MODUL AJAR Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A) Topik: Mengenal Tokoh-Tokoh dalam Cerita Ramayana: Hanoman, Jatayu, dan Wibhisana INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 1 |
|---|
| Topik | Mengenal Tokoh-Tokoh dalam Cerita Ramayana: Hanoman, Jatayu, dan Wibhisana |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menyebutkan sifat-sifat baik tokoh Hanoman, Jatayu, dan Wibhisana dalam cerita Ramayana sebagai contoh kesetiaan dan keberanian
- Murid dapat membedakan perilaku tokoh baik (Subha Karma) dan tokoh buruk (Asubha Karma) berdasarkan kisah dalam cerita Ramayana
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Siapa tokoh yang paling setia membantu Rama dalam cerita Ramayana?
- Apa perbedaan antara tokoh baik dan tokoh buruk dalam cerita Ramayana?
- Sifat baik apa yang bisa kita tiru dari tokoh Hanoman, Jatayu, dan Wibhisana?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru mengajak murid berdoa bersama untuk memulai pembelajaran dengan khidmat
- Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan: 'Siapa yang masih ingat cerita Ramayana yang sudah kita pelajari sebelumnya?'
- Guru menunjukkan gambar tokoh Hanoman, Jatayu, dan Wibhisana, lalu bertanya: 'Apakah kalian pernah melihat tokoh-tokoh ini?'
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan mengenal sifat-sifat baik tiga tokoh penting dalam cerita Ramayana
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Berkesadaran):- Guru membacakan cerita Ramayana dengan fokus pada peran Hanoman, Jatayu, dan Wibhisana dengan suara ekspresif dan penuh penghayatan
- Guru menunjukkan gambar atau media visual ketiga tokoh sambil menjelaskan karakteristik fisik dan peran mereka dalam cerita
- Guru menjelaskan sifat-sifat baik setiap tokoh: Hanoman (setia, kuat, cerdas), Jatayu (berani, melindungi), Wibhisana (bijaksana, memilih kebenaran)
- Murid mendengarkan dengan seksama dan diajak bertanya jika ada yang belum dipahami
- Guru menjelaskan konsep Subha Karma (perbuatan baik) dan Asubha Karma (perbuatan buruk) dengan bahasa sederhana
- Guru memberikan contoh konkret: Hanoman membantu Rama mencari Sita = Subha Karma, Rahwana menculik Sita = Asubha Karma
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid diminta menyebutkan satu sifat baik dari setiap tokoh secara bergantian
- Guru membagi murid dalam kelompok kecil (3-4 orang) untuk berdiskusi tentang perbedaan perbuatan baik dan buruk dalam cerita
- Setiap kelompok mendapat kartu bergambar tokoh baik dan tokoh buruk, lalu memilah mana yang menunjukkan Subha Karma dan Asubha Karma
- Murid menempelkan kartu tokoh di papan yang sudah dibagi dua kolom: Tokoh Baik dan Tokoh Buruk
- Setiap kelompok mempresentasikan hasil pekerjaan mereka dengan menyebutkan alasan pemilihan
- Guru memberikan penguatan dan klarifikasi jika ada kesalahan pemahaman
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajak murid duduk melingkar dan melakukan refleksi bersama
- Murid diminta menceritakan sifat baik mana yang paling mereka sukai dari ketiga tokoh dan mengapa
- Guru bertanya: 'Sifat baik mana yang sudah kalian miliki? Sifat baik mana yang ingin kalian tiru?'
- Murid menulis atau menggambar satu sifat baik yang ingin mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari
- Beberapa murid diminta maju ke depan untuk berbagi hasil refleksi mereka
- Guru memberikan apresiasi atas kejujuran dan keberanian murid dalam berefleksi
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: Hanoman, Jatayu, dan Wibhisana adalah tokoh baik dengan sifat setia, berani, dan bijaksana yang patut diteladani
- Guru memberikan penguatan tentang pentingnya meniru sifat-sifat baik (Subha Karma) dan menjauhi sifat buruk (Asubha Karma)
- Guru memberikan tugas rumah: menggambar salah satu tokoh favorit dan menuliskan satu sifat baiknya
- Guru mengajak murid berdoa penutup bersama-sama
- Guru memberikan salam penutup dengan penuh kehangatan
Diferensiasi:- Konten: Murid yang cepat memahami diberi tambahan cerita tentang tokoh lain dalam Ramayana. Murid yang lambat diberi penjelasan visual lebih banyak dengan gambar dan gerakan sederhana
- Proses: Murid yang cepat memimpin diskusi kelompok. Murid yang lambat didampingi guru atau teman sebaya saat kegiatan klasifikasi tokoh
- Produk: Murid yang cepat membuat cerita pendek tentang meniru sifat tokoh. Murid yang lambat cukup menggambar dan menyebutkan satu sifat baik secara lisan
ASESMENAwal:- Guru bertanya kepada murid: 'Siapa yang masih ingat nama-nama tokoh dalam cerita Ramayana?'
- Guru menunjukkan gambar beberapa tokoh dan meminta murid menyebutkan namanya jika tahu
- Guru mencatat pemahaman awal murid tentang cerita Ramayana sebagai acuan pembelajaran
Proses:- Observasi keaktifan murid saat mendengarkan cerita dan bertanya
- Penilaian keterampilan kolaborasi saat diskusi kelompok
- Pengamatan kemampuan murid mengklasifikasikan tokoh baik dan buruk dengan benar
- Tanya jawab spontan selama kegiatan pembelajaran untuk mengecek pemahaman
Akhir:- Tes lisan individu: guru menunjukkan gambar tokoh dan murid menyebutkan sifat baiknya
- Penilaian hasil refleksi murid tentang sifat baik yang ingin diterapkan
- Evaluasi tugas rumah: ketepatan menggambar tokoh dan menyebutkan sifat baiknya
- Penilaian sikap: kesadaran murid dalam membedakan perbuatan baik dan buruk
Formatif:- Observasi partisipasi murid saat mendengarkan cerita
- Tanya jawab lisan tentang sifat-sifat tokoh
- Pengamatan saat murid bekerja dalam kelompok mengklasifikasikan tokoh baik dan buruk
Sumatif:- Tes lisan: menyebutkan minimal 2 sifat baik dari setiap tokoh
- Penugasan: menggambar tokoh favorit dan menuliskan sifat baiknya
- Penilaian kemampuan membedakan Subha Karma dan Asubha Karma melalui kartu bergambar
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menyebutkan sifat-sifat baik tokoh Hanoman, Jatayu, dan Wibhisana | Belum dapat menyebutkan sifat baik dari ketiga tokoh | Dapat menyebutkan 1 sifat baik dari salah satu tokoh dengan bantuan guru | Dapat menyebutkan minimal 2 sifat baik dari dua tokoh secara mandiri | Dapat menyebutkan 2-3 sifat baik dari ketiga tokoh dengan lancar dan memberikan contoh sederhana | | Membedakan Subha Karma dan Asubha Karma | Belum dapat membedakan perbuatan baik dan buruk dalam cerita | Dapat membedakan perbuatan baik dan buruk dengan bantuan contoh visual dari guru | Dapat membedakan perbuatan baik dan buruk dari tokoh-tokoh dalam cerita secara mandiri | Dapat membedakan perbuatan baik dan buruk serta menjelaskan alasannya dengan bahasa sendiri | | Partisipasi dan kolaborasi dalam diskusi kelompok | Pasif dan tidak terlibat dalam diskusi kelompok | Mulai terlibat dalam diskusi dengan bimbingan teman atau guru | Aktif berdiskusi dan memberikan pendapat dalam kelompok | Sangat aktif, membantu teman, dan memimpin diskusi kelompok dengan baik | | Refleksi dan kesadaran nilai karakter | Belum dapat merefleksikan nilai karakter yang dipelajari | Dapat menyebutkan satu sifat baik yang dipelajari dengan bantuan | Dapat merefleksikan sifat baik yang ingin ditiru dalam kehidupan sehari-hari | Dapat merefleksikan secara mendalam dan menjelaskan bagaimana menerapkan sifat baik tersebut dalam kehidupan nyata |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah cerita yang saya sampaikan cukup menarik dan sesuai dengan usia murid kelas 1?
- Apakah media visual yang saya gunakan membantu murid memahami karakteristik tokoh?
- Bagaimana cara saya meningkatkan partisipasi murid yang masih pasif?
- Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
- Apa yang perlu saya perbaiki dalam pembelajaran berikutnya?
Refleksi Murid:- Apa yang paling menyenangkan dari cerita hari ini?
- Tokoh mana yang paling kamu sukai dan mengapa?
- Sifat baik apa yang ingin kamu tiru dari tokoh-tokoh dalam cerita Ramayana?
- Apa yang masih belum kamu pahami dari pelajaran hari ini?
- Bagaimana perasaanmu setelah belajar tentang tokoh-tokoh baik dalam cerita Ramayana?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas I SD
- Buku Guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas I SD
- Buku cerita Ramayana bergambar dari perpustakaan
- Gambar tokoh-tokoh Ramayana (cetak atau digital): Hanoman, Jatayu, Wibhisana, Rahwana
- Kartu bergambar tokoh baik dan buruk untuk kegiatan klasifikasi
- LCD proyektor dan laptop (jika tersedia untuk menampilkan gambar digital)
- Papan tulis dan spidol
- Kertas gambar dan pensil warna untuk kegiatan murid
|