Modul AjarPertemuan 2Bab 10Fase ASemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 1: Nabi Adam a.s. dan Malaikat serta Iblis

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Nabi Adam a.s. dan Malaikat serta Iblis". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 1: Nabi Adam a.s. dan Malaikat serta Iblis

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 10 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Nabi Adam a.s. dan Malaikat serta Iblis

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikNabi Adam a.s. dan Malaikat serta Iblis
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menceritakan peristiwa perintah Allah Swt. kepada malaikat dan iblis untuk bersujud kepada Nabi Adam a.s. dengan benar
  2. Murid dapat menjelaskan sikap sombong iblis yang menolak perintah Allah Swt. sebagai perbuatan yang tidak terpuji

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Anak-anak, siapa yang tahu siapa manusia pertama yang diciptakan Allah Swt.?
  2. Ketika Allah Swt. memerintahkan malaikat dan iblis untuk menghormati Nabi Adam a.s., apakah semuanya mau melakukannya?
  3. Mengapa kita harus selalu patuh pada perintah Allah Swt.?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam dan berdoa bersama dipimpin salah satu murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan kembali materi pertemuan sebelumnya tentang penciptaan Nabi Adam a.s. dari tanah
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dengan bahasa sederhana: 'Hari ini kita akan belajar tentang perintah Allah Swt. kepada malaikat dan iblis untuk menghormati Nabi Adam a.s.'
  • Guru melontarkan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid
  • Guru mengajak murid bernyanyi atau bertepuk tangan bersama untuk membangun suasana pembelajaran yang menyenangkan

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menayangkan atau menunjukkan Gambar 10.2 (Nabi Adam a.s.) dan meminta murid mengamati dengan saksama
  • Guru menceritakan kisah perintah Allah Swt. kepada malaikat dan iblis untuk bersujud menghormati Nabi Adam a.s. dengan gaya bercerita yang menarik dan ekspresif
  • Guru menjelaskan bahwa malaikat dengan patuh melaksanakan perintah Allah Swt., tetapi iblis menolak karena merasa lebih baik dari Nabi Adam a.s.
  • Guru menghubungkan cerita dengan kehidupan sehari-hari: 'Seperti ketika Ibu meminta kalian membereskan mainan, apakah kalian langsung menurut atau membantah?'
  • Murid diajak berdiskusi singkat tentang perbedaan sikap malaikat yang patuh dan iblis yang sombong

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru menunjukkan Gambar 10.3 (Gilang yang ragu antara salat dan bermain bola) dan meminta murid mengamati
  • Murid diminta memberikan komentar tentang gambar: 'Apa yang sedang dialami Gilang? Mana pilihan yang benar?'
  • Guru menjelaskan bahwa iblis selalu menggoda manusia agar tidak melaksanakan perintah Allah Swt., seperti menggoda Gilang untuk tidak salat
  • Murid dibagi dalam kelompok kecil (3-4 anak) untuk bermain peran sederhana: satu anak berperan sebagai anak yang akan salat, teman lain menggoda untuk bermain, dan ada yang mengingatkan untuk tetap salat
  • Setiap kelompok mempraktikkan di depan kelas dan teman-teman memberikan tepuk tangan
  • Guru membimbing murid mengucapkan kalimat sikap: 'Aku memohon perlindungan Allah Swt. dari godaan iblis' secara berulang-ulang dengan penuh kesadaran

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid merefleksikan pembelajaran dengan bertanya: 'Apa yang kalian pelajari hari ini tentang sikap malaikat dan iblis?'
  • Murid diminta menyebutkan contoh perilaku patuh seperti malaikat dan perilaku sombong seperti iblis dalam kehidupan sehari-hari
  • Guru menanyakan: 'Bagaimana perasaan kalian ketika mendengar kisah iblis yang tidak mau menurut perintah Allah Swt.?'
  • Murid diajak membuat komitmen pribadi: 'Mulai hari ini, aku akan selalu berusaha patuh pada perintah Allah Swt. dan orang tua'
  • Guru memberikan penguatan positif dan mengajak murid mengucapkan kalimat sikap sekali lagi dengan penuh keyakinan

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 2-3 murid menceritakan kembali peristiwa perintah Allah Swt. kepada malaikat dan iblis
  • Guru memberikan penguatan tentang pentingnya sikap patuh dan bahaya sikap sombong
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: malaikat patuh pada Allah Swt., iblis sombong dan menolak perintah Allah Swt., dan kita harus selalu memohon perlindungan dari godaan iblis
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid yang aktif dalam pembelajaran
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan mengucapkan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat memahami diberikan tambahan cerita tentang akibat kesombongan iblis (dikeluarkan dari surga). Murid yang lambat diberikan penjelasan ulang dengan alat peraga boneka atau gambar yang lebih sederhana
  • Proses: Murid yang cepat dapat memimpin kelompok bermain peran dan membantu teman yang kesulitan. Murid yang lambat diberikan waktu lebih banyak untuk berlatih menceritakan ulang kisah dengan bimbingan guru secara individual
  • Produk: Murid yang cepat dapat menceritakan kisah dengan lebih lengkap dan menambahkan detail sikap yang harus diteladani. Murid yang lambat cukup menceritakan poin-poin utama: Allah Swt. memerintahkan, malaikat patuh, iblis menolak

ASESMEN

Awal:

  • Guru menanyakan pertanyaan sederhana: 'Siapa yang masih ingat dari apa Nabi Adam a.s. diciptakan?'
  • Guru mengamati kesiapan belajar murid melalui respons terhadap pertanyaan pemantik

Proses:

  • Observasi saat murid mengamati gambar dan memberikan komentar
  • Penilaian keterampilan komunikasi saat bermain peran
  • Pengamatan partisipasi murid dalam diskusi kelompok
  • Catatan anekdotal tentang pemahaman murid terhadap konsep patuh dan sombong

Akhir:

  • Asesmen lisan individu: murid diminta menceritakan peristiwa perintah Allah Swt. kepada malaikat dan iblis
  • Penilaian kemampuan menjelaskan sikap sombong iblis sebagai perbuatan tidak terpuji
  • Observasi kesungguhan murid saat mengucapkan kalimat 'Aku memohon perlindungan Allah Swt. dari godaan iblis'

Formatif:

  • Observasi aktivitas murid saat berdiskusi dan bermain peran
  • Tanya jawab selama proses pembelajaran untuk mengecek pemahaman
  • Pengamatan sikap dan partisipasi murid dalam kegiatan kelompok

Sumatif:

  • Asesmen lisan: murid menceritakan kembali peristiwa perintah Allah Swt. kepada malaikat dan iblis
  • Penilaian sikap: pengamatan kesungguhan murid saat mengucapkan kalimat komitmen untuk patuh pada Allah Swt.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menceritakan peristiwa perintah Allah Swt. kepada malaikat dan iblisMurid belum dapat menceritakan peristiwa atau hanya menyebutkan satu tokoh (malaikat atau iblis) tanpa alur ceritaMurid dapat menyebutkan tokoh (malaikat dan iblis) tetapi belum dapat menjelaskan perintah Allah Swt. dan perbedaan sikap keduanyaMurid dapat menceritakan peristiwa dengan menyebutkan perintah Allah Swt., sikap malaikat yang patuh, dan sikap iblis yang menolak, meskipun masih memerlukan sedikit bantuanMurid dapat menceritakan peristiwa secara lengkap dan runtut: perintah Allah Swt., sikap malaikat yang patuh, sikap iblis yang sombong, dan akibatnya, dengan bahasa sendiri tanpa bantuan
Menjelaskan sikap sombong iblis sebagai perbuatan tidak terpujiMurid belum dapat menjelaskan atau tidak memahami bahwa sikap iblis adalah perbuatan tidak terpujiMurid dapat menyebutkan bahwa iblis tidak patuh, tetapi belum dapat menjelaskan bahwa itu adalah sikap sombong dan tidak terpujiMurid dapat menjelaskan bahwa iblis bersikap sombong dan itu adalah perbuatan tidak terpuji, tetapi belum dapat memberikan contoh dalam kehidupan sehari-hariMurid dapat menjelaskan dengan baik bahwa sikap sombong iblis adalah perbuatan tidak terpuji dan dapat memberikan contoh konkret sikap sombong yang harus dihindari dalam kehidupan sehari-hari
Sikap spiritual (kesungguhan mengucapkan kalimat komitmen)Murid tidak bersungguh-sungguh atau tidak mau mengucapkan kalimat 'Aku memohon perlindungan Allah Swt. dari godaan iblis'Murid mengucapkan kalimat tetapi masih ragu-ragu dan tidak penuh kesadaranMurid mengucapkan kalimat dengan baik dan menunjukkan kesungguhan meskipun masih perlu diingatkanMurid mengucapkan kalimat dengan penuh kesungguhan, kesadaran, dan keyakinan tanpa diminta, serta menunjukkan komitmen untuk patuh pada Allah Swt.
Keterampilan bermain peran dan kolaborasiMurid tidak mau berpartisipasi dalam bermain peran atau tidak dapat bekerja sama dengan kelompokMurid mau berpartisipasi tetapi masih pasif dan belum dapat menunjukkan peran dengan jelasMurid aktif dalam bermain peran, dapat menunjukkan perannya dengan cukup baik, dan bekerja sama dengan kelompokMurid sangat aktif dan ekspresif dalam bermain peran, dapat menghayati perannya dengan baik, membantu teman, dan menunjukkan kolaborasi yang sangat baik dalam kelompok

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah metode bercerita dan bermain peran efektif membantu murid memahami perbedaan sikap patuh dan sombong?
  • Apakah semua murid dapat terlibat aktif dalam pembelajaran, termasuk yang pemalu atau lambat belajar?
  • Diferensiasi apa yang perlu ditambahkan untuk pertemuan selanjutnya agar semua murid mencapai tujuan pembelajaran?
  • Apakah suasana pembelajaran cukup menggembirakan namun tetap bermakna dan penuh kesadaran spiritual?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling berkesan dari kisah malaikat dan iblis hari ini?
  • Sikap siapa yang ingin kamu tiru, malaikat atau iblis? Mengapa?
  • Kapan kamu pernah merasa sulit untuk patuh? Apa yang akan kamu lakukan mulai sekarang?
  • Bagaimana perasaanmu setelah belajar hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas 1, Bab 10 halaman 170-172
  2. Buku Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas 1, Bab 10 halaman 219-226
  3. Gambar 10.2 (Nabi Adam a.s., manusia pertama) dan Gambar 10.3 (Gilang ragu antara salat dan bermain bola)
  4. Boneka tangan atau alat peraga sederhana untuk bercerita (opsional)
  5. Papan tulis dan spidol untuk menulis poin-poin penting
  6. Kartu bergambar untuk diferensiasi murid yang memerlukan visual tambahan

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.