Modul AjarPertemuan 9Bab 2Fase CSemester 1

Modul Ajar Matematika Kelas 6: Menentukan Rasio Satuan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 6 dengan topik "Menentukan Rasio Satuan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Matematika Kelas 6: Menentukan Rasio Satuan

Matematika - Kelas 6

Bab 2 - Pertemuan 9

MODUL AJAR

Matematika — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Menentukan Rasio Satuan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMenentukan Rasio Satuan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat memahami konsep rasio satuan sebagai rasio dengan salah satu besaran bernilai 1 dan menentukannya menggunakan operasi pembagian.
  2. Murid dapat bernalar secara proporsional untuk menyelesaikan masalah sehari-hari menggunakan rasio satuan.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Jika 6 botol air mineral harganya Rp12.000, bagaimana cara menentukan harga 1 botol saja?
  2. Apa yang dimaksud rasio satuan dan mengapa rasio satuan memudahkan kita membandingkan harga atau kecepatan?
  3. Bagaimana cara menentukan rasio satuan dari dua besaran yang diketahui?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam dan mengajak murid bersyukur atas kesempatan belajar.
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik: menampilkan soal singkat di papan tulis — 'Jika rasio apel terhadap jeruk adalah 6:3, bagaimana menyederhanakannya?' — murid menjawab di buku tulis.
  • Guru mengaitkan materi sebelumnya tentang kesamaan rasio dengan topik hari ini: rasio satuan.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu murid.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menyajikan konteks nyata: 'Pak Budi membeli 4 kg beras dengan harga Rp56.000. Berapa harga per 1 kg?' Murid diminta mengamati dan mendiskusikan dalam pasangan.
  • Guru membimbing murid menemukan bahwa rasio satuan diperoleh dengan membagi kedua besaran sehingga salah satu besaran bernilai 1 (56.000 ÷ 4 = 14.000 per 1 kg).
  • Guru menuliskan definisi rasio satuan: rasio yang salah satu besarannya bernilai 1, diperoleh melalui operasi pembagian.
  • Murid mencatat contoh lain yang diberikan guru: 150 km ditempuh dalam 3 jam → 150 ÷ 3 = 50 km per jam.
  • Guru memberikan 2-3 contoh tambahan dengan tingkat kesulitan bertahap agar murid membangun pemahaman konseptual.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid bekerja dalam kelompok kecil (3-4 orang) menyelesaikan Lembar Kerja berisi 4 soal kontekstual rasio satuan, misalnya: harga per satuan barang, kecepatan per jam, dan produksi per hari.
  • Setiap kelompok mendiskusikan strategi penyelesaian: mengidentifikasi dua besaran, menentukan besaran yang dijadikan 1, lalu melakukan pembagian.
  • Guru berkeliling memantau proses kerja kelompok, memberikan scaffolding pada kelompok yang kesulitan, dan mencatat miskonsepsi yang muncul.
  • Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil kerja di depan kelas; kelompok lain memberikan tanggapan atau pertanyaan.

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid secara individu menuliskan di buku: (1) apa yang sudah dipahami tentang rasio satuan, (2) langkah-langkah menentukan rasio satuan, dan (3) satu hal yang masih membingungkan.
  • Guru mengajak 2-3 murid berbagi refleksinya secara lisan dan memberikan umpan balik.
  • Murid mengevaluasi strategi belajar yang berhasil dan yang perlu diperbaiki untuk pertemuan selanjutnya.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan bahwa rasio satuan diperoleh dengan membagi kedua besaran sehingga salah satu bernilai 1, dan rasio satuan memudahkan perbandingan dalam kehidupan sehari-hari.
  • Guru memberikan asesmen akhir: 2 soal individu untuk dikerjakan dalam 5 menit.
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya tentang rasio pada durasi waktu.
  • Guru menutup pelajaran dengan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang memerlukan dukungan lebih diberikan soal dengan bilangan bulat sederhana dan konteks familiar (harga permen). Murid yang lebih cepat diberikan soal dengan bilangan desimal atau konteks yang lebih kompleks (kecepatan, produktivitas).
  • Proses: Murid yang memerlukan dukungan lebih bekerja dengan pendampingan guru atau tutor sebaya. Murid yang lebih cepat diminta membuat soal rasio satuan sendiri dan menukarkannya dengan teman.
  • Produk: Murid yang memerlukan dukungan lebih cukup menyelesaikan 2 soal inti. Murid yang lebih cepat menyelesaikan 4 soal ditambah soal tantangan berupa perbandingan dua rasio satuan untuk menentukan pilihan terbaik.

ASESMEN

Awal:

  • Soal diagnostik di papan tulis: 'Sederhanakan rasio 6:3 dan jelaskan caranya.' Guru mengamati jawaban murid untuk mengetahui pemahaman prasyarat tentang penyederhanaan rasio dan operasi pembagian.

Proses:

  • Observasi aktivitas kelompok: guru mencatat apakah murid dapat mengidentifikasi dua besaran dan melakukan pembagian dengan benar.
  • Tanya jawab lisan saat presentasi kelompok: guru mengajukan pertanyaan pendalaman seperti 'Mengapa kita membagi dengan bilangan tersebut?'
  • Pemeriksaan Lembar Kerja kelompok untuk mengidentifikasi miskonsepsi umum.

Akhir:

  • Soal 1: 'Sebuah mobil menempuh jarak 240 km dalam 4 jam. Tentukan rasio satuan kecepatan mobil tersebut.' (mengukur TP 6.2.9.1)
  • Soal 2: 'Toko A menjual 5 buku dengan harga Rp75.000. Toko B menjual 3 buku dengan harga Rp48.000. Toko mana yang lebih murah? Jelaskan menggunakan rasio satuan.' (mengukur TP 6.2.9.2)

Formatif:

  • Observasi diskusi kelompok menggunakan checklist partisipasi dan pemahaman konsep.
  • Tanya jawab lisan selama tahap Memahami untuk mengecek pemahaman awal.
  • Penilaian Lembar Kerja kelompok pada tahap Mengaplikasi.

Sumatif:

  • Tes tertulis individu berupa 2 soal uraian singkat di akhir pembelajaran untuk mengukur pencapaian kedua tujuan pembelajaran.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Konsep Rasio Satuan (TP 6.2.9.1)Murid belum dapat menjelaskan pengertian rasio satuan dan belum mampu melakukan pembagian untuk menentukan rasio satuan.Murid dapat menyebutkan bahwa rasio satuan melibatkan nilai 1 tetapi masih melakukan kesalahan dalam operasi pembagian.Murid dapat menentukan rasio satuan dengan benar menggunakan pembagian pada soal dengan bilangan sederhana.Murid dapat menentukan rasio satuan dengan benar pada berbagai konteks dan menjelaskan mengapa salah satu besaran harus bernilai 1.
Penalaran Proporsional dalam Masalah Sehari-hari (TP 6.2.9.2)Murid belum dapat menggunakan rasio satuan untuk menyelesaikan masalah kontekstual; jawaban tidak relevan dengan soal.Murid mencoba menggunakan rasio satuan tetapi langkah penyelesaian belum lengkap atau hasil akhir belum tepat.Murid dapat menggunakan rasio satuan untuk menyelesaikan masalah sehari-hari dengan langkah dan jawaban yang benar.Murid dapat menggunakan rasio satuan untuk membandingkan dua situasi, menentukan pilihan terbaik, dan menjelaskan alasannya secara logis.
Kolaborasi dalam Diskusi KelompokMurid tidak berpartisipasi dalam diskusi kelompok dan tidak berkontribusi pada penyelesaian tugas.Murid berpartisipasi minimal dalam diskusi tetapi belum memberikan ide atau tanggapan substantif.Murid aktif berdiskusi, memberikan ide, dan mendengarkan pendapat teman dalam kelompok.Murid memimpin diskusi, membantu teman yang kesulitan, dan mampu menjelaskan strategi penyelesaian kepada anggota kelompok lain.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah mayoritas murid berhasil memahami konsep rasio satuan dan menentukan rasio satuan menggunakan pembagian?
  • Apakah konteks soal yang digunakan cukup relevan dan membantu murid memahami kegunaan rasio satuan dalam kehidupan sehari-hari?
  • Strategi apa yang perlu diperbaiki untuk membantu murid yang masih kesulitan membedakan rasio biasa dengan rasio satuan?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional?

Refleksi Murid:

  • Apa yang sudah aku pahami tentang rasio satuan hari ini?
  • Langkah apa yang aku gunakan untuk menentukan rasio satuan?
  • Bagian mana yang masih membingungkan dan apa yang akan aku lakukan untuk memahaminya lebih baik?
  • Bagaimana rasio satuan dapat membantuku dalam kehidupan sehari-hari, misalnya saat berbelanja?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Matematika Kelas VI SD/MI Kurikulum Merdeka, Bab 2: Rasio.
  2. Buku Panduan Guru Matematika Kelas VI SD/MI Kurikulum Merdeka, Bab 2: Rasio.
  3. Lembar Kerja Murid (LKPD) tentang Rasio Satuan yang disiapkan guru.
  4. Alat peraga: kartu harga barang, gambar konteks jarak-waktu, papan tulis.
  5. Media visual: tabel rasio dan ilustrasi pembagian untuk menentukan rasio satuan.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.