Modul AjarPertemuan 6Bab 1Fase ASemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 1: Mengenal Tokoh-Tokoh dalam Cerita Ramayana: Subali, Sugriwa, Kumbhakarna, dan Manthara

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Mengenal Tokoh-Tokoh dalam Cerita Ramayana: Subali, Sugriwa, Kumbhakarna, dan Manthara". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 1: Mengenal Tokoh-Tokoh dalam Cerita Ramayana: Subali, Sugriwa, Kumbhakarna, dan Manthara

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 1 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Mengenal Tokoh-Tokoh dalam Cerita Ramayana: Subali, Sugriwa, Kumbhakarna, dan Manthara

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMengenal Tokoh-Tokoh dalam Cerita Ramayana: Subali, Sugriwa, Kumbhakarna, dan Manthara
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyebutkan nama tokoh Subali, Sugriwa, Kumbhakarna, dan Manthara serta menjelaskan peran masing-masing dalam cerita Ramayana
  2. Murid dapat menjelaskan sifat buruk tokoh Kumbhakarna dan Manthara sebagai perilaku yang harus dihindari sesuai ajaran Asubha Karma
  3. Murid dapat membedakan sifat baik dan buruk tokoh dalam cerita Ramayana sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Siapa saja tokoh-tokoh lain dalam cerita Ramayana yang sudah kalian dengar?
  2. Menurutmu, apakah semua tokoh dalam cerita Ramayana memiliki sifat baik?
  3. Apa yang harus kita lakukan jika melihat teman meniru sifat buruk?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan mengajak murid berdoa bersama sesuai ajaran Hindu (Om Swastyastu)
  • Guru melakukan presensi dan mengecek kesiapan belajar murid
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dengan bahasa sederhana yang mudah dipahami murid kelas 1
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Siapa yang masih ingat tokoh-tokoh Ramayana yang sudah kita pelajari minggu lalu?' (mengukur pengetahuan awal)
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membacakan cerita Ramayana dengan fokus pada tokoh Subali, Sugriwa, Kumbhakarna, dan Manthara menggunakan intonasi yang ekspresif dan menarik
  • Guru menampilkan gambar keempat tokoh (cetak atau digital via LCD) agar murid dapat mengamati visualisasi tokoh
  • Guru menjelaskan peran masing-masing tokoh: Subali dan Sugriwa sebagai raja kera yang membantu Rama, Kumbhakarna sebagai raksasa yang setia pada Rahwana meski tahu saudaranya salah, Manthara sebagai pelayan yang memfitnah
  • Guru mengajak murid menyebutkan nama keempat tokoh secara bersama-sama sambil menunjuk gambar (pengulangan untuk penguatan ingatan)
  • Guru menjelaskan sifat buruk Kumbhakarna (ikut-ikutan berbuat salah) dan Manthara (suka memfitnah dan iri hati) dengan contoh sederhana yang dekat dengan kehidupan murid
  • Guru menghubungkan sifat buruk kedua tokoh dengan konsep Asubha Karma (perbuatan buruk yang harus dihindari)

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid dalam kelompok kecil (3-4 orang) untuk berdiskusi tentang sifat baik dan buruk dari keempat tokoh
  • Setiap kelompok mendapat lembar kerja bergambar keempat tokoh untuk diidentifikasi sifatnya (baik atau buruk)
  • Murid menempelkan stiker bintang pada tokoh yang memiliki sifat baik dan tanda silang pada tokoh bersifat buruk
  • Guru membimbing murid menghubungkan sifat buruk tokoh dengan perilaku sehari-hari: 'Apakah kalian pernah melihat teman yang suka iri seperti Manthara? Apa yang harus kita lakukan?'
  • Perwakilan kelompok maju menyampaikan hasil identifikasi kelompoknya
  • Guru memberikan penguatan dan klarifikasi jika ada pemahaman yang kurang tepat

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid merefleksikan pembelajaran dengan pertanyaan: 'Apa yang kalian rasakan setelah mengenal tokoh-tokoh ini?'
  • Murid diminta menyebutkan satu sifat buruk dari tokoh yang harus dihindari dan menjelaskan mengapa
  • Guru memfasilitasi murid membuat komitmen pribadi: 'Sifat buruk apa yang akan kalian hindari mulai hari ini?'
  • Murid menuliskan atau menggambar satu perilaku baik yang akan ditiru di buku catatan masing-masing
  • Guru memberikan umpan balik positif dan apresiasi atas partisipasi murid

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menyebutkan nama keempat tokoh dan satu sifat buruk yang harus dihindari
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: kita harus meneladani sifat baik dan menghindari sifat buruk seperti yang diajarkan dalam cerita Ramayana
  • Guru memberikan penugasan individu: menuliskan atau menggambar nama keempat tokoh di rumah bersama orang tua
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa penutup (Om Santih, Santih, Santih, Om)

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang lebih cepat, tambahkan pengenalan tokoh tambahan seperti Jatayu. Untuk murid yang lebih lambat, fokuskan pada dua tokoh utama (Kumbhakarna dan Manthara) terlebih dahulu
  • Proses: Murid visual diberikan gambar berwarna dan menarik, murid auditori diberi kesempatan mendengar cerita dengan pengulangan, murid kinestetik diberi aktivitas menempel stiker dan bermain peran sederhana
  • Produk: Murid dapat memilih mengekspresikan pemahaman melalui tulisan nama tokoh, gambar tokoh, atau bercerita lisan di depan kelas sesuai kemampuan masing-masing

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan tentang tokoh Ramayana yang sudah dipelajari sebelumnya (Rama, Sita, Hanuman)
  • Mengamati respons murid terhadap pertanyaan pemantik untuk mengukur minat dan pengetahuan awal

Proses:

  • Observasi keterlibatan murid saat mendengarkan cerita dan mengamati gambar tokoh
  • Penilaian kerja kelompok menggunakan lembar observasi kolaborasi
  • Checklist kemampuan murid mengidentifikasi sifat baik dan buruk tokoh
  • Catatan anekdotal tentang pemahaman konsep Asubha Karma pada murid

Akhir:

  • Tes lisan individu: murid menyebutkan nama keempat tokoh (Subali, Sugriwa, Kumbhakarna, Manthara)
  • Penilaian kemampuan menjelaskan minimal satu sifat buruk dari tokoh Kumbhakarna atau Manthara
  • Penilaian produk: hasil tulisan/gambar nama tokoh di buku catatan
  • Penilaian refleksi: komitmen pribadi murid untuk menghindari sifat buruk

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat mendengarkan cerita dan menjawab pertanyaan
  • Penilaian kerja kelompok dalam mengidentifikasi sifat tokoh
  • Tanya jawab lisan selama proses pembelajaran

Sumatif:

  • Penilaian kemampuan murid menyebutkan nama keempat tokoh
  • Penilaian kemampuan menjelaskan sifat buruk Kumbhakarna dan Manthara
  • Penilaian penugasan individu (tulisan/gambar nama tokoh)

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menyebutkan nama tokoh (Subali, Sugriwa, Kumbhakarna, Manthara)Murid belum dapat menyebutkan nama satupun tokoh dengan benarMurid dapat menyebutkan 1-2 nama tokoh dengan bantuan guruMurid dapat menyebutkan 3 nama tokoh dengan benarMurid dapat menyebutkan keempat nama tokoh dengan benar dan lancar
Menjelaskan peran tokoh dalam cerita RamayanaMurid belum dapat menjelaskan peran tokoh sama sekaliMurid dapat menjelaskan peran 1 tokoh dengan bantuan pertanyaan penuntunMurid dapat menjelaskan peran 2-3 tokoh dengan cukup jelasMurid dapat menjelaskan peran keempat tokoh dengan jelas dan detail
Menjelaskan sifat buruk tokoh (Asubha Karma)Murid belum dapat menyebutkan sifat buruk tokohMurid dapat menyebutkan sifat buruk 1 tokoh namun belum dapat menjelaskanMurid dapat menyebutkan dan menjelaskan sifat buruk 1 tokoh dengan bantuanMurid dapat menyebutkan dan menjelaskan sifat buruk kedua tokoh (Kumbhakarna dan Manthara) serta mengaitkan dengan perilaku yang harus dihindari
Kolaborasi dalam kerja kelompokMurid pasif dan tidak berpartisipasi dalam diskusi kelompokMurid mulai terlibat namun masih perlu banyak motivasi dari guruMurid aktif berdiskusi dan mendengarkan pendapat temanMurid aktif memberikan pendapat, mendengarkan teman, dan membantu teman yang kesulitan

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah strategi bercerita yang saya gunakan efektif untuk membantu murid memahami karakter tokoh?
  • Apakah semua murid dapat terlibat aktif dalam kegiatan kelompok? Jika tidak, apa yang perlu saya perbaiki?
  • Apakah murid dapat menghubungkan sifat buruk tokoh dengan kehidupan nyata mereka?
  • Bagaimana saya dapat mengembangkan pembelajaran ini agar lebih bermakna dan menggembirakan bagi murid?

Refleksi Murid:

  • Tokoh mana yang paling menarik bagimu? Mengapa?
  • Apa yang kamu rasakan setelah mengenal tokoh-tokoh ini?
  • Sifat buruk apa yang akan kamu hindari setelah belajar hari ini?
  • Apa yang masih sulit kamu pahami dari pelajaran hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas I SD
  2. Buku Guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas I SD
  3. Buku cerita Ramayana dari perpustakaan sekolah
  4. Gambar tokoh Subali, Sugriwa, Kumbhakarna, dan Manthara (cetak atau digital)
  5. Lembar kerja kelompok bergambar tokoh
  6. Stiker bintang dan tanda silang untuk kegiatan kelompok
  7. LCD proyektor dan komputer (jika tersedia)
  8. Buku catatan murid

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.