberapa murid secara sukarela membaca Surah an-Nās di depan kelas sebagai asesmen akhir dan penguatan kepercayaan diri
  • Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap bacaan murid
  • Guru dan murid bersama-sama menyimpulkan pembelajaran: Hari ini kita telah berlatih membaca Surah an-Nās dengan tartil secara berkelompok dan mandiri
  • Guru memberikan tugas tindak lanjut: Lanjutkan berlatih membaca Surah an-Nās di rumah bersama keluarga
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah lancar dapat diminta membaca dengan lebih memperhatikan tajwid dan makhraj, sementara murid yang belum lancar fokus pada kelancaran bacaan
  • Proses: Murid yang cepat dapat menjadi tutor sebaya untuk membantu teman yang memerlukan bimbingan tambahan. Murid yang memerlukan dukungan ekstra mendapat pendampingan lebih intensif dari guru atau teman sebaya
  • Produk: Murid yang sudah lancar dapat diminta merekam bacaan Surah an-Nās secara mandiri, sementara murid lain cukup membaca di hadapan guru atau kelompok

ASESMEN

Awal:

  • Guru bertanya kepada murid: Siapa yang masih ingat Surah an-Nās? Coba bacakan satu ayat yang kalian ingat
  • Guru mengamati respons murid untuk mengidentifikasi pengetahuan awal tentang Surah an-Nās

Proses:

  • Observasi ketartilan bacaan dan ketepatan makhraj saat membaca klasikal ayat per ayat
  • Pengamatan sikap kolaborasi, keberanian, dan kepercayaan diri saat aktivitas kelompok bergantian
  • Penilaian sejawat yang dilakukan murid terhadap teman sekelompoknya
  • Catatan guru terhadap murid yang memerlukan bimbingan tambahan atau yang sudah mencapai tujuan pembelajaran

Akhir:

  • Uji keterampilan: murid membaca Surah an-Nās secara mandiri di depan guru atau kelas dengan penilaian menggunakan rubrik
  • Penilaian diri: murid mengisi lembar refleksi dengan memberi tanda centang pada kolom Sudah atau Belum
  • Pengamatan sikap percaya diri dan keberanian murid saat tampil membaca di depan kelas

Formatif:

  • Observasi selama kegiatan membaca klasikal dan berkelompok untuk memantau ketartilan, kelancaran, dan kepercayaan diri murid
  • Penilaian sejawat saat aktivitas kelompok bergantian (murid memberikan masukan kepada teman sekelompoknya)
  • Catatan anekdot guru terhadap partisipasi dan perkembangan keterampilan membaca murid

Sumatif:

  • Uji keterampilan membaca Surah an-Nās secara mandiri di depan guru atau kelas
  • Penilaian diri murid dengan mengisi kolom Sudah atau Belum terkait kemampuan membaca Surah an-Nās

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketartilan Bacaan (Makhraj dan Tajwid)Membaca dengan banyak kesalahan makhraj dan belum memperhatikan tajwidMembaca dengan beberapa kesalahan makhraj dan mulai memperhatikan tajwid dasarMembaca dengan makhraj yang cukup tepat dan memperhatikan tajwid dasar dengan baikMembaca dengan makhraj yang tepat dan memperhatikan tajwid dengan konsisten
Kelancaran BacaanMembaca tersendat-sendat dan masih memerlukan banyak bantuanMembaca dengan lancar pada beberapa ayat, masih memerlukan bantuanMembaca dengan lancar pada sebagian besar ayat dengan sedikit bantuanMembaca dengan lancar dan mandiri tanpa bantuan
Kepercayaan Diri dan KeberanianBelum berani membaca di depan teman, sangat ragu-raguMulai berani membaca di depan teman dengan dorongan guru, masih ragu-raguBerani membaca di depan teman dengan cukup percaya diriBerani dan percaya diri membaca di depan teman tanpa ragu-ragu
Kolaborasi dalam KelompokBelum mampu bekerja sama dengan teman, tidak memberikan atau menerima masukanMulai bekerja sama dengan teman, kadang memberikan atau menerima masukanBekerja sama dengan baik, memberikan dan menerima masukan dengan sikap positifBekerja sama dengan sangat baik, aktif memberikan masukan konstruktif dan menerima masukan dengan terbuka serta saling memotivasi

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah model drill and practice dan kerja kelompok bergantian efektif untuk meningkatkan kelancaran dan kepercayaan diri murid dalam membaca Surah an-Nās?
  • Apakah diferensiasi yang saya lakukan sudah memenuhi kebutuhan murid yang beragam?
  • Murid mana yang memerlukan pendampingan lebih lanjut? Strategi apa yang dapat saya lakukan untuk pembelajaran berikutnya?
  • Apakah prinsip pembelajaran berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan sudah terlihat dalam aktivitas pembelajaran hari ini?

Refleksi Murid:

  • Bagaimana perasaanmu setelah belajar membaca Surah an-Nās hari ini?
  • Apakah kamu sudah bisa membaca Surah an-Nās dengan lancar? Apa yang membuatmu merasa bisa atau belum bisa?
  • Apa yang paling menyenangkan saat belajar bersama temanmu?
  • Apa yang akan kamu lakukan agar bisa membaca Surah an-Nās dengan lebih baik lagi?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas II Kemendikbudristek
  2. Buku Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas II Kemendikbudristek
  3. Al-Qur'an dan terjemahan
  4. Poster atau kartu Surah an-Nās
  5. Audio murrattal Surah an-Nās
  6. Video pembelajaran Surah an-Nās
  7. Laptop, LCD projector, dan speaker aktif
  8. Papan tulis, spidol, dan alat tulis

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.