Modul AjarPertemuan 1Bab 1Fase ASemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 1: Mengenal Cerita Ramayana: Pengertian, Asal-usul, dan Maharsi Walmiki

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Mengenal Cerita Ramayana: Pengertian, Asal-usul, dan Maharsi Walmiki". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 1: Mengenal Cerita Ramayana: Pengertian, Asal-usul, dan Maharsi Walmiki

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 1 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Mengenal Cerita Ramayana: Pengertian, Asal-usul, dan Maharsi Walmiki

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMengenal Cerita Ramayana: Pengertian, Asal-usul, dan Maharsi Walmiki
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan pengertian cerita Ramayana sebagai bagian dari kitab suci Hindu (Weda Smerti/Itihasa) dengan kata-kata sendiri
  2. Murid dapat menyebutkan bahwa cerita Ramayana ditulis oleh Maharsi Walmiki dan terdiri dari 7 kanda

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apakah kalian pernah mendengar cerita tentang Rama dan Sita?
  2. Siapa yang menulis cerita Ramayana?
  3. Mengapa cerita Ramayana penting bagi umat Hindu?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam Om Swastiastu dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan: Siapa yang pernah mendengar cerita Rama dan Sita? Coba ceritakan sedikit yang kalian tahu
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: Hari ini kita akan belajar tentang cerita Ramayana, siapa penulisnya, dan berapa banyak bagian ceritanya
  • Guru menampilkan gambar tokoh Rama dan Sita untuk menarik perhatian dan menumbuhkan rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan video atau gambar seri tentang cerita Ramayana dan mengajak murid mengamati dengan penuh perhatian
  • Guru menjelaskan bahwa Ramayana adalah cerita kepahlawanan yang termasuk dalam kitab suci Hindu bagian Weda Smerti atau Itihasa
  • Guru menceritakan bahwa cerita Ramayana ditulis oleh seorang maharesi bijaksana bernama Maharsi Walmiki
  • Guru menjelaskan bahwa kitab Ramayana terdiri dari 7 kanda (kanda artinya buku atau bagian besar)
  • Guru mengajukan pertanyaan: Apa itu Ramayana? Siapa yang menulis? Berapa kanda?
  • Murid menjawab pertanyaan secara lisan dengan bahasa mereka sendiri
  • Guru memberikan umpan balik positif dan meluruskan jika ada kesalahpahaman

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru meminta satu atau dua murid maju ke depan kelas untuk menceritakan kembali apa yang baru dipelajari tentang Ramayana dengan kata-kata sendiri
  • Murid lain menyimak dan memberikan tepuk tangan sebagai apresiasi
  • Guru membagi murid dalam kelompok kecil (3-4 orang) untuk berdiskusi: Mengapa umat Hindu perlu membaca cerita Ramayana?
  • Setiap kelompok menyampaikan hasil diskusi singkat mereka
  • Guru menghubungkan dengan kehidupan sehari-hari: Cerita Ramayana mengajarkan kita tentang kebaikan, keberanian, dan ketaatan

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Guru mengajak murid merefleksikan proses belajar: Apa yang paling menarik dari cerita Ramayana yang baru kalian pelajari?
  • Murid menuliskan atau menggambar satu hal yang mereka ingat tentang Ramayana (pengertian, penulis, atau jumlah kanda) di buku tulis masing-masing
  • Beberapa murid diminta berbagi hasil refleksi mereka
  • Guru memberikan penguatan: Kalian sudah belajar dengan baik. Ramayana adalah kitab suci yang ditulis Maharsi Walmiki dan terdiri dari 7 kanda
  • Guru mengajak murid bersyukur telah belajar tentang kitab suci Hindu dengan mengucapkan Parama Santih tiga kali

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan mengajukan pertanyaan lisan: Siapa penulis Ramayana? Berapa kanda dalam Ramayana?
  • Guru memberikan tugas rumah: Menggambar tokoh Rama atau Sita dan menuliskan satu kalimat tentang Ramayana
  • Guru menyampaikan rencana pertemuan berikutnya: Kita akan belajar tentang tokoh-tokoh dalam cerita Ramayana
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan mengucapkan salam Om Santih Santih Santih Om

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah mengenal cerita Ramayana dapat diminta menceritakan versi yang mereka ketahui. Murid yang belum mengenal diberikan penjelasan lebih sederhana dengan bantuan gambar visual
  • Proses: Murid cepat dapat diminta membantu temannya menjelaskan kembali. Murid lambat diberikan waktu lebih untuk mengamati gambar dan video, serta didampingi guru saat menjawab pertanyaan
  • Produk: Murid cepat dapat menuliskan dan menggambar. Murid lambat cukup menggambar saja atau menyampaikan secara lisan

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: Apa yang kalian ketahui tentang cerita Rama dan Sita?
  • Mengamati respons murid untuk mengetahui pengetahuan awal mereka tentang Ramayana

Proses:

  • Observasi saat murid menyimak penjelasan guru
  • Menilai kemampuan murid menjawab pertanyaan pemahaman
  • Mengamati partisipasi murid dalam diskusi kelompok
  • Memberikan umpan balik langsung saat murid bercerita di depan kelas

Akhir:

  • Pertanyaan lisan: Siapa yang menulis Ramayana? Berapa kanda dalam kitab Ramayana?
  • Penilaian tugas rumah berupa gambar dan tulisan singkat
  • Mengecek pemahaman murid tentang pengertian Ramayana sebagai bagian kitab suci Hindu

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat menjawab pertanyaan
  • Penilaian diskusi kelompok
  • Observasi saat murid bercerita di depan kelas

Sumatif:

  • Penilaian lisan: menjawab pertanyaan tentang penulis dan jumlah kanda Ramayana
  • Penilaian tugas rumah: gambar dan tulisan singkat tentang Ramayana

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menjelaskan pengertian RamayanaBelum dapat menjelaskan apa itu RamayanaDapat menyebutkan Ramayana adalah cerita tetapi belum bisa menjelaskan sebagai kitab suciDapat menjelaskan Ramayana adalah cerita dalam kitab suci Hindu dengan bantuanDapat menjelaskan dengan jelas bahwa Ramayana adalah cerita kepahlawanan bagian dari kitab suci Hindu (Weda Smerti/Itihasa) dengan kata-kata sendiri
Menyebutkan penulis dan jumlah kanda RamayanaBelum dapat menyebutkan penulis dan jumlah kandaDapat menyebutkan salah satu: penulis atau jumlah kandaDapat menyebutkan bahwa Ramayana ditulis Maharsi Walmiki dan terdiri dari 7 kanda dengan sedikit bantuanDapat menyebutkan dengan tepat dan lancar bahwa Ramayana ditulis oleh Maharsi Walmiki dan terdiri dari 7 kanda tanpa bantuan
Partisipasi dan komunikasiPasif dan tidak mau menjawab atau berceritaMau menjawab atau bercerita ketika diminta tetapi masih sangat singkatAktif menjawab pertanyaan dan bercerita dengan cukup jelasSangat aktif, percaya diri, dan dapat bercerita atau menjawab dengan jelas dan runtut

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat memahami pengertian Ramayana sebagai bagian kitab suci Hindu?
  • Apakah metode bercerita dan diskusi kelompok efektif untuk usia kelas 1?
  • Murid mana yang perlu pendampingan lebih dalam pembelajaran berikutnya?
  • Apakah alokasi waktu sudah sesuai atau perlu penyesuaian?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menarik dari cerita Ramayana yang baru kamu pelajari?
  • Apakah kamu sudah bisa menceritakan siapa yang menulis Ramayana?
  • Apa yang masih ingin kamu ketahui lebih lanjut tentang Ramayana?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas I SD
  2. Buku Guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas I SD
  3. Video atau gambar seri tokoh Ramayana (Rama, Sita, Maharsi Walmiki)
  4. LCD proyektor atau media visual lainnya
  5. Kitab Itihasa (Ramayana)
  6. Gambar ilustrasi 7 kanda Ramayana

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.