MODUL AJAR Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A) Topik: Asesmen Sumatif: Aku dan Teman-Temanku INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 1 |
|---|
| Topik | Asesmen Sumatif: Aku dan Teman-Temanku |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menguraikan identitas teman-teman di lingkungan terdekatnya secara lisan maupun tulisan sederhana sebagai bukti pemahaman atas keberagaman identitas.
- Murid dapat menunjukkan sikap menghargai perbedaan identitas teman-temannya melalui tugas unjuk kerja sederhana yang mencerminkan nilai sopan santun dan empat sifat luhur.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Siapa saja teman-teman kalian di kelas ini? Apakah kalian semua sama?
- Apa yang membuat kalian berbeda dengan teman-teman kalian?
- Bagaimana cara kita menghargai teman yang berbeda dengan kita?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan menyapa murid dan mengajak berdoa bersama sesuai agama dan kepercayaan masing-masing (5 menit).
- Guru mengajak murid melakukan permainan sadar penuh 'Tepuk Semangat' untuk membangun suasana gembira dan fokus (3 menit).
- Guru menyampaikan bahwa hari ini adalah kegiatan asesmen sumatif untuk menunjukkan apa yang telah dipelajari tentang 'Aku dan Teman-Temanku' (2 menit).
- Asesmen Awal: Guru mengajukan pertanyaan pemantik secara lisan dan mengamati respons murid untuk mengukur kesiapan mereka (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menjelaskan bahwa akan ada tiga tugas asesmen: tugas lisan, tugas tulisan, dan tugas unjuk kerja.
- Guru mengingatkan kembali sabda Buddha tentang berteman dengan teman yang baik dan berbudi luhur melalui gambar atau poster sederhana.
- Murid diminta mengingat kembali nama-nama teman, agama, dan asal teman-temannya yang telah dipelajari di pertemuan sebelumnya.
- Guru menunjukkan contoh cara menguraikan identitas teman secara lisan dengan kalimat sederhana.
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Tugas 1 (Lisan): Setiap murid dipanggil satu per satu untuk menyebutkan nama 3 teman, agama mereka, dan satu perbedaan yang mereka ketahui (misalnya asal daerah, hobi, atau ciri fisik). Guru mencatat penilaian pada lembar observasi.
- Tugas 2 (Tulisan Sederhana): Murid mengisi tabel identitas teman pada lembar kerja yang berisi kolom Nama, Agama, dan Asal. Murid diminta melengkapi minimal 3 baris dengan data teman-temannya.
- Tugas 3 (Unjuk Kerja): Murid berpasangan dengan teman sebangku atau teman yang berbeda agama/asal, lalu saling berpelukan atau berjabat tangan sambil mengucapkan 'Aku menghargaimu sebagai temanku'. Guru mengamati sikap sopan santun dan kehangatan murid.
- Guru memberikan apresiasi verbal kepada setiap murid yang menyelesaikan tugas dengan baik.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajak murid duduk melingkar dan bertanya: 'Apa yang kalian rasakan ketika memeluk atau berjabat tangan dengan teman yang berbeda dengan kalian?'
- Murid secara sukarela berbagi perasaan mereka (senang, bangga, nyaman, dsb).
- Guru menegaskan bahwa perbedaan adalah hal indah dan kita semua adalah teman yang saling menyayangi.
- Murid diminta merefleksikan: 'Apa yang akan kalian lakukan besok untuk menghargai teman kalian?'
Penutup:- Guru memberikan umpan balik positif kepada seluruh murid atas partisipasi mereka dalam asesmen (3 menit).
- Guru mengajak murid menyanyikan lagu sederhana tentang persahabatan atau bertepuk tangan bersama sebagai penutup yang menggembirakan (2 menit).
- Asesmen Akhir: Guru memberikan lembar refleksi diri sederhana berupa gambar emotikon (senyum, biasa, sedih) untuk murid lingkari sesuai perasaan mereka tentang kegiatan hari ini (3 menit).
- Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan mengucapkan terima kasih (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang kesulitan membaca/menulis dapat dibantu dengan menyebutkan nama teman secara lisan sementara guru menuliskan. Murid yang sudah lancar dapat menambahkan informasi lebih detail tentang teman-temannya.
- Proses: Murid yang pemalu dapat melakukan tugas unjuk kerja dengan teman yang sudah akrab terlebih dahulu. Murid yang percaya diri dapat diminta menjadi model/contoh untuk teman lainnya.
- Produk: Murid dapat memilih antara mengisi tabel tulisan atau menggambar teman-temannya dengan keterangan nama dan agama di bawah gambar. Murid cepat dapat membuat poster mini 'Teman-Temanku yang Beragam'.
ASESMENAwal:- Guru mengajukan pertanyaan pemantik secara lisan: 'Siapa saja teman-teman kalian? Apakah kalian semua sama?' dan mengamati respons serta antusiasme murid.
- Guru mencatat murid yang sudah siap dan yang masih memerlukan bimbingan tambahan.
Proses:- Observasi selama tugas lisan: kejelasan penyampaian, kepercayaan diri, dan pemahaman murid tentang identitas teman.
- Pemeriksaan lembar kerja tugas tulisan secara langsung untuk memberikan bantuan jika diperlukan.
- Observasi sikap dan perilaku murid saat tugas unjuk kerja menggunakan lembar observasi dengan kriteria sopan santun, kehangatan, dan kesediaan berinteraksi.
Akhir:- Penilaian hasil lembar kerja tugas tulisan dengan rubrik kelengkapan dan ketepatan data.
- Rekapitulasi hasil penilaian ketiga tugas (lisan, tulisan, unjuk kerja) untuk menentukan pencapaian tujuan pembelajaran.
- Lembar refleksi diri murid dengan emotikon untuk mengukur respons afektif terhadap pembelajaran.
Formatif:- Observasi sikap dan partisipasi murid selama kegiatan unjuk kerja berpelukan/berjabat tangan.
- Tanya jawab lisan untuk mengukur pemahaman murid tentang identitas teman-temannya.
- Pengamatan ekspresi dan respons murid saat kegiatan refleksi.
Sumatif:- Penilaian tugas lisan: kemampuan menyebutkan nama, agama, dan perbedaan teman.
- Penilaian tugas tertulis: kelengkapan dan ketepatan mengisi tabel identitas teman.
- Penilaian unjuk kerja: sikap menghargai, sopan santun, dan kehangatan saat berinteraksi dengan teman yang berbeda.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kemampuan Menguraikan Identitas Teman (Lisan) | Murid tidak dapat menyebutkan nama atau identitas teman dengan tepat, bahkan dengan bantuan. | Murid dapat menyebutkan 1 nama teman dan 1 informasi identitas (agama atau asal) dengan bantuan guru. | Murid dapat menyebutkan 2-3 nama teman dan informasi identitas mereka (agama dan asal) dengan sedikit bantuan. | Murid dapat menyebutkan 3 atau lebih nama teman beserta identitas lengkap (agama, asal, dan perbedaan) secara mandiri dan jelas. | | Kemampuan Menguraikan Identitas Teman (Tulisan) | Murid tidak dapat mengisi tabel atau hanya mengisi dengan coretan tidak jelas. | Murid dapat mengisi 1 baris tabel dengan nama teman, tetapi informasi agama dan asal belum lengkap atau kurang tepat. | Murid dapat mengisi 2-3 baris tabel dengan nama, agama, dan asal teman dengan sebagian besar tepat. | Murid dapat mengisi 3 baris atau lebih dengan nama, agama, dan asal teman secara lengkap, rapi, dan tepat. | | Sikap Menghargai Perbedaan (Unjuk Kerja) | Murid menolak atau enggan berinteraksi dengan teman yang berbeda, bahkan setelah diberi motivasi. | Murid bersedia berinteraksi dengan teman yang berbeda setelah diminta guru, tetapi masih terlihat ragu atau kurang antusias. | Murid bersedia berinteraksi dengan teman yang berbeda dengan sikap sopan, meskipun masih memerlukan dorongan guru. | Murid dengan sukarela dan antusias berinteraksi (berpelukan/berjabat tangan) dengan teman yang berbeda, menunjukkan sikap sopan santun, kehangatan, dan ketulusan. | | Refleksi dan Kesadaran Diri | Murid tidak dapat menyampaikan perasaan atau refleksi tentang kegiatan yang dilakukan. | Murid dapat menyampaikan perasaan sederhana (senang, biasa) tetapi belum dapat mengaitkan dengan konsep menghargai perbedaan. | Murid dapat menyampaikan perasaan dan mulai memahami pentingnya menghargai teman yang berbeda. | Murid dapat menyampaikan perasaan secara rinci, memahami pentingnya menghargai perbedaan, dan menyebutkan tindakan konkret yang akan dilakukan untuk menghargai teman. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah seluruh murid dapat mengikuti asesmen dengan baik? Murid mana yang memerlukan pendampingan lebih lanjut?
- Apakah instrumen asesmen (tugas lisan, tulisan, unjuk kerja) sudah cukup mengukur pemahaman dan sikap murid terhadap keberagaman?
- Bagaimana suasana pembelajaran hari ini? Apakah prinsip berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan sudah terwujud?
- Apa yang perlu diperbaiki dalam pelaksanaan asesmen sumatif di pertemuan berikutnya?
Refleksi Murid:- Apa yang paling menyenangkan dari kegiatan hari ini?
- Apakah kamu merasa lebih mengenal teman-temanmu setelah kegiatan ini?
- Bagaimana perasaanmu ketika berpelukan atau berjabat tangan dengan teman yang berbeda denganmu?
- Apa yang akan kamu lakukan besok untuk menghargai teman-temanmu?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 1 (Bab 2: Aku dan Teman-Temanku)
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 1
- Lembar kerja tabel identitas teman (disiapkan guru)
- Lembar observasi unjuk kerja (disiapkan guru)
- Lembar refleksi diri dengan emotikon (disiapkan guru)
- Poster atau gambar sabda Buddha tentang persahabatan
- Alat tulis (pensil, penghapus, krayon)
|