Modul AjarPertemuan 8Bab 3Fase ASemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 1: Tri Mala sebagai kebalikan Tri Kaya Parisudha

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Tri Mala sebagai kebalikan Tri Kaya Parisudha". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 1: Tri Mala sebagai kebalikan Tri Kaya Parisudha

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 3 - Pertemuan 8

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Tri Mala sebagai kebalikan Tri Kaya Parisudha

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikTri Mala sebagai kebalikan Tri Kaya Parisudha
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyebutkan Tri Mala (Kasmala, Mada, Moha) sebagai lawan dari Tri Kaya Parisudha dan akibat yang ditimbulkan jika melanggar Tri Kaya Parisudha
  2. Murid dapat membedakan contoh perilaku yang sesuai Tri Kaya Parisudha dan perilaku yang termasuk Tri Mala melalui pengamatan gambar atau cerita sederhana

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apakah kalian pernah melihat teman yang berbohong atau berbuat tidak baik? Bagaimana perasaan kalian?
  2. Menurut kalian, apa yang terjadi jika kita tidak berpikir baik, berkata kasar, atau berbuat tidak baik?
  3. Apa perbedaan antara anak yang selalu berbuat baik dengan anak yang sering berbuat tidak baik?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam Om Swastyastu dan mengajak murid berdoa bersama sebelum memulai pembelajaran
  • Guru menanyakan kabar murid dan mengecek kehadiran dengan penuh kehangatan
  • Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman murid tentang perilaku baik dan tidak baik yang pernah mereka lihat atau alami
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: mempelajari Tri Mala sebagai perilaku yang berlawanan dengan Tri Kaya Parisudha
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: Siapa yang masih ingat apa itu Tri Kaya Parisudha? (manacika, wacika, kayika)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan bahwa hari ini akan belajar tentang perilaku yang tidak baik, yaitu kebalikan dari Tri Kaya Parisudha
  • Guru memperkenalkan istilah Tri Mala: tiga perilaku tidak baik yang harus dihindari (Moha, Mada, Kasmala)
  • Guru menjelaskan makna Tri Mala dengan bahasa sederhana: Moha (pikiran tidak baik), Mada (perkataan tidak baik), Kasmala (perbuatan tidak baik)
  • Guru menampilkan gambar atau cerita sederhana yang menggambarkan contoh perilaku Tri Mala: anak yang iri hati (moha), anak yang berbohong (mada), anak yang menyontek (kasmala)
  • Guru mengajak murid mengamati gambar dengan seksama dan mendiskusikan mengapa perilaku tersebut tidak baik
  • Guru menjelaskan akibat melanggar Tri Kaya Parisudha: tidak disukai teman, melanggar ajaran agama, membuat orang lain sedih

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagikan lembar kerja yang berisi gambar berbagai perilaku (baik dan tidak baik)
  • Murid diminta memberi tanda centang untuk perilaku baik dan tanda silang untuk perilaku tidak baik
  • Guru membimbing murid mengidentifikasi perilaku mana yang termasuk Moha, Mada, atau Kasmala
  • Murid diminta menuliskan pada kolom yang disediakan: contoh perilaku tidak baik yang pernah mereka lihat di lingkungan sekitar
  • Guru mengajak beberapa murid maju ke depan untuk menceritakan pengalaman mereka dan mendiskusikan bersama
  • Guru melakukan permainan sederhana: menyebutkan sebuah perilaku, murid mengangkat tangan kanan jika termasuk perilaku baik (Tri Kaya Parisudha) dan tangan kiri jika termasuk perilaku tidak baik (Tri Mala)

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid merenung sejenak: Apakah aku pernah melakukan perilaku Tri Mala? (berpikir tidak baik, berkata kasar, berbuat tidak baik)
  • Murid diminta memikirkan dalam hati: perilaku mana yang ingin aku perbaiki?
  • Guru membimbing murid membuat komitmen sederhana: Aku akan menghindari perilaku (moha/mada/kasmala) dengan cara...
  • Murid diminta menuliskan atau menggambar satu perilaku baik yang akan mereka lakukan sebagai pengganti perilaku tidak baik
  • Guru memberikan penguatan positif bahwa setiap orang bisa memperbaiki diri dan selalu berbuat baik sesuai ajaran Tri Kaya Parisudha

Penutup:

  • Guru melakukan tanya jawab untuk mengecek pemahaman murid tentang Tri Mala dan perbedaannya dengan Tri Kaya Parisudha
  • Guru memberikan tugas rumah: mengamati satu perilaku baik dan satu perilaku tidak baik di rumah, lalu menceritakan di pertemuan berikutnya
  • Guru menyampaikan pesan moral: Mari kita selalu menjaga pikiran, perkataan, dan perbuatan kita agar sesuai dengan ajaran Tri Kaya Parisudha
  • Guru menutup pembelajaran dengan berdoa bersama dan mengucapkan salam Parama Shanti

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat memahami diberikan gambar perilaku yang lebih kompleks untuk dianalisis, sedangkan murid yang lambat diberikan gambar dengan kontras jelas antara perilaku baik dan tidak baik
  • Proses: Murid yang kesulitan dibimbing secara individual oleh guru dengan pertanyaan pemandu sederhana, murid yang cepat diminta membantu teman sebangkunya
  • Produk: Murid yang cepat diminta menuliskan 4 contoh perilaku tidak baik, sedangkan murid yang lambat cukup menuliskan 2 contoh atau menggambarnya

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: Siapa yang masih ingat Tri Kaya Parisudha? Apa saja bagiannya?
  • Observasi pengetahuan awal murid tentang perilaku baik dan tidak baik dari pengalaman sehari-hari

Proses:

  • Observasi partisipasi murid saat mengamati gambar dan diskusi
  • Penilaian keterampilan membedakan perilaku saat mengerjakan lembar kerja
  • Pengamatan kemampuan murid menyebutkan contoh Tri Mala dalam permainan
  • Catatan anekdot: sikap dan respon murid saat merefleksi perilaku diri sendiri

Akhir:

  • Tes lisan: Menyebutkan 3 jenis Tri Mala dan memberikan masing-masing 1 contoh
  • Penilaian tertulis: Mengisi soal pada Ayo Berlatih 9 (melengkapi kalimat tentang Tri Mala)
  • Penilaian praktik: Memberi tanda centang/silang pada gambar perilaku di Ayo Berlatih 10
  • Observasi komitmen: Kesungguhan murid saat membuat komitmen untuk menghindari Tri Mala

Formatif:

  • Observasi selama diskusi kelas: kemampuan murid menyebutkan Tri Mala dan membedakan perilaku baik-tidak baik
  • Tanya jawab interaktif tentang contoh perilaku Tri Mala
  • Penilaian lembar kerja: ketepatan memberi tanda pada gambar perilaku

Sumatif:

  • Tes lisan individu: menyebutkan Tri Mala dan memberikan contoh masing-masing
  • Penugasan tertulis: melengkapi soal tentang Tri Mala (Ayo Berlatih 9) dan memberi tanda pada gambar (Ayo Berlatih 10)

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pengetahuan: Menyebutkan Tri MalaBelum dapat menyebutkan satupun jenis Tri MalaDapat menyebutkan 1 jenis Tri Mala dengan bantuan guruDapat menyebutkan 2 jenis Tri Mala tanpa bantuanDapat menyebutkan 3 jenis Tri Mala dengan jelas dan tepat
Keterampilan: Membedakan perilaku Tri Kaya Parisudha dan Tri MalaBelum dapat membedakan perilaku baik dan tidak baikDapat membedakan 1-2 contoh perilaku dengan bantuanDapat membedakan 3-4 contoh perilaku dengan tepatDapat membedakan 5 atau lebih contoh perilaku dan menjelaskan alasannya
Pemahaman: Menjelaskan akibat melanggar Tri Kaya ParisudhaBelum dapat menyebutkan akibat dari perilaku Tri MalaDapat menyebutkan 1 akibat dengan bantuanDapat menyebutkan 2 akibat dengan bahasa sendiriDapat menyebutkan 3 atau lebih akibat dan mengaitkan dengan kehidupan nyata
Sikap: Refleksi diri dan komitmenBelum menunjukkan kesadaran untuk menghindari Tri MalaMulai menyadari pentingnya menghindari Tri Mala namun belum membuat komitmenMenunjukkan kesadaran dan membuat komitmen sederhanaMenunjukkan kesadaran mendalam, membuat komitmen konkret, dan bersemangat untuk memperbaiki diri

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah murid dapat memahami konsep Tri Mala dengan jelas melalui metode yang saya gunakan?
  • Apakah media gambar dan cerita yang saya gunakan cukup menarik dan sesuai dengan usia murid kelas 1?
  • Bagaimana saya dapat membimbing murid yang masih kesulitan membedakan perilaku baik dan tidak baik?
  • Apakah murid menunjukkan kesadaran untuk memperbaiki perilaku mereka setelah pembelajaran ini?
  • Apa yang perlu saya perbaiki untuk pembelajaran Tri Mala di pertemuan mendatang?

Refleksi Murid:

  • Apa yang aku pelajari hari ini tentang Tri Mala?
  • Perilaku Tri Mala apa yang paling sering aku lihat di sekitarku?
  • Apakah aku pernah melakukan perilaku Tri Mala? Bagaimana perasaanku?
  • Perilaku apa yang ingin aku perbaiki mulai hari ini?
  • Bagaimana caraku agar selalu ingat untuk menghindari Tri Mala?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 1 SD (halaman 113-119)
  2. Buku Guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 1 SD (halaman 169)
  3. Gambar ilustrasi perilaku baik dan tidak baik
  4. Lembar kerja Ayo Berlatih 9 dan 10
  5. Video pendek tentang contoh perilaku Tri Mala (opsional)
  6. Kartu bergambar untuk permainan identifikasi perilaku

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.