Modul AjarBab 1Fase ASemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 2 Bab 1: Ayo Belajar Al-Qur’an

Modul Ajar ini memuat seluruh rangkaian Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 2 untuk Bab 1 "Ayo Belajar Al-Qur’an", lengkap per pertemuan dalam satu dokumen.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 2 Bab 1: Ayo Belajar Al-Qur’an

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 2

Bab 1

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Bab 1 — Ayo Belajar Al-Qur’an

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikBab 1 — Ayo Belajar Al-Qur’an
Alokasi Waktu11 JP (11 x 35 menit = 385 menit)
Jumlah Pertemuan4
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP 2.1.1 Membaca huruf hijaiah bersambung pada lafal Surah an-Nas
  2. TP 2.1.2 Membedakan huruf hijaiah bersambung pada kata dalam Surah an-Nas
  3. TP 2.1.3 Membaca huruf hijaiah berharakat pada ayat-ayat Surah an-Nas
  4. TP 2.1.4 Menghafal beberapa surah pendek Al-Qur’an yaitu Surah an-Nas

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa✓
Kewargaan
Penalaran Kritis✓
Kreativitas
Kolaborasi✓
Kemandirian✓
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana bentuk huruf hijaiah ketika ditulis sendiri dibandingkan saat digandeng atau disambung?
  2. Dapatkah kamu menemukan dan membaca huruf yang bersambung pada kata di Surah an-Nas?
  3. Tanda baca (harakat) apa sajakah yang kalian lihat saat membaca Al-Qur’an?
  4. Bagaimanakah bunyi huruf hijaiah yang diberi harakat fathah, kasrah, dan dammah pada Surah an-Nas?
  5. Siapa yang sudah bisa melafalkan ayat pertama Surah an-Nas tanpa melihat buku?
  6. Bagaimana cara mudah agar kita cepat ingat dan lancar melafalkan enam ayat Surah an-Nas di luar kepala?
  7. Bagaimanakah perubahan bentuk huruf hijaiah tunggal saat disambung menjadi kata dalam Surah an-Nas?
  8. Siapakah yang dapat melafalkan dan menghafal ayat-ayat Surah an-Nas dengan harakat yang tepat?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1 — Membaca dan Membedakan Huruf Hijaiah Bersambung pada Lafal dan Kata dalam Surah an-Nas — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 2.1.1 Membaca huruf hijaiah bersambung pada lafal Surah an-Nas
  • TP 2.1.2 Membedakan huruf hijaiah bersambung pada kata dalam Surah an-Nas

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan memandu doa bersama sebelum belajar (3 menit).
  • Guru membangkitkan semangat belajar melalui tepuk Al-Qur'an dan menyampaikan tujuan bahwa hari ini murid akan belajar membaca serta membedakan huruf hijaiah bersambung pada lafal dan kata dalam Surah an-Nas (3 menit).
  • Guru melakukan asesmen diagnostik awal dengan menunjukkan 2 kartu huruf tunggal dan bersambung: Kartu A berisi huruf tunggal ق - ل dan Kartu B berisi lafal bersambung قُلْ, lalu meminta murid membaca dan menyebutkan apakah huruf tersebut terpisah atau bersambung (acuan: Kartu A dibaca 'qaf - lam' [tunggal/terpisah]; Kartu B dibaca 'qul' [bersambung]) (4 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid mengamati bagan perubahan huruf tunggal menjadi bersambung pada 3 lafal Surah an-Nas di papan tulis: (1) ق - ل menjadi قُلْ; (2) ا - ع - و - ذ menjadi اَعُوْذُ; (3) ب - ر - ب menjadi بِرَبِّ (10 menit).
  • Guru melafalkan ketiga bentuk bersambung tersebut menggunakan metode talqin, kemudian murid menirukan secara serentak dan berulang hingga tepat membaca bunyi huruf bersambung tersebut (acuan bunyi lafal: 'qul', 'a'ūżu', 'birabbi') (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan):

  • Murid berpasangan memainkan permainan kartu 'Cocok Huruf Surah an-Nas' secara menyenangkan: setiap pasangan menerima 4 set kartu kata dan kartu huruf terurai, lalu mencocokkan dan membaca kata bersambungnya secara bergantian (15 menit). Daftar 4 set kartu dan acuan pasangan: (1) Kata قُلْ berpasangan dengan uraian ق - ل (dibaca 'qul'); (2) Kata مَلِكِ berpasangan dengan uraian م - ل - ك (dibaca 'maliki'); (3) Kata اِلٰهِ berpasangan dengan uraian ا - ل - ه (dibaca 'ilāhi'); (4) Kata النَّاسِ berpasangan dengan uraian ا - ل - ن - ا - س (dibaca 'an-nās').
  • Setiap murid mengerjakan Lembar Latihan 'Membedakan Huruf Bersambung' secara mandiri dengan memisahkan huruf penyusun dari 3 kata Surah an-Nas: (1) مِنَ -> diurai menjadi م - ن; (2) صُدُوْرِ -> diurai menjadi ص - د - و - ر; (3) الْوَسْوَاسِ -> diurai menjadi ا - ل - و - س - و - ا - س (acuan uraian huruf persis sesuai rincian tersebut) (10 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid bersama teman sebangku saling memeriksa hasil lembar latihan dan membandingkan ketepatan huruf bersambung yang telah diuraikan dan dibaca (5 menit).
  • Murid menyampaikan kesimpulan mengenai huruf apa saja yang bentuknya berubah saat disambung (misal: huruf ba, nun, mim, lam) dan huruf yang tidak bisa menyambung ke huruf sesudahnya (seperti alif, dal, wau) pada kata Surah an-Nas (5 menit).

Penutup:

  • Guru memberikan cek pemahaman akhir secara lisan dengan menunjuk 2 lafal bersambung di papan tulis: مِنَ (dibaca 'mina') dan صُدُوْرِ (dibaca 'ṣudūri'), lalu menunjuk 2 murid acak untuk membaca dan menyebutkan huruf-huruf pembentuknya (acuan: 'mina' terbentuk dari mim dan nun; 'ṣudūri' terbentuk dari ṣad, dal, wau, dan ra) (3 menit).
  • Guru dan murid menutup pembelajaran dengan bersyukur (membaca hamdalah) dan salam penutup (2 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu kata dengan garis bantu batas antarhuruf bersambung, sedangkan murid yang sudah mahir diberikan kartu kata tanpa garis bantu.
  • Proses: Murid yang masih kesulitan membaca didampingi secara langsung oleh guru melalui bimbingan terbimbing (scaffolding) membaca per dua huruf, sedangkan murid mahir berlatih membaca dan mengurai kata yang lebih panjang secara mandiri.
  • Produk: Semua murid memenuhi target kompetensi yang sama: membaca lafal bersambung dan membedakan huruf penyusun kata dalam Surah an-Nas.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tanya jawab diagnostik menggunakan 2 kartu: Kartu A berisi huruf tunggal ق - ل dan Kartu B berisi lafal bersambung قُلْ. Murid diminta membaca lafal dan menentukan apakah hurufnya terpisah atau bersambung (acuan jawaban: Kartu A berstatus huruf tunggal/terpisah dan dibaca 'qaf - lam'; Kartu B berstatus huruf bersambung dan dibaca 'qul').

Proses:

  • Pengamatan unjuk kerja berpasangan pada 4 set kartu kata Surah an-Nas: (1) قُلْ (dibaca 'qul', uraian: ق - ل); (2) مَلِكِ (dibaca 'maliki', uraian: م - ل - ك); (3) اِلٰهِ (dibaca 'ilāhi', uraian: ا - ل - ه); (4) النَّاسِ (dibaca 'an-nās', uraian: ا - ل - ن - ا - س). Penilaian mencakup ketepatan membaca lafal dan ketepatan memasangkan kata dengan urain huruf tunggalnya.
  • Pemeriksaan lembar latihan mandiri mengurai huruf bersambung pada 3 kata: (1) مِنَ (acuan: م - ن); (2) صُدُوْرِ (acuan: ص - د - و - ر); (3) الْوَسْوَاسِ (acuan: ا - ل - و - س - و - ا - س).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman lisan penutup pada 2 kata bersambung Surah an-Nas: مِنَ dan صُدُوْرِ. Kriteria ketercapaian: murid tepat membaca lafal 'mina' dan 'ṣudūri' serta tepat menyebutkan huruf penyusunnya (acuan: kata مِنَ tersusun atas mim dan nun; kata صُدُوْرِ tersusun atas ṣad, dal, wau, ra).

Formatif:

  • Observasi unjuk kerja saat membaca lafal huruf bersambung pada permainan kartu pasangan kata.
  • Pemeriksaan hasil lembar latihan membedakan/mengurai huruf bersambung pada 3 kata Surah an-Nas.

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Membaca huruf hijaiah bersambung pada lafal Surah an-Nas (TP 2.1.1)Belum mampu membaca 4 lafal bersambung target (قُلْ, مَلِكِ, اِلٰهِ, النَّاسِ) meskipun telah dibimbing guru.Mampu membaca 1-2 dari 4 lafal bersambung target (قُلْ, مَلِكِ, اِلٰهِ, النَّاسِ) dengan tepat melalui bimbingan guru.Mampu membaca 3 dari 4 lafal bersambung target (قُلْ, مَلِكِ, اِلٰهِ, النَّاسِ) dengan tepat secara mandiri.Mampu membaca seluruh 4 lafal bersambung target (قُلْ, مَلِكِ, اِلٰهِ, النَّاسِ) dengan tepat secara mandiri tanpa keraguan.
Membedakan huruf hijaiah bersambung pada kata dalam Surah an-Nas (TP 2.1.2)Belum mampu membedakan dan menguraikan huruf penyusun dari 3 kata target (مِنَ, صُدُوْرِ, الْوَسْوَاسِ) meskipun dibimbing guru.Mampu membedakan dan menguraikan huruf penyusun pada 1 dari 3 kata target (مِنَ, صُدُوْرِ, الْوَسْوَاسِ) dengan tepat.Mampu membedakan dan menguraikan huruf penyusun pada 2 dari 3 kata target (مِنَ, صُدُوْرِ, الْوَسْوَاسِ) dengan tepat.Mampu membedakan dan menguraikan huruf penyusun pada seluruh 3 kata target (مِنَ, صُدُوْرِ, الْوَسْوَاسِ) secara tepat dan mandiri.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah penggunaan kartu kata dan metode talqin efektif membantu murid membaca huruf bersambung?
  • Bagian bentuk perubahan huruf bersambung mana yang paling banyak membingungkan murid kelas 2?

Murid:

  • Huruf bersambung mana yang paling mudah dan paling menantang untuk kamu baca hari ini?
  • Bagaimana perasaanmu setelah berhasil membedakan huruf tunggal dan bersambung bersama temanmu?

Pertemuan 2 — Membaca Huruf Hijaiah Berharakat pada Ayat-Ayat Surah an-Nas — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 2.1.3 Membaca huruf hijaiah berharakat pada ayat-ayat Surah an-Nas

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam, berdoa bersama, memeriksa kehadiran, dan menyanyikan lagu bernuansa ceria tentang tanda baca Al-Qur'an (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu membaca huruf-huruf hijaiah berharakat pada ayat-ayat Surah an-Nas (5 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik membaca 3 kartu contoh lafal berharakat: kartu 1 قُلْ (qul), kartu 2 مَلِكِ (maliki), kartu 3 مِنَ (mina) untuk memetakan kesiapan membaca huruf berharakat murid (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan poster 6 ayat Surah an-Nas yang memuat penegasan tanda harakat (fathah, kasrah, dammah, sukun, tasydid) di papan tulis (10 menit).
  • Dengan metode talqin dan demonstrasi, guru mencontohkan pelafalan huruf berharakat per potong kata pada ayat 1-3 Surah an-Nas: قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ (qul a'ūżu birabbin-nās), مَلِكِ النَّاسِ (malikin-nās), إِلَٰهِ النَّاسِ (ilāhin-nās) lalu murid menirukan secara serempak dengan penuh kesadaran makhraj dan harakatnya (15 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan):

  • Murid bermain 'Kereta Bunyi Harakat': secara bergantian dan berpasangan mengambil kartu ayat 4-6 (kartu A: مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ [min syarril-waswāsil-khannās], kartu B: الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ [allażī yuwaswisu fī ṣudūrin-nās], kartu C: مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ [minal-jinnati wan-nās]) dan membacanya bersama pasangan dengan riang gembira (20 menit).
  • Murid secara bergiliran membaca ayat 1 sampai 6 Surah an-Nas per individu atau kelompok kecil di hadapan guru dengan memperhatikan ketepatan bunyi seluruh huruf berharakat (25 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid memeriksa hasil latihannya bersama guru dengan menyebutkan huruf-huruf berharakat yang dirasa paling mudah dan yang masih perlu dilatih lebih teliti (10 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan materi pembacaan huruf hijaiah berharakat pada 6 ayat Surah an-Nas yang telah dipelajari hari ini (5 menit).
  • Guru memberikan apresiasi atas kemandirian dan usaha murid, menginformasikan bahwa pertemuan berikutnya akan belajar menghafal Surah an-Nas, serta menutup pembelajaran dengan doa dan salam (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan teks Surah an-Nas dengan tanda harakat berwarna kontras bagi murid yang masih memerlukan panduan visual, serta teks standar bagi murid yang sudah lancar.
  • Proses: Murid yang masih mengeja didampingi guru dengan bimbingan membaca per kata secara berulang, sedangkan murid yang sudah mahir membaca langsung satu ayat penuh secara mandiri.
  • Produk: Murid membaca ayat Surah an-Nas: murid pemula membaca minimal ayat 1-3 dengan benar, sedangkan murid mahir membaca lengkap ayat 1-6 tanpa bantuan.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tes lisan diagnostik di awal pembelajaran: Murid diminta membaca 3 kartu contoh lafal berharakat: (1) قُلْ (acuan bacaan: qul; huruf qaf dammah dan lam sukun), (2) مَلِكِ (acuan bacaan: maliki; mim fathah, lam kasrah, kaf kasrah), (3) مِنَ (acuan bacaan: mina; mim kasrah, nun fathah).

Proses:

  • Pengamatan unjuk kerja saat murid membaca ayat 1-6 Surah an-Nas (acuan ketepatan pelafalan harakat: ayat 1 قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ [qul a'ūżu birabbin-nās], ayat 2 مَلِكِ النَّاسِ [malikin-nās], ayat 3 إِلَٰهِ النَّاسِ [ilāhin-nās], ayat 4 مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ [min syarril-waswāsil-khannās], ayat 5 الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ [allażī yuwaswisu fī ṣudūrin-nās], ayat 6 مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ [minal-jinnati wan-nās]).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman membaca mandiri di akhir kegiatan: Murid membaca 2 lafal ayat pilihan dari Surah an-Nas: (1) يُوَسْوِسُ (acuan bacaan tepat: yuwaswisu) dan (2) الْخَنَّاسِ (acuan bacaan tepat: al-khannās).

Formatif:

  • Unjuk kerja membaca huruf berharakat pada potongan lafal dan ayat-ayat Surah an-Nas (observasi langsung dengan lembar ceklis ketercapaian pembacaan).

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan Membaca Huruf Hijaiah Berharakat pada Ayat Surah an-NasMembaca huruf hijaiah berharakat pada ayat-ayat Surah an-Nas dengan bantuan penuh guru pada sebagian besar ayat (hanya 1-2 ayat tepat).Membaca huruf hijaiah berharakat pada 3-4 ayat Surah an-Nas secara tepat dengan sesekali bimbingan guru.Membaca huruf hijaiah berharakat pada seluruh (6) ayat Surah an-Nas secara tepat dan mandiri.Membaca huruf hijaiah berharakat pada seluruh (6) ayat Surah an-Nas secara tepat, lancar tanpa keraguan, dan sepenuhnya mandiri.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah strategi pemodelan (talqin) dan permainan kartu lafal efektif membantu murid membaca huruf berharakat dengan benar?
  • Bagian ayat atau harakat mana yang masih sering keliru dilafalkan oleh murid?

Murid:

  • Ayat Surah an-Nas mana yang paling mudah kamu baca tanda harakatnya?
  • Bagian mana dari bacaan Surah an-Nas yang menurutmu masih sulit dibaca?

Pertemuan 3 — Menghafal Surah Pendek Al-Qur’an yaitu Surah an-Nas — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 2.1.4 Menghafal beberapa surah pendek Al-Qur’an yaitu Surah an-Nas

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam, mengajak murid berdoa bersama, dan memeriksa kesiapan belajar murid di kelas (5 menit).
  • Guru mengaitkan materi pertemuan sebelumnya tentang membaca ayat-ayat Surah an-Nas dengan target pertemuan ini, yaitu melafalkan seluruh 6 ayat Surah an-Nas secara hafalan (tanpa teks) (5 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik lisan secara klasikal: memperdengarkan lafal penggalan ayat 1 'Qul a'ūżu birabbin-nās' dan meminta murid melanjutkannya secara lisan tanpa melihat teks (acuan kelanjutan ayat 2: 'Malikin-nās') untuk mengecek kesiapan hafalan awal (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid menyimak pelafalan Surah an-Nas ayat 1-6 secara utuh dari audio murattal dan peragaan guru dengan penuh kesadaran (10 menit).
  • Murid bersama-sama melafalkan Surah an-Nas ayat per ayat dengan metode tikrar (pengulangan 5-7 kali tiap ayat) secara bertahap: ayat 1 'Qul a'ūżu birabbin-nās', ayat 2 'Malikin-nās', ayat 3 'Ilāhin-nās', ayat 4 'Min syarril-waswāsil-khannās', ayat 5 'Allażī yuwaswisu fī ṣudūrin-nās', ayat 6 'Minal-jinnati wan-nās' (15 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Dalam suasana menggembirakan, murid memainkan permainan estafet hafalan berpasangan: Murid A melafalkan satu ayat tanpa melihat teks, lalu Murid B menyambung ayat berikutnya secara berurutan hingga selesai 6 ayat (15 menit).
  • Murid secara berpasangan melakukan penilaian antarteman (peer-assessment) menggunakan kartu cek hafalan 6 ayat Surah an-Nas secara bergantian tanpa melihat tulisan: murid satu melafalkan ayat 1-6 dan pasangannya menyimak serta mencentang ketercapaian hafalan tiap ayat (15 menit).
  • Secara mandiri satu per satu, murid mendemonstrasikan hafalan 6 ayat Surah an-Nas di hadapan guru atau kelompok kecil tanpa bantuan teks teks/buku (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid bersama guru mengevaluasi kelancaran hafalan 6 ayat Surah an-Nas yang telah dilatih serta mengidentifikasi ayat mana yang masih sering tertukar atau memerlukan pengulangan lebih banyak (10 menit).

Penutup:

  • Murid dan guru menyimpulkan strategi keberhasilan menghafal Surah an-Nas melalui metode pengulangan rutin (tikrar) (5 menit).
  • Guru memberikan penguatan dan apresiasi atas usaha hafalan seluruh murid, mengingatkan untuk terus mengulang hafalan di rumah sebagai persiapan asesmen sumatif bab pada pertemuan berikutnya, lalu menutup pembelajaran dengan doa dan salam (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan pengelompokan hafalan: murid yang masih membutuhkan bimbingan berlatih menghafal bertahap per 2-3 ayat (ayat 1-3 lalu 4-6), sedangkan murid yang sudah lancar langsung menghafal penuh ayat 1-6.
  • Proses: Tutor sebaya berpasangan saat kegiatan tikrar dan estafet hafalan, di mana murid yang lebih cepat mendampingi teman yang masih mengulang kelancaran lafal.
  • Produk: Bagi murid yang memerlukan bimbingan, unjuk kerja hafalan dapat ditunjukkan bertahap per 3 ayat; bagi murid yang cepat, hafalan ditunjukkan 6 ayat penuh secara mandiri sekali tampil tanpa jeda ragu.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tes diagnostik lisan sambung ayat Surah an-Nas: Guru melafalkan ayat 1 ('Qul a'ūżu birabbin-nās') lalu menunjuk murid untuk melanjutkan ayat 2 tanpa melihat buku (Acuan jawaban benar ayat 2: 'Malikin-nās').

Proses:

  • Pengamatan hafalan lisan saat kegiatan estafet dan unjuk kerja berpasangan: Memeriksa kelancaran murid melafalkan seluruh ayat 1-6 Surah an-Nas tanpa melihat teks. Target dan acuan hafalan: Ayat 1: 'Qul a'ūżu birabbin-nās', Ayat 2: 'Malikin-nās', Ayat 3: 'Ilāhin-nās', Ayat 4: 'Min syarril-waswāsil-khannās', Ayat 5: 'Allażī yuwaswisu fī ṣudūrin-nās', Ayat 6: 'Minal-jinnati wan-nās' (kriteria: hafal runtut tanpa membaca teks).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman/ketercapaian hafalan mandiri di akhir kegiatan: Setiap murid melafalkan secara lisan 6 ayat Surah an-Nas tanpa bantuan teks. Acuan penilaian: Hafal urut dan tepat 6 ayat lengkap Surah an-Nas (Ayat 1: 'Qul a'ūżu birabbin-nās'; Ayat 2: 'Malikin-nās'; Ayat 3: 'Ilāhin-nās'; Ayat 4: 'Min syarril-waswāsil-khannās'; Ayat 5: 'Allażī yuwaswisu fī ṣudūrin-nās'; Ayat 6: 'Minal-jinnati wan-nās').

Formatif:

  • Observasi unjuk kerja hafalan berpasangan dan demonstrasi lisan mandiri 6 ayat Surah an-Nas menggunakan lembar ceklis hafalan ayat 1-6

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Hafalan Surah an-Nas (Ayat 1-6)Hafal kurang dari 3 ayat dari total 6 ayat Surah an-Nas dan masih membutuhkan bimbingan atau contekan teks penuh.Hafal 3-4 ayat dari total 6 ayat Surah an-Nas secara urut tanpa melihat teks, namun masih ragu atau berhenti pada ayat lainnya.Hafal 5 ayat hingga seluruh 6 ayat Surah an-Nas secara urut dan tepat tanpa melihat teks, dengan sedikit jeda mengingat.Hafal seluruh 6 ayat Surah an-Nas secara urut, tepat, dan lancar tanpa keraguan serta sepenuhnya mandiri tanpa teks.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah metode tikrar dan estafet hafalan berpasangan efektif membantu seluruh murid melafalkan Surah an-Nas di luar kepala?
  • Bagian ayat manakah dari Surah an-Nas (misalnya ayat 4 atau 5) yang paling banyak membutuhkan bimbingan tambahan bagi murid?

Murid:

  • Ayat ke berapa dari Surah an-Nas yang paling mudah kamu hafal?
  • Apakah belajar menghafal bersama pasangan teman membuatmu lebih mudah mengingat ayat Surah an-Nas?

Pertemuan 4 — Asesmen Sumatif Bab — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 2.1.1 Membaca huruf hijaiah bersambung pada lafal Surah an-Nas
  • TP 2.1.2 Membedakan huruf hijaiah bersambung pada kata dalam Surah an-Nas
  • TP 2.1.3 Membaca huruf hijaiah berharakat pada ayat-ayat Surah an-Nas
  • TP 2.1.4 Menghafal beberapa surah pendek Al-Qur’an yaitu Surah an-Nas

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, doa bersama, dan memeriksa kehadiran murid untuk menumbuhkan suasana tertib (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pertemuan ke-4, yaitu pelaksanaan asesmen sumatif Bab 1 untuk mengukur kemampuan membedakan huruf bersambung, membaca huruf bersambung berharakat, dan menghafal Surah an-Nas secara mandiri (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Guru membagikan lembar kerja tertulis menjodohkan huruf hijaiah bersambung dan menjelaskan petunjuk pengerjaan secara klasikal, menegaskan bahwa murid bekerja mandiri tanpa berdiskusi (5 menit).

Mengaplikasi (Bermakna):

  • Seluruh murid secara serentak mengerjakan lembar kerja tertulis menjodohkan 5 pasang huruf hijaiah tunggal dengan bentuk huruf bersambungnya pada kata dalam Surah an-Nas (butir soal dan acuan: 1. Huruf ب tunggal dipasangkan dengan ب pada lafal بِرَبِّ; 2. Huruf ق tunggal dipasangkan dengan ق pada lafal قُلْ; 3. Huruf م tunggal dipasangkan dengan م pada lafal مَلِكِ; 4. Huruf خ tunggal dipasangkan dengan خ pada lafal الْخَنَّاسِ; 5. Huruf س tunggal dipasangkan dengan س pada lafal النَّاسِ) (30 menit).
  • Sesi unjuk kerja lisan bergiliran di meja guru (durasi 2,5 menit per murid untuk 14 murid per sesi sampling lintas pertemuan sumatif; 14 x 2,5 menit = 35 menit): Setiap murid secara individual membaca 1 kartu potongan kata berhuruf bersambung dan berharakat (pilihan kartu yang disediakan guru: Kartu A بِرَبِّ, Kartu B مَلِكِ, Kartu C إِلَٰهِ, Kartu D صُدُورِ; acuan bacaan: membaca lancar sesuai tanda harakat kasrah/fathah/damah/tasydid dan makhraj huruf tanpa mengeja) serta melafalkan hafalan Surah an-Nas ayat 1-6 secara runtut dan lancar (acuan hafalan: ayat 1 قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ, ayat 2 مَلِكِ النَّاسِ, ayat 3 إِلَٰهِ النَّاسِ, ayat 4 مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ, ayat 5 الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ, ayat 6 مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ) sementara murid lain yang telah selesai tertulis melakukan aktivitas membaca senyap mushaf juz 'Amma di bangku masing-masing (35 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid bersama guru merefleksikan proses asesmen sumatif yang telah diselesaikan, mengidentifikasi ayat atau kata mana yang sudah lancar dibaca dan dihafal serta bagian mana yang masih memerlukan latihan mandiri (15 menit).

Penutup:

  • Guru memberikan penguatan atas usaha mandiri murid dalam menyelesaikan asesmen sumatif Bab 1 serta merangkum pencapaian belajar membaca dan menghafal Al-Qur'an (5 menit).
  • Guru menutup pertemuan dengan doa bersama kafaratul majelis dan salam penutup (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Akomodasi akses visual: ukuran huruf hijaiah pada lembar kerja dan kartu bacaan dicetak dalam ukuran besar dan jelas bagi murid yang membutuhkan kejelasan visual tanpa mengubah materi lafal.
  • Proses: Akomodasi waktu giliran: murid yang memerlukan ketenangan diberikan urutan giliran lisan tanpa distraksi di meja guru dengan instruksi yang diulang secara lugas.
  • Produk: Standar bukti belajar tetap seragam: lembar kerja tertulis 5 butir pasangan huruf dan bukti rekaman lisan pelafalan 1 kartu kata serta hafalan 6 ayat Surah an-Nas.

Asesmen Pertemuan:

Sumatif Bab:

  • kombinasi tes tertulis menjodohkan huruf bersambung dan unjuk kerja membaca-menghafal Surah an-Nas secara lisan bergiliran: lembar kerja tertulis menjodohkan bentuk huruf tunggal dengan huruf bersambung pada kata dalam Surah an-Nas, serta lembar observasi pelafalan huruf bersambung, bacaan berharakat, dan hafalan Surah an-Nas ayat 1-6
  • tes tertulis serentak: lembar kerja menjodohkan 5 pasang huruf hijaiah tunggal dengan bentuk huruf bersambungnya pada kata dalam Surah an-Nas yang dikerjakan serentak oleh seluruh murid (35 menit; kelompok; instrumen: kunci jawaban dan pedoman penskoran lembar kerja)
  • unjuk kerja lisan bergiliran: pelafalan membaca 1 kartu potongan kata berhuruf bersambung dan berharakat, serta pelafalan hafalan Surah an-Nas ayat 1-6 secara lancar dan makhraj tepat yang dinilai 2,5 menit per murid secara individual di meja guru pada 14 murid per sesi (sampling lintas pertemuan sumatif; 14 murid x 2,5 menit = 35 menit, dilanjutkan sesi berikutnya) (70 menit; individual; instrumen: rubrik unjuk kerja membaca dan hafalan Al-Qur'an)

Sumatif:

  • kombinasi tes tertulis menjodohkan huruf bersambung dan unjuk kerja membaca-menghafal Surah an-Nas secara lisan bergiliran: lembar kerja tertulis menjodohkan bentuk huruf tunggal dengan huruf bersambung pada kata dalam Surah an-Nas, serta lembar observasi pelafalan huruf bersambung, bacaan berharakat, dan hafalan Surah an-Nas ayat 1-6
  • tes tertulis serentak: lembar kerja menjodohkan 5 pasang huruf hijaiah tunggal dengan bentuk huruf bersambungnya pada kata dalam Surah an-Nas yang dikerjakan serentak oleh seluruh murid (35 menit; kelompok; instrumen: kunci jawaban dan pedoman penskoran lembar kerja)
  • unjuk kerja lisan bergiliran: pelafalan membaca 1 kartu potongan kata berhuruf bersambung dan berharakat, serta pelafalan hafalan Surah an-Nas ayat 1-6 secara lancar dan makhraj tepat yang dinilai 2,5 menit per murid secara individual di meja guru pada 14 murid per sesi (sampling lintas pertemuan sumatif; 14 murid x 2,5 menit = 35 menit, dilanjutkan sesi berikutnya) (70 menit; individual; instrumen: rubrik unjuk kerja membaca dan hafalan Al-Qur'an)

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Membedakan huruf hijaiah bersambung pada kata dalam Surah an-Nas (Tes Tertulis)Menjodohkan dengan benar 0-1 dari 5 pasang huruf hijaiah tunggal dengan bentuk bersambungnya pada kata Surah an-Nas sesuai acuan kunci (ب -> بِرَبِّ, ق -> قُلْ, م -> مَلِكِ, خ -> الْخَنَّاسِ, س -> النَّاسِ).Menjodohkan dengan benar 2-3 dari 5 pasang huruf hijaiah tunggal dengan bentuk bersambungnya pada kata Surah an-Nas sesuai acuan kunci (ب -> بِرَبِّ, ق -> قُلْ, م -> مَلِكِ, خ -> الْخَنَّاسِ, س -> النَّاسِ).Menjodohkan dengan benar 4 dari 5 pasang huruf hijaiah tunggal dengan bentuk bersambungnya pada kata Surah an-Nas sesuai acuan kunci (ب -> بِرَبِّ, ق -> قُلْ, م -> مَلِكِ, خ -> الْخَنَّاسِ, س -> النَّاسِ).Menjodohkan dengan benar seluruh 5 pasang huruf hijaiah tunggal dengan bentuk bersambungnya pada kata Surah an-Nas secara mandiri dan tepat sempurna sesuai acuan kunci (ب -> بِرَبِّ, ق -> قُلْ, م -> مَلِكِ, خ -> الْخَنَّاسِ, س -> النَّاسِ).
Membaca huruf hijaiah bersambung dan berharakat pada lafal Surah an-Nas (Unjuk Kerja Lisan)Belum dapat membaca kartu potongan kata berhuruf bersambung dan berharakat (pilihan: بِرَبِّ, مَلِكِ, إِلَٰهِ, صُدُورِ) meskipun telah dibimbing guru.Membaca kartu potongan kata berhuruf bersambung dan berharakat (pilihan: بِرَبِّ, مَلِكِ, إِلَٰهِ, صُدُورِ) dengan mengeja atau terdapat lebih dari 1 kesalahan harakat.Membaca kartu potongan kata berhuruf bersambung dan berharakat (pilihan: بِرَبِّ, مَلِكِ, إِلَٰهِ, صُدُورِ) secara langsung dengan tepat namun ada sedikit keraguan pada bunyi makhraj.Membaca kartu potongan kata berhuruf bersambung dan berharakat (pilihan: بِرَبِّ, مَلِكِ, إِلَٰهِ, صُدُورِ) secara lancar, tepat harakat, dan benar makhrajnya tanpa ragu secara mandiri.
Menghafal Surah an-Nas ayat 1-6 (Unjuk Kerja Lisan)Mampu melafalkan hafalan 0-2 ayat dari Surah an-Nas (acuan: ayat 1 قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ, ayat 2 مَلِكِ النَّاسِ, ayat 3 إِلَٰهِ النَّاسِ, ayat 4 مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ, ayat 5 الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ, ayat 6 مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ) dengan banyak bantuan/tuntunan guru.Mampu melafalkan hafalan 3-4 ayat dari 6 ayat Surah an-Nas secara runtut sesuai acuan teks ayat.Mampu melafalkan hafalan 5-6 ayat Surah an-Nas secara lengkap namun masih ada 1-2 kali jeda atau pengulangan kata.Mampu melafalkan hafalan seluruh 6 ayat Surah an-Nas secara lengkap, runtut, lancar, dan tepat harakatnya dari ayat 1 sampai ayat 6 tanpa keraguan secara mandiri.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Bagaimana ketercapaian seluruh murid dalam menyelesaikan tugas menjodohkan huruf bersambung dan hafalan Surah an-Nas?
  • Apakah alokasi waktu 2,5 menit per murid efektif untuk mengamati ketepatan membaca kata dan hafalan lisan di meja guru?
  • Apa langkah perbaikan atau pengayaan yang perlu dirancang bagi murid berdasarkan hasil asesmen sumatif Bab 1 ini?

Murid:

  • Bagian mana dari Surah an-Nas yang paling mudah kamu hafal?
  • Apakah kamu merasa percaya diri saat membaca kartu kata berhuruf bersambung tadi?
  • Apa yang ingin kamu pelajari lebih giat agar bacaan Al-Qur'anmu semakin lancar?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas II (Kemendikbudristek RI, 2021).
  2. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas II (Kemendikbudristek RI, 2021).
  3. Papan tulis, spidol, dan set kartu kata huruf hijaiah bersambung Surah an-Nas.
  4. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas II, Kemendikbudristek RI, 2021
  5. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas II, Kemendikbudristek RI, 2021
  6. Mushaf Al-Qur’an / Juz ‘Amma
  7. Poster/Kartu Lafal Surah an-Nas berharakat
  8. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas II (Kemendikbudristek 2021)
  9. Buku Teks Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas II (Kemendikbudristek 2021)
  10. Audio murattal Surah an-Nas dan kartu cek hafalan berpasangan
  11. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas II, Kemendikbudristek 2021.
  12. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas II, Kemendikbudristek 2021.
  13. Mushaf Al-Qur'an / Juz 'Amma (Surah an-Nas).
  14. Lembar Kerja Murid (LKPD) menjodohkan huruf hijaiah bersambung.
  15. Kartu lafal potongan kata Surah an-Nas berharakat (بِرَبِّ, مَلِكِ, إِلَٰهِ, صُدُورِ).

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar bab ini secara penuh.

Apa isi bab ini?

Dokumen memuat seluruh pertemuan bab ini dalam satu berkas: tujuan pembelajaran per pertemuan, urutan kegiatan inti sesuai alokasi JP, pertanyaan pemantik, asesmen formatif, asesmen sumatif bab, rubrik, dan refleksi. Cocok dipakai sebagai persiapan tatap muka sekaligus lampiran supervisi.

Cara pakai bab ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.