MODUL AJAR Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A) Topik: Membaca Cerita Ramayana: Kerajaan Kosala dan Raja Dasaratha INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 1 |
|---|
| Topik | Membaca Cerita Ramayana: Kerajaan Kosala dan Raja Dasaratha |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menceritakan kembali secara sederhana alur cerita Ramayana tentang Kerajaan Kosala dan Raja Dasaratha
- Murid dapat menyebutkan nama-nama putra Raja Dasaratha (Rama, Bharata, Laksmana, Satrughna) beserta urutan kelahirannya
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | | | Kemandirian | | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Siapa yang tahu cerita tentang Rama dan Sita?
- Apakah Raja Dasaratha punya anak? Berapa orang?
- Siapa putra tertua Raja Dasaratha yang mahir memanah?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan doa bersama
- Guru mengecek kehadiran dan kesiapan murid dengan penuh kehangatan
- Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan: 'Anak-anak, siapa yang pernah mendengar cerita Ramayana? Siapa tokoh yang kalian ingat?'
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: kita akan mengenal Kerajaan Kosala, Raja Dasaratha, dan keempat putranya
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu murid
Kegiatan Inti:Memahami (Menggembirakan, Bermakna, Berkesadaran):- Guru mengajak murid duduk melingkar agar semua bisa saling melihat (suasana nyaman dan menggembirakan)
- Guru bercerita dengan ekspresi menarik tentang Kerajaan Kosala yang dipimpin oleh Raja Dasaratha yang bijaksana
- Guru menunjukkan gambar Raja Dasaratha dan Kerajaan Kosala dari buku siswa
- Guru menjelaskan bahwa Raja Dasaratha memiliki empat putra: Rama (tertua), Bharata (kedua), Laksmana (ketiga), Satrughna (terakhir)
- Guru menunjukkan gambar keempat putra dan menjelaskan sifat-sifat mereka dengan bahasa sederhana
- Guru mengajak murid mengulang nama-nama putra sambil menghitung dengan jari: 'Rama satu, Bharata dua, Laksmana tiga, Satrughna empat'
- Guru bertanya: 'Siapa yang bisa menyebutkan nama putra tertua? Siapa yang kembar?' untuk memastikan pemahaman
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan, Berkesadaran):- Guru membagikan kertas gambar kepada setiap murid
- Guru meminta murid menggambar tokoh favorit mereka (Raja Dasaratha atau salah satu putranya) dan mewarnainya
- Sambil menggambar, guru berkeliling dan bertanya kepada masing-masing murid: 'Siapa yang kamu gambar? Mengapa kamu memilih tokoh ini?'
- Setelah selesai, murid diminta maju satu per satu untuk menunjukkan gambar dan menceritakan tokohnya di depan teman-teman
- Guru memberikan pujian dan apresiasi atas setiap presentasi murid
- Guru memfasilitasi permainan 'Tebak Tokoh': guru menyebutkan ciri-ciri (misalnya 'mahir memanah', 'putra tertua'), murid menebak namanya
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajak murid duduk kembali dengan tenang
- Guru memandu refleksi dengan pertanyaan: 'Apa yang kamu pelajari hari ini? Tokoh mana yang paling kamu suka? Mengapa?'
- Murid diberi kesempatan berbagi perasaan dan pengalaman belajar hari ini
- Guru bertanya: 'Sifat baik apa dari tokoh-tokoh Ramayana yang bisa kita tiru?'
- Guru mengajak murid menyebutkan kembali urutan kelahiran putra Raja Dasaratha sebagai penguatan
- Guru memberikan umpan balik positif dan memotivasi murid untuk terus belajar tentang cerita Ramayana
Penutup:- Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta beberapa murid menceritakan kembali secara singkat tentang Raja Dasaratha dan putra-putranya
- Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: Raja Dasaratha adalah raja Kosala yang baik, memiliki empat putra yaitu Rama, Bharata, Laksmana, dan Satrughna
- Guru memberikan penguatan nilai keimanan melalui cerita Ramayana sebagai bagian dari kitab suci Weda
- Guru memberikan tugas rumah: murid menceritakan kisah Raja Dasaratha kepada orang tua di rumah
- Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama
Diferensiasi:- Konten: Murid yang cepat dapat membaca sendiri buku siswa dan mengidentifikasi tokoh tambahan. Murid yang lambat didampingi guru secara personal dengan mengulang nama tokoh menggunakan gambar.
- Proses: Murid visual belajar melalui gambar dan video. Murid auditori mendengarkan cerita guru dengan seksama. Murid kinestetik dapat bermain peran sederhana sebagai tokoh.
- Produk: Murid yang cepat dapat menggambar semua tokoh dan membuat cerita singkat. Murid yang lambat cukup menggambar satu tokoh dan menyebutkan namanya.
ASESMENAwal:- Tanya jawab sederhana tentang pengetahuan awal murid mengenai cerita Ramayana
- Guru menanyakan tokoh yang pernah mereka dengar dari cerita Ramayana
Proses:- Observasi saat murid mendengarkan cerita dan mengikuti instruksi
- Penilaian sejawat saat murid saling mendengarkan presentasi gambar
- Catatan anekdotal tentang pemahaman murid selama permainan
Akhir:- Tes lisan: murid diminta menceritakan kembali tentang Kerajaan Kosala dan Raja Dasaratha
- Tes lisan: murid menyebutkan nama dan urutan kelahiran keempat putra Raja Dasaratha
- Penilaian produk: hasil gambar tokoh Ramayana
Formatif:- Observasi selama murid mendengarkan cerita dan menjawab pertanyaan
- Penilaian proses saat murid menggambar dan menceritakan tokoh pilihannya
- Pengamatan partisipasi murid dalam permainan 'Tebak Tokoh'
Sumatif:- Penilaian kemampuan menceritakan kembali kisah Raja Dasaratha secara lisan
- Penilaian kemampuan menyebutkan nama-nama dan urutan kelahiran putra Raja Dasaratha
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menceritakan kembali kisah Raja Dasaratha | Murid belum dapat menceritakan atau hanya diam saat ditanya | Murid dapat menyebutkan nama Raja Dasaratha namun belum bisa menceritakan kisahnya | Murid dapat menceritakan sebagian kisah Raja Dasaratha dengan bantuan guru | Murid dapat menceritakan kisah Raja Dasaratha secara sederhana dan lengkap tanpa bantuan | | Menyebutkan nama dan urutan putra Raja Dasaratha | Murid hanya dapat menyebutkan 1-2 nama putra Raja Dasaratha | Murid dapat menyebutkan 3 nama putra Raja Dasaratha | Murid dapat menyebutkan 4 nama putra namun belum dapat mengurutkan | Murid dapat menyebutkan 4 nama putra (Rama, Bharata, Laksmana, Satrughna) beserta urutannya dengan benar | | Keaktifan dan antusiasme dalam pembelajaran | Murid pasif dan tidak tertarik mengikuti kegiatan | Murid mengikuti kegiatan namun masih perlu dorongan guru | Murid aktif mengikuti sebagian besar kegiatan dengan antusias | Murid sangat antusias, aktif bertanya, dan berpartisipasi dalam semua kegiatan | | Kemampuan mengomunikasikan (presentasi gambar) | Murid tidak berani maju atau tidak dapat menjelaskan gambarnya | Murid maju namun hanya menyebutkan nama tokoh tanpa penjelasan | Murid dapat menjelaskan gambarnya dengan satu atau dua kalimat sederhana | Murid menjelaskan gambarnya dengan percaya diri dan menceritakan alasan memilih tokoh tersebut |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid dapat memahami alur cerita Ramayana tentang Raja Dasaratha dengan baik?
- Metode dan media apa yang paling efektif untuk membantu murid menghafal nama dan urutan putra Raja Dasaratha?
- Bagaimana saya dapat meningkatkan diferensiasi untuk murid yang masih kesulitan?
- Apakah prinsip pembelajaran berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan sudah terwujud dalam pembelajaran hari ini?
Refleksi Murid:- Apa yang kamu pelajari hari ini tentang Raja Dasaratha dan putra-putranya?
- Tokoh mana yang paling kamu suka? Mengapa?
- Apa yang paling menyenangkan dari pembelajaran hari ini?
- Apakah kamu sudah bisa menyebutkan keempat putra Raja Dasaratha? Coba sebutkan!
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas I SD
- Buku Guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas I SD
- Kitab Ramayana (Itihasa)
- Gambar-gambar tokoh Ramayana (Raja Dasaratha, Rama, Bharata, Laksmana, Satrughna)
- Kertas gambar dan alat mewarnai (krayon, pensil warna)
- Papan tulis dan spidol
- Media digital (jika tersedia): video cerita Ramayana untuk anak-anak
|