Modul AjarPertemuan 1Bab 4Fase ASemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 1: Mengerti Rukun Islam: Pengertian dan Urutan Lima Rukun Islam

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Mengerti Rukun Islam: Pengertian dan Urutan Lima Rukun Islam". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 1: Mengerti Rukun Islam: Pengertian dan Urutan Lima Rukun Islam

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 4 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Mengerti Rukun Islam: Pengertian dan Urutan Lima Rukun Islam

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMengerti Rukun Islam: Pengertian dan Urutan Lima Rukun Islam
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyebutkan arti rukun Islam dengan benar menggunakan bahasa sendiri
  2. Murid dapat menyebutkan kelima rukun Islam secara urut dengan benar
  3. Murid dapat meyakini bahwa rukun Islam wajib dilaksanakan oleh setiap muslim

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Anak-anak, siapa yang tadi pagi sudah salat Subuh? Salat itu termasuk rukun Islam lho. Apa itu rukun Islam?
  2. Coba lihat gambar teman-teman yang sedang salat berjemaah. Apa saja yang harus dikerjakan oleh orang Islam seperti kita?
  3. Kalian sudah pernah dengar rukun Islam? Berapa jumlahnya?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama.
  • Guru mengondisikan murid agar siap belajar dengan ice breaking sederhana (tepuk rukun Islam atau bernyanyi).
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Siapa yang tahu apa itu rukun Islam?' dan mencatat respons murid.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan belajar arti rukun Islam dan menyebutkan kelima rukun Islam secara urut.
  • Guru menampilkan gambar murid yang sedang salat berjemaah dan meminta murid menceritakan apa yang mereka lihat.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan arti rukun Islam dengan bahasa sederhana: 'Rukun Islam adalah lima kewajiban yang harus dilakukan oleh setiap orang Islam.'
  • Guru menampilkan kartu bergambar lima rukun Islam (syahadat, salat, zakat, puasa, haji) dan meminta murid mengamati dengan saksama.
  • Guru menyebutkan kelima rukun Islam secara urut sambil menunjukkan kartu: 1) Syahadat, 2) Salat, 3) Zakat, 4) Puasa, 5) Haji.
  • Murid mengikuti guru menyebutkan kelima rukun Islam secara bersama-sama dengan suara lantang.
  • Guru memberikan penguatan: 'Rukun Islam wajib dilaksanakan. Kita sebagai muslim harus melaksanakannya.'
  • Murid diminta menyebutkan ulang arti rukun Islam dengan bahasa sendiri secara individu (guru menunjuk 3-5 murid).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid dalam kelompok kecil (4-5 anak per kelompok).
  • Setiap kelompok diberikan set kartu rukun Islam yang diacak.
  • Murid diminta mengurutkan kartu rukun Islam dari yang pertama sampai kelima dengan berdiskusi bersama kelompok.
  • Guru berkeliling membimbing kelompok yang kesulitan dan memberikan umpan balik positif.
  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil urutannya di depan kelas dan menyebutkan kelima rukun Islam secara urut.
  • Murid kelompok lain memberikan tepuk tangan sebagai apresiasi.
  • Guru meminta murid menempelkan kartu rukun Islam di papan tulis sesuai urutan yang benar.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru meminta murid duduk kembali dengan tenang dan mengajak mereka merenung sejenak.
  • Guru mengajukan pertanyaan refleksi: 'Anak-anak, mengapa kita sebagai muslim harus melaksanakan rukun Islam?'
  • Beberapa murid diminta menyampaikan pendapatnya (3-5 murid).
  • Guru memberikan penguatan spiritual: 'Rukun Islam adalah kewajiban kita kepada Allah. Dengan melaksanakannya, kita menjadi muslim yang baik.'
  • Murid diminta menyatakan tekad: 'Aku pasti hafal rukun Islam' dengan suara lantang bersama-sama.
  • Guru meminta murid menuliskan atau menggambar salah satu rukun Islam di buku mereka sebagai bentuk komitmen pribadi.

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menyebutkan kelima rukun Islam secara urut (penilaian lisan individu).
  • Guru memberikan soal tertulis sederhana: mencentang pernyataan benar/salah tentang rukun Islam.
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: rukun Islam ada lima dan wajib dilaksanakan oleh setiap muslim.
  • Guru memberikan penguatan karakter: 'Kalian semua anak muslim yang hebat! Mari kita laksanakan rukun Islam mulai dari sekarang.'
  • Guru meminta murid mengisi rubrik penilaian diri: 'Aku hafal lima rukun Islam' (Ya/Tidak).
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah hafal rukun Islam diberi tantangan untuk menyebutkan contoh pelaksanaan setiap rukun. Murid yang belum hafal diberi kartu bergambar sebagai alat bantu visual.
  • Proses: Murid cepat dapat memimpin kelompoknya dalam mengurutkan kartu. Murid lambat didampingi lebih intensif oleh guru dan diberi waktu lebih untuk berlatih menyebutkan rukun Islam.
  • Produk: Murid cepat diminta menggambar ilustrasi kelima rukun Islam. Murid lambat cukup menggambar satu rukun Islam yang paling mereka ingat atau menempel gambar yang sudah disediakan.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab di awal pembelajaran: 'Siapa yang tahu apa itu rukun Islam?' untuk mengukur pengetahuan awal murid
  • Observasi respons murid saat melihat gambar murid salat berjemaah

Proses:

  • Observasi saat murid mengamati dan menyebutkan kelima rukun Islam bersama guru
  • Penilaian kinerja kelompok saat mengurutkan kartu rukun Islam
  • Mendengarkan murid saat menyebutkan arti rukun Islam dengan bahasa sendiri
  • Observasi keterlibatan murid dalam diskusi kelompok dan presentasi

Akhir:

  • Penilaian lisan individu: murid menyebutkan kelima rukun Islam secara urut
  • Tes tertulis: murid mencentang kolom Benar (B) atau Salah (S) pada pernyataan tentang rukun Islam (3 soal)
  • Penilaian sikap melalui rubrik penilaian diri: 'Aku hafal lima rukun Islam' dan 'Aku meyakini rukun Islam wajib dilaksanakan'

Formatif:

  • Observasi aktivitas murid saat mengamati kartu rukun Islam
  • Tanya jawab lisan saat murid menyebutkan arti rukun Islam dengan bahasa sendiri
  • Observasi kerja kelompok saat mengurutkan kartu rukun Islam
  • Mendengarkan respons murid saat menjawab pertanyaan refleksi

Sumatif:

  • Penilaian lisan: murid menyebutkan kelima rukun Islam secara urut
  • Tes tertulis sederhana: mencentang pernyataan benar/salah tentang rukun Islam
  • Penilaian produk: gambar atau tulisan murid tentang rukun Islam

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menyebutkan arti rukun IslamMurid belum dapat menyebutkan arti rukun Islam sama sekaliMurid dapat menyebutkan sebagian arti rukun Islam dengan bantuan guruMurid dapat menyebutkan arti rukun Islam dengan benar menggunakan bahasa sendiri namun masih ragu-raguMurid dapat menyebutkan arti rukun Islam dengan benar dan lancar menggunakan bahasa sendiri
Menyebutkan kelima rukun Islam secara urutMurid belum dapat menyebutkan rukun Islam sama sekali atau hanya 1-2 rukunMurid dapat menyebutkan 3 rukun Islam namun urutannya masih salahMurid dapat menyebutkan kelima rukun Islam dengan urutan yang benar namun masih perlu bantuanMurid dapat menyebutkan kelima rukun Islam secara urut dengan benar dan lancar tanpa bantuan
Keyakinan bahwa rukun Islam wajib dilaksanakanMurid belum menunjukkan pemahaman bahwa rukun Islam wajib dilaksanakanMurid mulai memahami bahwa rukun Islam wajib dilaksanakan namun belum yakinMurid meyakini bahwa rukun Islam wajib dilaksanakan dan dapat menyatakannyaMurid meyakini dengan kuat bahwa rukun Islam wajib dilaksanakan dan menyatakan tekad untuk melaksanakannya
Kolaborasi dalam kelompokMurid tidak terlibat dalam kegiatan kelompokMurid terlibat dalam kegiatan kelompok namun masih pasifMurid aktif berdiskusi dan bekerja sama dengan anggota kelompokMurid aktif berdiskusi, bekerja sama, dan membantu teman kelompok yang kesulitan

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat menyebutkan kelima rukun Islam secara urut dengan benar?
  • Strategi pembelajaran mana yang paling efektif untuk membantu murid memahami rukun Islam?
  • Apakah kegiatan kelompok mengurutkan kartu rukun Islam cukup menggembirakan bagi murid?
  • Murid mana yang masih membutuhkan pendampingan lebih intensif di pertemuan berikutnya?
  • Apakah alokasi waktu 2x35 menit sudah cukup untuk mencapai semua tujuan pembelajaran?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang rukun Islam?
  • Apakah kamu sudah hafal kelima rukun Islam? Coba sebutkan!
  • Kegiatan apa yang paling kamu sukai hari ini?
  • Apa yang masih sulit bagimu dalam mempelajari rukun Islam?
  • Rukun Islam apa yang sudah kamu laksanakan?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 1 (Kemendikbudristek, 2021), Bab 4 hal. 55-59
  2. Buku Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 1 (Kemendikbudristek, 2021), Bab 4 hal. 82-86
  3. Kartu bergambar lima rukun Islam (syahadat, salat, zakat, puasa, haji)
  4. Gambar murid melaksanakan salat berjemaah
  5. Papan tulis dan spidol warna-warni
  6. Lembar kerja murid (LKM) untuk mencentang pernyataan benar/salah
  7. Alat tulis dan kertas gambar untuk murid

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.