Modul AjarPertemuan 6Bab 3Fase ASemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 1: Penerapan Tri Kaya Parisudha di lingkungan sekolah

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Penerapan Tri Kaya Parisudha di lingkungan sekolah". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 1: Penerapan Tri Kaya Parisudha di lingkungan sekolah

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 3 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Penerapan Tri Kaya Parisudha di lingkungan sekolah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikPenerapan Tri Kaya Parisudha di lingkungan sekolah
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menunjukkan contoh penerapan Tri Kaya Parisudha di lingkungan sekolah, seperti bersikap sopan kepada pendidik dan menghargai teman
  2. Murid dapat mempraktikkan perilaku Wacika Parisudha dengan mengucapkan salam dan bertutur kata baik kepada teman dan pendidik di sekolah

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana cara kamu menyapa guru dan teman di sekolah setiap hari?
  2. Apa yang kamu rasakan ketika berbicara sopan kepada orang lain?
  3. Mengapa penting mengucapkan salam dan terima kasih di sekolah?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam 'Om Swastyastu' dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru menanyakan kabar murid dan mengecek kehadiran dengan penuh perhatian
  • Guru menanyakan kepada murid: 'Siapa yang tadi pagi sudah mengucapkan salam kepada guru dan teman?' dan memberikan apresiasi
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: belajar menerapkan Tri Kaya Parisudha di sekolah
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan: 'Apa saja perilaku baik yang bisa kita lakukan di sekolah?'

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Berkesadaran):

  • Guru menunjukkan gambar-gambar contoh perilaku Tri Kaya Parisudha di lingkungan sekolah (mengucap salam, bersikap sopan, berbagi dengan teman)
  • Murid mengamati gambar dan menyebutkan perilaku apa yang mereka lihat
  • Guru menjelaskan bahwa perilaku baik di sekolah adalah bagian dari Tri Kaya Parisudha: berpikir baik (Manacika), berkata baik (Wacika), dan berbuat baik (Kayika)
  • Guru memberikan contoh konkret: mengucapkan 'Om Swastyastu' kepada guru adalah Wacika Parisudha, membantu teman adalah Kayika Parisudha
  • Murid diminta menyebutkan contoh lain perilaku baik yang mereka ketahui di sekolah

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagi murid dalam kelompok kecil (3-4 anak)
  • Setiap kelompok diminta mempraktikkan perilaku Wacika Parisudha melalui role play sederhana: bertemu guru di pagi hari, meminjam alat tulis teman, berterima kasih
  • Murid berlatih mengucapkan salam 'Om Swastyastu', 'terima kasih', 'tolong', dan 'maaf' dengan sopan
  • Setiap kelompok maju ke depan kelas untuk menunjukkan praktik mereka
  • Kelompok lain mengamati dan memberikan apresiasi dengan tepuk tangan
  • Guru memberikan umpan balik positif dan menguatkan perilaku yang sudah benar

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan bertanya: 'Bagaimana perasaan kalian setelah berlatih berkata sopan tadi?'
  • Murid berbagi pengalaman mereka secara bergantian
  • Guru meminta murid menyebutkan satu perilaku Tri Kaya Parisudha yang akan mereka lakukan besok di sekolah
  • Murid menuliskan atau menggambar satu komitmen perilaku baik di kertas yang disediakan
  • Guru memberikan penguatan: 'Ketika kita berkata baik, kita membuat diri sendiri dan orang lain senang. Itulah Tri Kaya Parisudha'

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menyebutkan 2 contoh Tri Kaya Parisudha di sekolah
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid yang aktif berpartisipasi
  • Guru memberikan tugas rumah: murid diminta mempraktikkan Wacika Parisudha di rumah dan menceritakannya kepada orang tua
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan mengucapkan 'Om Shanti Shanti Shanti Om'

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat dapat diminta menyebutkan lebih banyak contoh perilaku Tri Kaya Parisudha. Murid yang lambat dibimbing dengan gambar visual yang lebih banyak dan contoh konkret dari kehidupan sehari-hari
  • Proses: Murid yang percaya diri dapat langsung praktik di depan kelas. Murid yang pemalu dapat berlatih dalam kelompok kecil terlebih dahulu atau berpasangan dengan teman yang sudah percaya diri
  • Produk: Murid yang cepat dapat menggambar lebih banyak contoh perilaku atau membuat komik sederhana. Murid yang lambat cukup menggambar satu contoh atau menempelkan stiker pada gambar yang sudah disediakan

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: 'Apa saja perilaku baik yang bisa kita lakukan di sekolah?' untuk mengukur pemahaman awal murid

Proses:

  • Observasi saat murid mengamati gambar dan menyebutkan perilaku
  • Penilaian selama praktik role play: ketepatan mengucapkan salam, kesopanan berbicara, sikap tubuh
  • Pertanyaan spontan untuk mengecek pemahaman: 'Mengapa kita harus berkata sopan?'

Akhir:

  • Tes lisan: murid diminta menyebutkan minimal 2 contoh penerapan Tri Kaya Parisudha di lingkungan sekolah
  • Penilaian produk: gambar atau tulisan komitmen perilaku baik yang dibuat murid
  • Observasi: kemampuan murid mempraktikkan Wacika Parisudha saat berinteraksi dengan guru dan teman di akhir pembelajaran

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat mengamati gambar dan menyebutkan contoh
  • Penilaian praktik role play: kemampuan mengucapkan salam dan berkata sopan
  • Tanya jawab selama proses pembelajaran

Sumatif:

  • Penilaian kemampuan murid menyebutkan minimal 2 contoh penerapan Tri Kaya Parisudha di sekolah
  • Penilaian praktik mempraktikkan Wacika Parisudha dalam role play
  • Hasil gambar/tulisan komitmen perilaku baik

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kemampuan menyebutkan contoh penerapan Tri Kaya Parisudha di sekolahMurid belum dapat menyebutkan contoh penerapan Tri Kaya Parisudha di sekolahMurid dapat menyebutkan 1 contoh penerapan Tri Kaya Parisudha di sekolah dengan bantuan guruMurid dapat menyebutkan 2 contoh penerapan Tri Kaya Parisudha di sekolah secara mandiriMurid dapat menyebutkan 3 atau lebih contoh penerapan Tri Kaya Parisudha di sekolah dan menjelaskan manfaatnya
Kemampuan mempraktikkan Wacika Parisudha (berkata baik)Murid belum dapat mengucapkan salam dan bertutur kata baik kepada teman dan guruMurid dapat mengucapkan salam dengan bantuan guru, namun masih ragu-raguMurid dapat mengucapkan salam dan berkata sopan kepada teman dan guru dengan lancarMurid dapat mengucapkan salam, berkata sopan dengan intonasi yang baik, dan mempraktikkannya secara konsisten
Sikap dan kesopanan dalam berinteraksiMurid belum menunjukkan sikap sopan saat berinteraksi dengan guru dan temanMurid mulai menunjukkan sikap sopan namun masih perlu diingatkanMurid menunjukkan sikap sopan dan menghargai teman serta guru secara konsistenMurid menunjukkan sikap sopan secara konsisten dan menjadi contoh bagi teman-temannya

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat memahami dan mempraktikkan Wacika Parisudha dengan baik?
  • Strategi pembelajaran mana yang paling efektif untuk murid kelas 1?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
  • Apa yang perlu saya perbaiki untuk pembelajaran Tri Kaya Parisudha selanjutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang berkata baik di sekolah?
  • Bagaimana perasaanmu setelah belajar mengucapkan salam dan berkata sopan?
  • Perilaku baik apa yang akan kamu lakukan besok di sekolah?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 1
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 1
  3. Gambar-gambar ilustrasi perilaku Tri Kaya Parisudha di sekolah
  4. Kertas gambar dan alat tulis untuk aktivitas murid
  5. Lingkungan sekolah sebagai konteks nyata pembelajaran

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.