Modul AjarPertemuan 1Bab 4Fase CSemester 1

Modul Ajar Matematika Kelas 5: Konsep Keliling Bangun Datar

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 5 dengan topik "Konsep Keliling Bangun Datar". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Matematika Kelas 5: Konsep Keliling Bangun Datar

Matematika - Kelas 5

Bab 4 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

Matematika — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Konsep Keliling Bangun Datar

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikKonsep Keliling Bangun Datar
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengenali situasi soal kontekstual (seperti mengelilingi lapangan, membuat pagar, atau bingkai foto) yang melibatkan keliling bangun datar.
  2. Murid dapat menemukan konsep keliling bangun datar sebagai jumlahan panjang seluruh sisi-sisinya melalui kegiatan eksplorasi.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Jika kamu ingin memasang pagar mengelilingi kebun berbentuk persegi panjang, bagaimana caramu mengetahui berapa meter pagar yang dibutuhkan?
  2. Pernahkah kamu berlari mengelilingi lapangan? Menurutmu, berapa jarak yang kamu tempuh dalam satu putaran penuh?
  3. Apa persamaan antara memasang bingkai foto dan memasang pagar kebun?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid bersyukur atas kesempatan belajar bersama.
  • Guru melakukan asesmen awal: menampilkan gambar lapangan sepak bola dan bertanya 'Jika kalian berlari mengelilingi lapangan ini satu putaran penuh, bagian mana saja yang kalian lewati?' Murid menjawab secara lisan.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: mengenali situasi yang melibatkan keliling dan menemukan konsep keliling bangun datar.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu murid.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan tiga gambar kontekstual: (1) denah lapangan sepak bola dengan rute lari Asep, (2) pagar yang mengelilingi kebun, (3) bingkai foto. Murid diminta mengamati persamaan ketiga situasi tersebut.
  • Murid berdiskusi berpasangan: 'Apa yang sama dari ketiga gambar ini? Bagian mana yang menjadi batas tepi benda tersebut?'
  • Guru membimbing murid menyimpulkan bahwa ketiga situasi tersebut melibatkan panjang tepi atau batas luar suatu bangun datar, dan memperkenalkan istilah 'keliling'.
  • Guru menunjukkan denah lapangan sepak bola (100 m × 50 m) dan mengajak murid menghitung panjang rute lari Asep yang mengelilingi lapangan: 100 + 50 + 100 + 50 = 300 m.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dibagi dalam kelompok kecil (3-4 orang). Setiap kelompok mendapat Lembar Kerja berisi dua bangun datar: persegi (sisi 4 cm) dan segi empat sembarang (sisi 5 cm, 4 cm, 5 cm, 5 cm).
  • Murid mengukur sisi-sisi bangun datar tersebut menggunakan penggaris, lalu menjumlahkan panjang seluruh sisinya untuk menemukan keliling.
  • Setiap kelompok menuliskan hasil perhitungan dan pola yang ditemukan: Keliling = jumlah panjang seluruh sisi.
  • Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil kerja di depan kelas. Kelompok lain memberikan tanggapan atau pertanyaan.
  • Guru memberikan umpan balik dan mengonfirmasi definisi: Keliling bangun datar adalah jumlahan panjang sisi-sisi bangun datar tersebut.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajukan pertanyaan reflektif: 'Dengan kata-katamu sendiri, apa itu keliling bangun datar?'
  • Murid menuliskan definisi keliling dengan bahasa mereka sendiri di buku catatan.
  • Guru meminta 2-3 murid membacakan definisi mereka, lalu kelas bersama-sama menyepakati definisi bersama.
  • Murid menyebutkan satu contoh situasi nyata lain dalam kehidupan sehari-hari yang melibatkan keliling bangun datar.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: keliling bangun datar adalah jumlahan panjang seluruh sisi-sisinya, dan keliling muncul dalam berbagai situasi nyata seperti pagar, bingkai, dan lintasan lari.
  • Guru memberikan asesmen akhir berupa 2 soal singkat tertulis untuk mengecek pemahaman individual.
  • Guru memberikan apresiasi atas partisipasi murid dan menutup pembelajaran dengan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan lebih diberikan bangun datar dengan sisi yang sudah dilabeli panjangnya, sehingga fokus pada penjumlahan. Murid cepat diberikan bangun datar tanpa label sisi dan harus mengukur sendiri.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih bekerja dengan pendampingan langsung guru atau tutor sebaya. Murid cepat diminta mengeksplorasi bangun datar dengan lebih dari 4 sisi (segi lima, segi enam).
  • Produk: Murid yang membutuhkan dukungan lebih cukup menuliskan penjumlahan sisi dan hasilnya. Murid cepat diminta menuliskan definisi keliling dan membuat soal cerita kontekstual sendiri.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan gambar lapangan sepak bola dan bertanya: 'Jika kalian berlari mengelilingi lapangan ini satu putaran, bagian mana saja yang kalian lewati?' — untuk mengecek pemahaman awal murid tentang konsep batas tepi bangun datar.
  • Guru bertanya: 'Siapa yang pernah membantu memasang pagar atau bingkai? Apa yang perlu diketahui sebelum memasangnya?' — untuk menggali pengalaman kontekstual murid.

Proses:

  • Observasi saat diskusi berpasangan: apakah murid mampu mengenali persamaan dari tiga situasi kontekstual (lapangan, pagar, bingkai).
  • Pemantauan Lembar Kerja kelompok: apakah murid mengukur semua sisi dan menjumlahkannya dengan benar.
  • Tanya jawab lisan saat presentasi: apakah murid dapat menyatakan bahwa keliling adalah jumlah panjang seluruh sisi.

Akhir:

  • Soal 1 (TP 5.4.1.1): 'Pak Dani ingin memasang kawat di sekeliling kebunnya yang berbentuk segi empat. Apakah situasi ini melibatkan keliling? Jelaskan alasanmu.'
  • Soal 2 (TP 5.4.1.2): 'Sebuah bangun datar memiliki empat sisi dengan panjang 7 cm, 5 cm, 7 cm, dan 5 cm. Hitunglah kelilingnya dan jelaskan caramu.'

Formatif:

  • Observasi diskusi berpasangan dan kerja kelompok: apakah murid mampu mengidentifikasi batas tepi bangun datar.
  • Tanya jawab lisan selama presentasi kelompok: apakah murid dapat menjelaskan cara menghitung keliling.
  • Pemantauan proses pengukuran dan penjumlahan sisi pada Lembar Kerja.

Sumatif:

  • Soal tertulis individu: (1) Sebutkan satu situasi nyata yang melibatkan keliling bangun datar dan jelaskan alasannya. (2) Hitunglah keliling bangun datar yang memiliki sisi 6 cm, 4 cm, 6 cm, dan 4 cm.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengenali situasi kontekstual yang melibatkan keliling (TP 5.4.1.1)Murid belum dapat mengidentifikasi situasi yang melibatkan keliling meskipun dengan bimbingan guru.Murid dapat mengidentifikasi satu situasi yang melibatkan keliling dengan bimbingan guru, tetapi belum dapat menjelaskan alasannya.Murid dapat mengidentifikasi situasi yang melibatkan keliling dan memberikan alasan sederhana dengan benar.Murid dapat mengidentifikasi berbagai situasi yang melibatkan keliling, menjelaskan alasannya dengan tepat, dan memberikan contoh baru secara mandiri.
Menemukan konsep keliling sebagai jumlahan panjang seluruh sisi (TP 5.4.1.2)Murid belum dapat menjumlahkan sisi-sisi bangun datar untuk menemukan keliling meskipun dengan bimbingan.Murid dapat menjumlahkan sisi-sisi bangun datar dengan bimbingan guru, tetapi belum dapat mendefinisikan keliling secara mandiri.Murid dapat mengukur dan menjumlahkan sisi-sisi bangun datar dengan benar serta menyatakan bahwa keliling adalah jumlah panjang seluruh sisi.Murid dapat menemukan keliling berbagai bangun datar secara mandiri, mendefinisikan konsep keliling dengan bahasa sendiri, dan menjelaskan prosesnya kepada teman.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah murid berhasil mengenali bahwa keliling berkaitan dengan panjang batas tepi bangun datar?
  • Apakah kegiatan eksplorasi (mengukur dan menjumlahkan sisi) efektif membantu murid menemukan konsep keliling secara mandiri?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah memenuhi kebutuhan murid yang berbeda kecepatan belajarnya?
  • Bagian mana dari pembelajaran yang perlu diperbaiki untuk pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang sudah kamu pahami tentang keliling bangun datar hari ini?
  • Bagian mana dari kegiatan hari ini yang paling membantumu memahami keliling?
  • Apa yang masih membingungkan atau ingin kamu pelajari lebih lanjut tentang keliling?
  • Dapatkah kamu menyebutkan satu contoh keliling dalam kehidupan sehari-harimu?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Matematika untuk SD/MI Kelas V, Bab 4: Keliling Bangun Datar (Kemendikbudristek, 2022)
  2. Buku Panduan Guru Matematika untuk SD/MI Kelas V, Bab 4 (Kemendikbudristek, 2022)
  3. Penggaris (30 cm) untuk setiap kelompok
  4. Lembar Kerja Murid (LKPD) berisi gambar bangun datar persegi dan segi empat sembarang
  5. Gambar kontekstual: denah lapangan sepak bola, foto pagar kebun, foto bingkai
  6. Papan tulis dan spidol untuk presentasi kelompok

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.