Modul AjarPertemuan 3Bab 4Fase CSemester 1

Modul Ajar Matematika Kelas 5: Keliling Segi Empat (Persegi, Persegi Panjang, dan Jajargenjang)

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 5 dengan topik "Keliling Segi Empat (Persegi, Persegi Panjang, dan Jajargenjang)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Matematika Kelas 5: Keliling Segi Empat (Persegi, Persegi Panjang, dan Jajargenjang)

Matematika - Kelas 5

Bab 4 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Matematika — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Keliling Segi Empat (Persegi, Persegi Panjang, dan Jajargenjang)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikKeliling Segi Empat (Persegi, Persegi Panjang, dan Jajargenjang)
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menemukan cara menghitung keliling persegi dan persegi panjang dengan memanfaatkan karakteristik sisi-sisinya.
  2. Murid dapat menemukan cara menghitung keliling jajargenjang dan belah ketupat dengan memanfaatkan pasangan sisi yang sama panjang.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Jika kalian ingin memasang pita di sekeliling bingkai foto berbentuk persegi panjang, bagaimana cara menghitung panjang pita yang dibutuhkan?
  2. Mengapa pada persegi kita cukup mengukur satu sisi saja untuk mengetahui kelilingnya?
  3. Apakah cara menghitung keliling jajargenjang sama dengan persegi panjang? Mengapa?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama.
  • Guru melakukan asesmen awal: menampilkan gambar persegi, persegi panjang, dan jajargenjang, lalu bertanya 'Apa nama bangun ini? Adakah sisi-sisi yang sama panjang? Mana saja sisi yang sama panjang?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan menghubungkan dengan kehidupan sehari-hari (misal: mengukur keliling taman, bingkai foto, ubin lantai).
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu murid.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan gambar persegi panjang dengan ukuran panjang 5 cm dan lebar 3 cm. Murid diminta mengidentifikasi sisi-sisi yang sama panjang.
  • Murid secara berpasangan mengukur sisi-sisi bangun persegi panjang pada lembar kerja menggunakan penggaris untuk membuktikan bahwa sisi-sisi yang berhadapan sama panjang.
  • Guru membimbing murid menjumlahkan semua sisi persegi panjang: 5+3+5+3, lalu mengelompokkan sisi yang sama menjadi bentuk perkalian: (2×5)+(2×3) = 16 cm.
  • Guru menampilkan gambar persegi. Murid mengamati bahwa keempat sisinya sama panjang, sehingga keliling = 4 × sisi.
  • Guru menampilkan gambar jajargenjang dengan sisi alas 5 cm dan sisi samping 3 cm. Murid mengidentifikasi pasangan sisi yang sama panjang.
  • Murid menjumlahkan sisi jajargenjang: 5+3+5+3, mengelompokkan pasangan sisi sama, dan menemukan rumus keliling jajargenjang = (2 × sisi alas) + (2 × sisi samping).
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas: Apa persamaan dan perbedaan cara menghitung keliling persegi panjang dan jajargenjang?

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid bekerja dalam kelompok kecil (3-4 orang) mengerjakan Lembar Kerja yang berisi 4 soal: menghitung keliling persegi, persegi panjang, dan jajargenjang dengan ukuran berbeda.
  • Setiap kelompok juga mendapat tantangan kontekstual: 'Pak Budi ingin memasang pagar di sekeliling kebun berbentuk jajargenjang dengan sisi alas 8 m dan sisi samping 5 m. Berapa meter pagar yang dibutuhkan?'
  • Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil kerja dan menjelaskan langkah penyelesaiannya di depan kelas.
  • Kelompok lain memberikan tanggapan atau pertanyaan terhadap presentasi teman.

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid menuliskan di buku masing-masing: rumus keliling persegi, persegi panjang, dan jajargenjang dengan kata-kata sendiri.
  • Murid menjawab pertanyaan refleksi: 'Apa yang baru kamu pahami hari ini? Bagian mana yang masih terasa sulit?'
  • Guru memfasilitasi 2-3 murid untuk berbagi refleksinya secara lisan.

Penutup:

  • Guru memberikan penguatan materi: menegaskan kembali rumus keliling persegi (4 × sisi), persegi panjang (2 × panjang + 2 × lebar), dan jajargenjang (2 × sisi alas + 2 × sisi samping).
  • Guru memberikan asesmen akhir berupa 2 soal singkat yang dikerjakan secara individu.
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya.
  • Guru menutup pembelajaran dengan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan lebih diberikan gambar bangun datar dengan sisi-sisi yang sudah dilabeli panjangnya dan panduan langkah demi langkah. Murid yang cepat memahami diberikan soal tambahan berupa bangun gabungan dua segi empat.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih bekerja dengan pendampingan langsung guru atau tutor sebaya. Murid yang cepat memahami diminta menemukan sendiri rumus keliling belah ketupat berdasarkan pola yang sudah dipelajari.
  • Produk: Murid yang membutuhkan dukungan lebih cukup menuliskan rumus dan menyelesaikan 2 soal dasar. Murid yang cepat memahami membuat soal cerita sendiri tentang keliling segi empat beserta penyelesaiannya.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan gambar persegi, persegi panjang, dan jajargenjang, lalu meminta murid menyebutkan nama bangun dan menunjukkan sisi-sisi yang sama panjang.
  • Guru bertanya: 'Siapa yang sudah tahu apa itu keliling? Coba jelaskan dengan kata-katamu sendiri.'

Proses:

  • Guru mengamati apakah murid mampu mengidentifikasi sisi-sisi yang sama panjang pada setiap bangun datar.
  • Guru memeriksa apakah murid dapat mengubah penjumlahan sisi-sisi menjadi bentuk perkalian dengan benar.
  • Guru mendengarkan penjelasan murid saat presentasi kelompok untuk menilai pemahaman konseptual.

Akhir:

  • Soal 1: Sebuah persegi panjang memiliki panjang 12 cm dan lebar 7 cm. Hitunglah kelilingnya dengan menuliskan langkah penyelesaian.
  • Soal 2: Sebuah jajargenjang memiliki panjang sisi alas 9 cm dan panjang sisi samping 6 cm. Hitunglah kelilingnya dengan menuliskan langkah penyelesaian.

Formatif:

  • Observasi keterlibatan murid saat diskusi kelompok dan presentasi.
  • Tanya jawab lisan selama proses penemuan rumus keliling.
  • Pemeriksaan Lembar Kerja kelompok untuk melihat pemahaman proses.

Sumatif:

  • Soal individu di akhir pembelajaran: 2 soal menghitung keliling (1 soal persegi/persegi panjang, 1 soal jajargenjang) dengan langkah penyelesaian lengkap.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Konsep KelilingMurid belum dapat menjelaskan pengertian keliling dan belum mampu mengidentifikasi sisi-sisi bangun datar.Murid dapat menjelaskan pengertian keliling tetapi belum konsisten mengidentifikasi sisi-sisi yang sama panjang pada bangun datar.Murid dapat menjelaskan pengertian keliling dan mengidentifikasi sisi-sisi yang sama panjang pada persegi, persegi panjang, dan jajargenjang dengan benar.Murid dapat menjelaskan pengertian keliling, mengidentifikasi sisi-sisi yang sama panjang, dan menghubungkan konsep ini dengan bangun datar lain secara mandiri.
Penerapan Rumus KelilingMurid belum mampu menghitung keliling bangun datar meskipun dengan bimbingan.Murid mampu menghitung keliling dengan bimbingan guru, namun masih sering melakukan kesalahan dalam langkah perkalian atau penjumlahan.Murid mampu menghitung keliling persegi, persegi panjang, dan jajargenjang secara mandiri dengan langkah yang benar.Murid mampu menghitung keliling secara mandiri, menuliskan langkah secara sistematis, dan dapat menyelesaikan soal kontekstual/cerita dengan tepat.
Kemampuan Penalaran dan KomunikasiMurid belum mampu menjelaskan proses penemuan rumus keliling dan tidak berpartisipasi dalam diskusi.Murid dapat menjelaskan sebagian proses penemuan rumus tetapi belum runtut, dan berpartisipasi minimal dalam diskusi.Murid dapat menjelaskan proses penemuan rumus secara runtut dan berpartisipasi aktif dalam diskusi kelompok.Murid dapat menjelaskan proses penemuan rumus dengan bahasa sendiri secara runtut, berpartisipasi aktif, dan mampu memberikan tanggapan kritis terhadap jawaban teman.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah mayoritas murid berhasil menemukan rumus keliling melalui proses penemuan terbimbing?
  • Apakah pertanyaan pemantik yang saya gunakan efektif memicu rasa ingin tahu murid?
  • Bagian mana dari pembelajaran yang perlu diperbaiki untuk pertemuan selanjutnya?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah memenuhi kebutuhan murid dengan kemampuan berbeda?

Refleksi Murid:

  • Apa yang baru aku pahami tentang keliling segi empat hari ini?
  • Bagian mana yang paling mudah dan paling sulit bagiku?
  • Bagaimana cara menghitung keliling yang sudah aku temukan bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari?
  • Apa yang ingin aku pelajari lebih lanjut tentang keliling bangun datar?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Matematika untuk SD/MI Kelas V (Bab 4: Keliling Bangun Datar)
  2. Buku Panduan Guru Matematika untuk SD/MI Kelas V
  3. Lembar Kerja Murid (LKPD) tentang keliling segi empat
  4. Penggaris, pensil, dan alat tulis
  5. LCD Projector dan slide presentasi gambar-gambar segi empat (atau gambar cetak yang ditempel di papan tulis)
  6. Benda konkret di lingkungan kelas berbentuk segi empat (buku, papan tulis, ubin)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.