Modul AjarPertemuan 5Bab 2Fase ASemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 1: Manusia sebagai Ciptaan Hyang Widhi Wasa yang Paling Sempurna

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Manusia sebagai Ciptaan Hyang Widhi Wasa yang Paling Sempurna". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 1: Manusia sebagai Ciptaan Hyang Widhi Wasa yang Paling Sempurna

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 2 - Pertemuan 5

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Manusia sebagai Ciptaan Hyang Widhi Wasa yang Paling Sempurna

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikManusia sebagai Ciptaan Hyang Widhi Wasa yang Paling Sempurna
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan mengapa manusia disebut sebagai ciptaan Hyang Widhi Wasa yang paling sempurna di antara makhluk hidup lainnya dengan kalimat sederhana
  2. Murid dapat menyebutkan keistimewaan manusia sebagai ciptaan Hyang Widhi Wasa yang membedakannya dari hewan dan tumbuhan

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Siapa yang menciptakan kita semua?
  2. Apa yang membuat manusia berbeda dengan hewan dan tumbuhan?
  3. Mengapa manusia disebut ciptaan Hyang Widhi Wasa yang paling sempurna?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru menanyakan kabar dan kesiapan murid untuk belajar dengan penuh semangat
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan: Siapa yang menciptakan manusia? Apa yang membedakan manusia dengan binatang dan tumbuhan?
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini tentang manusia sebagai ciptaan Hyang Widhi Wasa yang paling sempurna
  • Guru menampilkan gambar manusia, hewan, dan tumbuhan untuk memancing rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan gambar atau video yang menunjukkan berbagai makhluk hidup ciptaan Hyang Widhi Wasa: manusia, binatang, dan tumbuhan
  • Guru mengajak murid mengamati perbedaan antara manusia, binatang, dan tumbuhan melalui gambar yang ditampilkan
  • Guru menjelaskan konsep Tri Pramana (tiga kemampuan manusia): Idep (berpikir), Sabda (bersuara), dan Bayu (bergerak)
  • Guru menjelaskan bahwa tumbuhan hanya bisa tumbuh (Eka Pramana), binatang bisa tumbuh dan bergerak (Dwi Pramana), sedangkan manusia memiliki ketiga kemampuan tersebut (Tri Pramana)
  • Guru menjelaskan bahwa karena memiliki kemampuan berpikir, manusia disebut ciptaan Hyang Widhi Wasa yang paling sempurna
  • Murid diberi kesempatan bertanya tentang hal-hal yang belum dipahami

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid diminta menyebutkan keistimewaan manusia yang mereka ketahui (bisa berpikir, berbicara, berjalan, dll)
  • Guru mengajak murid melakukan aktivitas sederhana: berpikir (menghitung 1-5), bersuara (bernyanyi pendek), dan bergerak (tepuk tangan)
  • Murid diminta membandingkan: Apakah tumbuhan bisa berpikir? Apakah binatang bisa berbicara seperti manusia?
  • Murid mengerjakan latihan di buku siswa untuk mengelompokkan kemampuan makhluk hidup (Eka Pramana, Dwi Pramana, Tri Pramana)
  • Murid diminta menceritakan pengalaman mereka merawat binatang atau tumbuhan dan apa perbedaan yang mereka rasakan dengan manusia

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid merefleksikan pembelajaran: Apa yang paling menarik dari pembelajaran hari ini?
  • Murid diminta mengungkapkan perasaan syukur karena diciptakan sebagai manusia yang sempurna oleh Hyang Widhi Wasa
  • Murid diajak berpikir: Bagaimana cara kita mensyukuri kesempurnaan yang diberikan Hyang Widhi Wasa?
  • Murid diminta menyebutkan satu hal yang akan mereka lakukan untuk menjaga kesempurnaan ciptaan Hyang Widhi Wasa (menjaga kesehatan, belajar dengan rajin, dll)
  • Guru memberikan penguatan tentang pentingnya mensyukuri dan merawat tubuh serta pikiran sebagai anugerah Hyang Widhi Wasa

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menjelaskan kembali mengapa manusia disebut ciptaan yang paling sempurna
  • Guru memberikan penguatan terhadap jawaban murid dan meluruskan jika ada pemahaman yang keliru
  • Guru menyampaikan pesan moral: sebagai ciptaan sempurna, kita harus selalu bersyukur dan menggunakan kemampuan kita untuk hal-hal baik
  • Guru memberikan apresiasi kepada murid yang aktif dan memberikan semangat untuk terus belajar
  • Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang cepat, berikan penjelasan tambahan tentang Sub Elemen Sraddha dan Bhakti. Untuk murid yang lambat, fokuskan pada pemahaman dasar tiga kemampuan manusia dengan contoh konkret
  • Proses: Murid yang cepat dapat diminta membantu temannya menjelaskan perbedaan Eka, Dwi, dan Tri Pramana. Murid yang lambat diberikan bimbingan individual dengan gambar yang lebih sederhana
  • Produk: Murid yang cepat dapat menggambar dan memberi label pada tiga jenis makhluk hidup beserta kemampuannya. Murid yang lambat cukup menunjukkan gambar dan menyebutkan secara lisan

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab tentang pengetahuan awal murid mengenai ciptaan Hyang Widhi Wasa
  • Pertanyaan diagnostik: Siapa yang menciptakan manusia? Apa perbedaan manusia dengan binatang?

Proses:

  • Observasi selama kegiatan mengamati gambar dan video
  • Penilaian partisipasi saat menyebutkan keistimewaan manusia
  • Penilaian saat murid melakukan aktivitas Tri Pramana (berpikir, bersuara, bergerak)
  • Penilaian saat mengerjakan latihan mengelompokkan kemampuan makhluk hidup

Akhir:

  • Tes lisan: murid menjelaskan kembali konsep manusia sebagai ciptaan paling sempurna
  • Penilaian kemampuan menyebutkan keistimewaan manusia dibandingkan makhluk lain
  • Refleksi tertulis sederhana atau lisan tentang rasa syukur sebagai manusia

Formatif:

  • Observasi keaktifan murid saat mengamati gambar dan menjawab pertanyaan
  • Tanya jawab lisan tentang perbedaan manusia, hewan, dan tumbuhan
  • Penilaian saat murid melakukan aktivitas berpikir, bersuara, dan bergerak

Sumatif:

  • Tes lisan: murid menjelaskan mengapa manusia disebut ciptaan paling sempurna
  • Latihan tertulis: mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan kemampuannya (Eka, Dwi, Tri Pramana)

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menjelaskan manusia sebagai ciptaan paling sempurnaMurid belum mampu menjelaskan mengapa manusia disebut ciptaan paling sempurnaMurid mampu menyebutkan bahwa manusia ciptaan Hyang Widhi Wasa, tetapi belum bisa menjelaskan alasannyaMurid mampu menjelaskan bahwa manusia sempurna karena bisa berpikir, bersuara, dan bergerak dengan bimbingan guruMurid mampu menjelaskan dengan jelas dan mandiri bahwa manusia memiliki Tri Pramana yang membedakannya dari makhluk lain
Menyebutkan keistimewaan manusiaMurid belum mampu menyebutkan keistimewaan manusiaMurid mampu menyebutkan 1 keistimewaan manusia dengan bantuan guruMurid mampu menyebutkan 2 keistimewaan manusia (berpikir dan bersuara/bergerak)Murid mampu menyebutkan 3 keistimewaan manusia (Idep, Sabda, Bayu) dan membedakannya dari hewan dan tumbuhan
Mengelompokkan kemampuan makhluk hidupMurid belum mampu membedakan kemampuan tumbuhan, hewan, dan manusiaMurid mampu membedakan 1 jenis kemampuan makhluk hidup dengan bantuanMurid mampu mengelompokkan 2 dari 3 jenis kemampuan (Eka, Dwi, Tri Pramana) dengan tepatMurid mampu mengelompokkan semua jenis kemampuan makhluk hidup dengan tepat dan mandiri
Sikap syukur dan kesadaranMurid belum menunjukkan sikap syukur sebagai ciptaan Hyang Widhi WasaMurid mulai menunjukkan sikap syukur dengan bimbingan guruMurid menunjukkan sikap syukur dan dapat menyebutkan 1 cara mensyukuri anugerah Hyang Widhi WasaMurid menunjukkan sikap syukur dan dapat menyebutkan beberapa cara mensyukuri kesempurnaan yang diberikan Hyang Widhi Wasa

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah tujuan pembelajaran tercapai dengan baik?
  • Apakah metode dan media yang digunakan efektif untuk usia kelas 1?
  • Apakah murid antusias dan memahami konsep Tri Pramana?
  • Hambatan apa yang muncul dan bagaimana mengatasinya di pembelajaran selanjutnya?
  • Apakah diferensiasi pembelajaran sudah sesuai dengan kebutuhan murid?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang manusia?
  • Apa yang paling menarik dari pembelajaran hari ini?
  • Apa yang membuat manusia berbeda dengan binatang dan tumbuhan?
  • Bagaimana perasaanmu setelah mengetahui bahwa kamu adalah ciptaan Hyang Widhi Wasa yang paling sempurna?
  • Apa yang akan kamu lakukan untuk mensyukuri anugerah Hyang Widhi Wasa?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 1
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 1
  3. Gambar atau poster makhluk hidup (manusia, hewan, tumbuhan)
  4. Video pembelajaran tentang ciptaan Hyang Widhi Wasa
  5. Lingkungan sekitar sekolah sebagai media pengamatan
  6. Papan tulis dan spidol berwarna
  7. Lembar kerja murid

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.