Modul AjarPertemuan 3Bab 1Fase ASemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 1: Kujaga Diriku: Menjaga Kesehatan Tubuh dan Batin

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Kujaga Diriku: Menjaga Kesehatan Tubuh dan Batin". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 1: Kujaga Diriku: Menjaga Kesehatan Tubuh dan Batin

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 1 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Kujaga Diriku: Menjaga Kesehatan Tubuh dan Batin

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikKujaga Diriku: Menjaga Kesehatan Tubuh dan Batin
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui aktivitas menyimak dan membaca, murid dapat menyajikan dengan kata-kata sendiri minimal dua cara menjaga kesehatan tubuh dan batin sesuai ajaran Buddha
  2. Melalui aktivitas mencoba dan lakukan, murid dapat mendemonstrasikan cara menjaga tubuh (kebersihan diri) dan batin (latihan hening dan sadar) sebagai bentuk pengamalan nilai Buddhis

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana cara menjaga kesehatan tubuh kita?
  2. Mengapa Buddha mengajarkan bahwa kesehatan adalah keuntungan terbesar?
  3. Apa yang terjadi jika kita tidak menjaga kesehatan tubuh dan batin?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama sesuai keyakinan masing-masing
  • Guru mengajak murid melakukan latihan hening dan sadar sederhana (duduk santai, tarik napas, buang napas, ulangi 3 kali dengan penuh kesadaran)
  • Asesmen awal: Guru bertanya kepada murid tentang pengalaman mereka menjaga kesehatan (Apersepsi: Terdiri atas apakah manusia itu? Siapa yang rajin mandi pagi? Siapa yang sikat gigi sebelum tidur?)
  • Guru menyampaikan topik pembelajaran: Kujaga Diriku - Menjaga Kesehatan Tubuh dan Batin
  • Guru mengajak murid bermain permainan sadar penuh: Tepuk Anak Sehat (Prok prok prok, anak sehat; Prok prok prok, rajin mandi; Prok prok prok, sikat gigi; Prok prok prok, pakaian rapi; Prok prok prok, makan bergizi; Prok prok prok, aku anak sehat, yes!)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid merenungkan pesan pokok dari Dhammapada 204: 'Diri sendiri sesungguhnya pelindung bagi diri sendiri. Kesehatan adalah keuntungan terbesar'
  • Guru menampilkan gambar Buddha dan membacakan sabda Buddha tentang mencintai diri sendiri dengan menjaga kesehatan
  • Guru meminta murid menirukan membaca teks bacaan tentang pentingnya menjaga kesehatan jasmani dan batin
  • Guru menjelaskan bahwa manusia terdiri dari tubuh (jasmani) dan batin, keduanya harus dijaga agar sehat
  • Guru menunjukkan gambar anak dengan skema kepala-tangan-kaki dan gambar cara menjaga tubuh (mandi, sikat gigi, cuci tangan, pakaian rapi, makan bergizi)
  • Guru meminta murid mengamati gambar dan menyebutkan cara-cara menjaga kesehatan tubuh yang mereka kenali
  • Guru menjelaskan cara menjaga batin: berlatih duduk hening dan sadar, berdoa, berpikir baik, dan menjaga perasaan tetap tenang

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru meminta murid menyalin dan menjawab soal latihan: menyebutkan minimal dua cara merawat tubuh dan dua cara menjaga batin dengan kata-kata sendiri
  • Guru membimbing murid mempraktikkan cara mencuci tangan yang benar (6 langkah: telapak, punggung tangan, sela-sela jari, buku jari, ibu jari, ujung jari dan kuku)
  • Guru mengajak seluruh murid mencoba mencuci tangan dengan langkah yang benar secara bersama-sama
  • Guru membimbing murid mempraktikkan latihan hening dan sadar: duduk santai, kedua tangan direntangkan ke samping, tarik napas, silangkan di depan dada, buang napas, ulangi dengan sadar dan cinta
  • Guru mengamati dan memberikan umpan balik positif kepada murid yang melakukan praktik dengan baik

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memfasilitasi murid untuk merefleksi: Apa yang kalian rasakan setelah mencuci tangan dengan benar? Apa yang kalian rasakan setelah berlatih hening dan sadar?
  • Guru mengajak murid berbagi pengalaman: cara mana yang paling mudah dilakukan? Yang mana yang akan kalian lakukan setiap hari di rumah?
  • Guru meminta murid menyebutkan kembali minimal dua cara menjaga kesehatan tubuh dan dua cara menjaga kesehatan batin dengan kata-kata mereka sendiri
  • Guru membimbing murid menghubungkan kegiatan hari ini dengan sabda Buddha: mengapa menjaga kesehatan adalah bentuk mencintai diri sendiri?
  • Guru memberikan penguatan: dengan menjaga kesehatan tubuh dan batin, kita mengamalkan ajaran Buddha dan menjadi anak yang sehat dan bahagia

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir: meminta 3-4 murid secara acak mendemonstrasikan ulang cara mencuci tangan atau duduk hening dan sadar
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas partisipasinya
  • Guru memberikan tugas rumah: praktikkan cara mencuci tangan yang benar sebelum makan dan latihan duduk hening dan sadar sebelum tidur, lalu ceritakan kepada orang tua
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid merenungkan kembali pesan pokok dan berdoa bersama
  • Guru mengucapkan salam penutup

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang lebih cepat dapat diminta menyebutkan lebih dari 2 cara menjaga tubuh dan batin (misal: olahraga, tidur cukup, minum air putih). Murid yang lebih lambat difokuskan pada 2 cara utama: cuci tangan dan duduk hening.
  • Proses: Murid yang membutuhkan bantuan lebih dapat dipandu secara langsung oleh guru saat praktik mencuci tangan dan duduk hening. Murid yang lebih mandiri dapat diminta memimpin teman sebangku dalam praktik.
  • Produk: Murid yang lebih cepat dapat diminta menggambar atau membuat poster sederhana tentang cara menjaga kesehatan. Murid yang lebih lambat cukup menyebutkan secara lisan dan mendemonstrasikan 1-2 cara.

ASESMEN

Awal:

  • Guru mengajukan pertanyaan apersepsi: Terdiri atas apakah manusia itu? Siapa yang rajin mandi pagi? Siapa yang sikat gigi sebelum tidur?
  • Guru mengamati respon dan pengalaman awal murid tentang kebiasaan menjaga kesehatan

Proses:

  • Observasi saat murid menirukan membaca teks dan mengamati gambar
  • Observasi saat murid menjawab soal latihan tentang cara merawat tubuh
  • Penilaian kinerja saat murid mempraktikkan cara mencuci tangan (langkah demi langkah)
  • Penilaian kinerja saat murid mempraktikkan duduk hening dan sadar
  • Penilaian diri: murid diminta mengangkat tangan jika merasa sudah bisa melakukan dengan benar

Akhir:

  • Unjuk kerja: 3-4 murid secara acak mendemonstrasikan cara mencuci tangan atau duduk hening dan sadar di depan kelas
  • Penilaian lisan: murid menyebutkan kembali minimal 2 cara menjaga kesehatan tubuh dan 2 cara menjaga kesehatan batin dengan kata-kata sendiri
  • Guru menggunakan rubrik untuk menilai kemampuan murid

Formatif:

  • Observasi saat murid mengamati gambar dan menjawab pertanyaan guru tentang cara menjaga kesehatan
  • Penilaian proses saat murid mempraktikkan cara mencuci tangan dan duduk hening dan sadar
  • Penilaian sejawat: murid mengamati teman sebangku saat praktik dan memberikan jempol jika benar

Sumatif:

  • Unjuk kerja: murid mendemonstrasikan cara mencuci tangan yang benar dan duduk hening dan sadar
  • Penilaian lisan: murid menyebutkan dengan kata-kata sendiri minimal 2 cara menjaga kesehatan tubuh dan 2 cara menjaga kesehatan batin

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menyebutkan cara menjaga kesehatan tubuh dan batinMurid belum dapat menyebutkan cara menjaga kesehatan tubuh dan batinMurid dapat menyebutkan 1 cara menjaga kesehatan tubuh atau batin dengan bantuan guruMurid dapat menyebutkan 2 cara menjaga kesehatan tubuh dan batin dengan kata-kata sendiriMurid dapat menyebutkan lebih dari 2 cara menjaga kesehatan tubuh dan batin dengan kata-kata sendiri dan menjelaskan alasannya
Mendemonstrasikan cara mencuci tanganMurid belum dapat melakukan langkah mencuci tangan dengan benarMurid dapat melakukan 1-2 langkah mencuci tangan dengan bantuan guruMurid dapat melakukan 4-5 langkah mencuci tangan dengan benar secara mandiriMurid dapat melakukan semua langkah mencuci tangan (6 langkah) dengan benar, tertib, dan penuh kesadaran
Mendemonstrasikan duduk hening dan sadarMurid belum dapat melakukan latihan duduk hening dan sadarMurid dapat duduk dengan santai tetapi belum mengatur napas dengan sadarMurid dapat duduk santai dan mengatur napas dengan sadar sesuai instruksiMurid dapat duduk hening dan sadar dengan tenang, fokus, dan merasakan kedamaian batin
Sikap sadar dan peduli terhadap kesehatan diriMurid belum menunjukkan kesadaran untuk menjaga kesehatan diriMurid mulai menunjukkan kesadaran untuk menjaga kesehatan dengan pengingat guruMurid menunjukkan kesadaran dan kepedulian untuk menjaga kesehatan diri secara mandiriMurid menunjukkan kesadaran, kepedulian, dan konsistensi dalam menjaga kesehatan diri serta dapat mengingatkan teman

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat terlibat aktif dalam kegiatan praktik mencuci tangan dan duduk hening?
  • Apakah metode yang saya gunakan sudah efektif untuk membantu murid memahami pentingnya menjaga kesehatan tubuh dan batin?
  • Apa yang perlu saya perbaiki dalam pembelajaran berikutnya agar lebih bermakna dan menggembirakan?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menyenangkan dari pembelajaran hari ini?
  • Apa yang sudah kamu pahami tentang cara menjaga kesehatan tubuh dan batin?
  • Cara mana yang akan kamu lakukan setiap hari di rumah?
  • Apa yang masih sulit untukmu? Apa yang ingin kamu pelajari lebih lanjut?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 1 (Kemendikbudristek, 2021)
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 1 (Kemendikbudristek, 2021)
  3. Gambar anak dengan skema kepala-tangan-kaki
  4. Gambar cara menjaga tubuh (mandi, sikat gigi, cuci tangan, pakaian rapi, makan bergizi)
  5. Gambar anak sedang meditasi dan berdoa
  6. Gambar Buddha
  7. Sabda Buddha dari Dhammapada 204
  8. Wastafel dan sabun untuk praktik mencuci tangan
  9. Ruang kelas yang kondusif untuk latihan duduk hening dan sadar

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.