MODUL AJAR Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A) Topik: Menghargai Benda Mati Ciptaan Hyang Widhi Wasa dan Menjaga Lingkungan INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 1 |
|---|
| Topik | Menghargai Benda Mati Ciptaan Hyang Widhi Wasa dan Menjaga Lingkungan |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menunjukkan contoh cara menjaga dan merawat benda mati ciptaan Hyang Widhi Wasa (air, tanah, udara) di lingkungan sekitar minimal dua contoh
- Murid dapat menjelaskan hubungan antara menjaga lingkungan ciptaan Hyang Widhi Wasa dengan bentuk rasa syukur dan bakti kepada-Nya
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | ✓ | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Apa saja benda mati ciptaan Hyang Widhi Wasa yang kalian lihat di sekitar kita?
- Mengapa kita harus menjaga air, tanah, dan udara yang ada di lingkungan kita?
- Bagaimana cara kita menunjukkan rasa syukur kepada Hyang Widhi Wasa atas semua ciptaan-Nya?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru mengucapkan salam Om Swastyastu dan mengajak murid berdoa bersama sebelum memulai pembelajaran
- Guru menanyakan kabar dan kesiapan murid untuk belajar dengan penuh semangat
- Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan: 'Siapa yang pernah pergi ke pantai atau taman? Apa saja yang kalian lihat di sana?'
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: belajar mengenal benda mati ciptaan Hyang Widhi Wasa dan cara menjaganya
- Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Sebutkan benda-benda yang kalian lihat di kelas ini. Mana yang benda mati?'
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Menggembirakan):- Guru mengajak murid membaca teks dan mengamati gambar pemandangan pantai atau alam di Buku Siswa
- Guru menjelaskan dengan bahasa sederhana tentang benda mati ciptaan Hyang Widhi Wasa: air, tanah, udara, batu, pasir, gunung, laut
- Guru menceritakan bahwa semua benda mati ini diciptakan oleh Hyang Widhi Wasa untuk kehidupan kita
- Guru mengajak murid bernyanyi lagu 'Pelangi' ciptaan A.T. Mahmud sambil mengamati gambar pelangi
- Guru menjelaskan bahwa pelangi, awan, hujan, dan langit adalah ciptaan Hyang Widhi Wasa yang indah
- Murid diminta menyebutkan benda mati lain yang mereka ketahui di lingkungan sekitar
Mengaplikasi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru membagi murid dalam kelompok kecil (4-5 anak) untuk berdiskusi
- Setiap kelompok mendiskusikan cara menjaga dan merawat benda mati: air (tidak membuang sampah ke sungai, tidak boros), tanah (tidak membuang sampah sembarangan, menanam pohon), udara (tidak membakar sampah, menjaga kebersihan)
- Perwakilan kelompok menyampaikan hasil diskusi di depan kelas dengan bimbingan guru
- Guru memberikan penguatan bahwa menjaga lingkungan adalah bentuk rasa syukur dan bakti kita kepada Hyang Widhi Wasa
- Murid diminta menuliskan minimal 2 cara menjaga benda mati ciptaan Hyang Widhi Wasa di buku tugas
- Murid menggambar atau mewarnai gambar kegiatan menjaga lingkungan (membuang sampah pada tempatnya, menyiram tanaman, dll)
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajak murid merefleksikan pembelajaran dengan pertanyaan: 'Apa yang kalian pelajari hari ini tentang benda mati ciptaan Hyang Widhi Wasa?'
- Murid diminta menceritakan pengalaman pribadi tentang kegiatan menjaga lingkungan yang pernah dilakukan
- Guru membimbing murid memahami bahwa menjaga ciptaan Hyang Widhi Wasa adalah wujud rasa syukur kita kepada-Nya
- Murid membuat komitmen sederhana: satu tindakan nyata yang akan dilakukan untuk menjaga lingkungan (misal: membuang sampah pada tempatnya, tidak menyia-nyiakan air)
- Murid menuliskan refleksi sederhana: 'Hari ini aku belajar... Aku akan...' di buku tugas
Penutup:- Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 3-4 murid menyebutkan cara menjaga benda mati ciptaan Hyang Widhi Wasa
- Guru memberikan penguatan dan apresiasi atas partisipasi aktif murid
- Guru memberikan tugas mandiri: mengamati dan menuliskan 3 benda mati ciptaan Hyang Widhi Wasa di rumah dan cara merawatnya
- Guru menutup pembelajaran dengan doa penutup dan salam Om Santih Santih Santih Om
Diferensiasi:- Konten: Murid yang cepat menangkap dapat diminta menyebutkan lebih banyak contoh benda mati (lebih dari 2) dan cara menjaganya. Murid yang lambat dibimbing dengan gambar visual dan contoh konkret di lingkungan kelas
- Proses: Murid yang membutuhkan bantuan lebih dapat berdiskusi langsung dengan guru atau dibimbing saat menulis. Murid yang mandiri dapat bekerja secara independen dan membantu teman sebaya
- Produk: Murid dapat memilih mengekspresikan pemahaman melalui tulisan sederhana, gambar/mewarnai, atau bercerita lisan sesuai kekuatan masing-masing
ASESMENAwal:- Tanya jawab lisan: 'Sebutkan benda-benda yang kalian lihat di kelas ini. Mana yang benda mati?'
- Mengamati kemampuan awal murid membedakan benda hidup dan benda mati
Proses:- Observasi saat diskusi kelompok: kemampuan bekerja sama dan menyampaikan pendapat
- Penilaian saat murid menyebutkan contoh cara menjaga benda mati
- Mengamati proses menuliskan dan menggambar cara menjaga lingkungan
- Memberikan umpan balik langsung saat murid menyampaikan hasil diskusi
Akhir:- Tes lisan: meminta 3-4 murid menyebutkan cara menjaga benda mati ciptaan Hyang Widhi Wasa dan menjelaskan hubungannya dengan rasa syukur kepada Hyang Widhi Wasa
- Penilaian hasil tulisan dan gambar murid tentang menjaga lingkungan
- Penilaian komitmen tindakan nyata yang akan dilakukan murid
Formatif:- Observasi partisipasi murid saat diskusi kelompok
- Tanya jawab lisan tentang benda mati ciptaan Hyang Widhi Wasa
- Penilaian hasil tulisan cara menjaga lingkungan
Sumatif:- Tes lisan: menyebutkan minimal 2 cara menjaga benda mati ciptaan Hyang Widhi Wasa
- Penilaian produk: gambar/tulisan tentang menjaga lingkungan
- Penilaian sikap: kesadaran menjaga lingkungan dalam kegiatan sehari-hari
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kemampuan menyebutkan contoh cara menjaga benda mati ciptaan Hyang Widhi Wasa | Belum dapat menyebutkan contoh cara menjaga benda mati ciptaan Hyang Widhi Wasa | Dapat menyebutkan 1 contoh cara menjaga benda mati dengan bantuan guru | Dapat menyebutkan 2 contoh cara menjaga benda mati dengan sedikit bantuan | Dapat menyebutkan lebih dari 2 contoh cara menjaga benda mati secara mandiri dan jelas | | Kemampuan menjelaskan hubungan menjaga lingkungan dengan rasa syukur kepada Hyang Widhi Wasa | Belum dapat menjelaskan hubungan menjaga lingkungan dengan rasa syukur | Dapat menjelaskan dengan kalimat sangat sederhana dan bantuan guru | Dapat menjelaskan hubungannya dengan kalimat sederhana | Dapat menjelaskan hubungannya dengan lengkap dan memberikan contoh nyata | | Partisipasi dan sikap dalam pembelajaran | Belum aktif berpartisipasi dan kurang menunjukkan sikap menghargai ciptaan Hyang Widhi Wasa | Mulai berpartisipasi dengan bantuan guru dan mulai menunjukkan sikap menghargai | Aktif berpartisipasi dalam diskusi dan menunjukkan sikap menghargai ciptaan Hyang Widhi Wasa | Sangat aktif berpartisipasi, membantu teman, dan konsisten menunjukkan sikap menghargai dan menjaga ciptaan Hyang Widhi Wasa |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid dapat memahami konsep benda mati ciptaan Hyang Widhi Wasa?
- Apakah metode diskusi kelompok efektif untuk murid kelas 1?
- Bagian mana dari pembelajaran yang perlu diperbaiki untuk pertemuan selanjutnya?
- Apakah diferensiasi yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
Refleksi Murid:- Apa yang aku pelajari hari ini tentang ciptaan Hyang Widhi Wasa?
- Bagaimana perasaanku saat belajar hari ini?
- Apa yang akan aku lakukan untuk menjaga lingkungan mulai hari ini?
- Apa yang masih ingin aku ketahui lebih lanjut?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 1
- Buku Guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 1
- Gambar pemandangan alam (pantai, gunung, sungai, langit)
- Lagu 'Pelangi' ciptaan A.T. Mahmud
- Alat tulis dan kertas gambar untuk mewarnai
- Lingkungan sekitar sekolah sebagai media pembelajaran kontekstual
|