Modul AjarPertemuan 1Bab 7Fase ASemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 1: Mengenal Asmaulhusna sebagai Dasar Kasih Sayang

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Mengenal Asmaulhusna sebagai Dasar Kasih Sayang". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 1: Mengenal Asmaulhusna sebagai Dasar Kasih Sayang

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 7 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Mengenal Asmaulhusna sebagai Dasar Kasih Sayang

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMengenal Asmaulhusna sebagai Dasar Kasih Sayang
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyebutkan pengertian Asmaulhusna dengan benar sebagai nama-nama baik milik Allah Swt.
  2. Murid dapat meyakini bahwa Asmaulhusna mencerminkan sifat-sifat Allah Swt. yang harus diteladani dalam kehidupan sehari-hari.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Siapa yang menciptakan kita dan semua makhluk di dunia ini?
  2. Apakah Allah Swt. memiliki nama-nama yang baik?
  3. Bagaimana cara kita mengenal Allah Swt. melalui nama-nama-Nya?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama dengan penuh khusyuk.
  • Guru memeriksa kehadiran murid dan menanyakan kabar mereka dengan penuh perhatian.
  • Guru melakukan ice breaking dengan bernyanyi lagu 'Asmaul Husna' versi sederhana atau tepuk Islami untuk membangkitkan semangat.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Anak-anak, siapa yang menciptakan kita? Apakah Allah memiliki nama-nama yang baik?'
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan: 'Siapa yang pernah mendengar kata Asmaulhusna? Apa artinya menurut kalian?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dengan bahasa sederhana: 'Hari ini kita akan belajar tentang Asmaulhusna, yaitu nama-nama baik Allah Swt.'

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru menayangkan gambar atau video pendek tentang keagungan ciptaan Allah (langit, bumi, binatang, tumbuhan) untuk membuka pemahaman murid.
  • Guru menjelaskan dengan bahasa sederhana: 'Asmaulhusna terdiri dari dua kata, yaitu asma artinya nama dan husna artinya baik. Jadi Asmaulhusna adalah nama-nama baik milik Allah Swt.'
  • Guru menjelaskan bahwa Asmaulhusna berjumlah 99 dan merupakan nama-nama yang menunjukkan sifat-sifat Allah yang Maha Sempurna.
  • Guru memutarkan video lagu Asmaulhusna yang mudah dan menarik, kemudian mengajak murid menyimak dengan seksama.
  • Guru mengajak murid melafalkan beberapa Asmaulhusna secara bersama-sama dengan gerakan sederhana (misalnya: Ar-Rahman, Ar-Rahim, Al-Malik).
  • Guru memberikan penguatan: 'Ketika kita mengenal nama-nama Allah, kita jadi lebih mencintai dan meyakini kebesaran-Nya.'

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagi murid dalam kelompok kecil (4-5 anak per kelompok) untuk berdiskusi.
  • Setiap kelompok diminta mengingat dan menyebutkan kembali pengertian Asmaulhusna serta beberapa contoh Asmaulhusna yang telah dipelajari.
  • Guru memfasilitasi permainan edukatif: 'Siapa Cepat Dia Dapat'. Guru mengajukan pertanyaan sederhana (misalnya: 'Apa artinya Asmaulhusna?') dan kelompok yang menjawab paling cepat dan benar mendapat poin.
  • Guru mengajak murid membaca kalimat pada rubrik 'Sikapku': 'Aku meyakini Asmaulhusna dan membacanya saat berdoa' secara berulang-ulang dengan penuh semangat.
  • Dalam kegiatan kelompok, murid diminta mencatat atau menceritakan satu perbuatan baik yang pernah mereka lakukan sebagai bentuk meneladani sifat-sifat Allah.
  • Perwakilan kelompok maju ke depan untuk membacakan hasil diskusi mereka.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk tenang dan merefleksikan apa yang telah dipelajari hari ini.
  • Guru mengajukan pertanyaan refleksi: 'Apa yang kalian rasakan setelah mengenal Asmaulhusna? Bagaimana perasaan kalian saat tahu Allah memiliki nama-nama yang baik?'
  • Murid diminta menyebutkan satu hal baru yang mereka pelajari hari ini.
  • Guru memberikan penguatan: 'Setiap kali kita berdoa, kita bisa menyebut nama-nama Allah untuk mendekatkan diri kepada-Nya.'
  • Guru mengajak murid berkomitmen untuk membaca Asmaulhusna setiap kali berdoa atau sebelum tidur.
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas partisipasi aktif mereka.

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan mengajukan soal lisan sederhana: 'Apa itu Asmaulhusna? Berapa jumlahnya? Sebutkan dua contoh Asmaulhusna!'
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran hari ini: Asmaulhusna adalah nama-nama baik Allah Swt. yang berjumlah 99 dan harus kita yakini.
  • Guru memberikan penguatan spiritual: 'Allah Swt. sangat sayang kepada kita. Dengan mengenal nama-nama-Nya, kita jadi lebih dekat dengan Allah.'
  • Guru memberikan tugas sederhana di rumah: Menghafal 3 Asmaulhusna dan menceritakannya kepada orang tua.
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat memahami diberi tantangan menghafal lebih banyak Asmaulhusna (5-7 nama). Murid yang lambat difokuskan pada pemahaman pengertian Asmaulhusna dan menghafal 2-3 nama saja.
  • Proses: Murid yang cepat menjadi tutor sebaya dalam kelompok untuk membantu teman yang lambat. Murid yang lambat diberikan pendampingan intensif oleh guru atau teman sebaya.
  • Produk: Murid yang cepat diminta membuat gambar atau poster sederhana tentang Asmaulhusna. Murid yang lambat cukup menyebutkan pengertian Asmaulhusna secara lisan.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: 'Siapa yang pernah mendengar kata Asmaulhusna? Apa artinya menurut kalian?'
  • Observasi pengetahuan awal murid tentang nama-nama Allah Swt.

Proses:

  • Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelompok dan permainan edukatif.
  • Penilaian kemampuan murid melafalkan Asmaulhusna saat bernyanyi bersama.
  • Catatan guru tentang sikap dan antusiasme murid selama pembelajaran.
  • Penilaian lisan saat murid menyampaikan hasil diskusi kelompok di depan kelas.

Akhir:

  • Tes lisan: murid menjawab pertanyaan 'Apa itu Asmaulhusna? Berapa jumlahnya? Sebutkan dua contoh Asmaulhusna!'
  • Penilaian sikap spiritual: murid menunjukkan keyakinan terhadap Asmaulhusna melalui ungkapan komitmen untuk membacanya saat berdoa.
  • Evaluasi kemampuan murid menyimpulkan pembelajaran hari ini.

Formatif:

  • Observasi aktivitas murid saat diskusi kelompok dan permainan 'Siapa Cepat Dia Dapat'.
  • Penilaian lisan saat murid menyebutkan pengertian Asmaulhusna dan contohnya.
  • Catatan anekdotal tentang sikap keyakinan murid saat membaca kalimat 'Aku meyakini Asmaulhusna'.

Sumatif:

  • Tes lisan di akhir pembelajaran: murid menyebutkan pengertian Asmaulhusna, jumlahnya, dan menyebutkan minimal 2 contoh Asmaulhusna.
  • Penilaian sikap melalui rubrik: kemampuan meyakini dan menghargai Asmaulhusna.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Pengertian AsmaulhusnaMurid belum dapat menyebutkan pengertian Asmaulhusna meskipun dengan bantuan.Murid dapat menyebutkan pengertian Asmaulhusna dengan bantuan guru atau teman.Murid dapat menyebutkan pengertian Asmaulhusna dengan benar tanpa bantuan.Murid dapat menyebutkan pengertian Asmaulhusna dengan benar dan memberikan contoh minimal 2 Asmaulhusna.
Keyakinan terhadap AsmaulhusnaMurid belum menunjukkan sikap keyakinan terhadap Asmaulhusna dalam perilaku.Murid mulai menunjukkan sikap keyakinan terhadap Asmaulhusna dengan bimbingan guru.Murid menunjukkan sikap keyakinan terhadap Asmaulhusna dengan mengucapkan kalimat 'Aku meyakini Asmaulhusna' dengan sungguh-sungguh.Murid menunjukkan sikap keyakinan terhadap Asmaulhusna dan berkomitmen untuk membacanya saat berdoa serta meneladani sifat-sifat Allah dalam kehidupan sehari-hari.
Partisipasi dalam Kegiatan KelompokMurid pasif dan tidak berpartisipasi dalam diskusi kelompok.Murid mulai berpartisipasi dalam diskusi kelompok dengan dorongan guru atau teman.Murid aktif berpartisipasi dalam diskusi kelompok dan menyampaikan pendapat.Murid sangat aktif dalam diskusi kelompok, menyampaikan pendapat, dan membantu teman yang kesulitan.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah tujuan pembelajaran tercapai? Apakah semua murid dapat memahami pengertian Asmaulhusna?
  • Metode dan media apa yang paling efektif dalam pembelajaran ini?
  • Murid mana yang memerlukan pendampingan lebih lanjut?
  • Apa yang perlu diperbaiki untuk pembelajaran berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang Asmaulhusna?
  • Bagaimana perasaanmu setelah mengenal nama-nama baik Allah Swt.?
  • Apa yang akan kamu lakukan untuk meneladani sifat-sifat Allah dalam kehidupan sehari-hari?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 1 SD
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 1 SD
  3. Video lagu Asmaulhusna untuk anak (dari YouTube atau sumber edukatif lainnya)
  4. Gambar atau poster tentang ciptaan Allah Swt.
  5. Kartu bergambar berisi Asmaulhusna dalam tulisan Arab dan artinya
  6. Alat tulis dan kertas untuk kegiatan kelompok

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.