MODUL AJAR Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A) Topik: Bab 6 — Al-Qur’an Pedoman Hidupku INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 1 |
|---|
| Topik | Bab 6 — Al-Qur’an Pedoman Hidupku |
|---|
| Alokasi Waktu | 12 JP (12 x 35 menit = 420 menit) |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 4 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Semester | 2 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- TP 1.6.1 Membaca huruf hijaiah berharakat pada kata-kata Al-Qur’an
- TP 1.6.2 Membedakan huruf hijaiah berharakat fatah, kasrah, dan damah
- TP 1.6.3 Menghafal beberapa surah pendek Al-Qur’an yaitu Surah al-Ikhlas
- TP 1.6.4 Meyakini iman kepada Allah Swt. yang Maha Esa melalui pemahaman Surah al-Ikhlas
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Bagaimana bunyi huruf ba jika diberi tanda garis di atas, garis di bawah, atau lengkung berkepala di atas?
- Apa perbedaan bunyi kata ketika harakat pada huruf hijaiah diubah dari fatah menjadi kasrah atau damah?
- Siapa yang sudah pernah mendengar atau membaca Surah Al-Ikhlas?
- Bagaimana bunyi lafal ayat pertama dari Surah Al-Ikhlas?
- Berapa jumlah Tuhan yang kita sembah sebagai umat Islam?
- Kepada siapa kita memohon pertolongan dan berdoa setiap hari?
- Bagaimana caramu membedakan bunyi huruf hijaiah yang berharakat fatah, kasrah, dan damah?
- Mengapa kita hanya boleh menyembah dan berdoa kepada Allah Swt. Yang Maha Esa sesuai Surah Al-Ikhlas?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1 — Membaca dan Membedakan Huruf Hijaiah Berharakat Fatah, Kasrah, dan Damah pada Kata Al-Qur'an — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 1.6.1 Membaca huruf hijaiah berharakat pada kata-kata Al-Qur’an
- TP 1.6.2 Membedakan huruf hijaiah berharakat fatah, kasrah, dan damah
Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran dengan salam, berdoa bersama, dan mengecek kehadiran murid (5 menit).
- Guru mengaitkan materi dengan menanyakan pengalaman murid saat membaca Iqra atau Al-Qur'an di rumah serta menyampaikan tujuan pembelajaran membaca dan membedakan huruf hijaiah berharakat fatah, kasrah, dan damah (5 menit).
- Guru melaksanakan diagnostik awal cepat: menunjukkan 3 huruf berharakat tunggal yaitu دَ (da), دِ (di), dan دُ (du) di papan tulis, lalu meminta murid melafalkan dan membedakan bunyinya secara lisan (acuan jawaban: دَ berbunyi 'da' dengan harakat fatah; دِ berbunyi 'di' dengan harakat kasrah; دُ berbunyi 'du' dengan harakat damah) (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru memperagakan bentuk dan pelafalan 3 tanda harakat melalui poster harakat: fatah (garis di atas berbunyi 'a'), kasrah (garis di bawah berbunyi 'i'), dan damah (lengkung kecil di atas berbunyi 'u') pada huruf ب (ba, bi, bu) dan ر (ra, ri, ru) (10 menit).
- Murid menyimak dan menirukan pelafalan guru secara berulang dalam membaca huruf hijaiah berharakat fatah, kasrah, dan damah pada 3 kata Al-Qur'an: (1) دَرَسَ (da-ra-sa), (2) رُسُلُ (ru-su-lu), dan (3) كُتِبَ (ku-ti-ba) (acuan pelafalan: da-ra-sa berharakat fatah semua; ru-su-lu berharakat damah semua; ku-ti-ba berharakat damah-kasrah-fatah) (10 menit).
- Murid mencermati letak lambang harakat (atas garis, bawah garis, lengkung atas) dan membedakan perubahan bunyi huruf saat harakatnya berganti dari fatah menjadi kasrah atau damah (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan):- Murid bermain tantangan seru 'Tebak Harakat & Bunyi' secara bergantian: murid mengambil 1 dari 6 kartu kata Al-Qur'an lalu membaca kata tersebut dengan suara lantang dan menyebutkan harakat tiap hurufnya (3 menit).
- Adapun 6 kartu kata Al-Qur'an yang dibaca dan dianalisis murid meliputi: (1) خَلَقَ (kha-la-qa; harakat: fatah, fatah, fatah); (2) حَسَنَ (ha-sa-na; harakat: fatah, fatah, fatah); (3) شَهِدَ (sya-hi-da; harakat: fatah, kasrah, fatah); (4) عَلِمَ (a-li-ma; harakat: fatah, kasrah, fatah); (5) كُتِبَ (ku-ti-ba; harakat: damah, kasrah, fatah); (6) رُسُلُ (ru-su-lu; harakat: damah, damah, damah) (acuan: bacaan dan harakat sesuai rincian kartu) (12 menit).
- Murid secara mandiri mengerjakan lembar latihan membaca dan menjodohkan 4 kata Al-Qur'an dengan susunan nama harakat yang tepat: Kata 1: صَمَدَ dijodohkan ke 'fatah - fatah - fatah'; Kata 2: سَمِعَ dijodohkan ke 'fatah - kasrah - fatah'; Kata 3: رُسُلُ dijodohkan ke 'damah - damah - damah'; Kata 4: كُتِبَ dijodohkan ke 'damah - kasrah - fatah' (acuan jawaban: 1: fatah-fatah-fatah; 2: fatah-kasrah-fatah; 3: damah-damah-damah; 4: damah-kasrah-fatah) (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid bersama guru mencocokkan hasil latihan menjodohkan, lalu murid mengidentifikasi tanda harakat mana yang paling mudah dibaca dan mana yang masih sering tertukar (fatah, kasrah, atau damah) (10 menit).
- Murid melafalkan kembali ikrar/tekad: 'Aku rajin berlatih membaca huruf hijaiah berharakat agar lancar membaca Al-Qur'an' (5 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan perbedaan bunyi harakat fatah (bunyi 'a' di atas), kasrah (bunyi 'i' di bawah), dan damah (bunyi 'u' di atas) (5 menit).
- Guru melaksanakan cek pemahaman akhir secara lisan pada 3 kata cepat: قَرَأَ (qa-ra-a), حَمِدَ (ha-mi-da), dan نُزِلَ (nu-zi-la) (acuan jawaban: qa-ra-a fatah semua; ha-mi-da fatah-kasrah-fatah; nu-zi-la damah-kasrah-fatah) (5 menit).
- Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif murid dan menutup pertemuan dengan doa serta salam penutup (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu kata berukuran besar dengan penanda warna berbeda untuk tiap harakat (fatah merah, kasrah hijau, damah biru). Murid yang mahir diberikan kartu kata Al-Qur'an dengan variasi harakat campuran tanpa kode warna.
- Proses: Bagi murid yang masih mengeja per huruf, guru memberikan scaffolding dengan bimbingan pelafalan huruf demi huruf sebelum digabung. Bagi murid yang sudah lancar, diberikan tantangan langsung membaca kata secara utuh dan menyebutkan nama harakatnya secara mandiri.
- Produk: Murid yang memerlukan pendampingan menyelesaikan 2 kata target utama (fatah dan kasrah), sedangkan murid yang lebih cepat menyelesaikan seluruh 4 kata target beserta variasi damah.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tes lisan diagnostik: Meminta murid membaca dan menyebutkan harakat 3 huruf tunggal: دَ, دِ, دُ. (Acuan jawaban: دَ dibaca 'da' berharakat fatah; دِ dibaca 'di' berharakat kasrah; دُ dibaca 'du' berharakat damah).
Proses:- Observasi unjuk kerja membaca 6 kata Al-Qur'an pada permainan 'Tebak Harakat & Bunyi' (Acuan target kata: (1) خَلَقَ dibaca kha-la-qa; (2) حَسَنَ dibaca ha-sa-na; (3) شَهِدَ dibaca sya-hi-da; (4) عَلِمَ dibaca a-li-ma; (5) كُتِبَ dibaca ku-ti-ba; (6) رُسُلُ dibaca ru-su-lu).
- Pemeriksaan lembar kerja menjodohkan 4 kata berharakat dengan susunan namanya (Acuan kunci: صَمَدَ = fatah-fatah-fatah; سَمِعَ = fatah-kasrah-fatah; رُسُلُ = damah-damah-damah; كُتِبَ = damah-kasrah-fatah).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan akhir: Murid membaca 3 kata Al-Qur'an berikut dan menyebutkan nama harakatnya: (1) قَرَأَ, (2) حَمِدَ, (3) نُزِلَ (Acuan jawaban: (1) قَرَأَ dibaca qa-ra-a dengan harakat fatah semua; (2) حَمِدَ dibaca ha-mi-da dengan harakat fatah, kasrah, fatah; (3) نُزِلَ dibaca nu-zi-la dengan harakat damah, kasrah, fatah).
Formatif:- Tes lisan membaca kata Al-Qur'an berharakat fatah, kasrah, dan damah pada kegiatan 'Tebak Harakat & Bunyi'
- Penugasan tertulis menjodohkan kata Al-Qur'an dengan susunan harakatnya pada lembar kerja murid
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Membaca huruf hijaiah berharakat pada kata Al-Qur'an (Target 4 kata: صَمَدَ, سَمِعَ, كُتِبَ, رُسُلُ) | Belum mampu membaca kata Al-Qur'an berharakat (0-1 kata tepat) meskipun dibimbing penuh. | Mampu membaca 2 dari 4 kata Al-Qur'an berharakat secara tepat dengan bimbingan guru. | Mampu membaca 3 dari 4 kata Al-Qur'an berharakat secara tepat dan mandiri. | Mampu membaca seluruh (4 dari 4) kata Al-Qur'an berharakat secara tepat, lancar tanpa mengeja, dan mandiri. | | Membedakan huruf berharakat fatah, kasrah, dan damah (Target 4 kata: صَمَدَ, سَمِعَ, كُتِبَ, رُسُلُ) | Belum mampu membedakan nama/lambang harakat fatah, kasrah, dan damah pada kata (0-1 kata tepat). | Mampu membedakan susunan harakat fatah, kasrah, dan damah pada 2 dari 4 kata Al-Qur'an secara tepat. | Mampu membedakan susunan harakat fatah, kasrah, dan damah pada 3 dari 4 kata Al-Qur'an secara tepat. | Mampu membedakan susunan harakat fatah, kasrah, dan damah pada seluruh (4 dari 4) kata Al-Qur'an secara tepat dan mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah penggunaan media kartu kata dan visual harakat efektif membantu murid membedakan bunyi fatah, kasrah, dan damah?
- Berapa persen murid yang telah mampu membaca kata Al-Qur'an 3 huruf berharakat secara lancar dan mandiri?
Murid:- Tanda harakat mana yang paling mudah kamu ingat bunyinya: fatah (a), kasrah (i), atau damah (u)?
- Bagian mana saat membaca kata Al-Qur'an berharakat yang menurutmu paling menyenangkan hari ini?
Pertemuan 2 — Menghafal Surah Al-Ikhlas Ayat 1-4 Runtut dan Lancar — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 1.6.3 Menghafal beberapa surah pendek Al-Qur’an yaitu Surah al-Ikhlas
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, mengajak murid berdoa bersama, dan mengecek kehadiran murid (5 menit).
- Guru mengaitkan materi sebelumnya tentang huruf hijaiah dengan pembacaan ayat Al-Qur'an serta menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu melafalkan dan menghafal Surah Al-Ikhlas ayat 1-4 secara runtut dan lancar (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik lisan dengan melafalkan ta'awuz dan basmalah, lalu meminta murid secara klasikal menirukan potongan ayat 1 Surah Al-Ikhlas untuk memetakan kesiapan awal menghafal (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menayangkan poster/salindia bertuliskan Surah Al-Ikhlas ayat 1-4 lengkap beserta nomor ayatnya (ayat 1: قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ, ayat 2: اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ, ayat 3: لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ, ayat 4: وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌࣖ) dan membacakan lafal setiap ayat dengan pengucapan jelas (10 menit).
- Murid menyimak dan menirukan pelafalan Surah Al-Ikhlas ayat per ayat secara berulang-ulang dengan bimbingan guru secara klasikal hingga lafal terdengar tepat (5 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid dibagi ke dalam kelompok beranggotakan 4 anak untuk berlatih melafalkan dan menghafal ayat 1 sampai 4 secara bergantian bersama teman sebaya (15 menit).
- Guru memandu permainan interaktif 'Tepuk Sambung Ayat': guru menyebutkan satu nomor ayat atau memicu bait awal, lalu tiap kelompok bergantian melafalkan hafalan ayat berikutnya secara runtut dan kompak (15 menit).
- Secara berpasangan, murid saling menyimak hafalan Surah Al-Ikhlas ayat 1-4 untuk memastikan seluruh 4 ayat dihafalkan berurutan tanpa tertukar (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Tiap murid secara mandiri memperdengarkan hafalan Surah Al-Ikhlas ayat 1-4 di hadapan guru atau pasangannya untuk mengecek kelancaran dan keruntutan urutan ayat (15 menit).
- Guru bersama murid mengevaluasi bagian ayat yang terasa menantang untuk dihafal (misalnya lafal ayat 3 dan 4) serta bersama-sama mengulanginya sekali lagi agar semakin lancar (5 menit).
Penutup:- Guru memberikan penguatan terhadap pencapaian hafalan murid hari ini dan mengingatkan pentingnya membiasakan melafalkan Surah Al-Ikhlas saat salat dan di rumah (5 menit).
- Guru bersama murid menyimpulkan kegiatan hari ini dan menutup pembelajaran dengan membaca doa kafaratul majelis dan hamdalah (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan poster Surah Al-Ikhlas dengan kode warna per nomor ayat untuk membantu visualisasi murid yang memerlukan bantuan mengingat urutan ayat.
- Proses: Bagi murid yang masih terbata-bata, guru memberikan bimbingan hafalan per penggalan ayat (ayat 1-2 terlebih dahulu); bagi murid yang sudah cepat hafal, diberikan tantangan melafalkan seluruh 4 ayat secara mandiri dengan lancar.
- Produk: Unjuk kerja hafalan: murid yang belum lancar dapat mendemonstrasikan hafalan 2 ayat awal secara runtut, sedangkan murid yang sudah lancar menampilkan hafalan penuh 4 ayat secara runtut.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab lisan diagnostik: Guru melafalkan ayat pertama 'Qul huwallāhu aḥad' lalu meminta murid melanjutkan atau menirukan lafal ayat tersebut (acuan hafalan awal: lafal ayat 1 Surah Al-Ikhlas: قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ / Qul huwallāhu aḥad).
Proses:- Observasi formatif hafalan berpasangan dan keikutsertaan dalam 'Tepuk Sambung Ayat' untuk mengecek kelancaran pelafalan ayat 1 hingga 4 secara berurutan sesuai teks Surah Al-Ikhlas (acuan runtut: ayat 1 'Qul huwallāhu aḥad', ayat 2 'Allāhuṣ-ṣamad', ayat 3 'Lam yalid wa lam yūlad', ayat 4 'Wa lam yakul lahū kufuwan aḥad').
Akhir Pertemuan:- Cek hafalan mandiri di akhir pertemuan: Murid melafalkan Surah Al-Ikhlas ayat 1-4 secara berurutan di depan guru (acuan lengkap 4 ayat: [1] قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ, [2] اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ, [3] لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ, [4] وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌࣖ; indikator tuntas: hafal minimal 4 ayat dengan urutan benar tanpa terbalik).
Formatif:- Tes lisan unjuk kerja hafalan Surah Al-Ikhlas ayat 1-4 secara runtut dan lancar
- Observasi unjuk kerja saat permainan sambung ayat dan latihan berpasangan
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Hafalan Surah Al-Ikhlas Ayat 1-4 Runtut dan Lancar | Belum mampu menghafalkan ayat 1-4 Surah Al-Ikhlas secara mandiri walau telah diberikan tuntunan berulang (kurang dari 2 ayat yang diingat). | Mampu melafalkan hafalan 2 ayat (ayat 1 dan 2) dari Surah Al-Ikhlas secara berurutan, namun masih memerlukan bantuan tuntunan pada ayat 3 dan 4. | Mampu melafalkan hafalan seluruh 4 ayat Surah Al-Ikhlas (ayat 1, 2, 3, dan 4) secara runtut sesuai urutan ayat meskipun masih ada sedikit jeda ragu pada peralihan ayat. | Mampu melafalkan seluruh 4 ayat Surah Al-Ikhlas (ayat 1, 2, 3, dan 4) secara runtut, lancar tanpa jeda ragu, dan mandiri tanpa bantuan tuntunan sama sekali. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah strategi menirukan berulang dan permainan sambung ayat efektif membantu seluruh murid menghafal Surah Al-Ikhlas ayat 1-4?
- Bagian ayat mana dari Surah Al-Ikhlas yang paling sering tertukar atau sulit dihafalkan oleh murid kelas 1?
Murid:- Ayat mana dari Surah Al-Ikhlas yang sudah paling kamu hafal dan lancar dibaca?
- Apakah kamu merasa senang saat bermain tebak dan sambung ayat bersama teman kelompokmu?
Pertemuan 3 — Meyakini Iman kepada Allah Swt. yang Maha Esa melalui Pemahaman Surah Al-Ikhlas — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 1.6.4 Meyakini iman kepada Allah Swt. yang Maha Esa melalui pemahaman Surah al-Ikhlas
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan mengajak berdoa bersama sebelum belajar (5 menit).
- Guru mengecek kehadiran serta mengajak murid menyanyikan lagu 'Allah Maha Esa' (nada lagu Topi Saya Bundar) dari buku siswa untuk membangkitkan suasana gembira (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal lisan dengan menanyakan 2 pertanyaan diagnostik kesiapan materi: (1) 'Siapa nama Tuhan kita?' (acuan: Allah Swt.), (2) 'Berapa jumlah Allah Swt.?' (acuan: satu/Esa) untuk memetakan pemahaman dasar keesaan Allah (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna):- Murid mengamati gambar orang beribadah dan berdoa hanya kepada Allah Swt. yang ditampilkan guru melalui buku siswa/proyektor (10 menit).
- Guru menjelaskan arti pesan pokok Surah Al-Ikhlas bahwa Allah Swt. itu Maha Esa (Esa artinya satu, tidak beranak dan tidak diperanakkan, serta tempat meminta segala sesuatu) (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Berkesadaran):- Murid bermain permainan 'Tongkat Bergilir' (Talking Stick): sambil bernyanyi lagu keesaan Allah, sebuah tongkat digilirkan. Saat guru berkata 'Stop', murid yang memegang tongkat menjawab salah satu dari 3 pertanyaan pesan pokok Surah Al-Ikhlas yang diajukan guru: Pertanyaan 1: 'Apa arti Maha Esa?' (acuan: satu/tunggal); Pertanyaan 2: 'Kepada siapa umat Islam memohon pertolongan dan berdoa?' (acuan: Allah Swt.); Pertanyaan 3: 'Bolehkah kita menyembah selain Allah Swt.?' (acuan: tidak boleh/hanya menyembah Allah Swt.) (20 menit).
- Murid secara mandiri memberi tanda centang (v) pada Lembar Cek Keimanan berisi 3 pernyataan sikap keyakinan: (1) 'Aku yakin Allah Swt. Maha Esa (Tuhan itu satu)', (2) 'Aku hanya berdoa dan meminta tolong kepada Allah Swt.', (3) 'Aku tidak menyembah patung atau selain Allah Swt.' (kunci pilihan benar untuk seluruh butir: 'Ya') (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid bersama guru bersama-sama melafalkan kalimat penguatan keimanan: 'Aku senang berdoa hanya kepada Allah Swt. dan tiada Tuhan selain Allah' secara berulang dengan khidmat (15 menit).
Penutup:- Guru dan murid menyimpulkan kembali pesan pokok Surah Al-Ikhlas bahwa Allah Swt. Maha Esa dan tempat kita bergantung serta memohon pertolongan (10 menit).
- Guru memberikan umpan balik penguatan terhadap keyakinan murid, menginformasikan agenda pertemuan berikutnya yaitu asesmen sumatif bab, lalu menutup pelajaran dengan doa dan salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan gambar ilustrasi berdoa kepada Allah Swt. bagi murid yang memerlukan dukungan visual konkret.
- Proses: Bagi murid yang masih ragu memahami arti Esa, guru membimbing dengan analogi sederhana bahwa pencipta alam semesta hanya satu.
- Produk: Bagi murid cepat, murid diminta menyebutkan contoh permohonan doa sehari-hari yang ditujukan hanya kepada Allah Swt.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab diagnostik lisan sebelum materi dimulai: Butir 1: 'Siapa nama Tuhan kita?' (acuan jawaban: Allah Swt.); Butir 2: 'Berapa jumlah Allah Swt.?' (acuan jawaban: satu/Esa).
Proses:- Pengamatan keterlibatan dan ketepatan menjawab pada permainan Tongkat Bergilir dengan 3 pertanyaan pesan pokok Surah Al-Ikhlas: (1) Arti Maha Esa (acuan: satu/tunggal); (2) Tempat berdoa dan memohon pertolongan (acuan: Allah Swt.); (3) Larangan menyembah selain Allah (acuan: tidak boleh/hanya menyembah Allah Swt.).
- Pemeriksaan Lembar Cek Keimanan dengan 3 butir pernyataan: (1) Meyakini Allah Maha Esa, (2) Hanya berdoa kepada Allah, (3) Tidak menyembah selain Allah (acuan jawaban: ketiga butir dicentang 'Ya').
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan penutup sesi: Butir 1: 'Apakah Allah Swt. punya anak atau orang tua?' (acuan jawaban: tidak ada/tidak beranak dan tidak diperanakkan); Butir 2: 'Kepada siapa kita memohon perlindungan saat takut?' (acuan jawaban: Allah Swt.).
Formatif:- Tanya jawab lisan pesan pokok Surah Al-Ikhlas melalui permainan tongkat bergilir
- Lembar Cek Keimanan murid (3 butir pernyataan ya/tidak)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Meyakini keesaan Allah Swt. melalui pemahaman Surah Al-Ikhlas | Belum dapat menyatakan keyakinan bahwa Allah Swt. Maha Esa (belum tepat menjawab butir pemahaman pesan pokok Surah Al-Ikhlas). | Menyatakan keyakinan bahwa Allah Swt. Maha Esa dan menjawab tepat 1 dari 3 butir pemahaman pesan pokok Surah Al-Ikhlas (acuan: Allah Maha Esa artinya satu; tempat berdoa hanya Allah; tidak boleh menyembah selain Allah). | Menyatakan keyakinan bahwa Allah Swt. Maha Esa dan menjawab tepat 2 dari 3 butir pemahaman pesan pokok Surah Al-Ikhlas (acuan: Allah Maha Esa artinya satu; tempat berdoa hanya Allah; tidak boleh menyembah selain Allah). | Menyatakan keyakinan bahwa Allah Swt. Maha Esa dan menjawab tepat seluruh (3 dari 3) butir pemahaman pesan pokok Surah Al-Ikhlas secara mandiri (acuan: Allah Maha Esa artinya satu; tempat berdoa hanya Allah; tidak boleh menyembah selain Allah). |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh murid telah memahami makna bahwa Allah Swt. Maha Esa dan hanya kepada-Nya kita beribadah?
- Bagaimana respons dan keaktifan murid selama pelaksanaan permainan tongkat bergilir dalam memahami pesan pokok Surah Al-Ikhlas?
Murid:- Apakah kamu yakin bahwa Allah Swt. adalah satu-satunya Tuhan kita?
- Kepada siapa kamu meminta tolong ketika sedang merasa sedih atau membutuhkan sesuatu?
Pertemuan 4 — Asesmen Sumatif Bab — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 1.6.1 Membaca huruf hijaiah berharakat pada kata-kata Al-Qur’an
- TP 1.6.2 Membedakan huruf hijaiah berharakat fatah, kasrah, dan damah
- TP 1.6.3 Menghafal beberapa surah pendek Al-Qur’an yaitu Surah al-Ikhlas
- TP 1.6.4 Meyakini iman kepada Allah Swt. yang Maha Esa melalui pemahaman Surah al-Ikhlas
Pendahuluan:- Guru mengkondisikan murid, memimpin doa bersama, mengecek kehadiran, dan menyampaikan bahwa pertemuan ini adalah pelaksanaan Asesmen Sumatif Bab 6 (5 menit).
- Guru menjelaskan tata tertib dan dua sesi penilaian: sesi pertama mengerjakan lembar kerja bergambar penandaan harakat dan ceklis keyakinan secara serentak, dilanjutkan sesi kedua unjuk kerja lisan membaca kata Al-Qur'an dan melafalkan hafalan Surah Al-Ikhlas bergiliran ke meja guru (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru membagikan Lembar Kerja Sumatif Bagian 1 dan menjelaskan petunjuk pengerjaan penandaan harakat (menjodohkan dan melingkari) serta pembubuhan tanda centang pada ceklis keyakinan kepada Allah Yang Maha Esa (5 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Murid secara mandiri mengerjakan Tugas 1 pada Lembar Kerja Bagian 1: (a) Menjodohkan 3 tanda harakat dengan namanya: tanda garis di atas dengan 'Fatah', tanda garis di bawah dengan 'Kasrah', tanda lengkung di atas dengan 'Damah'; (b) Melingkari harakat pada 3 huruf: huruf berharakat fatah pada kata 'خَلَقَ', huruf berharakat kasrah pada kata 'شَهِدَ', dan huruf berharakat damah pada kata 'رُسُلُ'; (c) Membubuhkan tanda centang (V) pada 3 pernyataan keyakinan bergambar: 'Allah Maha Esa (hanya ada satu)' [Centang], 'Allah tidak beranak dan tidak diperanakkan' [Centang], dan 'Tidak ada satu pun yang menyamai atau menyekutukan Allah' [Centang] (35 menit).
- Secara paralel saat murid lain mewarnai/mengecek lembar kerja, guru memanggil murid satu per satu ke meja guru untuk Tugas 2 (unjuk kerja lisan @ 2 menit per murid): murid membaca tepat 2 kata Al-Qur'an berharakat fatah/kasrah/damah (Kata A: 'كَتَبَ', Kata B: 'عَلِمَ') dan melafalkan hafalan Surah Al-Ikhlas ayat 1-4 secara runtut dan lancar (Ayat 1: 'Qul huwallāhu aḥad', Ayat 2: 'Allāhuṣ-ṣamad', Ayat 3: 'Lam yalid wa lam yūlad', Ayat 4: 'Wa lam yakul lahū kufuwan aḥad') (45 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Guru mengumpulkan semua lembar kerja murid dan memfasilitasi murid mengingat kembali proses belajar di Bab 6 tentang membaca harakat, melafalkan hafalan Surah Al-Ikhlas, dan meyakini Allah Yang Maha Esa (5 menit).
Penutup:- Guru memberikan apresiasi atas ketertiban dan kemandirian seluruh murid dalam menuntaskan asesmen sumatif bab (3 menit).
- Guru merangkum capaian pembelajaran Bab 6 'Al-Qur'an Pedoman Hidupku' dan menutup sesi sumatif dengan doa kafaratul majelis dan hamdalah (2 menit).
Diferensiasi:- Proses: Akomodasi akses: murid yang memerlukan bantuan visual disediakan lembar kerja dengan huruf hijaiah berukuran lebih besar (font 28 pt), tanpa mengubah kompetensi, jumlah butir, atau kriteria penilaian.
Asesmen Pertemuan:Sumatif Bab:- kombinasi unjuk kerja klasikal dan unjuk kerja lisan bergiliran: hasil pemilahan harakat dan ceklis keyakinan pada lembar kerja bergambar serentak serta kelancaran melafalkan kata berharakat dan melafalkan hafalan Surah al-Ikhlas ayat 1-4 secara bergiliran
- unjuk kerja penandaan lembar kerja serentak: hasil penandaan (menjodohkan dan melingkari) untuk membedakan huruf berharakat fatah, kasrah, dan damah serta pembubuhan tanda centang pada lembar ceklis bergambar keyakinan bahwa Allah Maha Esa, tidak beranak, dan tiada sekutu bagi-Nya (45 menit; kelompok; instrumen: kunci jawaban lembar penandaan harakat dan rubrik ceklis pemahaman keyakinan Surah al-Ikhlas)
- unjuk kerja lisan bergiliran: pelafalan 2 kata Al-Qur'an berharakat fatah/kasrah/damah secara tepat dan pelafalan hafalan Surah al-Ikhlas ayat 1 sampai 4 secara runtut dan lancar yang dinilai 2 menit per murid secara bergantian ke meja guru (60 menit / 2 menit = 30 kuota, mencukupi 28 murid) (60 menit; individual; instrumen: rubrik penilaian unjuk kerja pelafalan kata berharakat dan hafalan Surah al-Ikhlas)
Sumatif:- kombinasi unjuk kerja klasikal dan unjuk kerja lisan bergiliran: hasil pemilahan harakat dan ceklis keyakinan pada lembar kerja bergambar serentak serta kelancaran melafalkan kata berharakat dan melafalkan hafalan Surah al-Ikhlas ayat 1-4 secara bergiliran
- unjuk kerja penandaan lembar kerja serentak: hasil penandaan (menjodohkan dan melingkari) untuk membedakan huruf berharakat fatah, kasrah, dan damah serta pembubuhan tanda centang pada lembar ceklis bergambar keyakinan bahwa Allah Maha Esa, tidak beranak, dan tiada sekutu bagi-Nya (45 menit; kelompok; instrumen: kunci jawaban lembar penandaan harakat dan rubrik ceklis pemahaman keyakinan Surah al-Ikhlas)
- unjuk kerja lisan bergiliran: pelafalan 2 kata Al-Qur'an berharakat fatah/kasrah/damah secara tepat dan pelafalan hafalan Surah al-Ikhlas ayat 1 sampai 4 secara runtut dan lancar yang dinilai 2 menit per murid secara bergantian ke meja guru (60 menit / 2 menit = 30 kuota, mencukupi 28 murid) (60 menit; individual; instrumen: rubrik penilaian unjuk kerja pelafalan kata berharakat dan hafalan Surah al-Ikhlas)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Membaca huruf hijaiah berharakat pada kata Al-Qur'an (TP 1.6.1) | Belum mampu membaca kedua kata Al-Qur'an berharakat ('كَتَبَ' dan 'عَلِمَ') secara tepat. | Mampu membaca tepat 1 dari 2 kata Al-Qur'an berharakat ('كَتَبَ' atau 'عَلِمَ'). | Mampu membaca kedua kata Al-Qur'an berharakat ('كَتَبَ' dan 'عَلِمَ') secara tepat meski masih mengeja perlahan. | Mampu membaca kedua kata Al-Qur'an berharakat ('كَتَبَ' dan 'عَلِمَ') secara tepat, lancar, dan mandiri tanpa mengeja. | | Membedakan huruf hijaiah berharakat fatah, kasrah, dan damah (TP 1.6.2) | Mampu membedakan dengan tepat kurang dari 3 butir tanda/lingkaran harakat fatah, kasrah, dan damah pada lembar penandaan. | Mampu membedakan dengan tepat 3-4 dari 6 butir penandaan harakat fatah, kasrah, dan damah. | Mampu membedakan dengan tepat 5 dari 6 butir penandaan harakat fatah, kasrah, dan damah sesuai kunci jawaban. | Mampu membedakan seluruh 6 butir penandaan harakat (3 penjodohan harakat fatah, kasrah, damah dan 3 lingkaran harakat pada kata 'خَلَقَ', 'شَهِدَ', 'رُسُلُ') dengan tepat dan mandiri. | | Menghafal Surah Al-Ikhlas ayat 1-4 (TP 1.6.3) | Belum mampu menghafal runtut ayat 1-4 Surah Al-Ikhlas (hanya hafal kurang dari 2 ayat). | Mampu menghafal runtut 2-3 ayat dari Surah Al-Ikhlas ayat 1-4. | Mampu melafalkan hafalan lengkap 4 ayat Surah Al-Ikhlas (ayat 1-4) secara runtut dengan sedikit bantuan guru. | Mampu melafalkan hafalan lengkap 4 ayat Surah Al-Ikhlas (ayat 1-4) secara runtut, lancar, dan mandiri tanpa bantuan. | | Meyakini iman kepada Allah Swt. Yang Maha Esa melalui Surah Al-Ikhlas (TP 1.6.4) | Mampu menandai dengan tepat 1 dari 3 pernyataan ceklis keyakinan keesaan Allah Swt. | Mampu menandai dengan tepat 2 dari 3 pernyataan ceklis keyakinan keesaan Allah Swt. | Mampu membubuhkan tanda centang dengan tepat pada seluruh 3 pernyataan keyakinan keesaan Allah Swt. (Allah Maha Esa, tidak beranak/diperanakkan, tiada setara/sekutu bagi-Nya). | Mampu membubuhkan tanda centang tepat pada seluruh 3 pernyataan keyakinan keesaan Allah Swt. secara mandiri dan meyakini dengan mantap. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu 45 menit untuk tes tertulis/ceklis serentak dan 45 menit untuk unjuk kerja lisan individual mencukupi seluruh murid?
- Bagian mana dari kompetensi membaca harakat atau hafalan Surah Al-Ikhlas yang masih membutuhkan bimbingan lanjutan pada murid tertentu?
Murid:- Bagian tugas mana yang paling mudah kamu selesaikan hari ini?
- Apakah kamu sudah lancar menghafalkan Surah Al-Ikhlas ayat 1 sampai 4?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas I, Kemendikbudristek 2021
- Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas I, Kemendikbudristek 2021
- Poster tanda baca harakat (fatah, kasrah, damah)
- Kartu peraga kata huruf hijaiah berharakat (flashcards)
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas I (Kemendikbudristek, 2021)
- Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas I (Kemendikbudristek, 2021)
- Poster atau salindia teks Surah Al-Ikhlas ayat 1-4
- Gambar 6.5 dan 6.6 Buku Siswa (Orang Beribadah dan Fatimah Berdoa kepada Allah Swt.)
- Tongkat kayu kecil untuk permainan tongkat bergilir
- Lembar Kerja Asesmen Sumatif Bab 6 (penandaan harakat dan ceklis keyakinan)
- Kartu peraga kata Al-Qur'an ('كَتَبَ' dan 'عَلِمَ')
|