Modul AjarPertemuan 6Bab 4Fase ASemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 1: Kramaning Sembah: Pengertian dan Urutan Rangkaian Sembah

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Kramaning Sembah: Pengertian dan Urutan Rangkaian Sembah". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 1: Kramaning Sembah: Pengertian dan Urutan Rangkaian Sembah

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 4 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Kramaning Sembah: Pengertian dan Urutan Rangkaian Sembah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikKramaning Sembah: Pengertian dan Urutan Rangkaian Sembah
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan pengertian kramaning sembah sebagai rangkaian urutan mantram dalam persembahyangan Hindu
  2. Murid dapat menyebutkan urutan rangkaian kramaning sembah dengan benar minimal empat tahapan
  3. Murid dapat mempraktikkan gerakan dan sikap dalam kramaning sembah dengan bimbingan guru

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Anak-anak, siapa yang sudah pernah sembahyang bersama keluarga di rumah?
  2. Ketika sembahyang, apakah kita langsung berdoa atau ada urutan yang harus diikuti?
  3. Tahukah kalian apa nama urutan mantram ketika kita sembahyang?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan mengajak murid mengucapkan salam Om Swastyastu bersama-sama
  • Guru memimpin doa pembuka pembelajaran dengan mantram Tri Sandhya singkat
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid tentang sembahyang di rumah
  • Guru menyampaikan topik pembelajaran hari ini: Kramaning Sembah dan tujuan yang ingin dicapai dengan bahasa sederhana
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan pengertian kramaning sembah sebagai urutan mantram dalam persembahyangan Hindu dengan bahasa yang mudah dipahami anak kelas 1
  • Guru menunjukkan gambar atau video sederhana tentang urutan kramaning sembah
  • Guru memperkenalkan lima urutan kramaning sembah: sembah pertama (Om Bhur Bhuwah Swah), sembah kedua (Om Siwa Raditya), sembah ketiga (Om Wisnu Murti), sembah keempat (Om Brahma), dan sembah kelima (Om Dewa Suksma)
  • Guru mendemonstrasikan gerakan dan sikap untuk setiap sembah dengan perlahan sambil menjelaskan sarana yang dibutuhkan (bunga, tirtha, bija)
  • Murid mengamati dan mendengarkan penjelasan guru dengan penuh perhatian
  • Guru mengajak murid untuk menyebutkan kembali urutan kramaning sembah secara bersama-sama

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid dalam kelompok kecil (4-5 anak) untuk berlatih bersama
  • Setiap kelompok menerima kartu bergambar urutan kramaning sembah yang harus disusun dengan benar
  • Murid bekerja sama menyusun puzzle atau kartu urutan kramaning sembah dari sembah pertama hingga kelima
  • Guru berkeliling memantau dan memberikan bimbingan kepada setiap kelompok
  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil susunan urutan kramaning sembah mereka di depan kelas
  • Guru mengajak murid untuk mempraktikkan gerakan kramaning sembah secara bersama-sama dengan bimbingan, fokus pada empat tahapan pertama
  • Murid berlatih melakukan gerakan sembah dengan sikap yang benar: menyatukan tangan, posisi bunga, dan ucapan mantram sederhana

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan berbagi pengalaman tentang kegiatan belajar hari ini
  • Murid menceritakan apa yang mereka rasakan saat mempelajari kramaning sembah
  • Guru menanyakan kepada murid: Apa yang paling menarik dari pembelajaran hari ini? Apa yang masih sulit?
  • Murid merefleksi pentingnya melakukan kramaning sembah dengan benar sebagai bentuk bhakti kepada Hyang Widhi Wasa
  • Guru memberikan penguatan positif dan memotivasi murid untuk terus berlatih di rumah bersama keluarga
  • Murid menuliskan atau menggambar satu hal yang mereka pelajari hari ini di buku catatan

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta beberapa murid menyebutkan urutan kramaning sembah
  • Guru memberikan penugasan untuk berlatih kramaning sembah di rumah bersama orang tua
  • Guru menyampaikan pesan moral tentang pentingnya sembahyang dengan tata cara yang benar
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa penutup dan salam Om Santih Santih Santih Om

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang cepat memahami, guru memberikan informasi tambahan tentang makna setiap mantram kramaning sembah. Untuk murid yang membutuhkan dukungan lebih, guru fokus pada empat urutan utama dengan gerakan sederhana
  • Proses: Murid yang cepat dapat memimpin kelompok dalam menyusun urutan dan membantu teman yang kesulitan. Murid yang membutuhkan waktu lebih mendapat bimbingan intensif dari guru dan dapat menggunakan bantuan visual berupa gambar berwarna
  • Produk: Murid yang cepat dapat membuat poster urutan kramaning sembah dengan gambar dan tulisan sederhana. Murid lain cukup menyusun kartu urutan dan mempraktikkan gerakan dengan benar

ASESMEN

Awal:

  • Guru menanyakan pengalaman murid tentang sembahyang: Siapa yang sudah pernah sembahyang? Di mana kalian biasa sembahyang?
  • Guru mengamati pengetahuan awal murid tentang urutan dalam sembahyang melalui tanya jawab sederhana

Proses:

  • Observasi saat murid mengamati demonstrasi guru
  • Penilaian saat murid bekerja dalam kelompok menyusun kartu urutan kramaning sembah
  • Pengamatan partisipasi dan antusiasme murid saat berlatih gerakan sembah
  • Pemberian umpan balik langsung kepada murid yang masih kesulitan

Akhir:

  • Tes lisan individu: murid diminta menyebutkan urutan kramaning sembah minimal empat tahapan
  • Tes praktik: murid melakukan gerakan sembah pertama hingga keempat dengan bimbingan minimal
  • Penilaian sikap: kesungguhan dan penghayatan murid saat melakukan kramaning sembah

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat mendengarkan penjelasan guru
  • Penilaian kerja kelompok saat menyusun urutan kramaning sembah
  • Pengamatan praktik gerakan sembah yang dilakukan murid

Sumatif:

  • Tes lisan: murid menyebutkan minimal empat urutan kramaning sembah dengan benar
  • Tes praktik: murid melakukan gerakan kramaning sembah dengan sikap yang tepat
  • Penilaian hasil menyusun puzzle urutan kramaning sembah

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman pengertian kramaning sembahMurid belum dapat menjelaskan apa itu kramaning sembahMurid dapat menyebutkan bahwa kramaning sembah adalah urutan sembahyang, tetapi masih membutuhkan bantuan penuhMurid dapat menjelaskan kramaning sembah sebagai urutan mantram dalam sembahyang dengan sedikit bantuanMurid dapat menjelaskan dengan lancar bahwa kramaning sembah adalah rangkaian urutan mantram dalam persembahyangan Hindu
Penyebutan urutan kramaning sembahMurid belum dapat menyebutkan urutan kramaning sembah dengan benarMurid dapat menyebutkan 1-2 urutan kramaning sembah dengan bantuan guruMurid dapat menyebutkan 3-4 urutan kramaning sembah dengan benarMurid dapat menyebutkan 4 atau lebih urutan kramaning sembah dengan benar dan lancar
Praktik gerakan kramaning sembahMurid belum dapat melakukan gerakan sembah dengan benarMurid dapat melakukan gerakan sembah tetapi masih banyak membutuhkan bimbingan guruMurid dapat melakukan gerakan sembah dengan sikap yang cukup baik dan sedikit bimbinganMurid dapat melakukan gerakan kramaning sembah dengan sikap dan urutan yang sangat baik
Sikap dan penghayatanMurid belum menunjukkan sikap khusyuk dan serius saat belajar kramaning sembahMurid mulai menunjukkan sikap serius tetapi masih mudah tergangguMurid menunjukkan sikap khusyuk dan penghayatan yang baik saat berlatih kramaning sembahMurid menunjukkan sikap sangat khusyuk, penuh penghayatan, dan menghormati setiap tahapan kramaning sembah

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat memahami pengertian kramaning sembah dengan jelas?
  • Metode dan media apa yang paling efektif untuk mengajarkan urutan kramaning sembah pada anak kelas 1?
  • Apakah alokasi waktu sudah cukup untuk memfasilitasi semua murid berlatih praktik kramaning sembah?
  • Diferensiasi apa yang perlu ditambahkan atau diperbaiki untuk pembelajaran berikutnya?
  • Bagaimana cara meningkatkan penghayatan murid terhadap makna kramaning sembah?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang kramaning sembah?
  • Apa yang kamu rasakan ketika belajar urutan kramaning sembah?
  • Bagian mana yang paling mudah dan paling sulit bagimu?
  • Apakah kamu akan mencoba berlatih kramaning sembah di rumah bersama keluarga?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 1 SD
  2. Buku Guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 1 SD
  3. Kartu bergambar urutan kramaning sembah
  4. Puzzle urutan kramaning sembah
  5. Gambar atau poster tahapan kramaning sembah
  6. Sarana persembahyangan: bunga, air tirtha (tiruan), bija (tiruan)
  7. Video pembelajaran tentang kramaning sembah (jika tersedia)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.