Modul AjarPertemuan 10Bab 3Fase CSemester 2

Modul Ajar Matematika Kelas 6: Menentukan Jarak Horizontal dan Vertikal pada Sistem Berpetak

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 6 dengan topik "Menentukan Jarak Horizontal dan Vertikal pada Sistem Berpetak". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Matematika Kelas 6: Menentukan Jarak Horizontal dan Vertikal pada Sistem Berpetak

Matematika - Kelas 6

Bab 3 - Pertemuan 10

MODUL AJAR

Matematika — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Menentukan Jarak Horizontal dan Vertikal pada Sistem Berpetak

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMenentukan Jarak Horizontal dan Vertikal pada Sistem Berpetak
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menentukan jarak horizontal dan vertikal antara dua lokasi pada sistem berpetak dengan menghitung selisih kolom dan baris.
  2. Murid dapat menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan penentuan jarak dua titik pada peta bersistem berpetak.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Jika kamu ingin memberi tahu temanmu cara menuju perpustakaan dari kelasmu menggunakan peta sekolah, bagaimana kamu menjelaskan jaraknya?
  2. Pernahkah kalian melihat peta yang memiliki kotak-kotak seperti papan catur? Menurutmu, apa gunanya kotak-kotak itu?
  3. Bagaimana cara menghitung jarak dua tempat pada peta berpetak tanpa harus mengukur dengan penggaris?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa bersama.
  • Guru melakukan asesmen awal: menampilkan peta berpetak sederhana dan bertanya kepada murid tentang lokasi suatu titik (misalnya petak C2). Guru mengamati siapa yang sudah paham cara membaca posisi pada sistem berpetak.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik: 'Jika kamu ingin memberi tahu temanmu cara menuju perpustakaan dari kelasmu menggunakan peta sekolah, bagaimana kamu menjelaskan jaraknya?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: menentukan jarak horizontal dan vertikal antara dua lokasi pada sistem berpetak.
  • Guru menjelaskan bahwa kegiatan akan dilakukan secara berkelompok dan individual.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan peta Indonesia berpetak (seperti contoh di buku: Kota Makassar di petak C2). Guru menjelaskan bahwa huruf menunjukkan kolom (arah horizontal) dan angka menunjukkan baris (arah vertikal).
  • Guru memberikan contoh dua titik pada sistem berpetak, misalnya titik P di petak B2 dan titik Q di petak E5. Guru mendemonstrasikan cara menghitung jarak horizontal (selisih kolom: E - B = 3 langkah) dan jarak vertikal (selisih baris: 5 - 2 = 3 langkah).
  • Murid mengamati dan mencatat langkah-langkah penentuan jarak horizontal dan vertikal di buku masing-masing.
  • Guru memberikan satu contoh lagi dengan titik berbeda dan meminta murid menyebutkan jarak horizontal dan vertikalnya secara lisan untuk mengecek pemahaman.

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid dibagi dalam kelompok (4-5 orang). Setiap kelompok mendapat kertas berpetak besar dan kartu soal berisi 4 pasang titik lokasi.
  • Setiap kelompok menggambar titik-titik pada kertas berpetak, lalu menentukan jarak horizontal dan vertikal masing-masing pasangan titik dengan menghitung selisih kolom dan baris.
  • Kelompok menyelesaikan soal kontekstual: 'Pada peta wisata kota berpetak, Museum berada di petak B1 dan Taman Kota di petak F4. Berapa jarak horizontal dan vertikal antara Museum dan Taman Kota? Jelaskan jalannya.'
  • Perwakilan setiap kelompok mempresentasikan hasil kerja di depan kelas. Kelompok lain memberikan tanggapan atau pertanyaan.
  • Guru memberikan umpan balik terhadap presentasi dan meluruskan miskonsepsi yang muncul.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid secara individu mengerjakan 2 soal refleksi: (1) Tentukan jarak horizontal dan vertikal antara titik A di petak D1 dan titik B di petak G5. (2) Tuliskan dengan kalimatmu sendiri langkah-langkah menentukan jarak horizontal dan vertikal pada sistem berpetak.
  • Murid saling menukar jawaban dengan teman sebangku untuk penilaian sejawat. Guru menampilkan kunci jawaban.
  • Guru memfasilitasi murid merefleksi: 'Apa yang paling mudah dan paling sulit dari materi hari ini? Strategi apa yang membantumu memahami?'
  • Murid menuliskan satu hal yang sudah dipahami dan satu hal yang masih ingin dipelajari lebih lanjut di sticky note.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan bahwa jarak horizontal dihitung dari selisih kolom dan jarak vertikal dihitung dari selisih baris pada sistem berpetak.
  • Guru memberikan apresiasi terhadap kerja kelompok dan partisipasi individu.
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan selanjutnya.
  • Guru menutup pelajaran dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bantuan lebih diberikan kertas berpetak dengan huruf dan angka yang sudah ditandai warna berbeda untuk kolom dan baris. Murid cepat diberikan soal tambahan dengan titik-titik yang jaraknya lebih jauh atau melibatkan peta dengan skala lebih besar.
  • Proses: Murid yang membutuhkan bantuan bekerja dengan bimbingan langsung guru atau tutor sebaya dalam kelompok. Murid cepat diminta membuat soal sendiri dan menantang kelompok lain untuk menyelesaikannya.
  • Produk: Murid yang membutuhkan bantuan cukup menunjukkan jarak horizontal dan vertikal pada kertas berpetak dengan menghitung kotak. Murid cepat diminta menuliskan penjelasan tertulis lengkap beserta alasan mengapa selisih kolom menunjukkan jarak horizontal.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan peta berpetak dan meminta murid menyebutkan lokasi suatu titik (misalnya: Di petak mana letak titik X?). Tujuan: mengecek apakah murid sudah mampu membaca posisi pada sistem berpetak sebagai prasyarat menentukan jarak.

Proses:

  • Observasi selama kerja kelompok: guru mencatat apakah murid menghitung selisih kolom untuk jarak horizontal dan selisih baris untuk jarak vertikal dengan tepat.
  • Tanya jawab lisan saat presentasi kelompok: guru mengajukan pertanyaan klarifikasi untuk memastikan pemahaman konseptual.
  • Penilaian sejawat: murid memeriksa jawaban teman sebangku menggunakan kunci jawaban yang ditampilkan guru.

Akhir:

  • Lembar kerja individu (2 soal): (1) Tentukan jarak horizontal dan vertikal antara dua titik yang diberikan pada sistem berpetak. (2) Selesaikan masalah kontekstual tentang jarak dua lokasi pada peta berpetak dan jelaskan langkah penyelesaiannya.

Formatif:

  • Observasi guru saat diskusi kelompok: apakah murid mampu menghitung selisih kolom dan baris dengan benar.
  • Penilaian sejawat saat tahap Merefleksi: murid saling memeriksa jawaban.
  • Tanya jawab lisan saat demonstrasi contoh di tahap Memahami.

Sumatif:

  • Lembar kerja individu berisi 2 soal penentuan jarak horizontal dan vertikal pada sistem berpetak beserta penjelasan langkah-langkah penyelesaiannya.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menentukan jarak horizontal dan vertikal pada sistem berpetakMurid belum dapat menentukan jarak horizontal maupun vertikal; belum memahami konsep selisih kolom dan baris.Murid dapat menentukan salah satu jarak (horizontal atau vertikal) dengan benar, tetapi masih keliru pada yang lainnya.Murid dapat menentukan jarak horizontal dan vertikal dengan benar pada soal yang diberikan, namun penjelasan langkah masih kurang lengkap.Murid dapat menentukan jarak horizontal dan vertikal dengan benar, menjelaskan langkah-langkah secara runtut, dan menerapkannya pada konteks baru.
Menyelesaikan masalah sehari-hari terkait jarak pada peta berpetakMurid belum dapat menghubungkan soal cerita dengan sistem berpetak; tidak mencoba menentukan jarak.Murid memahami maksud soal tetapi melakukan kesalahan perhitungan atau salah mengidentifikasi posisi titik pada petak.Murid menyelesaikan masalah dengan benar namun penjelasan atau langkah penyelesaiannya belum sistematis.Murid menyelesaikan masalah dengan benar, menuliskan langkah secara sistematis, dan mampu menjelaskan jawaban kepada teman dengan kalimat sendiri.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid dapat membedakan jarak horizontal dan vertikal pada sistem berpetak?
  • Apakah penggunaan kertas berpetak dan konteks peta cukup membantu murid memahami konsep?
  • Strategi diferensiasi mana yang paling efektif untuk murid yang membutuhkan bantuan tambahan?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional?

Refleksi Murid:

  • Apakah saya sudah bisa menentukan jarak horizontal dan vertikal antara dua titik pada sistem berpetak?
  • Bagian mana yang paling mudah dan bagian mana yang masih membingungkan?
  • Apa yang akan saya lakukan jika menemui soal serupa dengan titik-titik yang berbeda?
  • Bagaimana kerja kelompok tadi membantu saya memahami materi?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Matematika untuk SD/MI Kelas VI (Bab 3: Kubus dan Balok, Subbab C: Lokasi)
  2. Buku Panduan Guru Matematika untuk SD Kelas VI
  3. Kertas berpetak ukuran besar untuk kerja kelompok
  4. Peta Indonesia atau peta kota yang memiliki sistem berpetak
  5. Penggaris dan alat tulis
  6. Kartu soal berisi pasangan titik lokasi untuk aktivitas kelompok
  7. Sticky note untuk refleksi murid

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.