Modul AjarPertemuan 3Bab 5Fase ASemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 1: Aliran dalam Agama Buddha

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Aliran dalam Agama Buddha". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 1: Aliran dalam Agama Buddha

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 5 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Aliran dalam Agama Buddha

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikAliran dalam Agama Buddha
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menguraikan dengan kata-kata sederhana makna dan nilai identitas agama Buddha dalam kehidupan beragama sehari-hari
  2. Murid dapat mendeskripsikan peran ragam identitas aliran agama Buddha sebagai pemersatu umat Buddha

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apakah kalian menyayangi agama Buddha?
  2. Siapakah pendiri agama Buddha?
  3. Tahukah kalian bahwa umat Buddha memiliki aliran yang berbeda-beda?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam Namo Buddhaya dan mengajak siswa duduk dengan tenang
  • Guru memimpin latihan hening dan sadar: duduk nyaman, tangan di atas meja, ambil napas dalam 5 tarikan, embuskan perlahan, rasakan aliran napas melalui hidung, ulangi dengan sadar dan cinta
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Siapa yang tahu siapa pendiri agama Buddha?' dan 'Apakah kalian pernah mendengar kata Theravada atau Mahayana?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: belajar tentang aliran-aliran dalam agama Buddha dan bagaimana aliran tersebut mempersatukan umat Buddha

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan gambar Siddharta menjadi Buddha dan bertanya: 'Siapakah pendiri agama Buddha? Siapakah guru agung umat Buddha?'
  • Guru menjelaskan dengan bahasa sederhana bahwa Buddha Gotama adalah pendiri agama Buddha dan guru agung semua umat Buddha
  • Guru memperkenalkan konsep aliran dalam agama Buddha: Theravada dan Mahayana dengan menggunakan gambar atau simbol sederhana
  • Guru menjelaskan bahwa meskipun ada aliran berbeda, semua umat Buddha sama-sama berlindung kepada Buddha, Dharma, dan Sangha
  • Siswa mengamati perbedaan simbol atau praktik sederhana dari kedua aliran (misalnya: cara sembahyang, bahasa kitab suci)
  • Guru mengajak siswa membaca teks sederhana tentang identitas agama Buddha dari buku siswa halaman 98-99

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi siswa ke dalam pasangan (Think Pair Share)
  • Setiap pasangan berdiskusi: 'Apa yang sama dari kedua aliran Buddha?' dan 'Mengapa aliran yang berbeda tidak membuat umat Buddha berpisah?'
  • Siswa menulis atau menggambar satu hal yang sama dari kedua aliran (misalnya: sama-sama berlindung kepada Triratna)
  • Beberapa pasangan maju ke depan untuk berbagi hasil diskusi mereka
  • Guru memberikan apresiasi dan menambahkan penjelasan bahwa perbedaan aliran adalah kekayaan, bukan perpecahan
  • Siswa mengisi lembar kerja sederhana: mencentang aktivitas yang menunjukkan sikap menghargai perbedaan aliran

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak siswa duduk tenang dan merenungkan pesan pokok: 'Berlindung kepada Buddha, Dharma, dan Sangha adalah identitas semua umat Buddha'
  • Siswa menjawab pertanyaan refleksi secara lisan atau tulisan sederhana: 'Apa yang saya pelajari hari ini tentang aliran Buddha?' dan 'Bagaimana saya bisa menghargai teman yang berbeda aliran?'
  • Guru memfasilitasi sharing refleksi dari 3-4 siswa secara sukarela
  • Siswa menuliskan satu komitmen sederhana: 'Saya akan menghargai perbedaan aliran dengan cara...'
  • Guru memberikan umpan balik positif dan penguatan terhadap refleksi siswa

Penutup:

  • Guru membimbing siswa menyimpulkan pembelajaran: aliran dalam agama Buddha berbeda-beda tetapi tetap satu dalam Triratna
  • Guru melakukan asesmen akhir lisan: menanyakan kembali 'Apa yang mempersatukan umat Buddha meskipun ada perbedaan aliran?'
  • Guru memberikan pengayaan: siswa diminta bertanya kepada orang tua di rumah tentang aliran Buddha yang dianut keluarga
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa singkat dan ucapan Namo Buddhaya

Diferensiasi:

  • Konten: Siswa yang cepat tangkap diberi bacaan tambahan tentang sejarah singkat munculnya aliran Buddha. Siswa yang perlu dukungan diberi gambar visual lebih banyak dan penjelasan ulang dengan kata-kata lebih sederhana
  • Proses: Siswa yang mandiri dapat berdiskusi sendiri dengan pasangan. Siswa yang membutuhkan bimbingan didampingi guru saat berdiskusi dan diberi pertanyaan pemandu lebih terstruktur
  • Produk: Siswa yang cepat dapat membuat gambar perbandingan dua aliran. Siswa yang lambat cukup mencentang atau mewarnai gambar yang sudah disediakan

ASESMEN

Awal:

  • Guru bertanya secara lisan: 'Siapa yang tahu siapa pendiri agama Buddha?'
  • Guru menanyakan: 'Apakah kalian pernah mendengar kata Theravada atau Mahayana?'
  • Guru mengamati respon awal siswa untuk memetakan pengetahuan prasyarat

Proses:

  • Observasi aktivitas siswa saat mengamati gambar dan simbol aliran Buddha
  • Penilaian diskusi Think Pair Share: kemampuan mengidentifikasi persamaan dan menghargai perbedaan
  • Pengamatan sikap siswa saat mendengarkan teman berbagi pendapat
  • Penilaian lembar kerja sederhana tentang sikap menghargai perbedaan

Akhir:

  • Tanya jawab lisan: 'Apa yang mempersatukan umat Buddha meskipun ada perbedaan aliran?'
  • Penilaian refleksi tertulis: 'Apa yang saya pelajari hari ini?' dan 'Bagaimana saya bisa menghargai perbedaan?'
  • Penilaian komitmen tertulis siswa tentang menghargai perbedaan aliran
  • Observasi kemampuan siswa menyimpulkan pembelajaran dengan bahasa sendiri

Formatif:

  • Observasi partisipasi siswa saat latihan hening dan sadar
  • Tanya jawab lisan tentang aliran Buddha dan identitas agama Buddha
  • Penilaian proses saat diskusi Think Pair Share
  • Pengamatan sikap menghargai saat siswa berbagi pendapat

Sumatif:

  • Lembar kerja: mencentang aktivitas yang menunjukkan sikap menghargai perbedaan aliran
  • Penilaian refleksi tertulis atau lisan siswa tentang makna perbedaan aliran
  • Penilaian komitmen siswa untuk menghargai perbedaan

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman identitas agama BuddhaBelum dapat menyebutkan identitas agama Buddha dengan kata-kata sendiriDapat menyebutkan identitas agama Buddha (Triratna) dengan bantuan guruDapat menguraikan identitas agama Buddha (Triratna) dengan kata-kata sederhana tanpa bantuanDapat menguraikan identitas agama Buddha dan menjelaskan maknanya dalam kehidupan sehari-hari
Pemahaman aliran dalam agama BuddhaBelum dapat menyebutkan aliran dalam agama BuddhaDapat menyebutkan nama aliran Buddha (Theravada, Mahayana) dengan bantuanDapat mendeskripsikan bahwa ada aliran berbeda dalam agama BuddhaDapat mendeskripsikan peran aliran sebagai pemersatu dan menjelaskan persamaan di antara aliran
Sikap menghargai perbedaanBelum menunjukkan sikap menghargai perbedaan aliranMulai menunjukkan sikap menghargai dengan bimbingan guruMenunjukkan sikap menghargai perbedaan aliran dalam diskusi dan refleksiMenunjukkan sikap menghargai dan dapat memberikan contoh konkret cara menghargai perbedaan
Partisipasi dalam pembelajaranPasif, tidak terlibat dalam kegiatan pembelajaranTerlibat dalam beberapa kegiatan dengan dorongan guruAktif terlibat dalam sebagian besar kegiatan pembelajaranSangat aktif, antusias, dan berkontribusi dalam semua kegiatan pembelajaran

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua siswa dapat memahami konsep aliran dalam agama Buddha dengan bahasa yang saya gunakan?
  • Apakah kegiatan latihan hening dan sadar membantu siswa fokus dalam pembelajaran?
  • Bagaimana saya dapat meningkatkan diferensiasi untuk siswa yang beragam kemampuan?
  • Apakah metode Think Pair Share efektif untuk siswa kelas 1 dalam memahami konsep aliran Buddha?

Refleksi Murid:

  • Apa yang saya pelajari hari ini tentang aliran dalam agama Buddha?
  • Bagaimana perasaan saya ketika belajar tentang perbedaan aliran Buddha?
  • Apa yang akan saya lakukan untuk menghargai teman yang berbeda aliran?
  • Apa yang paling menyenangkan dari pembelajaran hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 1 halaman 98-99
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 1
  3. Gambar Siddharta menjadi Buddha
  4. Gambar atau simbol aliran Theravada dan Mahayana
  5. Lembar kerja siswa tentang sikap menghargai perbedaan
  6. Lembar refleksi siswa
  7. Alat tulis (pensil, pensil warna, penghapus)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.