Modul AjarPertemuan 8Bab 1Fase ASemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 1: Rama sebagai Awatara Dewa Wisnu: Hyang Widhi Wasa sebagai Sumber Kebenaran

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Rama sebagai Awatara Dewa Wisnu: Hyang Widhi Wasa sebagai Sumber Kebenaran". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 1: Rama sebagai Awatara Dewa Wisnu: Hyang Widhi Wasa sebagai Sumber Kebenaran

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 1 - Pertemuan 8

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Rama sebagai Awatara Dewa Wisnu: Hyang Widhi Wasa sebagai Sumber Kebenaran

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikRama sebagai Awatara Dewa Wisnu: Hyang Widhi Wasa sebagai Sumber Kebenaran
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan bahwa Rama adalah awatara Hyang Widhi Wasa (Dewa Wisnu) yang diturunkan untuk menegakkan kebenaran dan melindungi kebaikan
  2. Murid dapat mengungkapkan rasa syukur kepada Hyang Widhi Wasa melalui doa sederhana sebagaimana diteladankan oleh tokoh-tokoh dalam cerita Ramayana
  3. Murid dapat meneladani sifat-sifat baik Rama dalam kehidupan sehari-hari

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Siapakah Rama yang sering kalian dengar dalam cerita Ramayana?
  2. Mengapa Rama turun ke bumi dan apa yang dilakukannya?
  3. Bagaimana cara kita berterima kasih kepada Hyang Widhi Wasa seperti yang dilakukan Rama?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan mengajak murid berdoa Tri Sandhya bersama-sama (5 menit)
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan: 'Siapa yang masih ingat tokoh Rama dalam cerita Ramayana? Apa yang kalian ketahui tentang Rama?' (3 menit)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan belajar siapa sebenarnya Rama dan bagaimana kita bisa bersyukur kepada Hyang Widhi Wasa (2 menit)
  • Guru menunjukkan gambar tokoh Rama dan Dewa Wisnu untuk menarik perhatian murid (5 menit)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru bercerita dengan gambar tentang Rama sebagai awatara Dewa Wisnu yang turun ke bumi untuk menegakkan kebenaran dan melindungi orang baik
  • Guru menjelaskan bahwa Hyang Widhi Wasa mengutus Rama untuk membantu umat manusia karena banyak kejahatan di dunia
  • Murid mendengarkan dengan saksama dan boleh bertanya jika ada yang kurang jelas
  • Guru mengajak murid mengamati gambar Rama yang sedang membantu orang-orang dan melawan kejahatan
  • Guru bertanya: 'Apa yang dilakukan Rama untuk menegakkan kebenaran?' dan murid menjawab sesuai pemahaman mereka

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagikan lembar kerja bergambar sederhana yang menunjukkan tiga situasi: membantu teman yang jatuh, berbagi makanan, dan berkata jujur
  • Murid diminta mewarnai gambar yang menunjukkan perilaku baik seperti Rama
  • Guru mengajak murid mempraktikkan doa syukur sederhana: 'Om Swastyastu, terima kasih Hyang Widhi Wasa atas semua kebaikan-Mu'
  • Murid mengucapkan doa bersama-sama dengan dipandu guru, kemudian mencoba sendiri dengan suara pelan
  • Guru membimbing murid untuk menyebutkan satu hal baik yang bisa mereka lakukan hari ini seperti Rama

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan bertanya: 'Apa yang kalian rasakan setelah belajar tentang Rama hari ini?'
  • Setiap murid diberi kesempatan menyampaikan satu hal yang mereka pelajari atau yang mereka sukai
  • Guru membantu murid merefleksikan: 'Perilaku baik apa yang sudah kalian lakukan hari ini? Bagaimana perasaan kalian?'
  • Murid diminta memikirkan satu kebaikan yang ingin mereka lakukan besok
  • Guru memberikan pujian dan penguatan positif atas partisipasi dan pemahaman murid

Penutup:

  • Guru merangkum pembelajaran: Rama adalah awatara Dewa Wisnu yang diturunkan Hyang Widhi Wasa untuk menegakkan kebenaran, dan kita harus meneladani kebaikan Rama (3 menit)
  • Guru memberikan asesmen akhir singkat dengan meminta murid menjawab pertanyaan lisan: 'Siapa Rama?' dan 'Bagaimana kita berterima kasih kepada Hyang Widhi Wasa?' (5 menit)
  • Guru memberikan pesan: selalu berbuat baik seperti Rama dan jangan lupa berdoa setiap hari (2 menit)
  • Pembelajaran ditutup dengan doa Tri Sandhya bersama-sama dan salam Om Shanti Shanti Shanti Om (5 menit)

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat memahami diberi gambar tambahan untuk diidentifikasi perilaku baik dan buruk; murid yang lambat diberi gambar lebih sederhana dengan hanya dua pilihan
  • Proses: Murid yang sudah lancar membaca boleh membaca teks cerita pendek tentang Rama; murid yang belum lancar mendengarkan cerita dari guru dengan bantuan gambar lebih banyak
  • Produk: Murid yang cepat diminta menggambar satu kebaikan Rama dan menceritakan; murid yang lambat cukup mewarnai gambar yang sudah disediakan dan menyebutkan satu kata kunci

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan tentang pengetahuan awal murid mengenai tokoh Rama dalam cerita Ramayana
  • Observasi respons murid saat ditunjukkan gambar Rama

Proses:

  • Observasi pemahaman murid saat mendengarkan cerita Rama sebagai awatara Dewa Wisnu
  • Penilaian kinerja saat murid mewarnai gambar perilaku baik
  • Pengamatan kemampuan murid mempraktikkan doa syukur sederhana
  • Penilaian partisipasi murid dalam sesi refleksi

Akhir:

  • Tanya jawab lisan: murid dapat menjelaskan bahwa Rama adalah awatara Dewa Wisnu yang menegakkan kebenaran
  • Praktik doa: murid dapat mengucapkan doa syukur sederhana dengan bimbingan minimal
  • Evaluasi hasil lembar kerja mewarnai dan pemilihan perilaku baik

Formatif:

  • Observasi saat murid mendengarkan cerita dan menjawab pertanyaan
  • Penilaian saat murid mewarnai lembar kerja dan memilih perilaku baik
  • Pengamatan partisipasi murid dalam praktik doa syukur

Sumatif:

  • Penilaian lisan kemampuan murid menjelaskan siapa Rama
  • Penilaian praktik murid mengucapkan doa syukur sederhana
  • Penilaian hasil mewarnai lembar kerja perilaku baik

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman tentang Rama sebagai awatara Dewa WisnuMurid belum dapat menyebutkan siapa Rama atau mengapa Rama turun ke bumiMurid dapat menyebutkan nama Rama tetapi belum dapat menjelaskan bahwa Rama adalah awatara Dewa WisnuMurid dapat menjelaskan bahwa Rama adalah awatara Dewa Wisnu tetapi belum lengkap menjelaskan tujuannyaMurid dapat menjelaskan dengan jelas bahwa Rama adalah awatara Dewa Wisnu yang turun untuk menegakkan kebenaran dan melindungi kebaikan
Kemampuan mengucapkan doa syukurMurid belum dapat mengikuti doa syukur meskipun dengan bimbingan penuhMurid dapat mengikuti sebagian doa syukur dengan bimbingan penuh guruMurid dapat mengucapkan doa syukur sederhana dengan bimbingan minimalMurid dapat mengucapkan doa syukur sederhana secara mandiri dengan lafal yang jelas
Identifikasi perilaku baikMurid belum dapat membedakan perilaku baik dan buruk pada gambarMurid dapat memilih perilaku baik dengan bantuan guru dan belum dapat menjelaskan alasannyaMurid dapat memilih perilaku baik dengan tepat dan dapat menyebutkan satu alasan sederhanaMurid dapat memilih perilaku baik dengan tepat, menjelaskan alasan, dan mengaitkan dengan teladan Rama
Partisipasi dan refleksiMurid tidak berpartisipasi dalam kegiatan dan tidak dapat merefleksikan pembelajaranMurid berpartisipasi pasif dan hanya menjawab jika ditanya langsungMurid berpartisipasi aktif dan dapat menyampaikan satu hal yang dipelajariMurid berpartisipasi aktif, antusias, dan dapat merefleksikan pembelajaran serta mengaitkan dengan rencana tindakan nyata

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah metode bercerita dengan gambar efektif untuk murid kelas 1 dalam memahami konsep awatara?
  • Apakah semua murid dapat mengikuti praktik doa syukur dengan baik? Apa yang perlu diperbaiki?
  • Diferensiasi mana yang paling membantu murid dengan kebutuhan berbeda?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap kegiatan sudah sesuai dengan respons murid?
  • Apa yang bisa ditingkatkan untuk membuat pembelajaran lebih bermakna dan menggembirakan?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling kamu sukai dari belajar tentang Rama hari ini?
  • Hal baik apa yang sudah kamu lakukan hari ini seperti Rama?
  • Apakah kamu sudah bisa mengucapkan doa syukur? Bagaimana perasaanmu?
  • Apa yang masih sulit bagimu dan ingin kamu tanyakan?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 1 (Duwijo, 2021)
  2. Buku Guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 1 (Tiwi Susanti)
  3. Gambar tokoh Rama dan Dewa Wisnu (cetak atau digital)
  4. Lembar kerja bergambar perilaku baik untuk diwarnai
  5. Cerita bergambar Ramayana yang sesuai usia kelas 1
  6. Krayon atau pensil warna
  7. Papan tulis dan spidol untuk menulis poin-poin penting

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.