Modul AjarPertemuan 4Bab 6Fase ASemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 1: Memahami Pesan Pokok Surah Al-Ikhlas sebagai Pedoman Keimanan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Memahami Pesan Pokok Surah Al-Ikhlas sebagai Pedoman Keimanan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 1: Memahami Pesan Pokok Surah Al-Ikhlas sebagai Pedoman Keimanan

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 6 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Memahami Pesan Pokok Surah Al-Ikhlas sebagai Pedoman Keimanan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMemahami Pesan Pokok Surah Al-Ikhlas sebagai Pedoman Keimanan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyebutkan pesan pokok Surah Al-Ikhlas tentang keesaan Allah Swt. dengan benar
  2. Murid dapat meyakini keesaan Allah Swt. berdasarkan pesan Surah Al-Ikhlas sebagai bagian dari iman kepada Allah Swt

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Siapa yang kalian sembah setiap hari?
  2. Apakah Allah itu satu atau banyak?
  3. Apa yang kalian lakukan untuk menunjukkan bahwa kalian percaya kepada Allah?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru mengecek kehadiran murid dan menyiapkan suasana belajar yang kondusif
  • Asesmen awal: Guru menanyakan siapa yang sudah hafal Surah Al-Ikhlas dan meminta 2-3 murid menyebutkan arti surah tersebut (diagnostik pengetahuan awal)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: memahami pesan pokok Surah Al-Ikhlas tentang keesaan Allah
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Siapa yang kalian sembah setiap hari?' dan 'Apakah Allah itu satu atau banyak?'

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid dibagi menjadi kelompok heterogen beranggotakan 4 anak
  • Guru mengajak murid membaca Surah Al-Ikhlas bersama-sama dengan tartil
  • Guru menjelaskan arti dari Surah Al-Ikhlas ayat per ayat dengan bahasa sederhana: Allah itu Esa (satu), Allah tempat bergantung, Allah tidak beranak dan tidak diperanakkan, tidak ada yang menyamai Allah
  • Murid mengamati gambar 6.6 di buku siswa (anak berdoa kepada Allah) dan guru memandu diskusi tentang perilaku yang menunjukkan keimanan kepada Allah
  • Guru memberikan penjelasan: 'Allah Maha Esa artinya Allah itu satu, tidak ada Tuhan selain Allah'
  • Murid diminta menyebutkan kembali pesan pokok Surah Al-Ikhlas dalam bahasa mereka sendiri

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Setiap kelompok berdiskusi untuk menemukan contoh perilaku sehari-hari yang menunjukkan keimanan kepada Allah sebagai Tuhan Yang Maha Esa
  • Murid mencatat hasil diskusi kelompok tentang pesan pokok Surah Al-Ikhlas dan cara menerapkannya
  • Guru memberikan tongkat kayu, lalu mengajak murid bernyanyi lagu 'Allah Maha Esa'. Saat guru berkata 'stop', murid yang memegang tongkat menyampaikan satu pesan pokok Surah Al-Ikhlas
  • Murid mengisi tabel di buku siswa: menulis kegiatan ibadah yang dilakukan hari ini sebagai wujud keimanan kepada Allah (salat, berdoa, mengaji, dsb)
  • Asesmen proses: Guru mengamati partisipasi murid dalam diskusi kelompok dan permainan tongkat estafet menggunakan lembar observasi

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memandu murid merefleksikan pembelajaran dengan pertanyaan: 'Apa yang kalian pelajari hari ini tentang Allah?' dan 'Bagaimana perasaan kalian setelah tahu bahwa Allah itu Maha Esa?'
  • Murid menyampaikan komitmen pribadi: 'Aku akan berdoa hanya kepada Allah' atau 'Aku akan rajin beribadah kepada Allah'
  • Murid mengisi kolom 'Aku Anak Saleh' di buku siswa dengan memberi tanda centang pada perilaku yang sudah dilakukan
  • Guru memberikan penguatan positif dan mengajak murid mensyukuri nikmat iman kepada Allah

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: Surah Al-Ikhlas berisi tentang keesaan Allah, Allah itu Esa (satu), kita hanya berdoa dan beribadah kepada Allah
  • Asesmen akhir: Guru memberikan 3 pertanyaan lisan/tertulis sederhana untuk mengukur pemahaman murid tentang pesan pokok Surah Al-Ikhlas
  • Guru memberikan tugas rumah: Murid menceritakan pesan Surah Al-Ikhlas kepada orang tua dan meminta tanda tangan di tabel kegiatan ibadah
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat: diberi teks tambahan tentang asmaulhusna yang berkaitan dengan keesaan Allah (Al-Ahad, As-Samad). Murid yang lambat: fokus pada 2 pesan utama (Allah itu satu, kita hanya berdoa kepada Allah)
  • Proses: Murid yang cepat: menjadi tutor sebaya dalam kelompok dan memimpin diskusi. Murid yang lambat: mendapat bimbingan intensif dari guru saat diskusi kelompok dan diberikan waktu lebih untuk menyampaikan pendapat
  • Produk: Murid yang cepat: membuat poster sederhana tentang pesan Surah Al-Ikhlas dengan gambar. Murid yang lambat: menyebutkan pesan pokok secara lisan atau menggambar satu simbol keesaan Allah

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: Siapa yang sudah hafal Surah Al-Ikhlas? Apa artinya?
  • Observasi: Guru mencatat pemahaman awal murid tentang konsep keesaan Allah

Proses:

  • Observasi diskusi kelompok menggunakan lembar checklist (partisipasi, kerjasama, pemahaman)
  • Penilaian kinerja saat permainan tongkat estafet: ketepatan menyebutkan pesan pokok
  • Umpan balik langsung dari guru saat murid menyampaikan pendapat

Akhir:

  • Tes lisan individu: Apa pesan pokok Surah Al-Ikhlas? Apa arti 'Esa'? Kepada siapa kita berdoa?
  • Penilaian produk: tabel kegiatan ibadah yang diisi murid
  • Penilaian diri: kolom 'Aku Anak Saleh' sebagai refleksi komitmen beribadah

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelompok
  • Penilaian sejawat saat permainan tongkat estafet
  • Tanya jawab lisan selama proses pembelajaran

Sumatif:

  • Tes lisan: murid menyebutkan pesan pokok Surah Al-Ikhlas
  • Tes tertulis sederhana: 3 soal isian singkat tentang keesaan Allah
  • Penilaian sikap: pengisian kolom 'Aku Anak Saleh' dan tabel kegiatan ibadah

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menyebutkan pesan pokok Surah Al-IkhlasMurid belum dapat menyebutkan pesan pokok Surah Al-Ikhlas meskipun dengan bantuan guruMurid dapat menyebutkan 1 pesan pokok Surah Al-Ikhlas dengan bantuan guru (misalnya: Allah itu satu)Murid dapat menyebutkan 2 pesan pokok Surah Al-Ikhlas dengan sedikit bantuan (Allah itu satu, kita berdoa hanya kepada Allah)Murid dapat menyebutkan 3 atau lebih pesan pokok Surah Al-Ikhlas secara mandiri dan mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari
Meyakini keesaan Allah SwtMurid belum menunjukkan pemahaman tentang keesaan Allah dalam sikap dan ucapanMurid mulai menyatakan bahwa Allah itu satu tetapi belum konsisten dalam sikap beribadahMurid meyakini keesaan Allah dan menunjukkannya dengan berdoa hanya kepada Allah di sekolahMurid meyakini keesaan Allah, konsisten berdoa hanya kepada Allah, dan mengajak teman untuk beribadah hanya kepada Allah
Partisipasi dalam diskusi kelompokMurid pasif dan tidak ikut berdiskusi dalam kelompokMurid mendengarkan diskusi tetapi jarang menyampaikan pendapatMurid aktif mendengarkan dan menyampaikan pendapat dalam diskusi kelompokMurid aktif berdiskusi, menghargai pendapat teman, dan membantu teman yang kesulitan memahami materi
Mengaplikasikan pesan Surah Al-Ikhlas dalam kegiatan ibadahMurid belum dapat mengidentifikasi kegiatan ibadah yang menunjukkan keimanan kepada AllahMurid dapat menyebutkan 1-2 kegiatan ibadah (salat, berdoa) tetapi belum memahami kaitannya dengan keesaan AllahMurid dapat menyebutkan 3-4 kegiatan ibadah dan memahami bahwa semua ibadah ditujukan hanya kepada AllahMurid dapat menyebutkan berbagai kegiatan ibadah, memahami maknanya, dan berkomitmen melakukannya secara konsisten

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat memahami pesan pokok Surah Al-Ikhlas dengan metode yang saya gunakan?
  • Bagaimana efektivitas diskusi kelompok dan permainan tongkat estafet dalam meningkatkan pemahaman murid?
  • Murid mana yang perlu pendampingan lebih intensif pada pertemuan selanjutnya?
  • Apakah diferensiasi yang saya terapkan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
  • Apa yang perlu saya perbaiki dalam pembelajaran berikutnya agar lebih bermakna dan menggembirakan?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang Allah?
  • Bagaimana perasaanmu setelah tahu bahwa Allah itu Maha Esa?
  • Apa yang akan kamu lakukan untuk menunjukkan bahwa kamu percaya Allah itu satu?
  • Bagian mana dari pembelajaran hari ini yang paling kamu sukai? Mengapa?
  • Apa yang masih sulit kamu pahami tentang Surah Al-Ikhlas?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 1 SD (Kemdikbudristek, 2021), halaman 104-107
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 1 SD (Kemdikbudristek, 2021), halaman 130-146
  3. Al-Qur'an (Surah Al-Ikhlas)
  4. Tongkat kayu untuk permainan estafet
  5. Gambar ilustrasi anak beribadah (Gambar 6.5 dan 6.6 dari buku siswa)
  6. Kertas dan alat tulis untuk mencatat hasil diskusi
  7. Lembar observasi guru
  8. Audio/video lagu 'Allah Maha Esa' (nada: Topi Saya Bundar)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.