Modul AjarPertemuan 4Bab 2Fase ASemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 1: Benda Mati Ciptaan Hyang Widhi Wasa

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Benda Mati Ciptaan Hyang Widhi Wasa". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 1: Benda Mati Ciptaan Hyang Widhi Wasa

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 2 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Benda Mati Ciptaan Hyang Widhi Wasa

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikBenda Mati Ciptaan Hyang Widhi Wasa
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menunjukkan contoh benda mati ciptaan Hyang Widhi Wasa (batu, pasir, air, tanah) minimal tiga contoh dari lingkungan sekitar
  2. Murid dapat membedakan makhluk hidup dan benda mati ciptaan Hyang Widhi Wasa berdasarkan ciri-cirinya secara tertulis dengan benar

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Anak-anak, apa saja yang kalian lihat di sekitar kita? Apakah semuanya bisa bergerak sendiri?
  2. Siapa yang menciptakan batu, pasir, air, dan tanah yang ada di sekitar kita?
  3. Bagaimana cara kita menghargai benda-benda mati ciptaan Hyang Widhi Wasa?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengajak murid berdoa sebelum memulai pembelajaran (Om Swastiastu)
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan: Apa saja yang ada di sekitar kita? Apakah semuanya hidup?
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: mengenal benda mati ciptaan Hyang Widhi Wasa
  • Guru menampilkan gambar pemandangan alam (pantai/gunung/sawah) dan mengajukan pertanyaan pemantik

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid mengamati lingkungan kelas dan sekitar sekolah untuk mengidentifikasi benda-benda yang ada
  • Guru membacakan cerita singkat tentang Ayu berlibur ke pantai (dari Buku Siswa hal 56) dan menjelaskan bahwa gunung, air, batu, pasir, tanah adalah benda mati
  • Guru menjelaskan ciri-ciri benda mati: tidak bisa bergerak sendiri, tidak makan dan minum, tidak tumbuh dan berkembang
  • Guru menunjukkan contoh konkret: batu, pasir, air dalam gelas, tanah dalam pot, kertas, pensil
  • Murid diminta menyebutkan minimal 3 contoh benda mati yang mereka lihat di sekitar (dengan bimbingan guru mencatat di papan tulis)

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagikan lembar kerja bergambar pemandangan alam (pantai/pegunungan) untuk diwarnai murid
  • Sambil mewarnai, murid mengidentifikasi dan melingkari benda-benda mati dalam gambar (batu, air laut, gunung, pasir, tanah)
  • Guru membimbing murid mengerjakan latihan membedakan makhluk hidup dan benda mati dengan memberikan tanda centang atau silang pada kolom yang tersedia
  • Murid menghubungkan gambar dengan kata yang tepat (aktivitas mencocokkan gambar benda mati dengan namanya)
  • Guru meminta murid menuliskan 3 contoh benda mati yang mereka temukan di lingkungan sekitar pada lembar kerja

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid berdiskusi: Mengapa Hyang Widhi Wasa menciptakan benda-benda mati? Apa manfaatnya bagi kita?
  • Murid diminta menyebutkan cara menghargai benda mati ciptaan Hyang Widhi Wasa (tidak merusak, tidak membuang sampah sembarangan, merawat barang milik sendiri)
  • Guru membimbing murid membuat kesimpulan: semua benda mati adalah ciptaan Hyang Widhi Wasa dan kita wajib menghargai dan menjaganya
  • Murid menceritakan pengalaman mereka tentang cara menjaga benda-benda di sekitar (refleksi mandiri)
  • Guru memberikan penguatan positif atas pemahaman dan partisipasi murid

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menyebutkan kembali 3 contoh benda mati dan 1 perbedaan antara makhluk hidup dan benda mati
  • Guru memberikan tugas rumah: menuliskan 5 cara menjaga dan menghargai benda mati ciptaan Hyang Widhi Wasa dalam kehidupan sehari-hari (dikerjakan bersama orang tua)
  • Guru mengajak murid mengucapkan rasa syukur kepada Hyang Widhi Wasa atas semua ciptaan-Nya
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa penutup (Om Santih Santih Santih Om)

Diferensiasi:

  • Konten: Murid cepat: diberikan tugas tambahan mencari 5-7 contoh benda mati dan mengelompokkannya berdasarkan tempat ditemukan (di rumah, di sekolah, di alam). Murid lambat: cukup mencari 3 contoh dengan bantuan gambar referensi dari guru
  • Proses: Murid cepat: bekerja mandiri dengan lembar kerja yang lebih kompleks (mencocokkan gambar, menulis nama benda, membedakan kategori). Murid lambat: mendapat pendampingan intensif dari guru, menggunakan media konkret (benda nyata) untuk mengidentifikasi
  • Produk: Murid cepat: membuat kolase sederhana dari gambar benda mati yang digunting dari majalah bekas. Murid lambat: mewarnai gambar benda mati dan menulis namanya dengan bimbingan guru

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab tentang benda-benda yang ada di sekitar murid
  • Menanyakan pemahaman awal: Apakah semua benda bisa bergerak sendiri? Apakah semua benda perlu makan?

Proses:

  • Observasi saat murid mengidentifikasi benda mati di lingkungan sekitar
  • Mengamati kemampuan murid dalam mengerjakan lembar kerja mewarnai dan mencocokkan gambar
  • Memantau diskusi dan respons murid terhadap pertanyaan guru tentang ciri-ciri benda mati

Akhir:

  • Tes lisan: menyebutkan kembali 3 contoh benda mati dan perbedaan dengan makhluk hidup
  • Penilaian hasil lembar kerja tertulis
  • Evaluasi pemahaman konsep melalui kemampuan menjelaskan cara menghargai benda mati ciptaan Hyang Widhi Wasa

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat mengamati lingkungan dan menyebutkan contoh benda mati
  • Penilaian proses saat murid mengerjakan lembar kerja (mewarnai dan mengidentifikasi benda mati)
  • Tanya jawab lisan untuk mengecek pemahaman tentang perbedaan makhluk hidup dan benda mati

Sumatif:

  • Penilaian hasil lembar kerja: ketepatan mengidentifikasi dan membedakan makhluk hidup dengan benda mati
  • Penilaian kemampuan menyebutkan minimal 3 contoh benda mati ciptaan Hyang Widhi Wasa
  • Penilaian tugas rumah: kualitas dan kelengkapan cara menjaga benda mati ciptaan Hyang Widhi Wasa

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kemampuan menyebutkan contoh benda matiBelum dapat menyebutkan contoh benda mati dengan tepatDapat menyebutkan 1-2 contoh benda mati dengan bantuan guruDapat menyebutkan 3 contoh benda mati dengan tepatDapat menyebutkan lebih dari 3 contoh benda mati dengan tepat dan menjelaskan ciri-cirinya
Kemampuan membedakan makhluk hidup dan benda matiBelum dapat membedakan makhluk hidup dan benda matiDapat membedakan dengan bantuan guru dan petunjuk visualDapat membedakan berdasarkan 1-2 ciri dengan benarDapat membedakan berdasarkan 3 atau lebih ciri dengan tepat dan mandiri
Sikap menghargai ciptaan Hyang Widhi WasaBelum menunjukkan pemahaman tentang cara menghargai benda matiMulai memahami pentingnya menjaga benda mati dengan contoh sederhanaDapat menyebutkan 2-3 cara menghargai dan menjaga benda matiDapat menyebutkan berbagai cara menghargai benda mati dan menerapkannya dalam kegiatan sehari-hari
Kreativitas dalam mengerjakan tugas (mewarnai dan mengidentifikasi)Belum menyelesaikan tugas mewarnai dan mengidentifikasiMenyelesaikan tugas dengan banyak bantuan, hasil kurang rapiMenyelesaikan tugas dengan rapi dan identifikasi sebagian besar tepatMenyelesaikan tugas dengan sangat rapi, kreatif, dan identifikasi semua tepat

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah murid dapat mengidentifikasi benda mati di lingkungan sekitar dengan mudah?
  • Apakah metode pembelajaran (mengamati lingkungan dan mewarnai) efektif untuk murid kelas 1?
  • Bagian mana dari pembelajaran yang perlu diperbaiki pada pertemuan berikutnya?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang benda mati ciptaan Hyang Widhi Wasa?
  • Bagian mana yang paling kamu sukai dari pembelajaran hari ini?
  • Apa yang masih sulit kamu pahami?
  • Bagaimana kamu akan menjaga benda-benda ciptaan Hyang Widhi Wasa mulai sekarang?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas I halaman 56-58
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas I halaman 107-112
  3. Gambar pemandangan alam (pantai, gunung, sawah) untuk kegiatan mewarnai
  4. Benda konkret: batu, pasir, air, tanah, kertas, pensil
  5. Lembar kerja bergambar untuk mengidentifikasi dan membedakan makhluk hidup dan benda mati
  6. Lingkungan sekitar sekolah sebagai sumber belajar langsung
  7. Crayon atau pensil warna untuk kegiatan mewarnai

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.