Modul AjarPertemuan 8Bab 3Fase CSemester 1

Modul Ajar Matematika Kelas 5: Asesmen Sumatif Bab 3: Bilangan Pecahan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 5 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 3: Bilangan Pecahan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Matematika Kelas 5: Asesmen Sumatif Bab 3: Bilangan Pecahan

Matematika - Kelas 5

Bab 3 - Pertemuan 8

MODUL AJAR

Matematika — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 3: Bilangan Pecahan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikAsesmen Sumatif Bab 3: Bilangan Pecahan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui asesmen sumatif, murid dapat menunjukkan kemampuan membandingkan dan mengurutkan bilangan pecahan termasuk pecahan campuran dengan benar.
  2. Melalui asesmen sumatif, murid dapat menunjukkan kemampuan melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan pecahan berpenyebut sama maupun berbeda serta menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan pecahan secara tepat.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian membagi kue yang tidak habis rata? Bagaimana cara menuliskan bagian yang tersisa dalam bentuk pecahan?
  2. Jika kalian memiliki 3/4 liter air dan menuangkan 1/2 liter, berapa sisa air kalian? Bagaimana cara menghitungnya?
  3. Mengapa penting bisa membandingkan pecahan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya saat berbelanja atau memasak?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama.
  • Guru menyampaikan bahwa pertemuan ini adalah asesmen sumatif Bab 3: Bilangan Pecahan.
  • Guru melakukan asesmen awal (diagnostik) dengan mengajukan 2 pertanyaan lisan: (1) Sebutkan contoh pecahan campuran; (2) Bagaimana cara menyamakan penyebut dua pecahan berbeda?
  • Guru menjelaskan tujuan asesmen, aturan pengerjaan (waktu, kejujuran, kemandirian), serta format soal.
  • Guru memotivasi murid agar tenang, percaya diri, dan mengerjakan dengan sungguh-sungguh.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Guru membagikan lembar soal asesmen sumatif kepada setiap murid.
  • Guru membacakan petunjuk pengerjaan soal dan memastikan semua murid memahami instruksi.
  • Murid membaca dan mencermati setiap soal dengan saksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Guru memberikan waktu 2 menit bagi murid untuk bertanya jika ada petunjuk soal yang belum dipahami.

Mengaplikasi (Bermakna):

  • Murid mengerjakan Bagian A: soal membandingkan dan mengurutkan bilangan pecahan termasuk pecahan campuran (5 soal).
  • Murid mengerjakan Bagian B: soal operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan berpenyebut sama (3 soal).
  • Murid mengerjakan Bagian C: soal operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan berpenyebut berbeda (3 soal).
  • Murid mengerjakan Bagian D: soal pemecahan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan pecahan (4 soal cerita).
  • Guru memantau proses pengerjaan, memastikan murid bekerja mandiri, dan mencatat observasi perilaku belajar.
  • Guru memberikan peringatan waktu saat tersisa 10 menit dan 5 menit.

Merefleksi (Menggembirakan):

  • Setelah waktu habis, guru meminta murid meletakkan alat tulis dan mengumpulkan lembar jawaban.
  • Guru membahas 2-3 soal yang dianggap menantang secara klasikal untuk memberikan umpan balik langsung.
  • Guru mengajak murid merefleksikan bagian mana yang dirasa mudah dan sulit.
  • Murid mengisi lembar refleksi diri tentang penguasaan materi pecahan.

Penutup:

  • Guru memberikan apresiasi atas usaha dan kejujuran murid selama asesmen.
  • Guru menyampaikan rencana tindak lanjut: remidial bagi yang belum tuntas dan pengayaan bagi yang sudah tuntas.
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Soal disusun bertingkat: nomor awal lebih sederhana (pecahan berpenyebut sama), nomor akhir lebih kompleks (soal cerita kontekstual dengan penyebut berbeda).
  • Proses: Murid yang membutuhkan waktu tambahan diberikan perpanjangan waktu 5 menit. Murid cepat selesai boleh mengerjakan soal tantangan (pengayaan) di lembar terpisah.
  • Produk: Murid yang kesulitan menulis boleh menunjukkan langkah penyelesaian menggunakan gambar atau diagram pecahan sederhana.

ASESMEN

Awal:

  • Pertanyaan lisan diagnostik: Sebutkan satu contoh pecahan campuran dan jelaskan artinya.
  • Pertanyaan lisan diagnostik: Bagaimana cara menyamakan penyebut dari 1/3 dan 1/4? Jelaskan langkahnya.

Proses:

  • Observasi: Guru memantau apakah murid mengerjakan secara mandiri dan menerapkan langkah-langkah penyelesaian yang sistematis.
  • Catatan anekdotal: Guru mencatat murid yang tampak kesulitan atau selesai sangat cepat sebagai bahan tindak lanjut.

Akhir:

  • Tes tertulis sumatif dengan skor total 100: Bagian A (membandingkan dan mengurutkan pecahan) bobot 25, Bagian B (penjumlahan pecahan penyebut sama) bobot 15, Bagian C (penjumlahan dan pengurangan pecahan penyebut berbeda) bobot 25, Bagian D (soal cerita pemecahan masalah) bobot 35.
  • Penilaian berdasarkan rubrik: ketepatan jawaban, kelengkapan langkah penyelesaian, dan kemampuan menerapkan konsep dalam konteks sehari-hari.

Formatif:

  • Observasi kemandirian dan fokus murid selama mengerjakan asesmen.
  • Tanya jawab lisan saat pembahasan soal di akhir untuk mengecek pemahaman.

Sumatif:

  • Tes tertulis asesmen sumatif Bab 3 terdiri dari 15 soal: 5 soal membandingkan dan mengurutkan pecahan, 3 soal penjumlahan pecahan berpenyebut sama, 3 soal pengurangan pecahan berpenyebut berbeda, dan 4 soal cerita pemecahan masalah pecahan.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Membandingkan dan Mengurutkan PecahanTidak dapat membandingkan pecahan; jawaban salah semua atau tidak dikerjakan.Dapat membandingkan pecahan berpenyebut sama tetapi belum mampu mengurutkan pecahan campuran dengan benar.Dapat membandingkan dan mengurutkan pecahan termasuk pecahan campuran dengan sebagian besar jawaban benar (3-4 dari 5 soal).Dapat membandingkan dan mengurutkan semua pecahan termasuk pecahan campuran dengan benar dan langkah jelas (5 dari 5 soal).
Operasi Penjumlahan dan Pengurangan PecahanTidak dapat melakukan operasi penjumlahan atau pengurangan pecahan; tidak menunjukkan langkah penyelesaian.Dapat melakukan operasi pecahan berpenyebut sama tetapi belum mampu mengerjakan pecahan berpenyebut berbeda.Dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan berpenyebut sama dan berbeda dengan sebagian besar benar (4-5 dari 6 soal).Dapat melakukan semua operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan berpenyebut sama maupun berbeda dengan benar, langkah runtut, dan hasil disederhanakan (6 dari 6 soal).
Pemecahan Masalah Sehari-hari Berkaitan dengan PecahanTidak dapat mengidentifikasi informasi dalam soal cerita; tidak ada langkah penyelesaian yang dituliskan.Dapat mengidentifikasi informasi dalam soal cerita tetapi penyelesaian belum tepat atau tidak lengkap (1 dari 4 soal benar).Dapat menyelesaikan sebagian besar soal cerita dengan langkah yang tepat dan jawaban benar (2-3 dari 4 soal).Dapat menyelesaikan semua soal cerita dengan langkah sistematis, operasi tepat, dan jawaban benar dalam konteks yang diminta (4 dari 4 soal).
Kemandirian dalam Mengerjakan AsesmenMurid tidak mengerjakan secara mandiri; sering bertanya jawaban kepada teman atau tidak fokus.Murid berusaha mandiri tetapi masih beberapa kali terlihat ragu dan meminta bantuan teman.Murid mengerjakan secara mandiri dengan fokus, sesekali terlihat berpikir lama tetapi tetap berusaha sendiri.Murid mengerjakan dengan mandiri, fokus penuh, percaya diri, dan mengelola waktu dengan baik hingga selesai tepat waktu.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah soal asesmen sudah mencakup seluruh TP yang ditargetkan pada Bab 3?
  • Berapa persen murid yang mencapai ketuntasan? Apa faktor yang memengaruhi hasil tersebut?
  • Strategi remidial dan pengayaan apa yang perlu disiapkan berdasarkan hasil asesmen ini?
  • Apakah alokasi waktu 2x35 menit cukup bagi sebagian besar murid untuk menyelesaikan seluruh soal?

Refleksi Murid:

  • Bagian mana dari soal asesmen yang menurutmu paling mudah? Mengapa?
  • Bagian mana yang paling sulit? Apa yang membuatmu merasa kesulitan?
  • Apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaiki pemahamanmu pada materi yang masih sulit?
  • Apakah kamu merasa sudah mengerjakan asesmen dengan jujur dan usaha terbaik?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Matematika untuk SD/MI Kelas V, Bab 3: Bilangan Pecahan (Kemendikbudristek).
  2. Buku Panduan Guru Matematika untuk SD/MI Kelas V, Bab 3: Bilangan Pecahan (Kemendikbudristek).
  3. Lembar soal asesmen sumatif Bab 3 yang disusun guru.
  4. Lembar refleksi diri murid.
  5. Alat tulis (pensil, penghapus, penggaris).

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.