MODUL AJAR Matematika — Kelas 5 (Fase C) Topik: Keliling Segi Empat (Layang-layang, Trapesium, dan Segi Empat Sembarang) INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Matematika |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 5 |
|---|
| Topik | Keliling Segi Empat (Layang-layang, Trapesium, dan Segi Empat Sembarang) |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menemukan cara menghitung keliling layang-layang dengan memanfaatkan dua pasang sisi yang sama panjang.
- Murid dapat menemukan cara menghitung keliling trapesium dan segi empat sembarang dengan menjumlahkan seluruh panjang sisi-sisinya.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | | | Kesehatan | | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Jika kalian ingin memasang pita di sekeliling layang-layang kertas, bagaimana cara mengetahui panjang pita yang dibutuhkan?
- Apakah semua segi empat memiliki sisi-sisi yang sama panjang? Bagaimana cara menghitung keliling segi empat yang sisi-sisinya berbeda-beda?
- Apa perbedaan cara menghitung keliling layang-layang dengan keliling trapesium?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama.
- Guru melakukan asesmen awal: menampilkan gambar layang-layang dan trapesium, lalu bertanya 'Siapa yang bisa menyebutkan ciri-ciri sisi layang-layang?' dan 'Berapa sisi yang dimiliki trapesium?'
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: menemukan cara menghitung keliling layang-layang, trapesium, dan segi empat sembarang.
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Jika kalian ingin memasang pita di sekeliling layang-layang kertas, bagaimana cara mengetahui panjang pita yang dibutuhkan?'
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menampilkan gambar layang-layang dengan ukuran sisi tertera (misalnya sisi pendek 2 cm dan sisi panjang 4 cm). Murid diminta mengamati dan mengidentifikasi pasangan sisi yang sama panjang.
- Guru membagikan LKPD berisi gambar layang-layang. Murid mengukur sisi-sisi layang-layang menggunakan penggaris dan mencatat hasilnya.
- Murid berdiskusi dalam kelompok kecil (3-4 orang) untuk menemukan bahwa layang-layang memiliki dua pasang sisi yang sama panjang.
- Guru menampilkan gambar trapesium (sisi 4 cm, 2 cm, 5 cm, 3 cm) dan segi empat sembarang (sisi 5 cm, 4 cm, 2 cm, 3 cm). Murid mengamati dan menyimpulkan bahwa keempat sisinya tidak sama panjang.
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Murid dalam kelompok menghitung keliling layang-layang: menjumlahkan sisi-sisinya (2+2+4+4), mengelompokkan pasangan sisi sama panjang, lalu mengubah menjadi bentuk perkalian: Keliling = (2 × sisi pendek) + (2 × sisi panjang).
- Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil penemuan rumus keliling layang-layang. Guru mengonfirmasi dan mengoreksi jika ada kekeliruan.
- Murid menghitung keliling trapesium dengan menjumlahkan seluruh panjang sisi: Keliling = 4 + 2 + 5 + 3 = 14 cm. Murid menyimpulkan bahwa karena tidak ada sisi yang sama panjang, keliling dihitung dengan menjumlahkan semua sisi.
- Murid menghitung keliling segi empat sembarang dengan cara yang sama: menjumlahkan seluruh panjang sisi-sisinya.
- Murid mengerjakan 2-3 soal latihan secara mandiri: menghitung keliling layang-layang, trapesium, dan segi empat sembarang dengan ukuran yang berbeda.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid membandingkan cara menghitung keliling layang-layang (bisa disingkat dengan perkalian) dengan keliling trapesium dan segi empat sembarang (harus menjumlahkan semua sisi satu per satu).
- Murid menuliskan kesimpulan di buku tulis: kapan bisa menggunakan perkalian untuk menghitung keliling dan kapan harus menjumlahkan semua sisi.
- Guru memfasilitasi diskusi kelas: 'Mengapa keliling layang-layang bisa ditulis dengan perkalian tetapi keliling trapesium tidak?' untuk memperdalam pemahaman konseptual.
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: keliling layang-layang = (2 × sisi pendek) + (2 × sisi panjang); keliling trapesium dan segi empat sembarang = jumlah semua sisi.
- Murid mengerjakan asesmen akhir: 2 soal uraian singkat (1 soal keliling layang-layang, 1 soal keliling trapesium/segi empat sembarang).
- Guru memberikan apresiasi atas partisipasi murid dan menyampaikan topik pertemuan berikutnya.
- Guru menutup pelajaran dengan salam.
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan dukungan lebih diberikan gambar bangun datar dengan sisi-sisi sudah dilabeli panjangnya. Murid cepat diberikan soal bangun datar dengan sisi dalam satuan berbeda (mm dan cm) yang perlu dikonversi.
- Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih bekerja dengan bimbingan langsung guru dalam kelompok kecil. Murid cepat diminta menemukan sendiri rumus keliling dan menjelaskan alasannya kepada teman.
- Produk: Murid yang membutuhkan dukungan lebih cukup menghitung keliling dengan penjumlahan langsung. Murid cepat diminta menuliskan rumus umum dan membuat soal sendiri untuk ditukarkan dengan teman.
ASESMENAwal:- Guru menampilkan gambar layang-layang dan bertanya: 'Ada berapa sisi pada layang-layang? Apakah ada sisi yang sama panjang?'
- Guru menampilkan gambar trapesium dan bertanya: 'Apakah trapesium memiliki sisi yang sama panjang? Bagaimana cara kalian menghitung keliling bangun ini?'
Proses:- Guru mengamati apakah murid mampu mengidentifikasi dua pasang sisi sama panjang pada layang-layang.
- Guru memeriksa apakah murid mampu mengubah penjumlahan sisi layang-layang menjadi bentuk perkalian.
- Guru memeriksa apakah murid mampu menjumlahkan seluruh sisi trapesium dan segi empat sembarang dengan benar.
- Guru memberikan umpan balik langsung jika terdapat kekeliruan penghitungan.
Akhir:- Soal 1: Sebuah layang-layang memiliki sisi pendek 5 cm dan sisi panjang 8 cm. Hitunglah kelilingnya menggunakan rumus yang telah kalian temukan. Tunjukkan langkah pengerjaannya.
- Soal 2: Sebuah trapesium memiliki sisi-sisi sepanjang 6 cm, 3 cm, 7 cm, dan 4 cm. Hitunglah kelilingnya. Jelaskan mengapa keliling trapesium tidak bisa dihitung dengan perkalian seperti layang-layang.
Formatif:- Observasi aktivitas diskusi kelompok saat mengidentifikasi pasangan sisi layang-layang.
- Tanya jawab lisan saat murid mempresentasikan cara menghitung keliling.
- Pemeriksaan LKPD dan catatan hasil pengukuran sisi-sisi bangun datar.
Sumatif:- Soal uraian akhir pembelajaran: 2 soal menghitung keliling (1 layang-layang, 1 trapesium/segi empat sembarang) disertai langkah penyelesaian.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menghitung keliling layang-layang | Murid belum mampu menjumlahkan sisi-sisi layang-layang dan belum mengenali pasangan sisi yang sama panjang. | Murid mampu menjumlahkan sisi-sisi layang-layang tetapi belum mampu mengubahnya menjadi bentuk perkalian. | Murid mampu menghitung keliling layang-layang dengan benar menggunakan rumus (2 × sisi pendek) + (2 × sisi panjang) tetapi masih memerlukan bantuan. | Murid mampu menghitung keliling layang-layang dengan benar, menuliskan rumus secara mandiri, dan dapat menjelaskan mengapa rumus tersebut berlaku. | | Menghitung keliling trapesium dan segi empat sembarang | Murid belum mampu menjumlahkan sisi-sisi trapesium atau segi empat sembarang dengan benar. | Murid mampu menjumlahkan sisi-sisi tetapi melakukan kesalahan hitung atau ada sisi yang terlewat. | Murid mampu menjumlahkan semua sisi dengan benar dan mendapatkan keliling yang tepat. | Murid mampu menghitung keliling dengan benar, menjelaskan mengapa harus menjumlahkan semua sisi (karena tidak ada pasangan sisi sama panjang), dan dapat menyelesaikan soal variasi. | | Penalaran kritis dan komunikasi matematis | Murid belum mampu menjelaskan langkah penghitungan keliling dan tidak dapat membedakan cara menghitung keliling berbagai segi empat. | Murid mampu menjelaskan langkah penghitungan secara sederhana tetapi belum mampu membandingkan cara menghitung keliling antar bangun. | Murid mampu menjelaskan langkah penghitungan dan membandingkan cara menghitung keliling layang-layang dengan trapesium. | Murid mampu menjelaskan dengan runtut mengapa layang-layang bisa menggunakan perkalian sedangkan trapesium tidak, serta memberikan contoh sendiri. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah murid mampu menemukan sendiri bahwa layang-layang memiliki dua pasang sisi sama panjang?
- Apakah strategi kerja kelompok efektif membantu murid yang membutuhkan dukungan lebih?
- Bagian mana dari pembelajaran yang perlu diperbaiki untuk pertemuan berikutnya?
- Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap sudah proporsional?
Refleksi Murid:- Apa yang sudah aku pahami tentang cara menghitung keliling layang-layang?
- Apa bedanya menghitung keliling layang-layang dengan keliling trapesium?
- Bagian mana yang masih terasa sulit dan perlu aku pelajari lagi?
- Bagaimana cara aku bisa menggunakan pengetahuan ini dalam kehidupan sehari-hari?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa Matematika untuk SD/MI Kelas V (Meita Fitrianawati, Ika Surtiani, Ait Istiandaru), Bab 4 halaman 121-122.
- Buku Panduan Guru Matematika untuk SD/MI Kelas V, Bab 4 halaman 144-152.
- LKPD (Lembar Kerja Murid) berisi gambar layang-layang, trapesium, dan segi empat sembarang.
- Penggaris untuk mengukur panjang sisi bangun datar.
- Kertas berbentuk layang-layang, trapesium, dan segi empat sembarang sebagai alat peraga manipulatif.
- Papan tulis dan spidol untuk menuliskan langkah penghitungan bersama.
|