Modul AjarPertemuan 1Bab 3Fase ASemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 1: Mengenal dan Melafalkan Basmalah

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Mengenal dan Melafalkan Basmalah". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 1: Mengenal dan Melafalkan Basmalah

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 3 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Mengenal dan Melafalkan Basmalah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMengenal dan Melafalkan Basmalah
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat melafalkan bacaan basmalah (bismillāhirraḥmānirraḥīm) dengan tartil dan lancar melalui kegiatan menirukan dan drill pelafalan bersama
  2. Murid dapat menyebutkan arti basmalah dengan benar sebagai ungkapan memulai kegiatan atas nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
  3. Murid dapat membiasakan membaca basmalah setiap kali memulai kegiatan sehari-hari sebagai wujud akhlak terpuji kepada Allah Swt

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang kalian ucapkan ketika akan mulai makan?
  2. Siapa yang pernah mendengar kata bismillah? Kapan kalian mengucapkannya?
  3. Mengapa kita perlu membaca basmalah sebelum memulai kegiatan?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru memeriksa kesiapan murid dan mengondisikan suasana kelas agar kondusif
  • Guru membangkitkan motivasi dengan bernyanyi atau bertepuk tangan bersama
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid tentang bacaan yang diucapkan sebelum memulai kegiatan
  • Guru menampilkan Gambar 3.1 (Ahmad dan teman berdoa sebelum belajar) dan meminta murid mengamati serta menceritakan apa yang mereka lihat
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan belajar membaca basmalah dengan lancar, mengetahui artinya, dan membiasakan diri membacanya
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan bahwa setiap kegiatan baik diawali dengan membaca basmalah sebagai bentuk meminta berkah dari Allah Swt
  • Guru menampilkan kaligrafi basmalah (Gambar 3.3) dan mengenalkan tulisan Arab basmalah kepada murid
  • Guru melafalkan basmalah dengan tartil dan jelas: bismillāhirraḥmānirraḥīm, murid mendengarkan dengan saksama
  • Guru meminta murid menirukan pelafalan basmalah secara klasikal (bersama-sama) sebanyak 3-5 kali hingga lancar
  • Guru membagi pelafalan menjadi tiga bagian untuk memudahkan: bismillāhi - rraḥmāni - rraḥīm, murid menirukan per bagian
  • Guru melakukan drill pelafalan dengan tempo yang bervariasi (pelan-cepat-pelan) agar murid terbiasa
  • Guru menjelaskan arti basmalah: 'Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang'
  • Guru meminta murid menghafalkan arti basmalah dengan metode mengulang bersama-sama

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid menebalkan tulisan basmalah pada lembar kerja (kegiatan motorik halus yang bermakna)
  • Guru membagi kelas menjadi beberapa kelompok kecil (4-5 anak per kelompok)
  • Setiap kelompok berlatih melafalkan basmalah secara bergantian, anggota lain mendengarkan dan memberikan tepuk tangan sebagai apresiasi
  • Guru meminta setiap kelompok menghafal arti basmalah bersama-sama (kegiatan kelompok seperti pada Gambar 3.4)
  • Guru mengajak murid mempraktikkan membaca basmalah dalam konteks nyata: sebelum menulis, sebelum minum, sebelum membaca buku
  • Murid secara bergantian (perwakilan kelompok) maju ke depan kelas untuk melafalkan basmalah
  • Guru memberikan penguatan positif dan koreksi jika ada pelafalan yang kurang tepat

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar untuk sesi refleksi
  • Guru memandu murid merefleksi pengalaman belajar: 'Apa yang kalian rasakan setelah belajar membaca basmalah?'
  • Murid berbagi pengalaman: kapan lagi mereka bisa membaca basmalah dalam kehidupan sehari-hari
  • Guru menguatkan kesadaran murid bahwa membaca basmalah adalah bentuk ingat kepada Allah dan meminta keberkahan
  • Murid membuat komitmen pribadi (tekad) untuk membiasakan membaca basmalah setiap memulai kegiatan
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas partisipasi aktif mereka

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan memberikan 3 pertanyaan lisan kepada murid secara acak
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: basmalah dibaca setiap memulai kegiatan, artinya 'Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang'
  • Guru memberikan penguatan karakter: membaca basmalah adalah akhlak terpuji kepada Allah Swt
  • Guru memberikan tindak lanjut: murid diminta mempraktikkan membaca basmalah di rumah dan mencatat 5 kegiatan yang diawali dengan basmalah
  • Guru menutup pembelajaran dengan membaca hamdalah bersama-sama
  • Guru mengucapkan salam penutup

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang sudah lancar membaca huruf Latin, guru memberikan teks transliterasi basmalah. Untuk murid yang belum lancar, guru fokus pada mendengar dan menirukan secara lisan.
  • Proses: Murid yang cepat memahami diberi peran sebagai tutor sebaya dalam kelompok untuk membantu teman yang masih kesulitan melafalkan. Murid yang lambat mendapat pendampingan ekstra dari guru dengan pengulangan lebih banyak.
  • Produk: Murid yang sudah sangat lancar dapat melafalkan basmalah dengan variasi nada (seperti lagu sederhana). Murid yang masih belajar cukup melafalkan dengan tartil standar.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menanyakan kepada murid: Siapa yang sudah pernah mendengar kata bismillah?
  • Guru meminta 2-3 murid mencoba melafalkan basmalah sesuai pengetahuan mereka (tanpa koreksi, hanya untuk mengetahui kemampuan awal)

Proses:

  • Observasi saat murid menirukan pelafalan basmalah secara klasikal: guru mencatat murid yang sudah lancar dan yang masih kesulitan
  • Observasi selama kegiatan kelompok: guru berkeliling dan menilai partisipasi serta kemampuan melafalkan setiap murid
  • Mengamati hasil menebalkan tulisan basmalah: kerapian dan kesungguhan
  • Tanya jawab spontan selama pembelajaran untuk mengecek pemahaman arti basmalah

Akhir:

  • Tes lisan individu: guru memanggil murid secara acak untuk melafalkan basmalah, dinilai kelancaran dan ketepatannya
  • Tes lisan: guru bertanya 'Apa arti basmalah?' kepada beberapa murid
  • Lembar kerja tertulis: murid menjawab 3 pertanyaan: (1) Sebelum memulai kegiatan membaca... (basmalah), (2) Bismillāhirraḥmānir... (raḥīm), (3) Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha... (Penyayang)

Formatif:

  • Observasi guru selama drill pelafalan: memeriksa ketepatan makharijul huruf dan kelancaran
  • Penilaian kinerja kelompok saat praktik melafalkan basmalah
  • Tanya jawab lisan tentang arti basmalah

Sumatif:

  • Tes lisan individu: setiap murid melafalkan basmalah di depan guru
  • Tes lisan: murid menyebutkan arti basmalah
  • Lembar kerja: menjawab 3 pertanyaan tentang basmalah (Kuuji Kemampuanku)

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Melafalkan basmalah dengan tartil dan lancarMurid belum dapat melafalkan basmalah dengan benar meskipun sudah dibimbing guru, banyak kesalahan makharijul hurufMurid dapat melafalkan basmalah dengan bimbingan guru, masih terdapat 2-3 kesalahan makharijul huruf, belum lancarMurid dapat melafalkan basmalah dengan benar dan cukup lancar, kadang masih perlu pengulanganMurid dapat melafalkan basmalah dengan tartil, lancar, dan percaya diri tanpa bantuan guru
Menyebutkan arti basmalah dengan benarMurid belum dapat menyebutkan arti basmalah meskipun sudah diulang beberapa kaliMurid dapat menyebutkan sebagian arti basmalah (misalnya hanya 'Dengan nama Allah') dengan bantuan guruMurid dapat menyebutkan arti basmalah secara lengkap dengan sedikit bantuan atau pengingatMurid dapat menyebutkan arti basmalah secara lengkap dan benar tanpa bantuan: 'Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang'
Membiasakan membaca basmalah sebelum memulai kegiatanMurid tidak menunjukkan inisiatif membaca basmalah sebelum kegiatan meskipun sudah diingatkanMurid membaca basmalah sebelum kegiatan hanya ketika diingatkan oleh guruMurid mulai membiasakan membaca basmalah sebelum kegiatan dengan kesadaran sendiri pada beberapa situasiMurid secara konsisten dan mandiri membaca basmalah sebelum memulai berbagai kegiatan di kelas

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat melafalkan basmalah dengan lancar? Jika belum, apa yang perlu saya lakukan di pertemuan berikutnya?
  • Apakah metode drill dan pembelajaran kelompok efektif untuk murid kelas 1? Strategi mana yang paling berhasil?
  • Bagaimana saya dapat meningkatkan suasana pembelajaran agar lebih menggembirakan sekaligus bermakna?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid yang beragam?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menyenangkan dari belajar basmalah hari ini?
  • Apakah kamu sudah bisa membaca basmalah dengan lancar? Bagian mana yang masih sulit?
  • Kapan saja kamu akan membaca basmalah mulai hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 1 SD (Kementerian Agama RI)
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 1 SD (Kementerian Agama RI)
  3. Kaligrafi basmalah (Gambar 3.3)
  4. Lembar kerja menebalkan tulisan basmalah
  5. Kartu bergambar kegiatan sehari-hari (makan, minum, belajar, membaca) untuk media pembelajaran
  6. Audio pelafalan basmalah dengan tartil (jika tersedia)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.