Modul AjarPertemuan 7Bab 1Fase CSemester 1

Modul Ajar Matematika Kelas 5: Pembagian Bilangan Cacah Sampai 100.000

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 5 dengan topik "Pembagian Bilangan Cacah Sampai 100.000". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Matematika Kelas 5: Pembagian Bilangan Cacah Sampai 100.000

Matematika - Kelas 5

Bab 1 - Pertemuan 7

MODUL AJAR

Matematika — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Pembagian Bilangan Cacah Sampai 100.000

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikPembagian Bilangan Cacah Sampai 100.000
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menghitung pembagian bilangan cacah sampai 100.000 dengan berbagai strategi perhitungan secara tepat.
  2. Murid dapat menemukan nilai yang belum diketahui dalam kalimat matematika pembagian yang melibatkan bilangan cacah sampai 100.000.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Jika kita memiliki 84.000 butir benih dan harus membaginya rata ke dalam 4 petak sawah, bagaimana cara menghitungnya dengan cepat?
  2. Apa hubungan antara perkalian dan pembagian? Bisakah kita memanfaatkan hubungan itu untuk memeriksa jawaban?
  3. Jika 5 × … = 75.000, bagaimana cara menemukan bilangan yang hilang?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa bersama.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: menghitung pembagian bilangan cacah sampai 100.000 dan menemukan nilai yang belum diketahui dalam kalimat matematika pembagian.
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik: menampilkan 2 soal pembagian sederhana (misalnya 480 : 6 dan 3.600 : 9) di papan tulis, murid menuliskan jawaban di buku masing-masing dalam waktu 2 menit.
  • Guru membahas singkat hasil diagnostik untuk mengidentifikasi kesiapan murid.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Jika 84.000 butir benih dibagi rata ke 4 petak sawah, bagaimana cara menghitungnya?'

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menyajikan konteks cerita: Yohana mendapat angpau total Rp60.000 yang dibagi rata ke dalam 4 amplop. Berapa isi tiap amplop?
  • Guru mendemonstrasikan strategi pembagian bersusun (porogapit) untuk 60.000 : 4 = 15.000 langkah demi langkah di papan tulis.
  • Guru menunjukkan strategi alternatif: dekomposisi (60.000 = 40.000 + 20.000, lalu masing-masing dibagi 4, kemudian dijumlahkan hasilnya).
  • Guru menunjukkan strategi ketiga: menggunakan hubungan perkalian (4 × … = 60.000) untuk menemukan hasil bagi.
  • Murid mencatat ketiga strategi dalam buku catatan dan bertanya jika ada yang belum dipahami.

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid mengerjakan 3 soal pembagian bertingkat secara individu: (a) 72.000 : 8, (b) 95.000 : 5, (c) 84.600 : 6 menggunakan strategi pilihan masing-masing.
  • Murid berpasangan untuk membandingkan strategi yang digunakan dan memeriksa kebenaran jawaban satu sama lain.
  • Guru memberikan 2 soal kalimat matematika dengan nilai belum diketahui: (a) 7 × … = 63.000, (b) … : 9 = 8.500. Murid menyelesaikan secara berpasangan.
  • Perwakilan pasangan mempresentasikan cara penyelesaian di depan kelas, murid lain memberikan tanggapan.
  • Guru memberikan umpan balik korektif terhadap kesalahan yang muncul dan menegaskan hubungan perkalian-pembagian.

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Murid menuliskan di buku: strategi mana yang paling mudah dan paling sulit bagi mereka, serta alasannya.
  • Guru memfasilitasi diskusi singkat: 'Kapan strategi dekomposisi lebih mudah daripada porogapit? Kapan sebaliknya?'
  • Murid membuat satu soal pembagian sendiri beserta kalimat matematika dengan nilai yang belum diketahui, lalu menukarkan dengan teman untuk diselesaikan.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: pembagian bilangan cacah sampai 100.000 dapat diselesaikan dengan strategi bersusun, dekomposisi, atau hubungan perkalian.
  • Guru memberikan asesmen akhir: 2 soal pembagian dan 1 soal kalimat matematika dengan nilai belum diketahui dikerjakan secara mandiri dalam 5 menit.
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya.
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang memerlukan bantuan tambahan diberikan soal dengan bilangan lebih kecil (di bawah 10.000) dan menggunakan alat bantu berupa kartu bilangan. Murid cepat diberikan soal dengan bilangan lebih besar atau soal cerita kontekstual.
  • Proses: Murid lambat bekerja dengan bimbingan guru dalam kelompok kecil menggunakan langkah terstruktur. Murid cepat bekerja mandiri dan berperan sebagai tutor sebaya.
  • Produk: Murid lambat cukup menyelesaikan 2 soal dengan satu strategi. Murid cepat menyelesaikan semua soal dengan minimal dua strategi berbeda dan membuat soal tantangan sendiri.

ASESMEN

Awal:

  • Murid mengerjakan 2 soal pembagian sederhana (480 : 6 dan 3.600 : 9) secara tertulis dalam waktu 2 menit untuk mengukur kesiapan keterampilan pembagian dasar.

Proses:

  • Guru mengamati ketepatan strategi pembagian yang dipilih murid saat mengerjakan soal individu dan berpasangan.
  • Guru memeriksa kemampuan murid menjelaskan hubungan perkalian-pembagian saat presentasi.
  • Guru menilai ketepatan murid dalam menemukan nilai yang belum diketahui pada kalimat matematika pembagian.

Akhir:

  • Murid mengerjakan lembar kerja mandiri berisi: (1) 96.000 : 8 = …, (2) 85.500 : 5 = …, (3) 6 × … = 54.000. Dinilai berdasarkan rubrik ketepatan dan kelengkapan strategi.

Formatif:

  • Observasi strategi yang digunakan murid saat mengerjakan soal berpasangan.
  • Pemeriksaan hasil kerja berpasangan pada soal kalimat matematika dengan nilai belum diketahui.
  • Tanya jawab lisan saat presentasi untuk mengecek pemahaman konseptual.

Sumatif:

  • Lembar kerja akhir berisi 2 soal pembagian bilangan cacah sampai 100.000 dan 1 soal menemukan nilai yang belum diketahui dalam kalimat matematika pembagian.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan Menghitung Pembagian (TP 5.1.7.1)Murid belum mampu menyelesaikan pembagian bilangan cacah sampai 100.000; banyak kesalahan pada setiap langkah.Murid mampu menyelesaikan pembagian dengan satu strategi tetapi masih terdapat kesalahan perhitungan pada sebagian langkah.Murid mampu menyelesaikan pembagian dengan satu strategi secara tepat dan konsisten.Murid mampu menyelesaikan pembagian dengan dua atau lebih strategi secara tepat, cepat, dan dapat menjelaskan alasan pemilihan strategi.
Menemukan Nilai Belum Diketahui (TP 5.1.7.2)Murid belum mampu menemukan nilai yang belum diketahui dalam kalimat matematika pembagian.Murid mampu menemukan nilai yang belum diketahui tetapi memerlukan bimbingan atau masih ada kesalahan.Murid mampu menemukan nilai yang belum diketahui secara mandiri dan tepat dengan memanfaatkan hubungan perkalian-pembagian.Murid mampu menemukan nilai yang belum diketahui secara tepat, dapat membuat kalimat matematika sendiri, dan menjelaskan penalarannya kepada teman.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah ketiga strategi pembagian yang disajikan dapat dipahami oleh sebagian besar murid?
  • Apakah waktu yang dialokasikan untuk kerja berpasangan cukup bagi murid untuk berdiskusi dan saling memeriksa?
  • Murid mana yang masih memerlukan pendampingan lebih lanjut pada pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Strategi pembagian mana yang paling mudah kamu gunakan? Mengapa?
  • Apa bagian tersulit dari pembelajaran hari ini dan bagaimana kamu mengatasinya?
  • Apa yang ingin kamu pelajari lebih lanjut tentang pembagian?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Matematika Kelas V SD/MI (Kemendikbudristek, 2022), Bab 1 halaman 21–28.
  2. Buku Panduan Guru Matematika Kelas V SD/MI (Kemendikbudristek, 2022), Bab 1.
  3. Papan tulis dan spidol untuk demonstrasi strategi pembagian.
  4. Kartu bilangan untuk diferensiasi murid yang memerlukan bantuan tambahan.
  5. Lembar Kerja Murid (disiapkan guru) berisi soal pembagian dan kalimat matematika.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.