Modul AjarPertemuan 10Bab 1Fase ASemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 1: Meneladani Tokoh-Tokoh Cerita Ramayana: Refleksi dan Bercerita di Depan Kelas

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Meneladani Tokoh-Tokoh Cerita Ramayana: Refleksi dan Bercerita di Depan Kelas". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 1: Meneladani Tokoh-Tokoh Cerita Ramayana: Refleksi dan Bercerita di Depan Kelas

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 1 - Pertemuan 10

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Meneladani Tokoh-Tokoh Cerita Ramayana: Refleksi dan Bercerita di Depan Kelas

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMeneladani Tokoh-Tokoh Cerita Ramayana: Refleksi dan Bercerita di Depan Kelas
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menceritakan kembali bagian cerita Ramayana yang paling berkesan dengan kalimat sendiri secara lisan di depan kelas
  2. Murid dapat menunjukkan sikap meneladani sifat baik salah satu tokoh dalam cerita Ramayana dan menghindari sifat buruk tokoh lainnya

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Siapa tokoh dalam cerita Ramayana yang paling kalian sukai? Mengapa?
  2. Sifat baik apa yang bisa kita tiru dari tokoh Rama dan Sita?
  3. Bagaimana perasaan kalian setelah mendengarkan seluruh cerita Ramayana?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru melakukan presensi dan mengecek kesiapan belajar murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan tokoh-tokoh dalam cerita Ramayana yang telah dipelajari di pertemuan sebelumnya
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan menceritakan kembali bagian cerita Ramayana yang paling berkesan dan belajar meneladani sifat baik para tokoh
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan minat murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid mengingat kembali tokoh-tokoh dalam cerita Ramayana: Raja Dasaratha, Rama, Sita, Laksmana, Hanuman, dan Rahwana dengan menunjukkan gambar atau video singkat
  • Guru memandu murid mengidentifikasi sifat-sifat baik dan buruk dari setiap tokoh: Raja Dasaratha yang adil dan menepati janji, Rama yang patuh dan berani, Sita yang setia, Hanuman yang setia dan pekerja keras, Rahwana yang serakah
  • Guru menjelaskan bahwa sifat baik para tokoh patut diteladani dalam kehidupan sehari-hari, sedangkan sifat buruk harus dihindari
  • Murid diminta mengamati gambar tokoh-tokoh di buku siswa dan menyebutkan sifat baik yang bisa diteladani

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru memberikan kesempatan kepada murid untuk memilih bagian cerita Ramayana yang paling berkesan bagi mereka (bisa bagian ketika Rama pergi ke hutan, Sita diculik, Hanuman membangun jembatan, atau Rama mengalahkan Rahwana)
  • Murid diberi waktu 3-5 menit untuk menyiapkan cerita yang akan disampaikan dengan kalimat sendiri
  • Guru mengajak murid maju secara sukarela untuk bercerita di depan kelas dengan percaya diri, menggunakan kalimat sederhana yang dikuasai
  • Setiap murid yang bercerita juga diminta menyebutkan satu sifat baik tokoh yang ingin diteladani dan alasannya
  • Guru memberikan apresiasi dan pujian untuk setiap murid yang berani bercerita
  • Murid yang belum maju bisa bercerita kepada teman sebangku atau dalam kelompok kecil

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memandu murid merefleksikan kegiatan bercerita: bagaimana perasaan kalian saat bercerita di depan kelas?
  • Murid diajak berpikir tentang sifat baik tokoh yang sudah mereka pilih: bagaimana cara kita menerapkan sifat baik tersebut di rumah dan sekolah?
  • Guru memberikan contoh konkret penerapan sifat baik: patuh seperti Rama (mendengarkan orang tua dan guru), setia seperti Sita (setia pada janji), rajin seperti Hanuman (rajin belajar dan membantu)
  • Murid diminta menyampaikan satu komitmen sederhana untuk meneladani sifat baik tokoh dalam kehidupan sehari-hari
  • Guru mencatat kemajuan dan perkembangan pemahaman murid melalui observasi

Penutup:

  • Guru memberikan penguatan tentang pentingnya meneladani sifat baik para tokoh dalam cerita Ramayana
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 2-3 murid menyebutkan sifat baik yang akan mereka tiru
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid yang telah aktif dan berani bercerita
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid berdoa bersama dan memberikan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah lancar membaca dapat membaca kembali cerita Ramayana secara mandiri dari buku siswa, sementara murid yang belum lancar dapat melihat gambar dan mendengarkan penjelasan guru
  • Proses: Murid yang belum percaya diri bercerita di depan kelas dapat bercerita kepada teman sebangku atau dalam kelompok kecil terlebih dahulu. Murid yang sudah percaya diri dapat bercerita lebih panjang dengan detail lebih banyak
  • Produk: Murid dapat memilih cara menyampaikan cerita: bercerita lisan, menggambar tokoh favorit sambil menceritakan, atau memeragakan gerakan sederhana tokoh yang dipilih

ASESMEN

Awal:

  • Guru menanyakan tokoh-tokoh dalam cerita Ramayana yang masih diingat murid
  • Guru meminta murid menyebutkan bagian cerita yang paling disukai

Proses:

  • Observasi saat murid mengidentifikasi sifat baik dan buruk tokoh
  • Observasi saat murid menyiapkan cerita yang akan disampaikan
  • Penilaian saat murid bercerita di depan kelas atau kepada teman
  • Catatan anekdot tentang partisipasi dan antusiasme murid

Akhir:

  • Penilaian kemampuan bercerita menggunakan rubrik penilaian
  • Tanya jawab: murid menyebutkan satu sifat baik tokoh dan cara menerapkannya
  • Murid menyampaikan refleksi sederhana tentang pembelajaran hari ini

Formatif:

  • Observasi saat murid mengidentifikasi sifat baik dan buruk tokoh Ramayana
  • Penilaian saat murid bercerita di depan kelas: kelancaran, kejelasan, dan kepercayaan diri
  • Penilaian sikap saat murid menyebutkan komitmen meneladani sifat baik tokoh

Sumatif:

  • Penilaian kemampuan bercerita menggunakan rubrik (aspek: kelancaran cerita, pemilihan bagian cerita, ekspresi dan percaya diri)
  • Penilaian pemahaman tentang keteladanan tokoh melalui tanya jawab dan pernyataan komitmen murid

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kelancaran BerceritaMurid belum mampu menceritakan kembali cerita Ramayana, hanya menyebutkan nama tokohMurid dapat menceritakan cerita Ramayana dengan bantuan guru dan masih terbata-bataMurid dapat menceritakan cerita Ramayana dengan kalimat sederhana, cukup lancarMurid dapat menceritakan cerita Ramayana dengan lancar, jelas, dan runtut menggunakan kalimat sendiri
Kepercayaan Diri dan EkspresiMurid tidak berani bercerita di depan kelas, sangat malu dan tidak ada kontak mataMurid berani bercerita tetapi dengan suara sangat pelan dan masih sangat maluMurid berani bercerita dengan suara cukup jelas, ada kontak mata dengan guru atau temanMurid bercerita dengan percaya diri, suara jelas, ada ekspresi dan kontak mata dengan pendengar
Pemahaman Keteladanan TokohMurid belum dapat menyebutkan sifat baik atau buruk tokoh RamayanaMurid dapat menyebutkan sifat baik tokoh tetapi belum bisa menjelaskan alasannyaMurid dapat menyebutkan sifat baik tokoh dan menjelaskan alasan sederhana untuk meneladaninyaMurid dapat menyebutkan sifat baik tokoh, menjelaskan alasannya, dan memberikan contoh penerapan dalam kehidupan sehari-hari
Sikap dan Komitmen MeneladaniMurid belum menunjukkan keinginan untuk meneladani sifat baik tokohMurid menyatakan ingin meneladani sifat baik tokoh tetapi belum bisa menyebutkan caranyaMurid menyatakan komitmen sederhana untuk meneladani sifat baik tokoh dalam kehidupan sehari-hariMurid menyatakan komitmen konkret dan spesifik untuk meneladani sifat baik tokoh, serta menunjukkan antusiasme untuk menerapkannya

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid mendapat kesempatan untuk bercerita atau menyampaikan pendapat?
  • Bagaimana cara saya memfasilitasi murid yang belum percaya diri untuk bercerita?
  • Apakah strategi pembelajaran yang saya gunakan efektif untuk mencapai tujuan pembelajaran?
  • Apa yang perlu saya perbaiki atau kembangkan untuk pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Bagaimana perasaanmu saat bercerita di depan kelas atau kepada teman?
  • Sifat baik apa dari tokoh Ramayana yang ingin kamu tiru?
  • Bagaimana kamu akan menerapkan sifat baik tersebut di rumah dan sekolah?
  • Apa bagian pembelajaran hari ini yang paling kamu sukai?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas I
  2. Buku Guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas I
  3. Gambar tokoh-tokoh cerita Ramayana (Rama, Sita, Hanuman, Rahwana, Raja Dasaratha)
  4. Video cerita Ramayana (opsional, jika tersedia)
  5. Papan tulis dan spidol untuk mencatat poin-poin penting
  6. Kartu bergambar tokoh Ramayana (opsional, untuk media pembelajaran)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.