Modul AjarPertemuan 4Bab 8Fase ASemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 1: Akibat Tidak Disiplin

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Akibat Tidak Disiplin". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 1: Akibat Tidak Disiplin

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 8 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Akibat Tidak Disiplin

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikAkibat Tidak Disiplin
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi perilaku tidak disiplin di lingkungan rumah, sekolah, dan Vihara
  2. Murid dapat menjelaskan akibat tidak disiplin dalam kehidupan sehari-hari dikaitkan dengan hukum karma

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang terjadi dengan Toni ketika ia bangun kesiangan dan terlambat ke sekolah?
  2. Mengapa kita harus mematuhi aturan disiplin di rumah, sekolah, dan Vihara?
  3. Apa akibat yang akan kita terima jika tidak disiplin?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam Buddha Dhamma dan mengajak murid duduk tenang untuk bernapas sadar penuh (3 kali tarikan napas)
  • Guru memandu murid melakukan permainan Tepuk Disiplin: Prok prok prok di-, Prok prok prok si-, Prok prok prok plin, Prok prok prok disiplin yes!
  • Guru menampilkan gambar Toni yang bangun kesiangan dan bertanya: Apa yang akan terjadi dengan Toni di sekolah?
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: mengenal perilaku tidak disiplin dan akibatnya

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan gambar datang tepat waktu dan gambar datang terlambat, murid mengamati perbedaannya
  • Guru membacakan wacana tentang Toni yang malas bangun pagi, ditegur keras orang tua, dan berangkat tergesa-gesa
  • Murid menyimak puisi tentang akibat tidak disiplin: Peraturan disiplin harus dipatuhi, jika dilanggar akan mendapat akibat, diberi sanksi dan dijauhi sahabat
  • Guru menjelaskan hubungan tidak disiplin dengan hukum karma: perbuatan buruk membawa akibat buruk
  • Murid mengidentifikasi contoh perilaku tidak disiplin di rumah (bangun kesiangan, tidak merapikan tempat tidur), di sekolah (terlambat datang, tidak mengerjakan tugas), dan di Vihara (berbicara saat kebaktian, berlarian)

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid berdiskusi dengan teman sebangku (think pair share) tentang aturan disiplin yang harus dipatuhi di mana pun berada
  • Murid mengerjakan latihan menghubungkan perbuatan tidak disiplin dengan akibatnya (worksheet mencocokkan gambar)
  • Murid menarik garis ke jempol ke bawah untuk perilaku tidak disiplin dan jempol ke atas untuk perilaku disiplin
  • Guru memandu gallery walk: murid berkeliling melihat hasil pekerjaan teman dan memberi tanda bintang untuk jawaban yang tepat

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memandu refleksi dengan pertanyaan: Orang yang disiplin dapat mengendalikan diri, apakah kalian sudah dapat mengendalikan diri?
  • Murid berbagi pengalaman pribadi tentang akibat yang pernah mereka terima ketika tidak disiplin
  • Murid menuliskan atau menggambar satu komitmen untuk berperilaku disiplin mulai hari ini
  • Guru mengajak murid merenungkan sabda Buddha: Seseorang akan dipandang rendah jika tidak memiliki moralitas

Penutup:

  • Guru merangkum pembelajaran: tidak disiplin membawa akibat buruk sesuai hukum karma, membahayakan diri sendiri dan orang lain
  • Murid menyampaikan satu hal yang dipelajari hari ini (popcorn sharing)
  • Guru memberikan penguatan positif dan mengajak murid berkomitmen disiplin di rumah, sekolah, dan Vihara
  • Guru menutup dengan doa Paritta pendek dan salam Buddha Dhamma

Diferensiasi:

  • Konten: Murid cepat: diberi teks wacana tambahan tentang kisah Jataka Sadhusila. Murid lambat: diberi gambar visual lebih banyak dengan kalimat sederhana
  • Proses: Murid cepat: diskusi diperdalam dengan menganalisis akibat jangka panjang tidak disiplin. Murid lambat: dibimbing guru secara individual saat mengerjakan worksheet
  • Produk: Murid cepat: membuat poster akibat tidak disiplin dengan 5 contoh. Murid lambat: menggambar 2-3 contoh perilaku tidak disiplin

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab tentang pengalaman murid: Pernahkah kalian terlambat ke sekolah? Apa yang terjadi?
  • Observasi respons murid saat melihat gambar Toni bangun kesiangan

Proses:

  • Observasi saat murid mengidentifikasi perilaku tidak disiplin di tiga lingkungan
  • Penilaian hasil diskusi berpasangan tentang aturan disiplin
  • Cek pemahaman melalui worksheet mencocokkan perilaku dan akibat
  • Penilaian sejawat saat gallery walk

Akhir:

  • Penilaian lisan: murid menyebutkan 2 contoh perilaku tidak disiplin dan akibatnya
  • Penilaian refleksi diri: murid menyampaikan apakah sudah dapat mengendalikan diri
  • Penilaian produk: komitmen disiplin yang dituliskan atau digambar murid

Formatif:

  • Observasi saat diskusi kelompok tentang perilaku tidak disiplin
  • Penilaian hasil worksheet menghubungkan perilaku tidak disiplin dengan akibatnya
  • Catatan anekdotal selama kegiatan think pair share

Sumatif:

  • Penilaian lisan: murid menjelaskan 2 akibat tidak disiplin
  • Penilaian produk: gambar atau tulisan komitmen disiplin
  • Rubrik penilaian sikap selama pembelajaran

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengidentifikasi perilaku tidak disiplinBelum dapat menyebutkan contoh perilaku tidak disiplinDapat menyebutkan 1 contoh perilaku tidak disiplin di satu lingkungan dengan bantuan guruDapat menyebutkan 2-3 contoh perilaku tidak disiplin di dua lingkungan secara mandiriDapat menyebutkan 3 atau lebih contoh perilaku tidak disiplin di tiga lingkungan (rumah, sekolah, Vihara) dengan jelas
Menjelaskan akibat tidak disiplinBelum dapat menjelaskan akibat tidak disiplinDapat menyebutkan 1 akibat tidak disiplin dengan bantuan guruDapat menjelaskan 2 akibat tidak disiplin dengan bahasa sendiriDapat menjelaskan 3 atau lebih akibat tidak disiplin dan mengaitkannya dengan hukum karma
Sikap selama pembelajaranSering tidak fokus dan mengganggu temanKadang fokus, perlu diingatkan beberapa kaliFokus mengikuti pembelajaran dan mengerjakan tugas dengan baikSangat fokus, aktif berdiskusi, dan membantu teman yang kesulitan

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah metode think pair share dan gallery walk efektif untuk murid kelas 1?
  • Apakah semua murid dapat memahami hubungan tidak disiplin dengan hukum karma?
  • Bagian mana yang perlu diperbaiki untuk pertemuan selanjutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang akibat tidak disiplin?
  • Apakah kamu sudah dapat mengendalikan diri untuk berperilaku disiplin?
  • Apa yang akan kamu lakukan mulai besok agar lebih disiplin?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas I (halaman 192-194)
  2. Kitab Jataka (Sadhusila Jataka)
  3. Gambar peraga: datang tepat waktu, datang terlambat, anak bangun kesiangan
  4. Karton untuk worksheet mencocokkan gambar
  5. Kertas HVS untuk kegiatan menggambar komitmen

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.