Modul AjarPertemuan 2Bab 5Fase CSemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 5: Kerajaan Hindu di Kalimantan Timur dan Jawa Barat

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Kerajaan Hindu di Kalimantan Timur dan Jawa Barat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 5: Kerajaan Hindu di Kalimantan Timur dan Jawa Barat

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 5 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Kerajaan Hindu di Kalimantan Timur dan Jawa Barat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikKerajaan Hindu di Kalimantan Timur dan Jawa Barat
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menceritakan perkembangan agama Hindu di Kalimantan Timur melalui Kerajaan Kutai beserta bukti peninggalannya seperti Prasasti Yupa
  2. Murid dapat menceritakan perkembangan agama Hindu di Jawa Barat melalui Kerajaan Tarumanegara beserta bukti peninggalannya seperti Prasasti Ciaruteum dan Prasasti Tugu

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian mendengar tentang kerajaan Hindu yang ada di Indonesia?
  2. Mengapa kerajaan-kerajaan Hindu meninggalkan prasasti sebagai bukti sejarah?
  3. Apa yang membuat Raja Mulawarman dan Raja Purnawarman dikenang hingga sekarang?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam 'Om Swastyastu' dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru memeriksa kehadiran dan kesiapan murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengetahuan murid tentang kerajaan Hindu di Indonesia
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: menceritakan perkembangan agama Hindu di Kalimantan Timur dan Jawa Barat
  • Guru menampilkan gambar Prasasti Yupa dan kehidupan zaman kerajaan Hindu sebagai pemantik
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid mengamati peta persebaran kerajaan Hindu di Indonesia dengan penuh kesadaran
  • Murid membaca teks tentang Kerajaan Kutai di Kalimantan Timur dari buku siswa secara saksama
  • Guru menjelaskan sejarah Kerajaan Kutai yang berkembang pada abad ke-4 Masehi di tepi Sungai Mahakam
  • Murid mengidentifikasi tokoh penting: Raja Kundungga, Raja Aswawarman, dan Raja Mulawarman
  • Guru menampilkan gambar Prasasti Yupa dan menjelaskan fungsinya sebagai bukti peninggalan Kerajaan Kutai
  • Murid mencatat informasi penting tentang upacara kurban 20.000 ekor sapi yang dilakukan Raja Mulawarman
  • Guru melanjutkan dengan materi Kerajaan Tarumanegara di Jawa Barat yang berkembang pada abad ke-5 Masehi
  • Murid membaca tentang Raja Purnawarman yang dikenal bijaksana dan adil seperti Dewa Wisnu
  • Guru menjelaskan peninggalan Saila Prasasti: Prasasti Ciaruteum, Prasasti Kebon Kopi, Prasasti Tugu, dan lainnya
  • Murid mengamati gambar Raja Purnawarman, Prasasti Ciaruteum, dan Prasasti Tugu dengan cermat

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dibagi ke dalam kelompok kecil (4-5 orang) untuk diskusi
  • Setiap kelompok mendapat tugas membuat tabel perbandingan antara Kerajaan Kutai dan Kerajaan Tarumanegara
  • Murid mengisi tabel dengan aspek: lokasi, masa berkembang, raja terkenal, dan peninggalan prasasti
  • Kelompok berdiskusi mengapa kedua kerajaan ini penting dalam sejarah perkembangan Hindu di Indonesia
  • Murid mengerjakan latihan 'Ayo Berlatih' di buku siswa dengan memberi tanda centang atau silang pada pernyataan tentang Kerajaan Kutai
  • Murid menuliskan alasan untuk setiap jawaban yang mereka pilih
  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan tabel perbandingan mereka di depan kelas
  • Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan kepada kelompok yang presentasi

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memfasilitasi murid untuk merefleksikan pembelajaran dengan pertanyaan: 'Apa yang paling menarik dari kerajaan Hindu yang kita pelajari hari ini?'
  • Murid menuliskan refleksi pribadi tentang nilai-nilai kepemimpinan Raja Mulawarman dan Raja Purnawarman yang bisa diteladani
  • Murid mengidentifikasi hubungan antara kemurahan hati raja (memberi 20.000 sapi, melindungi rakyat) dengan ajaran Hindu tentang karma baik
  • Guru mengajak murid berpendapat tentang pertanyaan di buku: 'Mengapa Kerajaan Kutai dikatakan sebagai awal mula masuknya babak baru masa sejarah di Indonesia?'
  • Murid menyampaikan pendapat mereka dengan percaya diri tanpa ragu
  • Guru memberikan penguatan tentang pentingnya melestarikan peninggalan sejarah sebagai bukti kejayaan Hindu di Nusantara
  • Murid mengevaluasi proses belajar mereka sendiri: apa yang sudah dipahami dan apa yang masih perlu dipelajari lebih lanjut

Penutup:

  • Guru dan murid bersama-sama menyimpulkan pembelajaran tentang Kerajaan Kutai dan Kerajaan Tarumanegara
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan memberikan pertanyaan lisan atau tertulis singkat
  • Guru memberikan umpan balik positif terhadap partisipasi dan hasil kerja murid
  • Guru menginformasikan materi pertemuan berikutnya tentang kerajaan Hindu di Jawa Tengah
  • Guru menutup pembelajaran dengan berdoa bersama dan mengucapkan 'Om Santih, Santih, Santih, Om'

Diferensiasi:

  • Konten: Murid cepat: diberi tugas tambahan membaca tentang prasasti lain seperti Prasasti Kebon Kopi atau Prasasti Pasir Jambu. Murid lambat: fokus pada informasi inti (nama kerajaan, raja, dan satu prasasti utama)
  • Proses: Murid cepat: bekerja mandiri dan diminta menjadi tutor sebaya. Murid lambat: mendapat bimbingan lebih intensif dari guru dan diberi waktu lebih banyak untuk memahami
  • Produk: Murid cepat: membuat peta konsep atau mind map tentang kedua kerajaan dengan detail. Murid lambat: cukup melengkapi tabel perbandingan sederhana yang sudah disediakan

ASESMEN

Awal:

  • Guru menanyakan: 'Apa yang kalian ketahui tentang kerajaan Hindu di Indonesia?'
  • Guru meminta murid menyebutkan nama kerajaan atau raja Hindu yang pernah mereka dengar
  • Guru mengamati pengetahuan awal murid melalui jawaban spontan

Proses:

  • Observasi aktivitas murid saat membaca dan mencatat informasi penting
  • Penilaian proses diskusi kelompok: kemampuan bekerja sama dan berkontribusi
  • Pemeriksaan tabel perbandingan yang dibuat kelompok
  • Pertanyaan formatif: 'Siapa raja Kerajaan Kutai yang paling terkenal?', 'Apa peninggalan Kerajaan Tarumanegara?'
  • Penilaian hasil latihan 'Ayo Berlatih' dengan memeriksa ketepatan jawaban dan alasan yang diberikan

Akhir:

  • Tes lisan: murid diminta menceritakan salah satu kerajaan (Kutai atau Tarumanegara) di depan kelas
  • Tes tertulis: 5 pertanyaan pilihan ganda dan 2 pertanyaan uraian singkat tentang kedua kerajaan
  • Penilaian refleksi tertulis murid tentang nilai kepemimpinan yang dapat diteladani
  • Penilaian kemampuan mengidentifikasi peninggalan prasasti dari kedua kerajaan

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat diskusi kelompok
  • Penilaian hasil tabel perbandingan Kerajaan Kutai dan Tarumanegara
  • Pertanyaan lisan selama proses pembelajaran
  • Penilaian jawaban latihan 'Ayo Berlatih' di buku siswa

Sumatif:

  • Tes tertulis singkat tentang Kerajaan Kutai dan Kerajaan Tarumanegara
  • Penilaian kemampuan menceritakan kembali sejarah kedua kerajaan secara lisan
  • Penilaian refleksi tertulis murid

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kemampuan menceritakan Kerajaan KutaiMurid belum mampu menyebutkan informasi dasar tentang Kerajaan Kutai (lokasi, raja, peninggalan)Murid dapat menyebutkan 1-2 informasi tentang Kerajaan Kutai tetapi masih memerlukan bimbinganMurid dapat menceritakan Kerajaan Kutai dengan menyebutkan lokasi, raja (Mulawarman), dan Prasasti Yupa secara cukup lengkapMurid dapat menceritakan Kerajaan Kutai secara runtut dan detail, termasuk raja-raja (Kundungga, Aswawarman, Mulawarman), Prasasti Yupa, dan upacara kurban dengan percaya diri
Kemampuan menceritakan Kerajaan TarumanegaraMurid belum mampu menyebutkan informasi dasar tentang Kerajaan TarumanegaraMurid dapat menyebutkan 1-2 informasi tentang Kerajaan Tarumanegara tetapi kurang lengkapMurid dapat menceritakan Kerajaan Tarumanegara dengan menyebutkan lokasi, Raja Purnawarman, dan peninggalan prasasti (Ciaruteum, Tugu)Murid dapat menceritakan Kerajaan Tarumanegara secara lengkap, termasuk karakteristik Raja Purnawarman (bijaksana seperti Dewa Wisnu) dan beberapa Saila Prasasti dengan rinci dan sistematis
Kemampuan mengidentifikasi peninggalan prasastiMurid belum dapat mengidentifikasi prasasti dari kedua kerajaanMurid dapat menyebutkan 1 prasasti tetapi belum tepat menghubungkan dengan kerajaannyaMurid dapat mengidentifikasi Prasasti Yupa untuk Kerajaan Kutai dan minimal 1 prasasti untuk Kerajaan TarumanegaraMurid dapat mengidentifikasi semua prasasti yang dipelajari (Yupa, Ciaruteum, Tugu) dan menjelaskan fungsinya sebagai bukti peninggalan sejarah
Partisipasi dan kolaborasi dalam diskusi kelompokMurid pasif dan tidak berkontribusi dalam diskusi kelompokMurid mulai terlibat tetapi kontribusinya masih minimalMurid aktif berdiskusi, memberikan pendapat, dan berkontribusi dalam mengisi tabel perbandinganMurid sangat aktif, memimpin diskusi, membantu teman, dan memberikan kontribusi signifikan dalam hasil kelompok

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah tujuan pembelajaran tercapai sesuai yang direncanakan?
  • Apakah strategi pembelajaran (diskusi kelompok dan tabel perbandingan) efektif untuk topik ini?
  • Murid mana yang masih memerlukan bimbingan tambahan?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap pembelajaran sudah sesuai?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah memenuhi kebutuhan murid cepat dan lambat?
  • Apa yang perlu diperbaiki untuk pembelajaran topik serupa di masa depan?

Refleksi Murid:

  • Apa hal paling menarik yang kamu pelajari hari ini tentang kerajaan Hindu?
  • Nilai kepemimpinan apa yang bisa kamu teladani dari Raja Mulawarman atau Raja Purnawarman?
  • Apa yang masih membuatmu bingung tentang materi hari ini?
  • Bagaimana perasaanmu saat bekerja dalam kelompok?
  • Apa yang akan kamu lakukan untuk lebih memahami sejarah perkembangan Hindu di Indonesia?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas V
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti untuk SD Kelas V
  3. Gambar ilustrasi Prasasti Yupa, Prasasti Ciaruteum, dan Prasasti Tugu
  4. Gambar Raja Purnawarman dan kehidupan zaman kerajaan Hindu
  5. Peta persebaran kerajaan Hindu di Indonesia
  6. Papan tulis, spidol, dan alat tulis
  7. Lembar kerja tabel perbandingan untuk diskusi kelompok

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.