MODUL AJAR Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A) Topik: Keteladanan Nabi Adam a.s. INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 1 |
|---|
| Topik | Keteladanan Nabi Adam a.s. |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menyebutkan keteladanan Nabi Adam a.s. yaitu sikap bertobat, bersabar menghadapi cobaan, dan bersyukur kepada Allah Swt. dengan benar
- Murid dapat membiasakan diri bersabar menghadapi cobaan dalam kehidupan sehari-hari sebagaimana keteladanan Nabi Adam a.s.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Apa yang dilakukan Nabi Adam a.s. setelah menyadari kesalahannya?
- Bagaimana perasaan Nabi Adam a.s. dan Hawa saat berpisah selama 40 tahun?
- Apa yang bisa kita contoh dari sikap Nabi Adam a.s. ketika menghadapi cobaan?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
- Guru melakukan presensi dan mengecek kesiapan belajar murid
- Guru mengajak murid bernyanyi lagu 'Nabi Adam dan Bunda Hawa' untuk membangkitkan semangat dan mengingat materi sebelumnya
- Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan: 'Siapa yang masih ingat cerita Nabi Adam a.s. minggu lalu? Apa yang terjadi saat Nabi Adam a.s. di surga?'
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: mempelajari keteladanan Nabi Adam a.s. yang bisa kita tiru dalam kehidupan sehari-hari
- Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk menggugah rasa ingin tahu murid
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Berkesadaran):- Guru menayangkan gambar atau menceritakan kembali kisah Nabi Adam a.s. yang menyadari kesalahannya dan segera bertobat kepada Allah Swt.
- Murid mengamati gambar Nabi Adam a.s. dan Hawa yang berpisah selama 40 tahun namun tetap sabar dan ikhlas
- Guru membimbing murid untuk mengidentifikasi sikap-sikap teladan Nabi Adam a.s.: bertobat setelah berbuat salah, bersabar menghadapi cobaan, dan bersyukur kepada Allah Swt.
- Murid menyebutkan keteladanan Nabi Adam a.s. dengan bimbingan guru
- Guru memberikan penguatan dengan menjelaskan makna bertobat, bersabar, dan bersyukur dengan bahasa sederhana yang mudah dipahami anak kelas 1
- Murid mengamati Gambar 10.10 (Ahmad dan Fatimah melepas Gilang yang akan pindah rumah) dan memberikan komentar
- Guru menayangkan video singkat atau gambar seri tentang anak-anak yang berpisah dengan teman namun tetap sabar dan ikhlas
- Murid diminta menghubungkan kisah perpisahan tersebut dengan kisah Nabi Adam a.s. dan Hawa
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid diajak mengucapkan kalimat 'Aku selalu sabar dan ikhlas' secara berulang-ulang dengan penuh semangat
- Murid dibagi menjadi beberapa kelompok kecil (3-4 anak per kelompok)
- Setiap kelompok melakukan kegiatan bermain peran: seorang anak berpamitan akan pindah rumah, anak yang lain melepas kepergiannya dengan sabar dan ikhlas
- Guru membimbing dan mengamati setiap kelompok saat bermain peran
- Setelah bermain peran, setiap kelompok mempresentasikan hasil perannya di depan kelas
- Murid mengerjakan latihan di rubrik 'Kuuji Kemampuanku': melengkapi kalimat tentang sikap Nabi Adam a.s. setelah menyadari kesalahan dan saat berpisah dengan Hawa
- Guru memberikan umpan balik langsung dan apresiasi atas usaha setiap kelompok
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajak murid untuk duduk melingkar dan berdiskusi: 'Bagaimana perasaan kalian saat bermain peran tadi? Apakah mudah untuk bersabar saat berpisah dengan teman?'
- Murid dibimbing untuk menceritakan pengalaman pribadi: pernahkah berpisah dengan teman atau kehilangan sesuatu yang disayang? Bagaimana sikap mereka saat itu?
- Murid merefleksi: 'Apa yang akan saya lakukan jika menghadapi cobaan seperti Nabi Adam a.s.?'
- Guru membantu murid merumuskan komitmen sederhana: 'Mulai hari ini, saya akan bersabar dan bertobat jika berbuat salah'
- Murid menuliskan atau menggambar satu sikap teladan Nabi Adam a.s. yang akan mereka tiru (dapat berupa gambar sederhana dengan caption)
- Beberapa murid berbagi hasil refleksi mereka di depan kelas
Penutup:- Guru melakukan asesmen akhir dengan menanyakan kembali: 'Apa saja sikap teladan Nabi Adam a.s.? Bagaimana cara kita meniru sikap tersebut?'
- Murid bersama guru menyimpulkan pembelajaran hari ini: Nabi Adam a.s. mengajarkan kita untuk bertobat, bersabar, dan bersyukur
- Guru memberikan penguatan dan motivasi agar murid selalu mencontoh keteladanan Nabi Adam a.s. dalam kehidupan sehari-hari
- Murid mengisi lembar refleksi diri sederhana (emoji atau checklist sikap yang sudah dilakukan)
- Guru memberikan tindak lanjut: murid diminta mempraktikkan sikap sabar di rumah dan menceritakannya pada pertemuan berikutnya
- Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan salam
Diferensiasi:- Konten: Untuk murid yang cepat memahami, diberikan tantangan tambahan membaca kisah Nabi Adam a.s. dari buku cerita bergambar. Untuk yang memerlukan dukungan lebih, guru memberikan pendampingan intensif dengan media visual yang lebih banyak (kartu gambar, boneka tangan)
- Proses: Murid yang belum lancar membaca dapat mendengarkan cerita dari guru atau melihat video. Murid yang sudah lancar dapat membaca sendiri dari buku siswa. Dalam bermain peran, guru menyesuaikan peran sesuai kemampuan verbal masing-masing anak
- Produk: Murid dapat memilih cara mengekspresikan pemahaman mereka: menggambar, bercerita lisan, atau menuliskan kalimat sederhana sesuai kemampuan masing-masing. Untuk yang lebih cepat, dapat membuat komik sederhana tentang keteladanan Nabi Adam a.s.
ASESMENAwal:- Tanya jawab tentang materi sebelumnya: kisah Nabi Adam a.s. di surga dan diturunkan ke bumi
- Mengamati respons murid terhadap pertanyaan pemantik untuk mengukur pengetahuan awal tentang sikap teladan
Proses:- Observasi langsung saat murid mengamati gambar dan mengidentifikasi keteladanan Nabi Adam a.s.
- Penilaian kinerja saat bermain peran: kemampuan mengekspresikan sikap sabar dan ikhlas
- Penilaian diri melalui pertanyaan reflektif: 'Bagaimana perasaanmu saat bermain peran tadi?'
- Penilaian sejawat sederhana: murid memberikan tepuk tangan untuk kelompok yang sudah tampil
- Umpan balik guru secara langsung terhadap setiap aktivitas murid
Akhir:- Tes lisan: murid menyebutkan 3 sikap teladan Nabi Adam a.s. (bertobat, bersabar, bersyukur)
- Penilaian hasil kerja: latihan melengkapi kalimat di buku siswa
- Penilaian produk: gambar atau tulisan sederhana tentang sikap yang akan ditiru
- Lembar refleksi diri: murid mencentang atau memberi emoji pada sikap yang sudah dipahami dan akan dipraktikkan
Formatif:- Observasi sikap dan partisipasi murid saat mengamati gambar dan video
- Penilaian kinerja saat bermain peran tentang perpisahan dengan sikap sabar dan ikhlas
- Tanya jawab lisan untuk mengecek pemahaman murid tentang keteladanan Nabi Adam a.s.
- Pengamatan saat murid mengucapkan kalimat 'Aku selalu sabar dan ikhlas'
Sumatif:- Penilaian hasil kerja murid dalam mengerjakan latihan 'Kuuji Kemampuanku'
- Penilaian hasil refleksi berupa gambar atau tulisan sederhana tentang sikap teladan yang akan ditiru
- Penilaian kemampuan menyebutkan keteladanan Nabi Adam a.s. secara lisan di akhir pembelajaran
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kemampuan menyebutkan keteladanan Nabi Adam a.s. | Belum dapat menyebutkan keteladanan Nabi Adam a.s. meskipun dengan bantuan guru | Dapat menyebutkan 1 keteladanan Nabi Adam a.s. dengan bantuan guru | Dapat menyebutkan 2 keteladanan Nabi Adam a.s. dengan sedikit bantuan guru | Dapat menyebutkan 3 keteladanan Nabi Adam a.s. (bertobat, bersabar, bersyukur) dengan benar tanpa bantuan | | Kemampuan membiasakan sikap sabar dalam kehidupan sehari-hari | Belum menunjukkan pemahaman tentang sikap sabar dan belum dapat mempraktikkannya dalam simulasi | Mulai memahami konsep sabar tetapi masih kesulitan mempraktikkannya dalam bermain peran | Dapat mempraktikkan sikap sabar dalam bermain peran dengan bimbingan guru | Dapat mempraktikkan sikap sabar dalam bermain peran dengan baik dan mampu menjelaskan mengapa sikap tersebut penting | | Partisipasi dan keterlibatan dalam pembelajaran | Pasif, tidak mengikuti kegiatan pembelajaran dengan baik | Mulai terlibat dalam beberapa kegiatan tetapi masih perlu motivasi dari guru | Aktif mengikuti sebagian besar kegiatan pembelajaran dengan antusias | Sangat aktif, antusias, dan berkontribusi dalam semua kegiatan pembelajaran termasuk membantu teman | | Kemampuan merefleksikan pembelajaran | Belum dapat mengungkapkan refleksi atau pengalaman belajarnya | Dapat mengungkapkan refleksi sangat sederhana dengan bantuan penuh dari guru | Dapat mengungkapkan refleksi dan menghubungkan pembelajaran dengan pengalaman pribadinya dengan sedikit bantuan | Dapat merefleksikan pembelajaran dengan baik, menghubungkan dengan pengalaman pribadi, dan merumuskan komitmen untuk mempraktikkan sikap teladan |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid dapat mengidentifikasi dan memahami keteladanan Nabi Adam a.s.?
- Strategi pembelajaran mana yang paling efektif untuk membantu murid memahami konsep sabar dan bertobat?
- Bagaimana saya dapat lebih mengoptimalkan kegiatan bermain peran agar lebih bermakna?
- Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
- Apa yang perlu saya perbaiki dalam pembelajaran berikutnya agar lebih sesuai dengan prinsip pembelajaran mendalam?
Refleksi Murid:- Apa yang paling berkesan dari pembelajaran hari ini?
- Sikap teladan Nabi Adam a.s. mana yang paling ingin kamu tiru? Mengapa?
- Bagaimana perasaanmu saat bermain peran tentang perpisahan dengan teman?
- Apakah kamu pernah mengalami cobaan atau kesulitan? Bagaimana kamu menghadapinya?
- Apa yang akan kamu lakukan jika berbuat salah mulai hari ini?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 1 (Bab 10: Nabi Adam a.s. Manusia Pertama)
- Buku Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 1
- Gambar ilustrasi kisah Nabi Adam a.s. dan Hawa
- Gambar 10.10: Ahmad dan Fatimah melepas Gilang yang pindah rumah
- Video pendek atau animasi tentang keteladanan Nabi Adam a.s. (jika tersedia)
- Kartu gambar seri kisah Nabi Adam a.s.
- Lagu 'Nabi Adam dan Bunda Hawa' (nada: Kring Kring Ada Sepeda)
- Lembar kerja siswa (Kuuji Kemampuanku)
- Lembar refleksi diri sederhana dengan emoji atau checklist
- Alat tulis dan kertas gambar untuk kegiatan refleksi
|