Modul AjarPertemuan 2Bab 2Fase ASemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 2: Berbeda Agama Tetap Bersahabat dan Berbeda Suku Tetap Syahdu

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 2 dengan topik "Berbeda Agama Tetap Bersahabat dan Berbeda Suku Tetap Syahdu". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 2: Berbeda Agama Tetap Bersahabat dan Berbeda Suku Tetap Syahdu

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 2

Bab 2 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Berbeda Agama Tetap Bersahabat dan Berbeda Suku Tetap Syahdu

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikBerbeda Agama Tetap Bersahabat dan Berbeda Suku Tetap Syahdu
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menemukan persamaan dan perbedaan antara agama Buddha dan agama lain di lingkungan sekolah dan rumah ibadah
  2. Murid dapat mengidentifikasi keragaman suku di Indonesia dan menyimpulkan maknanya sebagai karunia yang patut disyukuri
  3. Murid dapat menunjukkan perilaku toleransi terhadap perbedaan agama dan suku berdasarkan ajaran Buddha

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apakah teman-teman kalian ada yang berbeda agama? Apa yang membuat kalian tetap bisa bermain bersama?
  2. Pernahkah kalian mendengar tentang suku yang berbeda? Suku apa saja yang kalian ketahui?
  3. Mengapa kita harus menghargai teman yang berbeda agama dan suku?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama sesuai agama dan kepercayaan masing-masing
  • Guru melakukan asesmen awal dengan mengajak murid menyebutkan agama dan suku teman-teman di kelas
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dengan bahasa sederhana: hari ini kita akan belajar tentang perbedaan agama dan suku, serta cara menghargai perbedaan tersebut
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid mengamati gambar atau video singkat tentang berbagai rumah ibadah (vihara, masjid, gereja, pura, klenteng) dan simbol-simbol agama
  • Murid berdiskusi berpasangan untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan antara rumah ibadah Buddha dengan rumah ibadah agama lain
  • Guru memfasilitasi murid untuk menyebutkan contoh sikap toleransi yang sesuai ajaran Buddha seperti metta (cinta kasih) dan karuna (kasih sayang)
  • Guru menampilkan gambar atau menceritakan keragaman suku di Indonesia (Jawa, Sunda, Batak, Minang, Papua, dll.) dengan bahasa yang sederhana
  • Murid mendengarkan dengan penuh perhatian dan mencatat suku-suku yang disebutkan menggunakan gambar atau kata sederhana

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dibagi dalam kelompok kecil (4-5 orang) dengan latar belakang yang beragam
  • Setiap kelompok mendapat tugas untuk menggambar atau menempelkan gambar tentang kegiatan bermain bersama teman yang berbeda agama dan suku
  • Murid dalam kelompok berdiskusi dan mempraktikkan cara berteman yang baik tanpa membeda-bedakan agama dan suku
  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil karya mereka dengan menjelaskan mengapa perbedaan adalah karunia yang patut disyukuri
  • Guru memberikan apresiasi positif terhadap setiap presentasi kelompok

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan melakukan refleksi bersama tentang pengalaman belajar hari ini
  • Murid diminta menyampaikan perasaan mereka setelah belajar tentang perbedaan agama dan suku
  • Guru memandu murid untuk menyimpulkan bahwa perbedaan adalah berkah dan kita harus saling menghargai
  • Murid diminta menyebutkan satu sikap toleransi yang akan mereka praktikkan di rumah dan sekolah
  • Guru memberikan penguatan tentang pentingnya menghargai perbedaan berdasarkan ajaran Buddha

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menuliskan atau menggambar satu contoh sikap toleransi
  • Guru memberikan umpan balik positif dan konstruktif terhadap hasil kerja murid
  • Guru mengajak murid menyanyikan lagu tentang persahabatan atau kebinekaan
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan memberi salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat dapat membaca buku bergambar tentang keragaman agama dan suku, sedangkan murid yang lambat difasilitasi dengan gambar dan video yang lebih banyak
  • Proses: Murid yang cepat dapat menjadi tutor sebaya dalam kelompok, sedangkan murid yang lambat mendapat bimbingan lebih intensif dari guru dengan pertanyaan terstruktur
  • Produk: Murid yang cepat dapat membuat cerita bergambar tentang pengalaman berteman dengan yang berbeda, sedangkan murid yang lambat cukup menggambar dan mewarnai satu adegan persahabatan

ASESMEN

Awal:

  • Guru menanyakan pengalaman murid bermain dengan teman yang berbeda agama
  • Guru meminta murid menyebutkan suku yang mereka ketahui

Proses:

  • Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelompok
  • Penilaian keterampilan murid dalam mengidentifikasi persamaan dan perbedaan
  • Pengamatan sikap toleransi murid saat bekerja dengan teman yang berbeda

Akhir:

  • Murid menuliskan atau menggambar satu contoh sikap toleransi yang akan dipraktikkan
  • Guru menilai pemahaman murid melalui pertanyaan lisan tentang keragaman agama dan suku
  • Penilaian hasil karya kelompok tentang persahabatan lintas perbedaan

Formatif:

  • Observasi sikap murid saat berdiskusi dan bekerja kelompok
  • Tanya jawab lisan selama proses pembelajaran
  • Penilaian hasil diskusi kelompok

Sumatif:

  • Penilaian hasil karya gambar atau cerita tentang toleransi
  • Penilaian kemampuan murid mengidentifikasi persamaan dan perbedaan agama
  • Penilaian kemampuan murid menyebutkan keragaman suku

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengidentifikasi persamaan dan perbedaan agamaBelum dapat menyebutkan persamaan atau perbedaan agama Buddha dengan agama lainDapat menyebutkan 1 persamaan atau perbedaan dengan bantuan guruDapat menyebutkan 2-3 persamaan dan perbedaan dengan sedikit bantuanDapat menyebutkan lebih dari 3 persamaan dan perbedaan secara mandiri dan menjelaskannya dengan baik
Mengidentifikasi keragaman sukuBelum dapat menyebutkan nama suku di IndonesiaDapat menyebutkan 1-2 suku dengan bantuan guruDapat menyebutkan 3-4 suku dan memahami bahwa keragaman adalah berkahDapat menyebutkan lebih dari 4 suku dan menjelaskan mengapa keragaman patut disyukuri
Menunjukkan sikap toleransiBelum menunjukkan sikap menghargai perbedaan dalam interaksiMulai menunjukkan sikap menghargai dengan bimbingan guruMenunjukkan sikap menghargai dalam beberapa situasiSecara konsisten menunjukkan sikap toleransi dan mampu mengajak teman lain untuk menghargai perbedaan
Partisipasi dalam diskusi kelompokPasif dan tidak berkontribusi dalam diskusi kelompokSesekali memberikan pendapat dengan dorongan guruAktif berdiskusi dan memberikan pendapatSangat aktif, memberikan ide kreatif, dan membantu teman dalam diskusi

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah tujuan pembelajaran tercapai dengan baik?
  • Bagaimana respons murid terhadap materi tentang perbedaan agama dan suku?
  • Strategi diferensiasi mana yang paling efektif untuk murid saya?
  • Apa yang perlu saya perbaiki dalam pembelajaran berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang perbedaan agama dan suku?
  • Bagaimana perasaanmu setelah belajar menghargai perbedaan?
  • Sikap baik apa yang akan kamu lakukan kepada teman yang berbeda agama atau suku?
  • Apa yang paling menyenangkan dari pembelajaran hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas II Kemendikbudristek
  2. Buku Siswa Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas II
  3. Gambar atau video rumah ibadah berbagai agama
  4. Gambar keragaman suku di Indonesia
  5. Kertas gambar, pensil warna, dan spidol
  6. Lagu tentang persahabatan dan kebinekaan
  7. Media pembelajaran interaktif tentang toleransi beragama

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.