Modul AjarBab 9Fase CSemester 2

Modul Ajar Matematika Kelas 5 Bab 9: Bilangan Cacah Sampai 1.000.000

Modul Ajar ini memuat seluruh rangkaian Matematika kelas 5 untuk Bab 9 "Bilangan Cacah Sampai 1.000.000", lengkap per pertemuan dalam satu dokumen.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Matematika Kelas 5 Bab 9: Bilangan Cacah Sampai 1.000.000

Matematika - Kelas 5

Bab 9

MODUL AJAR

Matematika — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Bab 9 — Bilangan Cacah Sampai 1.000.000

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikBab 9 — Bilangan Cacah Sampai 1.000.000
Alokasi Waktu23 JP (23 x 35 menit = 805 menit)
Jumlah Pertemuan10
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP 5.9.1 Membaca bilangan cacah sampai 1.000.000 dengan lafal dan nama bilangan yang tepat
  2. TP 5.9.2 Menulis bilangan cacah sampai 1.000.000 dalam bentuk angka dan kata secara tepat
  3. TP 5.9.3 Menentukan nilai tempat bilangan cacah sampai 1.000.000 secara tepat
  4. TP 5.9.4 Membandingkan dua bilangan cacah sampai 1.000.000 menggunakan tanda relasi yang sesuai
  5. TP 5.9.5 Mengurutkan beberapa bilangan cacah sampai 1.000.000 dari nilai terkecil ke terbesar atau sebaliknya
  6. TP 5.9.6 Melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan cacah sampai 1.000.000 berdasarkan nilai tempatnya
  7. TP 5.9.7 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan uang menggunakan bilangan cacah sampai 1.000.000

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis✓
Kreativitas
Kolaborasi✓
Kemandirian✓
Kesehatan
Komunikasi✓

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana caramu melafalkan angka 125.000 saat melihat label harga barang di toko?
  2. Jika sebuah kota berpenduduk 432.150 jiwa, bagaimana cara membaca angka tersebut dengan nama bilangan yang tepat?
  3. Pernahkah kalian melihat data jumlah penduduk suatu kota atau harga kendaraan yang mencapai ratusan ribu hingga satu juta?
  4. Bagaimana cara membaca bilangan yang memiliki 6 hingga 7 angka dengan benar tanpa keliru nilai tempat ribuan dan satuannya?
  5. Jika tertulis kalimat 'tiga ratus dua puluh lima ribu empat ratus rupiah' pada kuitansi, bagaimana penulisan lambang bilangannya dalam bentuk angka?
  6. Mengapa penulisan angka seperti 705.020 harus teliti dalam menempatkan angka nol ketika diubah ke dalam bentuk kata?
  7. Jika sebuah bilangan memiliki 6 angka, apa nama nilai tempat untuk angka yang berada di posisi paling kiri?
  8. Bagaimana tabel nilai tempat membantu kita mengetahui nilai dari angka nol di tengah bilangan besar?
  9. Jika ada dua barang dengan harga Rp450.000,00 dan Rp405.000,00, bagaimana cara kita memastikan mana harga yang lebih mahal?
  10. Mengapa kita perlu membandingkan angka dari nilai tempat tertinggi terlebih dahulu ketika membandingkan dua bilangan besar?
  11. Jika kita memiliki harga tiga barang yaitu Rp325.000,00, Rp312.500,00, dan Rp350.000,00, bagaimana langkahmu menyusunnya dari yang paling murah ke paling mahal?
  12. Mengapa kita harus memeriksa nilai tempat dari posisi paling kiri (nilai tempat tertinggi) terlebih dahulu saat mengurutkan bilangan cacah besar?
  13. Jika kamu memiliki 4 lembar ratus ribuan, 5 lembar puluh ribuan, dan 2 keping seribuan, berapa nilai total bilangan cacah yang kamu miliki?
  14. Bagaimana cara kita menguraikan bilangan 675.200 berdasarkan nilai tempat ratus ribuan, puluh ribuan, ribuan, ratusan, puluhan, dan satuannya?
  15. Pecahan uang kertas rupiah apa sajakah yang dapat digabungkan untuk membayar barang seharga Rp375.000,00 secara pas?
  16. Jika kita memiliki uang Rp500.000,00 dan membeli barang seharga Rp420.000,00, berapa lembar dan pecahan uang yang kita butuhkan untuk membayarnya?
  17. Jika kamu membawa uang Rp500.000,00 lalu membeli sepatu seharga Rp325.000,00 dan kaus kaki seharga Rp45.000,00, berapa total uang yang kamu belanjakan?
  18. Bagaimana caramu memastikan uang kembalian yang kamu terima dari kasir sudah benar?
  19. Bagaimana ketelitian dalam menentukan nilai tempat membantu kita membaca, menulis, dan membandingkan bilangan hingga 1.000.000?
  20. Mengapa pemahaman dekomposisi bilangan cacah sangat penting ketika kita menghitung transaksi keuangan dan uang kembalian sehari-hari?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1 — Membaca Bilangan Cacah Sampai 100.000 hingga 500.000 dengan Lafal dan Nama Bilangan yang Tepat — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 5.9.1 Membaca bilangan cacah sampai 1.000.000 dengan lafal dan nama bilangan yang tepat

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam, berdoa bersama, dan mengecek kehadiran murid (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu membaca bilangan cacah 100.000 hingga 500.000 dengan lafal dan nama bilangan yang tepat (5 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik lisan dengan menampilkan 2 angka: 85.200 dan 100.000. Murid diminta membacanya secara lisan untuk mengecek kesiapan prasyarat membaca bilangan cacah (acuan: 85.200 dibaca 'delapan puluh lima ribu dua ratus'; 100.000 dibaca 'seratus ribu') (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menyajikan contoh 3 angka di papan tulis: 145.200, 275.428, dan 350.000, lalu memodelkan cara membaca pemenggalan kelompok tiga angka ribuan dan ratusan secara runtut (acuan: 145.200 dibaca 'seratus empat puluh lima ribu dua ratus'; 275.428 dibaca 'dua ratus tujuh puluh lima ribu empat ratus dua puluh delapan'; 350.000 dibaca 'tiga ratus lima puluh ribu') (15 menit).
  • Murid secara bersama-sama menirukan pelafalan nama bilangan tersebut dengan memperhatikan tanda titik pemisah ribuan agar tidak tertukar membaca nilai tempatnya (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagikan amplop permainan berpasangan 'Tebak Baca Kartu Angka' yang berisi 4 kartu bilangan cacah antara 100.000 hingga 500.000: Kartu A (123.456), Kartu B (205.310), Kartu C (380.075), dan Kartu D (499.900) (10 menit).
  • Secara bergantian dalam pasangan, satu murid menunjukkan kartu dan murid pasangannya membaca nama bilangan secara lantang dan tepat, lalu saling memverifikasi (acuan: Kartu A dibaca 'seratus dua puluh tiga ribu empat ratus lima puluh enam'; Kartu B dibaca 'dua ratus lima ribu tiga ratus sepuluh'; Kartu C dibaca 'tiga ratus delapan puluh ribu tujuh puluh lima'; Kartu D dibaca 'empat ratus sembilan puluh sembilan ribu sembilan ratus') (20 menit).
  • Setiap murid mengerjakan Lembar Latihan Membaca Mandiri yang memuat 4 bilangan: (1) 150.250, (2) 248.600, (3) 375.125, (4) 412.008, dengan membaca lisan satu per satu secara bergantian di hadapan guru atau rekannya (acuan: 1 = 'seratus lima puluh ribu dua ratus lima puluh'; 2 = 'dua ratus empat puluh delapan ribu enam ratus'; 3 = 'tiga ratus tujuh puluh lima ribu seratus dua puluh lima'; 4 = 'empat ratus dua belas ribu delapan') (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid mendiskusikan bagian angka mana yang paling sering membuat ragu saat dilafalkan, misalnya angka 0 di tengah puluhan atau ratusan seperti pada 412.008 dan 380.075 (10 menit).

Penutup:

  • Murid bersama guru menyimpulkan cara membaca bilangan cacah 6 angka hingga 500.000, yaitu dengan membaca tiga angka di depan tanda titik sebagai kelompok ribuan diikuti tiga angka terakhir (5 menit).
  • Guru memberikan apresiasi atas antusiasme murid dan menginformasikan bahwa pertemuan berikutnya akan melanjutkan membaca bilangan cacah hingga 1.000.000, lalu menutup dengan doa bersama (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu bilangan dengan penanda warna berbeda pada 3 angka kelompok ribuan dan 3 angka satuan; murid yang cepat membaca diberikan bilangan 6 angka dengan variasi angka nol di tengah seperti 405.020.
  • Proses: Murid yang masih mengeja didampingi guru dengan bimbingan membaca kelompok ribuan terlebih dahulu, sedangkan murid mahir langsung membaca lancar secara mandiri.
  • Produk: Semua murid menunjukkan bukti unjuk kerja membaca lisan bilangan 100.000 hingga 500.000 secara tepat sesuai target.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Diagnostik lisan membaca 2 bilangan cacah di papan tulis: (1) 85.200 (acuan: 'delapan puluh lima ribu dua ratus'); (2) 100.000 (acuan: 'seratus ribu'). Dinilai dari ketepatan pelafalan nama bilangan.

Proses:

  • Pengamatan unjuk kerja membaca lisan 4 bilangan dalam Lembar Latihan: (1) 150.250 (acuan: seratus lima puluh ribu dua ratus lima puluh); (2) 248.600 (acuan: dua ratus empat puluh delapan ribu enam ratus); (3) 375.125 (acuan: tiga ratus tujuh puluh lima ribu seratus dua puluh lima); (4) 412.008 (acuan: empat ratus dua belas ribu delapan). Kriteria: tepat melafalkan nama bilangan tanpa kesalahan penyebutan nilai tempat.

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman lisan penutup pada 2 butir bilangan acak: (1) 230.500 (acuan: 'dua ratus tiga puluh ribu lima ratus'); (2) 402.015 (acuan: 'empat ratus dua ribu lima belas'). Kriteria: murid tepat membaca kedua nama bilangan tanpa keliru pada penyebutan angka nol.

Formatif:

  • Unjuk kerja membaca lisan 4 kartu bilangan pada permainan berpasangan
  • Tes lisan membaca 4 bilangan cacah pada Lembar Latihan Membaca Mandiri

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan Membaca Bilangan Cacah Sampai 500.000Membaca tepat kurang dari 2 dari 4 bilangan target (150.250, 248.600, 375.125, 412.008) dengan bimbingan penuh.Membaca tepat 2 dari 4 bilangan target (150.250, 248.600, 375.125, 412.008) secara mandiri.Membaca tepat 3 dari 4 bilangan target (150.250, 248.600, 375.125, 412.008) secara mandiri.Membaca tepat seluruh 4 bilangan target (150.250, 248.600, 375.125, 412.008) secara mandiri dan lancar tanpa keraguan pada angka nol.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah penggunaan pemisahan tanda titik efektif membantu murid membaca bilangan tiga angka ribuan?
  • Bagian mana dari bilangan dengan angka nol di tengah (seperti 412.008) yang masih membingungkan bagi sebagian murid?

Murid:

  • Bagian mana yang paling mudah saat membaca bilangan ratus ribuan tadi?
  • Apakah kamu masih merasa kesulitan saat membaca angka yang memiliki angka nol di tengahnya?

Pertemuan 2 — Membaca Bilangan Cacah Sampai 1.000.000 pada Berbagai Konteks Angka Besar — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 5.9.1 Membaca bilangan cacah sampai 1.000.000 dengan lafal dan nama bilangan yang tepat

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran murid, dan mengajak berdoa (3 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu membaca bilangan cacah sampai 1.000.000 pada berbagai konteks angka besar dengan lafal dan nama bilangan yang tepat (4 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik singkat dengan menunjukkan 3 kartu bilangan di papan tulis: (1) 245.000 (acuan baca: dua ratus empat puluh lima ribu), (2) 500.000 (acuan baca: lima ratus ribu), dan (3) 650.000 (acuan baca: enam ratus lima puluh ribu) untuk memeriksa kesiapan awal membaca bilangan ratus ribuan (8 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Berkesadaran):

  • Murid menyimak sajian infografis kontekstual data sensus penduduk dan produksi komoditas daerah: Kota A = 720.736 jiwa, Kota B = 845.200 jiwa, dan Kota C = 1.000.000 jiwa (10 menit).
  • Guru memodelkan pemenggalan pembacaan tiga angka periode ribuan dan tiga angka periode satuan secara runtut dan berkesadaran: 720.736 dibaca 'tujuh ratus dua puluh ribu tujuh ratus tiga puluh enam' dan 1.000.000 dibaca 'satu juta' (12 menit).
  • Murid bersama-sama menirukan pelafalan nama bilangan dari 3 contoh bilangan konteks luas: 605.012 (dibaca: enam ratus lima ribu dua belas), 780.090 (dibaca: tujuh ratus delapan puluh ribu sembilan puluh), dan 999.999 (dibaca: sembilan ratus sembilan puluh sembilan ribu sembilan ratus sembilan puluh sembilan) (8 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan):

  • Murid berpasangan memainkan permainan tantangan 'Bidikan Angka Besar': setiap pasangan menerima 4 kartu angka konteks data riil berikut: Kartu 1: 542.810 (acuan baca: lima ratus empat puluh dua ribu delapan ratus sepuluh); Kartu 2: 709.305 (acuan baca: tujuh ratus sembilan ribu tiga ratus lima); Kartu 3: 890.040 (acuan baca: delapan ratus sembilan puluh ribu empat puluh); Kartu 4: 1.000.000 (acuan baca: satu juta), di mana murid bergantian mengambil kartu dan melafalkan nama bilangannya secara tepat sementara pasangannya memverifikasi (10 menit).
  • Murid secara mandiri menyelesaikan lembar tugas membaca mandiri yang menyajikan 4 angka besar: (1) 618.254 (acuan baca: enam ratus delapan belas ribu dua ratus lima puluh empat), (2) 730.008 (acuan baca: tujuh ratus tiga puluh ribu delapan), (3) 905.420 (acuan baca: sembilan ratus lima ribu empat ratus dua puluh), dan (4) 1.000.000 (acuan baca: satu juta) dengan membacakan hasilnya di hadapan guru atau rekannya (17 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid bersama guru mencermati kekeliruan umum saat membaca bilangan besar, khususnya angka nol di tengah nilai tempat ribuan atau puluhan (misal: membedakan 703.050 dengan 730.500) (15 menit).
  • Murid merumuskan strategi membaca bilangan 6 hingga 7 angka dengan cara membagi bilangan ke dalam kelompok tiga angka dari belakang (periode ribuan dan ratusan) (8 menit).

Penutup:

  • Murid dan guru menyimpulkan cara membaca bilangan cacah sampai 1.000.000 dengan lafal dan nama bilangan yang benar (5 menit).
  • Guru memberikan asesmen akhir berupa cek pemahaman lisan cepat kepada murid dan memberikan penguatan untuk pembelajaran berikutnya (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan kartu bilangan dengan pemisah warna pada periode ribuan dan satuan bagi murid yang membutuhkan bantuan visual.
  • Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan berlatih membaca bilangan kelipatan sepuluh ribu terlebih dahulu sebelum bilangan acak ratus ribuan; murid yang cepat membaca bilangan dengan banyak angka nol di tengah secara mandiri.
  • Produk: Semua murid mendemonstrasikan pembacaan bilangan cacah sampai 1.000.000 dengan pelafalan nama bilangan yang tepat.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tes lisan diagnostik membaca 3 bilangan ratus ribuan: (1) 245.000 (acuan baca: dua ratus empat puluh lima ribu); (2) 500.000 (acuan baca: lima ratus ribu); (3) 650.000 (acuan baca: enam ratus lima puluh ribu). Indikator ketercapaian: murid mampu melafalkan minimal 2 dari 3 bilangan dengan tepat.

Proses:

  • Penilaian unjuk kerja membaca 4 kartu angka besar dalam aktivitas kelompok/berpasangan: (1) 542.810 (acuan: lima ratus empat puluh dua ribu delapan ratus sepuluh), (2) 709.305 (acuan: tujuh ratus sembilan ribu tiga ratus lima), (3) 890.040 (acuan: delapan ratus sembilan puluh ribu empat puluh), (4) 1.000.000 (acuan: satu juta). Indikator: kelancaran dan ketepatan penyebutan nama bilangan.

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman lisan akhir sesi: Murid membaca 2 bilangan acak penutup: (1) 804.015 (acuan baca: delapan ratus empat ribu lima belas) dan (2) 1.000.000 (acuan baca: satu juta). Kriteria: melafalkan kedua bilangan dengan benar tanpa salah nilai tempat.

Formatif:

  • Observasi unjuk kerja membaca 4 kartu bilangan pada aktivitas permainan 'Bidikan Angka Besar'
  • Pemeriksaan ketepatan pelafalan pada lembar tugas membaca mandiri 4 bilangan

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan membaca bilangan cacah sampai 1.000.000Membaca kurang dari 2 dari 4 target bilangan cacah sampai 1.000.000 dengan tepat meski telah dibimbing guru.Membaca 2 dari 4 target bilangan cacah sampai 1.000.000 dengan lafal dan nama bilangan yang tepat dengan bimbingan.Membaca 3 dari 4 target bilangan cacah sampai 1.000.000 dengan lafal dan nama bilangan yang tepat secara mandiri.Membaca seluruh 4 target bilangan cacah sampai 1.000.000 (termasuk bilangan dengan angka nol di tengah dan 1.000.000) dengan lafal dan nama bilangan yang tepat secara konsisten dan mandiri.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah murid mengalami kesulitan saat membaca bilangan 6 digit yang memuat angka nol di nilai tempat puluhan atau ratusan ribu?
  • Apakah aktivitas permainan kartu 'Bidikan Angka Besar' efektif mendorong seluruh murid aktif melafalkan bilangan?

Murid:

  • Bagian mana dari bilangan ratus ribuan atau satu juta yang paling mudah dan paling sulit kamu baca?
  • Apa langkah yang kamu lakukan jika menemukan angka nol di tengah-tengah bilangan besar saat membacanya?

Pertemuan 3 — Menulis Bilangan Cacah Sampai 1.000.000 dalam Bentuk Angka dan Kata — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 5.9.2 Menulis bilangan cacah sampai 1.000.000 dalam bentuk angka dan kata secara tepat

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran murid, dan menyampaikan bahwa hari ini fokus belajar adalah menulis bilangan cacah sampai 1.000.000 dalam bentuk angka dan bentuk kata (5 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen awal singkat: murid menuliskan bentuk angka dari sebutan 'tujuh puluh lima ribu dua ratus' di selembar kertas kecil (acuan jawaban tepat: 75.200) untuk memetakan kesiapan menulis lambang bilangan (10 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memodelkan hubungan penulisan bentuk angka dan bentuk kata untuk bilangan sampai 1.000.000 di papan tulis menggunakan contoh: angka '425.600' ditulis dalam kata 'empat ratus dua puluh lima ribu enam ratus', dan bentuk kata 'delapan ratus dua ribu tiga puluh' ditulis dalam angka '802.030' dengan menekankan penempatan angka nol pada nilai tempat yang tidak disebutkan (15 menit).
  • Murid secara berkesadaran mengamati dan menirukan langkah mengubah 2 contoh bilangan dari bentuk kata ke angka dan dari angka ke kata: (1) 'enam ratus lima puluh ribu empat ratus' ditulis '650.400'; (2) '308.015' ditulis 'tiga ratus delapan ribu lima belas' (15 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid memainkan permainan tantangan berpasangan 'Tukar Kartu Angka-Kata': murid A memegang kartu bertuliskan kata lalu murid B menuliskan lambang angkanya di papan tulis mini, kemudian bertukar peran. Permainan menggunakan 4 kartu soal resmi: (1) 'dua ratus lima puluh ribu rupiah' -> angka 250.000; (2) 'tujuh ratus empat belas ribu delapan ratus' -> angka 714.800; (3) angka 503.200 -> kata 'lima ratus tiga ribu dua ratus'; (4) angka 1.000.000 -> kata 'satu juta' (acuan jawaban: sesuai pasangan tersebut) (20 menit).
  • Murid secara mandiri mengerjakan Lembar Latihan Menulis Bilangan Cacah yang memuat 4 butir soal: (1) Tuliskan lambang angka dari 'tiga ratus empat puluh lima ribu enam ratus tujuh puluh' (acuan: 345.670); (2) Tuliskan lambang angka dari 'sembilan ratus delapan ribu dua ratus lima' (acuan: 908.205); (3) Tuliskan dalam bentuk kata bilangan 612.400 (acuan: enam ratus dua belas ribu empat ratus); (4) Tuliskan dalam bentuk kata bilangan 870.050 (acuan: delapan ratus tujuh puluh ribu lima puluh) (20 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid memeriksa kembali hasil pekerjaannya secara mandiri dengan membandingkannya terhadap kunci jawaban yang ditampilkan guru di papan tulis, lalu menandai bagian penulisan nol atau kata yang masih keliru (10 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan aturan penting dalam menulis bilangan sampai 1.000.000: ketelitian tanda titik pemisah ribuan dan penulisan kata bilangan sesuai nilai tempatnya (5 menit).
  • Guru memberikan penguatan terhadap kemandirian murid dan menyampaikan bahwa pertemuan berikutnya akan membahas penentuan nilai tempat menggunakan tabel nilai tempat (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang memerlukan pendampingan diberikan kartu panduan penulisan blok tiga angka (ratusan ribu, puluhan ribu, ribuan); murid yang cepat diberikan bilangan dengan variasi letak angka nol lebih kompleks (misalnya 700.007).
  • Proses: Murid dengan kesiapan belajar bertahap dibimbing secara intensif dalam menerjemahkan kata menjadi angka dengan bantuan kolom pemisah titik; murid mahir menyelesaikan secara mandiri penuh.
  • Produk: Seluruh murid menghasilkan tulisan bilangan dalam bentuk angka dan kata pada lembar tugas yang sama.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tes diagnostik singkat pada pendahuluan: menuliskan lambang angka dari sebutan 'tujuh puluh lima ribu dua ratus' (acuan jawaban benar: 75.200).

Proses:

  • Pengamatan keterlibatan dan ketepatan murid saat mengerjakan permainan berpasangan menulis angka dan kata pada 4 kartu target: (1) 'dua ratus lima puluh ribu rupiah' -> 250.000; (2) 'tujuh ratus empat belas ribu delapan ratus' -> 714.800; (3) 503.200 -> 'lima ratus tiga ribu dua ratus'; (4) 1.000.000 -> 'satu juta'.

Akhir Pertemuan:

  • Pemeriksaan lembar latihan mandiri menulis bilangan cacah (4 butir): (1) angka dari 'tiga ratus empat puluh lima ribu enam ratus tujuh puluh' (acuan: 345.670); (2) angka dari 'sembilan ratus delapan ribu dua ratus lima' (acuan: 908.205); (3) kata dari bilangan 612.400 (acuan: 'enam ratus dua belas ribu empat ratus'); (4) kata dari bilangan 870.050 (acuan: 'delapan ratus tujuh puluh ribu lima puluh'). Kriteria tercapai: minimal 3 dari 4 butir tepat.

Formatif:

  • Pemeriksaan hasil kerja mandiri 4 butir latihan menulis bilangan dalam bentuk angka dan kata
  • Observasi unjuk kerja saat permainan tantangan berpasangan Tukar Kartu Angka-Kata

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menulis bilangan cacah sampai 1.000.000 dalam bentuk angkaBelum mampu menuliskan lambang angka dari bentuk kata pada kedua butir yang diberikan (butir 1 acuan: 345.670; butir 2 acuan: 908.205).Mampu menuliskan lambang angka dari bentuk kata secara tepat pada 1 dari 2 butir yang diberikan (butir 1 acuan: 345.670; butir 2 acuan: 908.205).Mampu menuliskan lambang angka dari bentuk kata secara tepat pada kedua butir yang diberikan (butir 1 acuan: 345.670; butir 2 acuan: 908.205).Mampu menuliskan lambang angka dari bentuk kata secara tepat pada kedua butir (345.670 dan 908.205) serta secara mandiri tepat menyelesaikan butir tantangan tambahan (acuan: 700.007).
Menulis bilangan cacah sampai 1.000.000 dalam bentuk kataBelum mampu menuliskan bentuk kata dari lambang angka pada kedua butir yang diberikan (butir 3 acuan: enam ratus dua belas ribu empat ratus; butir 4 acuan: delapan ratus tujuh puluh ribu lima puluh).Mampu menuliskan bentuk kata dari lambang angka secara tepat pada 1 dari 2 butir yang diberikan (butir 3 acuan: enam ratus dua belas ribu empat ratus; butir 4 acuan: delapan ratus tujuh puluh ribu lima puluh).Mampu menuliskan bentuk kata dari lambang angka secara tepat pada kedua butir yang diberikan (butir 3 acuan: enam ratus dua belas ribu empat ratus; butir 4 acuan: delapan ratus tujuh puluh ribu lima puluh).Mampu menuliskan bentuk kata dari lambang angka secara tepat pada kedua butir (enam ratus dua belas ribu empat ratus dan delapan ratus tujuh puluh ribu lima puluh) serta secara mandiri tepat menyelesaikan butir tantangan tambahan (acuan: tujuh ratus ribu tujuh).

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah murid mengalami kesulitan dalam menuliskan lambang angka ketika terdapat angka nol di tengah bilangan (seperti pada 908.205)?
  • Bagaimana efektivitas permainan berpasangan dalam membantu murid mengonversi bilangan dari bentuk kata ke angka dan sebaliknya?

Murid:

  • Bagian mana yang menurutmu paling menantang: mengubah kata menjadi angka atau mengubah angka menjadi kata?
  • Langkah apa yang membantumu memastikan tidak ada angka nol yang terlewat saat menulis lambang bilangan?

Pertemuan 4 — Menentukan Nilai Tempat Bilangan Cacah Sampai 1.000.000 Menggunakan Tabel Nilai Tempat — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 5.9.3 Menentukan nilai tempat bilangan cacah sampai 1.000.000 secara tepat

Pendahuluan:

  • Guru mengondisikan kelas, menyapa murid, dan memimpin doa pembuka (3 menit).
  • Guru memberikan asesmen awal diagnostik singkat: murid diminta menentukan nilai tempat angka 7 pada bilangan 75.420 yang ditulis di papan tulis. Guru mencatat kesiapan awal murid (acuan: angka 7 bernilai tempat puluh ribuan atau bernilai 70.000) (4 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu menentukan nilai tempat setiap angka pada bilangan cacah sampai 1.000.000 dengan bantuan tabel nilai tempat (3 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Berkesadaran):

  • Murid mengamati tabel nilai tempat 7 kolom di papan tulis yang memuat lajur: Jutaan, Ratus Ribuan, Puluh Ribuan, Ribuan, Ratusan, Puluhan, dan Satuan (5 menit).
  • Guru memodelkan cara memasukkan bilangan 720.736 ke dalam tabel nilai tempat dan menentukan nilai tempat serta nilai angka dari setiap digitnya (acuan: 7 di ratus ribuan = 700.000; 2 di puluh ribuan = 20.000; 0 di ribuan = 0; 7 di ratusan = 700; 3 di puluhan = 30; 6 di satuan = 6) (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid memainkan permainan tantangan berpasangan 'Tebak Nilai Tempat': secara bergantian setiap pasangan mengambil 1 dari 4 kartu bilangan berikut: Kartu A (458.219), Kartu B (603.745), Kartu C (891.062), Kartu D (1.000.000) lalu memasukkannya ke tabel nilai tempat masing-masing (acuan: Kartu A: 4 ratus ribuan, 5 puluh ribuan, 8 ribuan, 2 ratusan, 1 puluhan, 9 satuan; Kartu B: 6 ratus ribuan, 0 puluh ribuan, 3 ribuan, 7 ratusan, 4 puluhan, 5 satuan; Kartu C: 8 ratus ribuan, 9 puluh ribuan, 1 ribuan, 0 ratusan, 6 puluhan, 2 satuan; Kartu D: 1 jutaan, 0 ratus ribuan, 0 puluh ribuan, 0 ribuan, 0 ratusan, 0 puluhan, 0 satuan) (15 menit).
  • Murid secara mandiri menyelesaikan Lembar Latihan berisi penentuan nilai tempat angka yang digarisbawahi pada 4 butir soal: (1) 325.871 [angka 2], (2) 508.914 [angka 0], (3) 762.349 [angka 7], (4) 1.000.000 [angka 1] (acuan: (1) puluh ribuan/20.000; (2) puluh ribuan/0; (3) ratus ribuan/700.000; (4) jutaan/1.000.000) (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid bersama guru memeriksa hasil lembar latihan dan mencocokkan langkah pengisian pada tabel nilai tempat dari satuan ke nilai tempat terbesar untuk meminimalkan kekeliruan (5 menit).

Penutup:

  • Murid bersama guru menyimpulkan cara menentukan nilai tempat bilangan cacah sampai 1.000.000 melalui urutan posisi angka pada tabel nilai tempat (satuan, puluhan, ratusan, ribuan, puluh ribuan, ratus ribuan, jutaan) (5 menit).
  • Guru memberikan penguatan materi, menginformasikan materi perbandingan bilangan untuk pertemuan berikutnya, dan menutup pembelajaran dengan salam (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan format tabel nilai tempat dengan kode warna untuk setiap lajur, sedangkan murid mahir langsung menggunakan tabel polos tanpa bantuan warna.
  • Proses: Murid yang masih kesulitan dipandu mengisi tabel mulai dari angka paling kanan (satuan) terlebih dahulu, sedangkan murid yang sudah mahir menentukan nilai tempat langsung pada angka acak yang ditunjuk.
  • Produk: Murid yang memerlukan scaffolding menentukan nilai tempat pada bilangan 5 hingga 6 angka, sedangkan murid yang sudah mahir menyelesaikan hingga penentuan nilai angka bilangan 1.000.000.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Pertanyaan diagnostik lisan di awal: Menentukan nilai tempat angka 7 pada bilangan 75.420. Kriteria: Murid siap jika menjawab 'puluh ribuan' atau bernilai 70.000; murid perlu bimbingan jika menjawab satuan, ribuan, atau ratusan (acuan: puluh ribuan / 70.000).

Proses:

  • Penilaian unjuk kerja saat murid menentukan nilai tempat 4 kartu bilangan pada tabel: Kartu A 458.219 (acuan: 4 ratus ribuan, 5 puluh ribuan, 8 ribuan, 2 ratusan, 1 puluhan, 9 satuan), Kartu B 603.745 (acuan: 6 ratus ribuan, 0 puluh ribuan, 3 ribuan, 7 ratusan, 4 puluhan, 5 satuan), Kartu C 891.062 (acuan: 8 ratus ribuan, 9 puluh ribuan, 1 ribuan, 0 ratusan, 6 puluhan, 2 satuan), dan Kartu D 1.000.000 (acuan: 1 jutaan, 0 ratus ribuan, 0 puluh ribuan, 0 ribuan, 0 ratusan, 0 puluhan, 0 satuan).

Akhir Pertemuan:

  • Lembar latihan tertulis 4 butir penentuan nilai tempat angka yang digarisbawahi: (1) 325.871 [angka 2], (2) 508.914 [angka 0], (3) 762.349 [angka 7], (4) 1.000.000 [angka 1]. Acuan jawaban benar: (1) puluh ribuan; (2) puluh ribuan; (3) ratus ribuan; (4) jutaan. Skor: 4 benar = sangat baik; 3 benar = baik; 2 benar = cukup; 1 benar = perlu bimbingan.

Formatif:

  • Observasi unjuk kerja saat memasukkan bilangan pada tabel nilai tempat dalam permainan berpasangan
  • Tes tertulis singkat pengisian nilai tempat pada lembar latihan mandiri

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menentukan nilai tempat bilangan cacah sampai 1.000.000Belum mampu menentukan nilai tempat bilangan cacah sampai 1.000.000 secara tepat (hanya 0-1 butir tepat dari 4 butir acuan latihan).Mampu menentukan nilai tempat bilangan cacah sampai 1.000.000 dengan bantuan tabel namun masih terbatas pada bilangan 5 angka (2 butir tepat dari 4 butir acuan latihan).Mampu menentukan nilai tempat bilangan cacah sampai 1.000.000 secara tepat pada sebagian besar posisi angka (3 butir tepat dari 4 butir acuan latihan).Mampu menentukan seluruh nilai tempat bilangan cacah sampai 1.000.000 secara tepat dan mandiri tanpa kekeliruan (seluruh 4 butir tepat dari 4 butir acuan latihan).

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah penggunaan tabel nilai tempat efektif membantu murid memahami perbedaan posisi angka ratus ribuan dan jutaan?
  • Bagian mana dari penentuan nilai tempat (misalnya angka nol di tengah bilangan) yang masih sering membuat murid keliru?

Murid:

  • Nilai tempat mana yang paling mudah dan paling menantang untuk kamu tentukan pada bilangan 6 angka?
  • Bagaimana tabel nilai tempat membantumu membedakan nilai angka ratus ribuan dengan puluhan ribu?

Pertemuan 5 — Membandingkan Dua Bilangan Cacah Sampai 1.000.000 Menggunakan Tanda Relasi — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 5.9.4 Membandingkan dua bilangan cacah sampai 1.000.000 menggunakan tanda relasi yang sesuai

Pendahuluan:

  • Guru mengondisikan kelas, menyapa murid, mengecek kehadiran, dan memimpin doa bersama (3 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik singkat dengan menuliskan 2 pasang bilangan di papan tulis: (1) 45.200 ... 54.200 (acuan: <) dan (2) 120.000 ... 120.000 (acuan: =), lalu meminta murid menunjukkan simbol tanda relasi yang tepat menggunakan jari tangan atau papan kecil (4 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu membandingkan dua bilangan cacah sampai 1.000.000 menggunakan tanda relasi lebih dari (>), kurang dari (<), atau sama dengan (=) (3 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menyajikan dua bilangan besar pada tabel nilai tempat di papan tulis: 582.400 dan 586.200, lalu memodelkan cara membandingkannya mulai dari nilai tempat tertinggi (ratus ribuan sama-sama 5, puluh ribuan sama-sama 8, ribuan berbeda yaitu 2 banding 6) sehingga disimpulkan 582.400 < 586.200 (8 menit).
  • Murid bersama bimbingan guru menganalisis pasangan bilangan kedua: 750.000 dan 705.000 dengan membandingkan nilai tempat puluh ribuan (5 puluh ribuan > 0 puluh ribuan) sehingga 750.000 > 705.000 (7 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan):

  • Murid memainkan permainan tantangan berpasangan 'Adu Cepat Kartu Relasi': secara bergantian setiap murid mengambil sepasang kartu bilangan dari 3 paket kartu yang disiapkan lalu meletakkan kartu simbol relasi (>, <, =) di antaranya: Paket 1: 345.600 ... 345.600 (acuan: =); Paket 2: 678.900 ... 687.900 (acuan: <); Paket 3: 912.450 ... 899.990 (acuan: >) (15 menit).
  • Murid mengerjakan lembar latihan mandiri membandingkan 4 pasang bilangan cacah sampai 1.000.000: (1) 234.500 ... 234.200 (acuan: >); (2) 512.750 ... 521.750 (acuan: <); (3) 800.000 ... 800.000 (acuan: =); (4) 645.320 ... 645.310 (acuan: >) (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid bersama guru mencocokkan hasil latihan mandiri terhadap kunci jawaban dan memeriksa langkah penentuan nilai tempat yang menjadi penentu perbandingan (6 menit).
  • Murid mengevaluasi kemandiriannya dalam menentukan tanda relasi yang sesuai dan mencatat strategi membandingkan mulai dari nilai tempat paling kiri (4 menit).

Penutup:

  • Murid merangkum aturan membandingkan dua bilangan cacah: bandingkan digit dari nilai tempat terbesar ke terkecil hingga ditemukan angka yang berbeda nilainya (3 menit).
  • Guru memberikan umpan balik penguatan terhadap hasil kerja murid dan menutup pembelajaran dengan doa serta salam (2 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan bantuan bagan tabel nilai tempat bergaris (ratus ribuan hingga satuan), sedangkan murid yang cepat menyelesaikan diberikan pasangan bilangan dengan selisih nilai tempat yang sangat tipis pada nilai puluhan/satuan.
  • Proses: Murid yang memerlukan pendampingan dibimbing guru secara bertahap membandingkan digit per digit, sedangkan murid yang sudah mahir membandingkan langsung secara mandiri.
  • Produk: Semua murid menghasilkan isian tanda relasi yang tepat pada pasangan bilangan yang diberikan.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Pengecekan kesiapan membandingkan dua bilangan melalui 2 soal diagnostik di awal pembelajaran: (1) 45.200 ... 54.200 (acuan: tanda <); (2) 120.000 ... 120.000 (acuan: tanda =).

Proses:

  • Observasi ketepatan murid meletakkan kartu tanda relasi pada permainan berpasangan dengan 3 pasangan bilangan: Paket 1 (345.600 = 345.600), Paket 2 (678.900 < 687.900), dan Paket 3 (912.450 > 899.990).

Akhir Pertemuan:

  • Pemeriksaan lembar latihan mandiri membandingkan 4 pasang bilangan cacah: Butir 1: 234.500 ... 234.200 (acuan: >); Butir 2: 512.750 ... 521.750 (acuan: <); Butir 3: 800.000 ... 800.000 (acuan: =); Butir 4: 645.320 ... 645.310 (acuan: >).

Formatif:

  • Observasi unjuk kerja permainan berpasangan Adu Cepat Kartu Relasi
  • Pemeriksaan lembar latihan mandiri perbandingan dua bilangan cacah

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan membandingkan dua bilangan cacah sampai 1.000.000 menggunakan tanda relasi (>, <, =)Membandingkan dua bilangan dengan tepat pada maksimal 1 dari 4 pasang bilangan pada latihan mandiri.Membandingkan dua bilangan dengan tepat pada 2 dari 4 pasang bilangan pada latihan mandiri.Membandingkan dua bilangan dengan tepat pada 3 dari 4 pasang bilangan pada latihan mandiri.Membandingkan dua bilangan dengan tepat pada seluruh 4 pasang bilangan pada latihan mandiri secara mandiri.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah penggunaan tabel nilai tempat efektif membantu murid mengidentifikasi letak digit pertama yang berbeda saat membandingkan?
  • Bagian mana dari langkah perbandingan bilangan yang masih membingungkan bagi murid yang belum mencapai kriteria?

Murid:

  • Bagaimana cara termudah bagimu untuk menentukan bilangan mana yang lebih besar jika kedua bilangan memiliki jumlah angka yang sama?
  • Apakah kamu sudah dapat menggunakan tanda >, <, dan = secara tepat tanpa tertukar?

Pertemuan 6 — Mengurutkan Beberapa Bilangan Cacah Sampai 1.000.000 dari Terkecil ke Terbesar atau Sebaliknya — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 5.9.5 Mengurutkan beberapa bilangan cacah sampai 1.000.000 dari nilai terkecil ke terbesar atau sebaliknya

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam, mengajak murid berdoa, serta memeriksa kehadiran murid (2 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik dengan menuliskan 3 bilangan di papan tulis: 45.200, 48.100, dan 42.900, lalu meminta murid mengurutkannya dari yang terkecil ke terbesar di selembar kertas memo (acuan jawaban: 42.900, 45.200, 48.100) (4 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu mengurutkan beberapa bilangan cacah sampai 1.000.000 dari terkecil ke terbesar atau sebaliknya, serta mengaitkannya dengan situasi sehari-hari seperti membandingkan daftar harga barang (4 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menyajikan tabel perbandingan 4 data bilangan cacah enam angka di papan tulis: Toko A (Rp475.250,00), Toko B (Rp428.500,00), Toko C (Rp475.800,00), dan Toko D (Rp399.000,00) (5 menit).
  • Guru memodelkan cara menyejajarkan bilangan berdasarkan nilai tempat (ratus ribuan, puluh ribuan, ribuan, ratusan, puluhan, satuan) untuk mengurutkannya dari yang terkecil ke terbesar: mulai dari membandingkan ratus ribuan (399.000 terkecil), lalu puluh ribuan (428.500), hingga ratusan pada angka yang puluh ribuannya sama (475.250 lebih kecil dari 475.800), sehingga urutan dari terkecil adalah: 399.000; 428.500; 475.250; 475.800 (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagi kelas menjadi kelompok beranggotakan 4 orang dan membagikan 1 set permainan 'Kartu Baris Bilangan' berisi 4 kartu bilangan: Kartu P (524.300), Kartu Q (524.850), Kartu R (519.900), Kartu S (602.100) untuk dimainkan secara beregu; setiap anggota memegang 1 kartu lalu berdiri berbaris secara tepat dari urutan terkecil ke terbesar (acuan urutan: Kartu R [519.900], Kartu P [524.300], Kartu Q [524.850], Kartu S [602.100]) (12 menit).
  • Murid secara berpasangan mengerjakan Lembar Kerja Mengurutkan Bilangan yang memuat 2 paket soal: Paket 1 mengurutkan dari terkecil ke terbesar [715.400, 712.900, 780.000, 695.500] (acuan: 695.500; 712.900; 715.400; 780.000); Paket 2 mengurutkan dari terbesar ke terkecil [840.250, 840.750, 839.900, 845.000] (acuan: 845.000; 840.750; 840.250; 839.900) (13 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid bersama pasangan menukar lembar kerja dengan pasangan sebelah untuk saling mencocokkan hasil pengurutan berdasarkan pemaparan kunci urutan di papan tulis, lalu menganalisis pada nilai tempat mana letak kekeliruan bila terjadi kesalahan urutan (6 menit).
  • Murid secara mandiri menyelesaikan 1 soal tiket keluar (exit ticket) berisi 4 bilangan: 360.500, 365.200, 359.800, 360.200 untuk diurutkan dari nilai terkecil ke terbesar (acuan: 359.800; 360.200; 360.500; 365.200) (6 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan aturan utama mengurutkan bilangan cacah sampai 1.000.000, yaitu memeriksa nilai tempat dari yang tertinggi (paling kiri) dan beralih ke nilai tempat berikutnya di sebelah kanan bila nilainya sama (5 menit).
  • Guru mengumpulkan lembar kerja dan tiket keluar, memberikan apresiasi atas kerja sama murid, serta menutup kegiatan dengan doa dan salam (3 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan lembar kerja berpola tabel nilai tempat bergaris kolom untuk meletakkan digit, sedangkan murid yang sudah mahir langsung diberikan deret bilangan tanpa tabel kolom bantuan.
  • Proses: Bagi murid yang masih kesulitan menentukan urutan, guru mendampingi secara intensif dengan memandu perbandingan digit demi digit dari ratus ribuan ke satuan. Bagi murid yang cepat, diberikan tantangan tambahan mengurutkan deret 5 bilangan cacah hingga 999.999.
  • Produk: Semua murid menghasilkan urutan bilangan yang tepat sesuai arah yang diminta (terkecil ke terbesar atau sebaliknya), baik dituliskan di dalam tabel nilai tempat maupun langsung dituliskan dalam bentuk deret bilangan berpemisah tanda koma/titik koma.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Murid mengurutkan 3 bilangan cacah pada kertas memo: 45.200, 48.100, 42.900 dari terkecil ke terbesar (acuan urutan benar: 42.900; 45.200; 48.100).

Proses:

  • Observasi ketepatan regu dalam aktivitas fisik Kartu Baris Bilangan mengurutkan 4 kartu: P (524.300), Q (524.850), R (519.900), S (602.100) dari terkecil ke terbesar (acuan urutan benar: R, P, Q, S).
  • Pemeriksaan ketepatan pengerjaan Lembar Kerja berpasangan berisi 2 paket soal: Paket 1 mengurutkan 4 bilangan dari terkecil ke terbesar [715.400, 712.900, 780.000, 695.500] (acuan: 695.500; 712.900; 715.400; 780.000); Paket 2 mengurutkan 4 bilangan dari terbesar ke terkecil [840.250, 840.750, 839.900, 845.000] (acuan: 845.000; 840.750; 840.250; 839.900).

Akhir Pertemuan:

  • Tiket Keluar (Exit Ticket) tertulis mandiri: Murid mengurutkan 4 bilangan berikut dari terkecil ke terbesar: 360.500, 365.200, 359.800, 360.200 (acuan urutan benar: 359.800; 360.200; 360.500; 365.200).

Formatif:

  • Asesmen Awal (diagnostik tertulis singkat mengurutkan 3 bilangan lima angka)
  • Observasi unjuk kerja saat aktivitas beregu Kartu Baris Bilangan
  • Pemeriksaan Lembar Kerja berpasangan mengurutkan bilangan cacah sampai 1.000.000
  • Tiket keluar (exit ticket) mandiri di akhir kegiatan inti

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan Mengurutkan Bilangan Cacah Sampai 1.000.000Belum mampu mengurutkan bilangan cacah sampai 1.000.000 secara tepat (semua susunan bilangan salah atau belum memahami pembandingan nilai tempat tertinggi).Mampu mengurutkan bilangan cacah sampai 1.000.000 dengan tepat hanya jika seluruh angka pada nilai tempat puluh ribuan atau ratus ribuan berbeda (tepat 1 paket dari 2 paket latihan) dengan bimbingan guru.Mampu mengurutkan bilangan cacah sampai 1.000.000 dari terkecil ke terbesar atau sebaliknya secara tepat pada bilangan yang memiliki nilai ratus ribuan dan puluh ribuan sama (tepat 2 paket latihan pada LK) secara mandiri.Mampu mengurutkan beberapa bilangan cacah sampai 1.000.000 dari terkecil ke terbesar maupun sebaliknya secara konsisten, tepat, dan cepat pada seluruh butir tugas (LK dan tiket keluar) tanpa bantuan sama sekali.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah penggunaan tabel nilai tempat dan permainan kartu baris bilangan efektif mempermudah murid mengurutkan bilangan ratus ribuan?
  • Bagian mana dari urutan nilai tempat (ratusan, ribuan, atau puluh ribuan) yang paling sering menimbulkan kekeliruan saat murid mengurutkan bilangan?
  • Apakah alokasi waktu 70 menit mencukupi untuk memfasilitasi murid berlatih mandiri maupun berpasangan?

Murid:

  • Apa langkah pertama yang kamu lakukan saat diminta mengurutkan bilangan cacah yang angka ratus ribuannya sama?
  • Bagian mana dari kegiatan hari ini yang paling membantumu memahami cara mengurutkan bilangan dari terbesar ke terkecil?

Pertemuan 7 — Melakukan Komposisi dan Dekomposisi Bilangan Cacah Sampai 1.000.000 Berdasarkan Nilai Tempat — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 5.9.6 Melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan cacah sampai 1.000.000 berdasarkan nilai tempatnya

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran, dan menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan cacah sampai 1.000.000 berdasarkan nilai tempatnya (5 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik singkat dengan menampilkan 2 soal di papan tulis: (1) Komposisi: 3 ratus ribuan + 2 puluh ribuan + 5 ribuan = ... (acuan: 325.000); (2) Dekomposisi: 408.000 = ... ratus ribuan + ... ribuan (acuan: 4 ratus ribuan + 8 ribuan) untuk memetakan kesiapan murid (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid secara sadar menyimak peragaan guru tentang konsep komposisi (menyusun nilai tempat menjadi satu bilangan utuh) dan dekomposisi (menguraikan bilangan utuh menjadi bentuk panjang penjumlahan nilai tempatnya) pada bilangan cacah sampai 1.000.000 menggunakan tabel nilai tempat (ratus ribuan, puluh ribuan, ribuan, ratusan, puluhan, satuan) (10 menit).
  • Murid mencermati pemodelan dekomposisi bilangan 542.360 menjadi 500.000 + 40.000 + 2.000 + 300 + 60 serta pemodelan komposisi dari bentuk 700.000 + 6.000 + 500 + 4 menjadi 706.504 secara bermakna melalui posisi nilai tempatnya (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan):

  • Murid mengikuti tantangan menggembirakan 'Susun-Urai Cepat' secara berpasangan dengan kartu bilangan mini untuk melatih kecepatan dan ketepatan komposisi dan dekomposisi bilangan cacah (10 menit).
  • Murid secara mandiri menyelesaikan Lembar Latihan berisi 4 butir soal: (1) Komposisi: 6 ratus ribuan + 3 puluh ribuan + 4 ribuan + 8 ratusan + 2 puluhan + 5 satuan (acuan: 634.825); (2) Komposisi: 400.000 + 70.000 + 200 + 9 (acuan: 470.209); (3) Dekomposisi bentuk panjang dari 852.410 (acuan: 800.000 + 50.000 + 2.000 + 400 + 10); (4) Dekomposisi nilai tempat dari 309.706 (acuan: 3 ratus ribuan + 9 ribuan + 7 ratusan + 6 satuan) (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid secara sadar memeriksa kembali hasil pekerjaannya bersama guru, mengidentifikasi apakah terdapat kekeliruan pada nilai tempat nol (misalnya pada angka puluhan ribu atau puluhan yang bernilai 0), dan memperbaiki kesalahannya (10 menit).

Penutup:

  • Murid bersama guru menyimpulkan inti pembelajaran bahwa bilangan sampai 1.000.000 dapat disusun (komposisi) dari nilai tiap tempatnya atau diuraikan (dekomposisi) menjadi penjumlahan nilai tiap tempatnya, kemudian guru menutup sesi (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu panduan bertuliskan kepala kolom nilai tempat lengkap (Ratus Ribuan hingga Satuan), sedangkan murid mahir langsung menguraikan dan menyusun bilangan tanpa bantuan kartu panduan.
  • Proses: Murid yang memerlukan bimbingan didampingi secara bertahap dalam menuliskan angka 0 pada nilai tempat yang kosong, sedangkan murid mahir menyelesaikan butir soal dekomposisi bilangan dengan nilai tempat nol yang lebih kompleks secara mandiri.
  • Produk: Semua murid menghasilkan jawaban tertulis untuk 4 butir latihan komposisi dan dekomposisi bilangan sampai 1.000.000 yang sama pada lembar latihan.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tes diagnostik tertulis singkat di awal sesi dengan 2 butir soal: (1) Tuliskan bentuk bilangan dari: 3 ratus ribuan + 2 puluh ribuan + 5 ribuan (acuan kunci: 325.000); (2) Uraikan bilangan 408.000 berdasarkan nilai tempat ratus ribuan dan ribuan (acuan kunci: 4 ratus ribuan + 8 ribuan).

Proses:

  • Formatif tertulis mandiri pada tahap Mengaplikasi dengan 4 butir soal: Butir 1: 6 ratus ribuan + 3 puluh ribuan + 4 ribuan + 8 ratusan + 2 puluhan + 5 satuan = ... (acuan: 634.825); Butir 2: 400.000 + 70.000 + 200 + 9 = ... (acuan: 470.209); Butir 3: Bentuk panjang dekomposisi dari 852.410 = ... (acuan: 800.000 + 50.000 + 2.000 + 400 + 10); Butir 4: Dekomposisi nilai tempat dari 309.706 = ... (acuan: 3 ratus ribuan + 9 ribuan + 7 ratusan + 6 satuan).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman penutup 1 butir soal cepat: Uraikan bilangan 740.050 ke dalam bentuk panjang dekomposisi penjumlahan nilai tempat (acuan kunci: 700.000 + 40.000 + 50).

Formatif:

  • Tes tertulis objektif singkat pada asesmen awal dan lembar latihan mandiri (asesmen proses) untuk mengukur ketepatan komposisi dan dekomposisi bilangan cacah sampai 1.000.000 berdasarkan nilai tempat.

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Komposisi Bilangan Cacah Sampai 1.000.000Belum mampu menyusun bilangan cacah sampai 1.000.000 dari nilai tempatnya secara tepat (0 butir benar dari 2 butir target komposisi: 634.825 dan 470.209).Menyusun bilangan cacah sampai 1.000.000 dari nilai tempatnya secara tepat pada 1 butir target dengan bimbingan (acuan target: 634.825 atau 470.209).Menyusun bilangan cacah sampai 1.000.000 dari nilai tempatnya secara tepat pada seluruh 2 butir target (acuan target: 634.825 dan 470.209) secara mandiri.Menyusun bilangan cacah sampai 1.000.000 dari nilai tempatnya secara tepat pada seluruh butir target termasuk bilangan yang memuat nilai tempat nol ganda secara konsisten dan mandiri.
Dekomposisi Bilangan Cacah Sampai 1.000.000Belum mampu menguraikan bilangan cacah sampai 1.000.000 ke dalam bentuk nilai tempatnya secara tepat (0 butir benar dari 2 butir target dekomposisi: 852.410 dan 309.706).Menguraikan bilangan cacah sampai 1.000.000 ke dalam bentuk nilai tempatnya secara tepat pada 1 butir target dengan bimbingan (acuan target: 852.410 atau 309.706).Menguraikan bilangan cacah sampai 1.000.000 ke dalam bentuk nilai tempatnya secara tepat pada seluruh 2 butir target (acuan target: 852.410 dan 309.706) secara mandiri.Menguraikan bilangan cacah sampai 1.000.000 ke dalam bentuk nilai tempatnya secara tepat pada seluruh butir target baik bentuk penjumlahan panjang maupun nama nilai tempat secara konsisten dan mandiri.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah penggunaan tabel nilai tempat efektif membantu murid memahami penempatan angka nol pada saat melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan cacah sampai 1.000.000?
  • Bagian mana dari langkah dekomposisi bilangan yang masih membutuhkan bimbingan intensif bagi murid?

Murid:

  • Bagian mana yang lebih mudah bagimu: menyusun bilangan (komposisi) atau menguraikan bilangan (dekomposisi)?
  • Apa yang harus kamu perhatikan jika sebuah bilangan memiliki angka 0 pada salah satu nilai tempatnya?

Pertemuan 8 — Menyelesaikan Masalah Pembayaran dan Nilai Pecahan Uang Menggunakan Bilangan Cacah Sampai 1.000.000 — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 5.9.7 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan uang menggunakan bilangan cacah sampai 1.000.000

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran murid, dan menyiapkan suasana belajar yang kondusif (3 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen diagnostik singkat: murid diminta menjumlahkan nilai dari 3 lembar Rp100.000,00 dan 1 lembar Rp50.000,00 (acuan: Rp350.000,00) (4 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menyelesaikan masalah penentuan nilai pecahan uang dan pembayaran belanja hingga Rp1.000.000,00 (3 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menyajikan contoh masalah: Ibu membeli blender seharga Rp465.000,00. Guru memodelkan cara menyusun kombinasi pecahan uang yang pas untuk pembayaran tersebut: 4 lembar Rp100.000,00 + 1 lembar Rp50.000,00 + 1 lembar Rp10.000,00 + 1 lembar Rp5.000,00 = Rp465.000,00 (10 menit).
  • Murid mengamati dan mencermati variasi kombinasi pecahan uang lain yang nilainya setara untuk pembayaran yang sama, misalnya menggunakan 9 lembar Rp50.000,00 + 1 lembar Rp10.000,00 + 1 lembar Rp5.000,00 (5 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid mengikuti permainan simulasi 'Kasir Cepat' secara berpasangan: murid bergantian mengambil kartu belanja dan menyusun replika uang kertas rupiah untuk membayar nominal pas pada 3 skenario berikut: (1) Belanja beras dan minyak seharga Rp275.000,00 (acuan pas: 2 lembar Rp100.000,00 + 1 lembar Rp50.000,00 + 1 lembar Rp20.000,00 + 1 lembar Rp5.000,00); (2) Belanja sepatu sekolah seharga Rp380.000,00 (acuan pas: 3 lembar Rp100.000,00 + 1 lembar Rp50.000,00 + 1 lembar Rp20.000,00 + 1 lembar Rp10.000,00); (3) Belanja sepeda mini anak seharga Rp750.000,00 (acuan pas: 7 lembar Rp100.000,00 + 1 lembar Rp50.000,00) (10 menit).
  • Murid mengerjakan Lembar Latihan Pembayaran Mandiri berisi 3 soal masalah pembayaran uang cacah sampai 1.000.000: Soal 1: Menentukan total uang dari 6 lembar Rp100.000,00 + 3 lembar Rp50.000,00 + 4 lembar Rp10.000,00 (acuan: Rp790.000,00); Soal 2: Menentukan kombinasi lembar pecahan terkecil jumlah lembarnya untuk membayar jaket seharga Rp635.000,00 (acuan: 6 lembar Rp100.000,00 + 1 lembar Rp20.000,00 + 1 lembar Rp10.000,00 + 1 lembar Rp5.000,00); Soal 3: Pak Budi membeli bahan bangunan seharga Rp845.000,00. Jika ia membayar dengan 8 lembar Rp100.000,00 dan 1 lembar Rp50.000,00, tentukan apakah uang pembayaran pas atau lebih (acuan: uang dibayarkan Rp850.000,00 sehingga uang lebih Rp5.000,00) (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid memeriksa kembali ketepatan perhitungan jumlah nilai pecahan uang pada lembar latihannya bersama panduan verifikasi guru (5 menit).
  • Murid menyampaikan kesadaran tentang pentingnya ketelitian menghitung nominal pecahan uang dalam transaksi pembayaran sehari-hari (5 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan cara menentukan kombinasi pecahan uang dan menyelesaikan masalah pembayaran sampai Rp1.000.000,00 (5 menit).
  • Guru memberikan umpan balik hasil latihan mandiri dan menginformasikan bahwa pertemuan berikutnya akan melanjutkan masalah perhitungan pengeluaran dan uang kembalian (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan alat bantu fisik berupa uang mainan pecahan Rp100.000, Rp50.000, Rp20.000, Rp10.000, dan Rp5.000 bagi murid yang membutuhkan visualisasi konkret.
  • Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan panduan bertahap mulai dari pecahan ratusan ribu terlebih dahulu, sedangkan murid yang mahir diberikan tantangan menentukan kombinasi pembayaran dengan syarat jumlah lembar tertentu.
  • Produk: Murid menuangkan hasil penyelesaian masalah uang dalam bentuk tabel rincian lembar pecahan atau bentuk penjumlahan bersusun nilai uang.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Diagnostik lisan di awal pembelajaran: Murid menghitung total nilai uang dari 3 lembar Rp100.000,00 dan 1 lembar Rp50.000,00 (acuan: Rp350.000,00).

Proses:

  • Observasi keterlibatan dan ketepatan murid menyusun pecahan uang mainan saat simulasi Kasir Cepat pada 3 skenario belanja.
  • Pemeriksaan keakuratan perhitungan nominal uang pada Lembar Latihan Pembayaran Mandiri.

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman tertulis singkat di akhir sesi: Tentukan total nilai dari 5 lembar Rp100.000,00 + 4 lembar Rp50.000,00 + 3 lembar Rp10.000,00 (acuan: Rp730.000,00).

Formatif:

  • Penilaian kinerja saat simulasi Kasir Cepat menyusun kombinasi pecahan uang yang pas sesuai harga yang diminta
  • Pemeriksaan ketepatan hasil pengerjaan Lembar Latihan Pembayaran Mandiri (3 butir soal)

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menyelesaikan masalah nilai pecahan uang dan pembayaran sampai 1.000.000Belum mampu menentukan nilai pecahan uang maupun kombinasi pembayaran belanja secara tepat meski dengan bimbingan penuh.Mampu menyelesaikan 1 dari 3 masalah nilai pecahan uang dan pembayaran belanja sampai 1.000.000 secara tepat dengan bantuan guru.Mampu menyelesaikan minimal 2 dari 3 masalah nilai pecahan uang dan pembayaran belanja sampai 1.000.000 secara tepat dan mandiri.Mampu menyelesaikan seluruh (3 dari 3) masalah nilai pecahan uang dan kombinasi pembayaran belanja sampai 1.000.000 secara tepat, mandiri, serta menemukan variasi kombinasi pecahan uang lainnya.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah media uang mainan efektif membantu murid memahami representasi bilangan cacah hingga 1.000.000 dalam transaksi nyata?
  • Bagian mana dari masalah pembayaran pecahan uang yang masih menyulitkan sebagian murid?

Murid:

  • Apakah aku sudah dapat menghitung dan menyusun pecahan uang rupiah yang pas untuk membayar barang belanjaan?
  • Pecahan uang mana yang paling mudah dan paling sulit aku hitung saat menyelesaikan soal?

Pertemuan 9 — Menyelesaikan Masalah Perhitungan Pengeluaran dan Kembalian Uang Menggunakan Bilangan Cacah Sampai 1.000.000 — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 5.9.7 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan uang menggunakan bilangan cacah sampai 1.000.000

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran murid, dan mengajak murid memusatkan perhatian pada topik perhitungan uang belanja (2 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu menyelesaikan masalah perhitungan total pengeluaran dan uang kembalian menggunakan bilangan cacah sampai 1.000.000 (3 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen awal singkat dengan menampilkan 1 soal diagnostik di papan tulis: 'Jika membeli tas seharga Rp150.000,00 dan buku seharga Rp50.000,00 dengan uang Rp300.000,00, berapa total pengeluaran dan berapa uang kembaliannya?' lalu murid menuliskan jawaban pada kertas coretan untuk diperiksa guru (acuan jawaban tepat: total pengeluaran = Rp150.000,00 + Rp50.000,00 = Rp200.000,00; uang kembalian = Rp300.000,00 - Rp200.000,00 = Rp100.000,00) (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid mencermati pemodelan masalah kontekstual transaksi di koperasi sekolah yang ditulis guru: 'Koperasi membeli seragam Rp450.000,00 dan buku pelajaran Rp275.000,00, dibayar dengan 8 lembar uang seratus ribuan (Rp800.000,00)'. Murid menyimak langkah menentukan total pengeluaran melalui penjumlahan serta menghitung sisa kembalian melalui pengurangan (acuan: pengeluaran = Rp450.000,00 + Rp275.000,00 = Rp725.000,00; kembalian = Rp800.000,00 - Rp725.000,00 = Rp75.000,00) (10 menit).
  • Murid secara berpasangan mengikuti kuis cepat 'Tebak Kembalian' di mana guru menyebutkan 2 skenario transaksi lisan: Skenario 1 (Belanja Rp120.000,00 + Rp80.000,00, bayar Rp250.000,00; acuan: pengeluaran Rp200.000,00, kembalian Rp50.000,00) dan Skenario 2 (Belanja Rp350.000,00 + Rp150.000,00, bayar Rp600.000,00; acuan: pengeluaran Rp500.000,00, kembalian Rp100.000,00) yang dijawab serentak di papan tulis mini dengan antusias dan gembira (5 menit).

Mengaplikasi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid menerima Lembar Aktivitas Transaksi yang memuat 3 masalah perhitungan uang sampai 1.000.000: Soal 1 (Beli tas Rp245.000,00 dan sepatu Rp380.000,00 dengan uang Rp700.000,00; acuan: pengeluaran = Rp625.000,00, kembalian = Rp75.000,00), Soal 2 (Beli jaket Rp315.000,00, celana Rp185.000,00, dan topi Rp60.000,00 dengan uang Rp600.000,00; acuan: pengeluaran = Rp560.000,00, kembalian = Rp40.000,00), dan Soal 3 (Beli sepeda anak Rp650.000,00 dan helm Rp175.000,00 dengan uang Rp900.000,00; acuan: pengeluaran = Rp825.000,00, kembalian = Rp75.000,00) (10 menit).
  • Murid secara mandiri menyelesaikan ketiga soal perhitungan pengeluaran dan kembalian tersebut pada lembar kerja masing-masing dengan menuliskan kalimat matematika secara runtut (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid bersama guru mencocokkan hasil perhitungan ketiga soal lembar kerja terhadap kunci acuan jawaban yang diproyeksikan, memeriksa ketepatan operasi penjumlahan pengeluaran dan pengurangan kembalian, serta mengidentifikasi bagian yang masih keliru hitung (10 menit).

Penutup:

  • Murid bersama guru menyimpulkan langkah sistematis dalam menyelesaikan masalah uang: menjumlahkan seluruh barang yang dibeli untuk mengetahui total pengeluaran, kemudian mengurangkan uang yang dibayarkan dengan total pengeluaran untuk memperoleh uang kembalian (5 menit).
  • Guru memberikan asesmen akhir berupa 1 soal cek pemahaman mandiri: 'Ibu membeli blender seharga Rp350.000,00 dan wajan seharga Rp175.000,00 dengan membawa uang Rp600.000,00. Hitunglah total pengeluaran dan uang kembalian Ibu!' (acuan: pengeluaran = Rp350.000,00 + Rp175.000,00 = Rp525.000,00; kembalian = Rp600.000,00 - Rp525.000,00 = Rp75.000,00), lalu menutup sesi dengan doa dan salam (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan lembar kerja dengan tabel nilai tempat dan pemisahan kolom 'Penjumlahan Belanja' dan 'Pengurangan Kembalian', sedangkan murid yang mahir diberikan variasi soal dengan 4 item barang belanjaan.
  • Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan didampingi secara langsung oleh guru dalam menyusun operasi susun ke bawah tanpa salah menyimpan/meminjam, sedangkan murid mahir bekerja mandiri penuh.
  • Produk: Semua murid menghasilkan penyelesaian kalimat matematika yang tepat; murid mahir menuliskan alternatif cara pengecekan balik hasil kembalian (kembalian + pengeluaran = uang dibayar).

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Diagnostik tertulis singkat di papan tulis: Menghitung total pengeluaran belanja tas Rp150.000,00 dan buku Rp50.000,00 serta kembalian dari uang Rp300.000,00. Acuan jawaban benar: total pengeluaran = Rp200.000,00 dan uang kembalian = Rp100.000,00.

Proses:

  • Observasi formatif selama pengerjaan Lembar Aktivitas Transaksi: memeriksa ketepatan murid dalam melakukan penjumlahan total belanja dan pengurangan nilai kembalian pada 3 soal kontekstual (Soal 1: Rp625.000,00 & Rp75.000,00; Soal 2: Rp560.000,00 & Rp40.000,00; Soal 3: Rp825.000,00 & Rp75.000,00).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman mandiri di akhir sesi: Soal transaksi pembelian blender Rp350.000,00 dan wajan Rp175.000,00 dengan uang Rp600.000,00. Acuan jawaban tepat: total pengeluaran = Rp525.000,00 dan uang kembalian = Rp75.000,00.

Formatif:

  • Penilaian kinerja pengerjaan 3 soal Lembar Aktivitas Transaksi perhitungan pengeluaran dan uang kembalian menggunakan rubrik 4 level ketercapaian.

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menyelesaikan masalah perhitungan pengeluaran dan kembalian uang sampai 1.000.000Belum mampu menghitung total pengeluaran maupun uang kembalian secara tepat dari ketiga soal pada Lembar Aktivitas Transaksi.Mampu menghitung total pengeluaran dan uang kembalian dengan tepat pada 1 dari 3 soal yang diberikan pada Lembar Aktivitas Transaksi.Mampu menghitung total pengeluaran dan uang kembalian dengan tepat pada 2 dari 3 soal yang diberikan pada Lembar Aktivitas Transaksi.Mampu menghitung total pengeluaran dan uang kembalian secara tepat dan mandiri pada seluruh (3 dari 3) soal yang diberikan pada Lembar Aktivitas Transaksi.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah alokasi waktu 70 menit mencukupi bagi murid untuk melatih operasi penjumlahan dan pengurangan uang secara runtut?
  • Bagian mana dari operasi hitung uang yang paling sering memicu kesalahan murid (apakah pada saat menjumlahkan belanjaan atau saat meminjam pada pengurangan ratus ribuan)?

Murid:

  • Apakah kamu merasa terbantu dengan menghitung total belanjaan terlebih dahulu sebelum menghitung uang kembalian?
  • Langkah hitungan mana yang menurutmu paling menantang saat menghitung uang kembalian?

Pertemuan 10 — Asesmen Sumatif Bab — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 5.9.1 Membaca bilangan cacah sampai 1.000.000 dengan lafal dan nama bilangan yang tepat
  • TP 5.9.2 Menulis bilangan cacah sampai 1.000.000 dalam bentuk angka dan kata secara tepat
  • TP 5.9.3 Menentukan nilai tempat bilangan cacah sampai 1.000.000 secara tepat
  • TP 5.9.4 Membandingkan dua bilangan cacah sampai 1.000.000 menggunakan tanda relasi yang sesuai
  • TP 5.9.5 Mengurutkan beberapa bilangan cacah sampai 1.000.000 dari nilai terkecil ke terbesar atau sebaliknya
  • TP 5.9.6 Melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan cacah sampai 1.000.000 berdasarkan nilai tempatnya
  • TP 5.9.7 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan uang menggunakan bilangan cacah sampai 1.000.000

Pendahuluan:

  • Guru membuka sesi asesmen dengan salam, memimpin doa, memeriksa kehadiran 28 murid, serta mengondisikan meja agar rahasia dan mandiri (3 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan asesmen sumatif bab, tata tertib pengerjaan mandiri, alur pengerjaan serentak tes tertulis selama 42 menit, serta mekanisme pemanggilan tes lisan individual bergantian ke meja guru (2 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Guru membagikan lembar tes tertulis dan menjelaskan petunjuk pengisian 6 butir soal mencakup penulisan, nilai tempat, tanda relasi, pengurutan, komposisi-dekomposisi, serta pemecahan masalah uang (2 menit).

Mengaplikasi (Bermakna):

  • Seluruh 28 murid mengerjakan serentak lembar tes tertulis secara mandiri yang memuat butir soal berikut: (1) Menulis angka untuk 'tujuh ratus empat puluh lima ribu dua ratus delapan rupiah' (kunci: Rp745.208,00 atau 745.208) dan menulis nama bilangan untuk 806.015 (kunci: delapan ratus enam ribu lima belas); (2) Menentukan nilai tempat digit 4 pada bilangan 348.912 (kunci: puluh ribuan, bernilai 40.000); (3) Membandingkan 572.480 ... 572.840 dengan tanda relasi (kunci: <); (4) Mengurutkan bilangan 645.200, 642.500, 654.000, 645.020 dari yang terkecil (kunci: 642.500; 645.020; 645.200; 654.000); (5a) Menentukan hasil komposisi dari 5 ratus ribuan + 3 ribuan + 7 ratusan + 4 satuan (kunci: 503.704); (5b) Melakukan dekomposisi bentuk panjang 920.450 (kunci: 900.000 + 20.000 + 400 + 50); (6a) Menyelesaikan masalah: Ibu membeli blender seharga Rp350.000,00 dan wajan Rp175.000,00 lalu membayar dengan 6 lembar uang seratus ribuan; hitung total belanja dan kembaliannya (kunci: total belanja Rp525.000,00; uang dibayar Rp600.000,00; uang kembalian Rp75.000,00); (6b) Menyelesaikan masalah: Ahmad memiliki 8 lembar lima puluh ribuan, 5 lembar dua puluh ribuan, dan 12 lembar lima ribuan; tentukan total uang Ahmad (kunci: (8 x 50.000) + (5 x 20.000) + (12 x 5.000) = 400.000 + 100.000 + 60.000 = Rp560.000,00) (27 menit).
  • Bersamaan saat murid lain mengerjakan tes tertulis, guru memanggil satu per satu murid ke meja guru (1 menit per anak x 28 murid = 28 menit) untuk tes lisan membaca 2 kartu bilangan cacah sampai 1.000.000 dengan lafal dan nama bilangan yang tepat. Kartu A: 409.308 (kunci: empat ratus sembilan ribu tiga ratus delapan) dan Kartu B: 1.000.000 (kunci: satu juta) (28 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid memeriksa kembali kelengkapan identitas dan nomor jawaban pada lembar tertulis secara hening dan mandiri sebelum dikumpulkan kepada guru (2 menit).

Penutup:

  • Guru mengumpulkan seluruh lembar jawaban asesmen tertulis murid dan memastikan rekapitulasi penilaian lisan 28 murid telah lengkap (3 menit).
  • Guru bersama murid melakukan refleksi singkat mengenai proses pengerjaan evaluasi bab, memberikan apresiasi atas integritas serta kemandirian seluruh murid, dan menutup pertemuan dengan doa (3 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Tidak ada modifikasi kompetensi; format soal tertulis disajikan dengan ukuran font dan spasi yang jelas serta kontras bagi murid yang memerlukan kemudahan visual.
  • Proses: Akomodasi akses berupa pembacaan ulang petunjuk pengerjaan secara perlahan bagi murid yang memerlukan penegasan instruksi tanpa memberikan petunjuk substansi jawaban.
  • Produk: Format bukti belajar seragam sesuai acuan: lembar jawaban tes tertulis (butir 1-6) dan lembar skor observasi tes lisan membaca 2 kartu bilangan.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Pengecekan kesiapan alat tulis dan konfirmasi pemahaman petunjuk pengerjaan asesmen sumatif bab secara mandiri tanpa bantuan catatan atau rekan sejawat.

Proses:

  • Pemantauan kepatuhan terhadap tata tertib kemandirian pengerjaan tes tertulis di kelas serta pencatatan lembar observasi pelafalan nama bilangan saat tes lisan bergantian.

Sumatif Bab:

  • kombinasi tes tertulis terpadu dan tes lisan individual singkat: lembar jawaban tes tertulis yang memuat penulisan, nilai tempat, perbandingan, pengurutan, dekomposisi-komposisi bilangan cacah sampai 1.000.000, serta penyelesaian masalah uang; serta rekaman lembar observasi pelafalan nama bilangan secara lisan langsung
  • tes tertulis serentak: lembar asesmen tertulis murid yang dikerjakan serentak seluruh kelas (28 murid) berisi butir soal: menulis lambang dan kata bilangan sampai 1.000.000, menentukan nilai tempat digit, membandingkan dua bilangan dengan tanda relasi, mengurutkan 4-5 bilangan cacah, melakukan komposisi dan dekomposisi bentuk panjang, serta menyelesaikan 2 soal cerita pemecahan masalah uang (42 menit; individual; instrumen: kunci jawaban dan pedoman penskoran terperinci)
  • tes lisan bergiliran: kinerja pelafalan membaca nama bilangan cacah sampai 1.000.000 secara tepat berdasarkan 2 kartu bilangan per anak, dinilai 1 menit per murid secara bergantian ke meja guru saat murid lain menyelesaikan lembar tertulis secara mandiri (durasi total 28 menit untuk 28 murid: 28 menit / 1 menit = 28 murid) (28 menit; individual; instrumen: lembar observasi ketercapaian lafal dan kelancaran nama bilangan cacah)

Sumatif:

  • kombinasi tes tertulis terpadu dan tes lisan individual singkat: lembar jawaban tes tertulis yang memuat penulisan, nilai tempat, perbandingan, pengurutan, dekomposisi-komposisi bilangan cacah sampai 1.000.000, serta penyelesaian masalah uang; serta rekaman lembar observasi pelafalan nama bilangan secara lisan langsung
  • tes tertulis serentak: lembar asesmen tertulis murid yang dikerjakan serentak seluruh kelas (28 murid) berisi butir soal: menulis lambang dan kata bilangan sampai 1.000.000, menentukan nilai tempat digit, membandingkan dua bilangan dengan tanda relasi, mengurutkan 4-5 bilangan cacah, melakukan komposisi dan dekomposisi bentuk panjang, serta menyelesaikan 2 soal cerita pemecahan masalah uang (42 menit; individual; instrumen: kunci jawaban dan pedoman penskoran terperinci)
  • tes lisan bergiliran: kinerja pelafalan membaca nama bilangan cacah sampai 1.000.000 secara tepat berdasarkan 2 kartu bilangan per anak, dinilai 1 menit per murid secara bergantian ke meja guru saat murid lain menyelesaikan lembar tertulis secara mandiri (durasi total 28 menit untuk 28 murid: 28 menit / 1 menit = 28 murid) (28 menit; individual; instrumen: lembar observasi ketercapaian lafal dan kelancaran nama bilangan cacah)

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Membaca Bilangan Cacah (TP 5.9.1)Belum tepat membaca kedua kartu bilangan 409.308 dan 1.000.000 dengan lafal dan nama bilangan yang benar (0 benar).Tepat membaca 1 dari 2 kartu bilangan dengan lafal dan nama bilangan yang benar (Kartu A: empat ratus sembilan ribu tiga ratus delapan; atau Kartu B: satu juta).Tepat membaca kedua kartu bilangan (Kartu A: empat ratus sembilan ribu tiga ratus delapan; Kartu B: satu juta) dengan lafal dan nama bilangan yang benar meski ada jeda ragu.Tepat, lancar, dan tanpa ragu membaca kedua kartu bilangan (Kartu A: empat ratus sembilan ribu tiga ratus delapan; Kartu B: satu juta) secara mandiri.
Menulis Bilangan Cacah (TP 5.9.2)Belum tepat menulis angka dan kata pada kedua butir soal nomor 1.Tepat menulis 1 dari 2 target pada soal nomor 1: menulis angka Rp745.208,00 atau menulis kata 'delapan ratus enam ribu lima belas'.Tepat menulis angka (Rp745.208,00) dan kata ('delapan ratus enam ribu lima belas') pada kedua target butir soal nomor 1.Tepat dan sempurna menulis angka (Rp745.208,00) dan kata ('delapan ratus enam ribu lima belas') pada kedua target butir nomor 1 secara mandiri dan rapi.
Menentukan Nilai Tempat (TP 5.9.3)Belum tepat menentukan nama nilai tempat maupun nilai angka dari digit 4 pada bilangan 348.912.Hanya tepat menyebutkan nama nilai tempat ('puluh ribuan') tetapi salah menuliskan nilai bilangannya, atau sebaliknya.Tepat menentukan nama nilai tempat ('puluh ribuan') dan nilai angkanya (40.000) pada digit 4 bilangan 348.912.Tepat dan lengkap menentukan nama nilai tempat ('puluh ribuan') serta nilai angka (40.000) pada digit 4 bilangan 348.912 secara mandiri.
Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan (TP 5.9.4 & TP 5.9.5)Salah memberikan tanda relasi pada soal nomor 3 dan salah mengurutkan bilangan pada soal nomor 4.Hanya tepat pada salah satu target: memberi tanda relasi '<' pada 572.480 < 572.840, ATAU mengurutkan sebagian bilangan pada soal nomor 4.Tepat memberi tanda relasi '<' pada soal nomor 3 DAN tepat mengurutkan keempat bilangan dari terkecil (642.500; 645.020; 645.200; 654.000) pada soal nomor 4.Tepat dan runtut menentukan tanda relasi '<' pada nomor 3 serta mengurutkan keempat bilangan secara presisi pada nomor 4 tanpa kesalahan.
Komposisi dan Dekomposisi Bilangan (TP 5.9.6)Belum tepat menentukan komposisi bilangan nomor 5a maupun dekomposisi bentuk panjang nomor 5b.Hanya tepat pada salah satu target: komposisi 503.704 pada nomor 5a, ATAU dekomposisi 900.000 + 20.000 + 400 + 50 pada nomor 5b.Tepat menentukan hasil komposisi 503.704 pada nomor 5a DAN dekomposisi bentuk panjang 900.000 + 20.000 + 400 + 50 pada nomor 5b.Tepat dan sistematis menyelesaikan komposisi (503.704) dan dekomposisi bentuk panjang (900.000 + 20.000 + 400 + 50) secara mandiri.
Penyelesaian Masalah Berkaitan Uang (TP 5.9.7)Belum mampu menyelesaikan perhitungan uang belanja/kembalian maupun perhitungan pecahan uang pada soal nomor 6a dan 6b.Tepat menyelesaikan salah satu perhitungan pada nomor 6 (misalnya hanya tepat menghitung total belanja Rp525.000,00 atau total uang Ahmad Rp560.000,00).Tepat menghitung total belanja (Rp525.000,00) serta uang kembalian (Rp75.000,00) pada nomor 6a DAN tepat menghitung total pecahan uang Ahmad (Rp560.000,00) pada nomor 6b.Tepat, runtut dalam langkah hitung, dan presisi menentukan total belanja (Rp525.000,00), kembalian (Rp75.000,00), serta komposisi total uang (Rp560.000,00) secara mandiri.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah alokasi waktu 42 menit pengerjaan tertulis dan 28 menit tes lisan bergiliran (1 menit/murid) terlaksana secara efektif dan kondusif?
  • Tujuan Pembelajaran nomor berapa yang capaian ketuntasannya paling tinggi dan paling rendah di antara murid kelas 5?
  • Langkah tindak lanjut apa yang perlu disiapkan bagi murid yang belum mencapai kriteria ketuntasan pada materi nilai tempat atau uang?

Murid:

  • Bagian soal mana pada bab bilangan cacah sampai 1.000.000 yang terasa paling mudah dan paling menantang bagiku?
  • Apakah aku sudah teliti dan mandiri dalam membaca soal serta memeriksa kembali hasil perhitunganku hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Matematika untuk SD/MI Kelas V (Kemendikbudristek, 2022)
  2. Buku Siswa Matematika untuk SD/MI Kelas V (Kemendikbudristek, 2022)
  3. Kartu Angka Bilangan Cacah 100.000 - 500.000
  4. Buku Panduan Guru Matematika untuk SD/MI Kelas V, Kemendikbudristek 2022
  5. Buku Siswa Matematika untuk SD/MI Kelas V, Kemendikbudristek 2022 (Bab 9)
  6. Set kartu angka bilangan ratus ribuan hingga 1.000.000 dan lembar infografis data penduduk
  7. Kartu tantangan bilangan angka dan kata
  8. Lembar Kerja Siswa (LKS) menulis bilangan cacah
  9. Buku Panduan Guru Matematika untuk SD/MI Kelas V (Kemendikbudristek 2022)
  10. Buku Siswa Matematika untuk SD/MI Kelas V (Kemendikbudristek 2022)
  11. Papan berpetak dan bagan tabel nilai tempat (Jutaan, Ratus Ribuan, Puluh Ribuan, Ribuan, Ratusan, Puluhan, Satuan)
  12. Kartu angka bilangan cacah 458.219, 603.745, 891.062, dan 1.000.000
  13. Buku Panduan Guru Matematika untuk SD/MI Kelas V
  14. Buku Siswa Matematika untuk SD/MI Kelas V
  15. Kartu bilangan cacah ratus ribuan
  16. Kartu simbol relasi (>, <, =)
  17. Bagan tabel nilai tempat
  18. Buku Panduan Guru Matematika untuk SD/MI Kelas V (Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi)
  19. Buku Siswa Matematika untuk SD/MI Kelas V (Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi)
  20. Set Kartu Baris Bilangan (kertas karton bertuliskan angka ratus ribuan)
  21. Papan tulis, spidol, dan lembar kerja murid
  22. Buku Panduan Guru Matematika untuk SD/MI Kelas V (Kemendikbudristek, Bab 9 Subbab C)
  23. Buku Siswa Matematika untuk SD/MI Kelas V (Kemendikbudristek, Bab 9 Eksplorasi 9.3)
  24. Tabel nilai tempat ratus ribuan sampai satuan dan kartu bilangan
  25. Buku Panduan Guru Matematika untuk SD/MI Kelas V (Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 2022)
  26. Buku Siswa Matematika untuk SD/MI Kelas V (Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 2022)
  27. Set uang mainan rupiah (pecahan Rp100.000, Rp50.000, Rp20.000, Rp10.000, Rp5.000, Rp2.000, Rp1.000)
  28. Kartu simulasi harga barang belanjaan
  29. Buku Panduan Guru Matematika untuk SD/MI Kelas V, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 2022.
  30. Buku Siswa Matematika untuk SD/MI Kelas V, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 2022.
  31. Lembar Aktivitas Transaksi berisikan 3 soal cerita uang belanja dan kembalian cacah sampai 1.000.000.
  32. Uang mainan pecahan Rp10.000,00 sampai Rp100.000,00 sebagai alat peraga visual.
  33. Lembar Asesmen Sumatif Tertulis Bab 9 (28 eksemplar)
  34. Kartu Bilangan Cacah Lisan (Kartu A: 409.308 dan Kartu B: 1.000.000)
  35. Rubrik dan Lembar Rekapitulasi Observasi Nilai Sumatif Guru

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar bab ini secara penuh.

Apa isi bab ini?

Dokumen memuat seluruh pertemuan bab ini dalam satu berkas: tujuan pembelajaran per pertemuan, urutan kegiatan inti sesuai alokasi JP, pertanyaan pemantik, asesmen formatif, asesmen sumatif bab, rubrik, dan refleksi. Cocok dipakai sebagai persiapan tatap muka sekaligus lampiran supervisi.

Cara pakai bab ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.