Modul AjarPertemuan 5Bab 1Fase ASemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 1: Aku Hafal Surah Al-Fatihah: Mengenal dan Menghafalkan Surah Al-Fatihah

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Aku Hafal Surah Al-Fatihah: Mengenal dan Menghafalkan Surah Al-Fatihah". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 1: Aku Hafal Surah Al-Fatihah: Mengenal dan Menghafalkan Surah Al-Fatihah

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 1 - Pertemuan 5

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Aku Hafal Surah Al-Fatihah: Mengenal dan Menghafalkan Surah Al-Fatihah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikAku Hafal Surah Al-Fatihah: Mengenal dan Menghafalkan Surah Al-Fatihah
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menyebutkan arti dan jumlah ayat Surah Al-Fatihah serta menyebutkan kedudukan Surah Al-Fatihah di dalam Al-Qur'an dengan benar
  2. Murid mampu menghafalkan Surah Al-Fatihah dengan lancar dan berani melafalkannya di depan guru serta teman-temannya
  3. Murid mampu membiasakan diri melafalkan ayat-ayat Al-Qur'an sebagai wujud kecintaan kepada Allah Swt

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Siapa yang tahu surah apa yang selalu kita baca ketika salat?
  2. Berapa banyak ayat dalam Surah Al-Fatihah?
  3. Mengapa Surah Al-Fatihah sangat penting bagi kita?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan membimbing murid berdoa bersama dengan penuh khusyuk
  • Guru mengecek kehadiran dan kesiapan belajar murid dengan suasana hangat dan penuh perhatian
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid tentang Surah Al-Fatihah: Siapa yang pernah mendengar Surah Al-Fatihah? Di mana kalian mendengarnya?
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dengan bahasa sederhana: Hari ini kita akan belajar mengenal dan menghafal Surah Al-Fatihah yang sangat istimewa
  • Guru melontarkan pertanyaan pemantik untuk membangun rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menunjukkan gambar atau poster Surah Al-Fatihah dengan tulisan Arab yang jelas dan menarik
  • Guru menjelaskan arti Al-Fatihah (pembuka) dan mengaitkan dengan pengalaman sehari-hari: seperti membuka pintu rumah, kita membuka Al-Qur'an dengan surah ini
  • Murid mengamati dan menghitung bersama jumlah ayat Surah Al-Fatihah (7 ayat) dengan menunjuk satu per satu
  • Guru menjelaskan kedudukan istimewa Surah Al-Fatihah: surah pertama dalam Al-Qur'an dan wajib dibaca dalam setiap salat
  • Murid menyimak bacaan Surah Al-Fatihah dari guru dengan penuh perhatian, sambil mengikuti gerakan jari guru yang menunjuk tiap ayat
  • Guru membacakan Surah Al-Fatihah ayat per ayat dengan tartil dan jelas, murid menirukan dengan suara lembut
  • Murid diminta mengulang bacaan ayat demi ayat secara klasikal hingga lancar

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagi murid ke dalam kelompok kecil (4-5 orang per kelompok) dengan suasana ceria
  • Setiap kelompok mendapat tugas menghafal Surah Al-Fatihah secara bersama-sama dengan bimbingan guru yang berkeliling
  • Dalam kelompok, murid berlatih melafalkan Surah Al-Fatihah secara bergantian, anggota lain menyimak dan membantu mengoreksi jika ada yang keliru
  • Guru memberikan motivasi dan umpan balik positif kepada setiap kelompok
  • Perwakilan dari setiap kelompok maju ke depan kelas untuk mendemonstrasikan hafalan Surah Al-Fatihah secara bergantian
  • Kelompok yang belum maju menyimak dengan penuh perhatian dan memberikan apresiasi berupa tepuk tangan
  • Murid yang berani maju secara individu diberi kesempatan melafalkan Surah Al-Fatihah di depan teman-teman
  • Guru memberikan penguatan dan koreksi dengan cara yang menyenangkan dan tidak membuat murid malu

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid membaca tekad bersama: Aku akan menghafalkan Surah Al-Fatihah dan melafalkannya secara berulang-ulang untuk menanamkan tekad kuat dalam diri
  • Murid merefleksikan proses belajar: Bagaimana perasaan kalian setelah bisa melafalkan Surah Al-Fatihah? Apa yang paling menyenangkan hari ini?
  • Murid diminta menyampaikan tantangan yang dihadapi saat menghafal dan strategi yang membantu mereka berhasil
  • Guru memberikan apresiasi terhadap usaha dan keberanian setiap murid
  • Murid dimotivasi untuk terus melafalkan ayat-ayat Al-Qur'an di rumah sebagai wujud cinta kepada Allah Swt
  • Guru menanyakan rencana murid untuk terus berlatih di rumah

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta beberapa murid melafalkan Surah Al-Fatihah secara individu
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: Surah Al-Fatihah artinya pembuka, terdiri dari 7 ayat, dan wajib dibaca dalam salat
  • Murid menyanyikan lagu Baca Qur'anmu (nada Potong Bebek Angsa) untuk memperkuat semangat mencintai Al-Qur'an
  • Guru memberikan tugas rumah: berlatih menghafalkan Surah Al-Fatihah di rumah dengan didampingi orang tua dan melafalkannya pada pertemuan berikutnya
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan mengucapkan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang belum fasih membaca huruf hijaiah, guru menyediakan Surah Al-Fatihah dengan tulisan latin sebagai bantuan. Untuk murid yang sudah lancar, diberi tantangan menghafal dengan makna per ayat.
  • Proses: Murid yang cepat menghafal dapat menjadi tutor sebaya membantu teman yang masih kesulitan. Murid yang membutuhkan waktu lebih lama diberi pendampingan intensif dan kesempatan berlatih lebih banyak dengan guru.
  • Produk: Murid yang sudah lancar menghafal dapat melafalkan Surah Al-Fatihah di depan kelas secara individu. Murid yang masih berlatih dapat melafalkan bersama kelompok atau berpasangan dengan teman.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: Siapa yang pernah mendengar Surah Al-Fatihah? Di mana kalian mendengarnya?
  • Observasi pengetahuan awal murid tentang Surah Al-Fatihah

Proses:

  • Observasi partisipasi murid saat menirukan bacaan guru ayat demi ayat
  • Observasi kerja sama dalam kelompok saat berlatih menghafal
  • Penilaian diri: murid mengangkat tangan jika merasa sudah bisa melafalkan dengan lancar
  • Penilaian sejawat: anggota kelompok memberi masukan kepada teman yang sedang melafalkan

Akhir:

  • Tes lisan individu: murid melafalkan Surah Al-Fatihah di depan guru
  • Pertanyaan tertulis sederhana: Al-Fatihah artinya apa? Surah Al-Fatihah terdiri dari berapa ayat? Al-Fatihah wajib dibaca ketika apa?
  • Pengamatan sikap keberanian dan kecintaan murid terhadap Al-Qur'an

Formatif:

  • Observasi aktivitas murid saat melafalkan Surah Al-Fatihah dalam kelompok
  • Penilaian sejawat saat anggota kelompok saling mengoreksi bacaan
  • Tanya jawab tentang arti, jumlah ayat, dan kedudukan Surah Al-Fatihah

Sumatif:

  • Tes praktik hafalan Surah Al-Fatihah secara individu di depan guru
  • Penilaian kelancaran, ketepatan makhraj, dan keberanian murid

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pengetahuan tentang Surah Al-FatihahBelum dapat menyebutkan arti, jumlah ayat, dan kedudukan Surah Al-FatihahDapat menyebutkan salah satu dari arti, jumlah ayat, atau kedudukan Surah Al-Fatihah dengan bantuanDapat menyebutkan arti dan jumlah ayat Surah Al-Fatihah dengan benarDapat menyebutkan arti, jumlah ayat, dan kedudukan Surah Al-Fatihah dengan benar dan percaya diri
Kelancaran menghafal Surah Al-FatihahBelum dapat melafalkan Surah Al-Fatihah meskipun dengan bantuanDapat melafalkan sebagian ayat Surah Al-Fatihah dengan banyak bantuanDapat melafalkan Surah Al-Fatihah secara lengkap dengan sedikit bantuanDapat melafalkan Surah Al-Fatihah secara lengkap dengan lancar tanpa bantuan
Keberanian melafalkan di depanBelum berani melafalkan di depan guru dan temanBerani melafalkan dalam kelompok kecil dengan dorongan guruBerani melafalkan di depan kelas bersama kelompokBerani melafalkan di depan kelas secara individu dengan percaya diri
Sikap kecintaan kepada Al-Qur'anBelum menunjukkan antusiasme dalam melafalkan ayat Al-Qur'anMulai menunjukkan ketertarikan melafalkan ayat Al-Qur'an dengan doronganMenunjukkan semangat melafalkan ayat Al-Qur'an secara mandiriMenunjukkan kebiasaan melafalkan ayat Al-Qur'an dengan penuh semangat dan kesadaran sebagai bentuk ibadah

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid sudah dapat melafalkan Surah Al-Fatihah dengan lancar? Siapa yang masih memerlukan bimbingan lebih lanjut?
  • Strategi apa yang paling efektif untuk membantu murid menghafal Surah Al-Fatihah?
  • Bagaimana cara meningkatkan keberanian murid untuk melafalkan di depan kelas?
  • Apakah alokasi waktu sudah cukup atau perlu penyesuaian untuk pertemuan selanjutnya?

Refleksi Murid:

  • Bagaimana perasaanmu setelah belajar Surah Al-Fatihah hari ini?
  • Apa yang paling menyenangkan saat belajar bersama teman-teman?
  • Apa yang masih sulit bagimu dalam menghafal Surah Al-Fatihah?
  • Apa rencanamu untuk terus berlatih melafalkan Surah Al-Fatihah di rumah?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 1 SD, Bab 1: Aku Cinta Al-Qur'an
  2. Buku Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 1 SD
  3. Al-Qur'an dan terjemahan
  4. Poster atau kartu huruf hijaiah Surah Al-Fatihah
  5. Audio murottal Surah Al-Fatihah untuk anak
  6. Papan tulis dan spidol warna-warni
  7. Kartu bergambar untuk reward/motivasi

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.